Renungan Harian Alkitab, 19 April, Ecclesiastes 1; “without presence of God all vanity, tanpa hadirat Tuhan semua kesia-sian”

Ecclesiastes 1:1-2 (NKJV) The words of the Preacher, the son of David, king in Jerusalem.
“Vanity of vanities,” says the Preacher; “Vanity of vanities, all is vanity.”

Pengkhotbah 1:1-2 (TB) Inilah perkataan Pengkhotbah, anak Daud, raja di Yerusalem.
Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia.

Raja Salomo adalah raja yang teramat kaya, sangat mahsyur, dan dikagumi raja raja didunia waktu itu. Ia bahkan memiliki 1000 istri dan gundik, dan tentara yang sangat kuat, dan kerajaan yang sangat makmur.

Ternyata inilah yang terjadi jika seorang hidup tanpa visi dari Tuhan! Semuanya kosong dan sia-sia.

Para pembaca terkasih, ketika Salomo memutuskan menyembah dewa-dewa yang disembah banyak isterinya, Roh Tuhan undur daripadanya! Dan hidupnya menjadi kosong!

Uang , tahta, wanita yang sangat banyak tidak dapat mengisi kekosongan hatinya, tanpa hadirat Tuhan semuanya kosong.semuanya kesia-sia an.

Advertisements

Renungan harian alkitab . Psalm 3, sabtu, ” The Lord is my shield, Tuhanlah perisaiku”

Psalms 3:3 (NKJV) But You, O Lord, are a shield for me, My glory and the One who lifts up my head.

Mazmur 3:3 (TB) (3-4) Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

Psalm pasal 3 ditulis David pada saat ia sedang dikejar kejar Absalom, David mencari Tuhan setiap pagi ia bermazmur dan berdoa, dan ia bertumbuh imannya , dan ini sungguh berkenan dimata Tuhan.

Para pembaca yang terkasih setiap pagi hari David berdoa dan menyembah Tuhan hati dan pikiran David tertuju pada Tuhan sehingga hati dan pikiran Tuhan ada dalam diri David, ia menemukan perlindungan, rasa aman, dan damai sejahtera yang melampui segala hal.

Pada saat itu Tuhan tidak mencabut nyawa Absalom yang memusuhi David, karena untuk segala sesuatu ada masa dan waktunya sendiri, Tuhan mengajarkan David akan iman dan bagaiman dengan iman untuk berjalan dalam kuasa Tuhan dan kemenangan dan hasilnya David bertumbuh dalam iman secara luar biasa.

renungan harian alkitab, kamis; ” she use by God, dia dipakai Tuhan” exodus 2.

​Exodus 2:10-11 (NKJV)  And the child grew, and she brought him to Pharaoh’s daughter, and he became her son. So she called his name Moses, saying, “Because I drew him out of the water.”

Now it came to pass in those days, when Moses was grown, that he went out to his brethren and looked at their burdens. And he saw an Egyptian beating a Hebrew, one of his brethren.

Sungguh ajaib cara Tuhan, dan kreatif diluar akal manusia! Pharaoh berusaha membunuh semua bayi laki-laki bangsa Israel, tetapi Moses yang adalah bayi laki laki bangsa Israel sukses bersembunya, tidak dibunuh dan bahkan menjadi dewasa, dan menjadi sang pembebas bangsa Israel dari perbudakan Egypt.

Para pembaca terkasih, dimanakah Moses bersembunyi, dan siapa yang membesarkannya?

Moses bersembunyi di suatu tempat yang mustahil versi manusia, ia tinggal di dalam istana Pharaoh, dan dibesarkan oleh putri dari Pharaoh.

hanya satu kata dapat terucap ” ajaib Tuhan”.

Tuhan memakai putri Pharaoh dalam rencana-Nya, dan bahkan istana : rumah Pharaoh dipakai Tuhan menggenapi visi Tuhan .
Tiadak yang mustahil bagi Tuhan!