Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 13, Rabu; ” Stand with the priest, berdiri dengan iman” 

2 Chronicles 13:9-11 (NKJV)  Have you not cast out the priests of the Lord, the sons of Aaron, and the Levites, and made for yourselves priests, like the peoples of other lands, so that whoever comes to consecrate himself with a young bull and seven rams may be a priest of things that are not gods?

But as for us, the Lord is our God, and we have not forsaken Him; and the priests who minister to the Lord are the sons of Aaron, and the Levites attend to their duties.

And they burn to the Lord every morning and every evening burnt sacrifices and sweet incense; they also set the showbread in order on the pure gold table, and the lampstand of gold with its lamps to burn every evening; for we keep the command of the Lord our God, but you have forsaken Him.

Perang saudara terjadi, Israel terbagi dua kubu, kepadakah siapakah Tuhan berpihak? di kubu siapakah Tuhan memberikan kuasa?

Para pembaca terkasih, Tuhan berpihak pada umat yang berdiri bersama imam Tuhan, Tuhan membela kerajaan Anak Salomo, raja Abijah; karena mereka berdiri bersama para imam- iman Tuhan, sedang kerajaan Jeroboam mengusir para imam- imam.

Renungan harian alkitab, 1 Kings 19, rabu ” Total comitment to serve with man of God, komitment total melayani  bersama hamba Tuhan”

1 Kings 19:20-21 (NKJV)  And he left the oxen and ran after Elijah, and said, “Please let me kiss my father and my mother, and then I will follow you.” And he said to him, “Go back again, for what have I done to you?”

So Elisha turned back from him, and took a yoke of oxen and slaughtered them and boiled their flesh, using the oxen’s equipment, and gave it to the people, and they ate. Then he arose and followed Elijah, and became his servant.

Elisha berhasil menjadi anak didik yang sukses , Ia menerima pengurapan ganda dari hamba Tuhan Elia.

Kunci keberhasilannya adalah ia sejak awal tidak mendua hati, ia menjawab panggilan Tuhan menjadi pelayan Tuhan dan dengan segenap hati, komitment total  ia mengikut  nabi Elia, dimuridkan dan di didik secara intens.

Para pembaca terkasih, bukti dari total komitment Elijah mengikut Elia untuk memenuhi panggilan Tuhan, adalah ia meninggalkan pekerjaannya di market place seketika itu juga, bahkan ia memastikan bahwa ia tidak akan kembali lagi menjadi pengusaha pertanian, dengan memotong sapi sapi pembajak ladangnya dan membakar alat bajaknya, ia sungguh sungguh berkomitment mengikut Elia tanpa rencana cadangan.

Renungan harian alkitab, 2 Sam 24, sabtu ” pay the cost in offering, membayar harga dalam persembahan”

2 Samuel 24:24 (NKJV)  Then the king said to Araunah, “No, but I will surely buy it from you for a price; nor will I offer burnt offerings to the Lord my God with that which costs me nothing.” So David bought the threshing floor and the oxen for fifty shekels of silver.

David mengetahui prinsip penting ini, ia tidak akan datang kepada Tuhan tanpa memberi persembahan dan tanpa membayar harga.

Lebih baik memberi daripada menerima adalah sifat yang mengetahui bahwa menabur adalah hal utama sebelum menuai.

Para pembaca David mengetahui bahwa ibadah tanpa memberikan persembahan bukanlah ibadah, karena ibadah adalah memberikan sesuatu yang terbaik, David juga mengetahui mental “gratisan”, ingin mendapat secara cuma cuma, terutama dalam ibadah adalah tidak berkenan kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab, Judges 21, selasa ” the Absent of leaders, tidak adanya pemimpin “

Judgjes 21: 25  In those days there was no king in Israel everyone did what was right in his own eyes.

Pembantaian masal terjadi, satu bangsa saling berperang, bahkan nyaris satu suku israel lenyap dari muka bumi, semua bermula dari tidak adanya Raja atau pemimpin umat, sehingga umat menjadi liar dan binasa. Mereka kembali menyembah berhala, dan menyeret dosa -dosa lainnya.

Kepemimpinan ilahi sangat dibutuhkan, tanpa hadirnya pemimpin yang beriman kepada Tuhan dan berdiri menjadi penghubung Tuhan dan manusia, dan menegakkan keadilan dan ketertiban, maka umat akan binasa saling bertikai berbuat semaunya sendiri.

Para pembaca terkasih ,  jika kita memiliki pemimpin yang beriman dan dewasa rohani , maka semua berkat Tuhan , ketertiban , damai sejahtera akan turun atas seluruh umat yang dipimpin , karen itu  mengucap syukurlah, hormatilah dengan tidak menjelek -jelekan dibelakang, atau tidak memberontak kepada para pemimpin.

Tanpa kehadiran pemimpin , kumpulan manusia cepat atau lambat akan saling  konflik , hingga bahkan situasi menjadi  chaos  tanpa ketertiban , semua kebaikan Tuhan dan ketertiban Turun melalui jalur kepemimpinan.

Renungan harian alkitab, Judges 6, senin;” they choose curse not blessing, mereka memilih kutuk daripada berkat”

​Judges 6:1 (NKJV)  Then the children of Israel did evil in the sight of the Lord. So the Lord delivered them into the hand of Midian for seven years,

Dalam kitab deuteoronomy 28   Tuhan sudah menjelaskan bahwa konsekuensi dari umat yang keluar dari ketetapan hukum Tuhan adalah mereka hidup dalam kutuk, pilihan ada ditangan umat.

Umat Israel telah memilih kutuk dengan menyembah berhala, mereka dengan sengaja meninggalkan Tuhan dan memilih dewa dewa berhala.

Para pembaca terkasih,  umat Israel jatuh pada penyembahan berhala karena mereka melakukan kawin campur  dengan suku-suku yang tidak seiman, sehingga mereka terhanyut dalam penyembahan berhala, mereka tidak secara langsung memilih hidup dalam kutuk, tapi mereka terlena oleh tipu daya dunia, dan tersesat.

Pilihlah berkat, pilihlah taat pada firman Tuhan.

Renungan harian alkitab, Joshua 22, minggu: The real purpose of Living, Tujuan yang sebenarnya dalam kehidupan “

Joshua 22 : 4-5 And now the Lord your God has given rest to your brethren, as He promised them; now therefore, return and go to your tents and to the land of your possession, which  Moses the servant of the Lord gave you on the other side of the Jordan. But take  careful heed to do the commandments, to hold fast to him and to serve Him with all your heart and with all your soul.”

Merebut tanah terjanji, dan hidup ditanah penuh susu dan madu, suatu hidup yang berkelimpahan secara spiritual,  fisik , dan  financial, bukan tujuan yang sebenarnya dalam kehidupan,  itu hanyalah hasil dari kita murid Kristus hidup didalam iman dan melayani Tuhan.

Joshua dengan jelas mengajarkan suatu ketetapan dari Tuhan, suatu pewahyuan dari Tuhan tentang tujuan yang sebenarnya dalam kehidupan yakni ” hidup dalam ketetapan kebenaran Firman Tuhan dan dan melayani Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa”

Misi merebut tanah terjanji adalah idenya Tuhan, adalah rencana Tuhan sebagai alat umat Israel berkarya dan melayani Tuhan dengan menggenapi misi  yang diberikan , ketika umat israel melayani Tuhan dengan segenap hati, dan segenap jiwa ; mereka tidak memebrontak pada otoritas pemimpin rohani dan perintah Tuhan, mereka berperang dengan sukacita, iman percaya ,maka  misi mereka adalah suatu pekerjaan pelayanan yang menyenangkan hati Tuhan.

Hasil dari melayani Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, mereka mendapatkan kehidupan yang berkelimpahan, makmur, sejahtera, ini hanyalah buah dari cinta mereka melayani Tuhan , tujuan utama kehidupan adalah melayani Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, menggenapi visi dari Tuhan .

Para pembaca terkasih visi dari Tuhan bagi kita adalah ; menjadikan orang-orang menjadi murid Kristus,  mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan hidup sebagai murid Kristus,  cara memberitakan kabar kerajaan Allah adalah melalui rumah tangga yang berkemenangan dan berbahagia, hidup yang menunjukan kebahagiaan  kelimpahan   melalui iman  dalam segala hal , sehingga dunia melihat kasih dan kuasa Allah dalam kerajaan Allah adalah pesan yang kuat bagi dunia, bahwa Yesus adalah Tuhan dan akan menarik jiwa-jiwa mengenal Yesus.

Renungan harian alkitab, Joshua 21, sabtu : “The promises fulfilled- Janji Tuhan di Genapi.”

Joshua 21: 44-45 ” The Lord gave them rest  all around, according to all that He had sworn to their fathers. And not a man of all their enemies stood against them: the Lord delivered all their enemies into their hand, not a word failed of any good thing which the Lord had spoken to the house of Israel. All came to pass.”

Perbedaan sangat besar nyata terjadi, generasi umat pada kepemimpinan Joshua, adalah generasi yang taat dan tunduk pada otoritas baik kepada Joshua dan kepada Tuhan , mentaati semua perintah dan ketetapan Tuhan, generasi yang rendah hati,  mereka bukan pemberontak, mereka sangat berbeda dengan generasi ayah mereka.

Generasi ayah mereka, generasi umat yang dipimpin oleh Moses, adalah pemberontak pada otoritas, sombong  , dan penggerutu, mereka hanya berputar putar dipadang gurun , bahkan hingga 40 Tahun.

Tuhan menggenapi semua janji-Nya pada umat Israel  pada Generasi Joshua  , semua janji Tuhan digenapi, mereka sungguh mengalami kemenangan total, hidup dalam tanah terjanji dalam kelimpahan , semua firman Tuhan di genapi.

Tuhan sebenarnya hanya menunggu karakter dari manusia, ketika manusia karakternya siap untuk diangkat Tuhan, di percayakan kelimpahan spiritual, physcally, dan financial, maka dengan segera semua janji Tuhan, promosi dan berkat akan turun deras, dibutuhkan karakter yang baik untuk menerima hal -hal yang luar biasa yang Tuhan telah janjikan.

Para pembaca terkasih , jika anda ingin hidup mengalami janji Tuhan, hidup dalam kelimpahan dan kemenangan, pilihlah untuk berubah menjadi pribadi yang rendah hati; mau dipimpin oleh pemimpin rohani dan rendah hati mengejar rhema firman Tuhan. Jadilah pribadi yang taat pada ketetapan firman Tuhan, dan tidak bersungut sungut , bukan penggerutu tapi selalu mengucap syukur dalam segala hal.

Renungan harian alkitab , deuteronomy 33,jumat “still blessed- masih tetap diberkati”

​Deuteronomy 33:1-3 (NKJV)  Now this is the blessing with which Moses the man of God blessed the children of Israel before his death.

And he said: “The Lord came from Sinai, And dawned on them from Seir; He shone forth from Mount Paran, And He came with ten thousands of saints; From His right hand Came a fiery law for them.

Yes, He loves the people; All His saints are in Your hand; They sit down at Your feet; Everyone receives Your words.
Wow, setelah semua pemberontakan, sikap buruk, aniaya umat Israel terhadap hamba Tuhan nabi Moses, dan juga kepada Tuhan , ternyata ” Tuhan tetap masih memberkati mereka”.

Inilah cinta Tuhan, dan cinta itu mengalir dalam hati Moses, setelah apa yang umat Israel perbuat , dosa dosa mereka kepada Tuhan, dan aniaya pemberontakan kepada Nabi  Moses, tetap saja kasih Tuhan selalu memberkati, Tuhan tetap memberkati umat-Nya.

Para pembaca terkasih, sungguh cinta Tuhan, tidam terbantahkan, Ia selalu memberkati, dan terus memberi kepada anak anak-Nya, dan kitalah anak anak Tuhan yang dikasihi Tuhan.

Renungan harian alkitab, deuteronomy 17, kamis ” full time man of God- hamba Tuhan sepenuh waktu”

​Deuteronomy 18:1-5 (NKJV)  “The priests, the Levites–all the tribe of Levi–shall have no part nor inheritance with Israel; they shall eat the offerings of the Lord made by fire, and His portion.

Therefore they shall have no inheritance among their brethren; the Lord is their inheritance, as He said to them.

“And this shall be the priest’s due from the people, from those who offer a sacrifice, whether it is bull or sheep: they shall give to the priest the shoulder, the cheeks, and the stomach.

The firstfruits of your grain and your new wine and your oil, and the first of the fleece of your sheep, you shall give him.

For the Lord your God has chosen him out of all your tribes to stand to minister in the name of the Lord, him and his sons forever.

Mengapa Tuhan  menetapkan para imam perjanjian lama untuk tidak  boleh bekerja menjadi pengusaha, pedagang,petani, tidak mendapakan lahan untuk dikerjakan sebagai pekerjaan mereka?

Jawabannya karena Tuhan meminta ada orang -orang yang sepenuh hati dan waktunya, full time mencurahkan waktunya hidupnya untuk mengurus rumah Tuhan, ibadah dan melayani umat.

Esensi dari larangan para imam bekerja mengolah lahan menjadi petani, pedagang dan pekerjaan lainnya, adalah karena mereka sudah mempunyai pekerjaan melayani Tuhan sepenuh waktu! jika mereka tidak mengerjakan pekerjaan mereka, siapa yang mau mengerjakannya?

Semua umat sibuk dengam pekerjaan, bussiness, usaha. dan kesibukan rumah tangga masing -masing,  jika imam juga ikut ikutan membuka usaha dan bekerja diluar, siapa yang akan melayani Tuhan dan umatNya? Rumah Tuhan akan menjadi tempat ibadah yang paling tidak terurus, umat tidak ada yang melayani, karena semua sibuk dengan pekerjaan dan ruman tangga masing -.masing.

Tuhan memerintahkan para imam dalam perjanjian lama atau jaman sekarang pastor  , gembala jemaat fokus, sepenuh hati dan full time- sepenuh waktu melayani Tuhan dalam doa dan firman dan melayani umat, Tentu saja Tuhan sudah mengatur sistem keuangan agar, para pastor, gembala jemaat mendapatkan kepastian kelimpahan hal penghidupan , keuangan melalui persembahan yg wajib diberikan jemaat kepada hamba Tuhan, jadi mereka tidak perlu memikirkan hal penghidupan dan fokus melayani Tuhan.

Dalam perjanjian baru, seorang pastor dapat menjadikan bussines menjadi sarana misi penjangkauan, mempunyai usaha,  jikalau ia tidak mempunyai anak – anak dan istri, ia hidup selibat, tidak menikah .

Hal ini karena seorang single tanpa istri dan anak, tidak ada tanggung jawab rumah tangga, ia punya punya banyak waktu untuk melayani Tuhan sepenuhnya dan bermisi melalui usahanya menjangkau jiwa jiwa , seperti rasul Paul jelaskan dan lakukan.

Para pembaca terkasih Tuhan sudah membuat ketetapan jelas bagian dari para gembala jemaat, pastor, dan juga bagian dari umat, masing masing punya fungsi dan tanggung jawab yang jelas.

Renungan harian alkitab , selasa ” why so luxury? Kenapa mewah banget?”exodus 28

Exodus 28: 15 “You shall make a breastpiece of judgment, in skilled work. In the style of the ephod you shall make it—of gold, blue and purple and scarlet yarns, and fine twined linen shall you make it. 16 It shall be square and doubled, a span its length and a span its breadth. 17 You shall set in it four rows of stones. A row of sardius, topaz, and carbuncle shall be the first row; 18 and the second row an emerald, a sapphire, and a diamond;19 and the third row a jacinth, an agate, and an amethyst; 20 and the fourth row a beryl, an onyx, and a jasper. They shall be set in gold filigree.

Beberapa orang bertanya hal ini, mengapa baju yang dikenakan iman Aron dan anak anaknya sangat mahal, dan mewah?  Dengan emas, berlian, batu topaz, sardius, carbuncle, ini harganya hari ini sangat mahal, ratusan juta ( million dollar), mengapa ?

Jawabannya; karena itu perintah Tuhan , Tuhan yang memerintahkan kepada Bangsa  israel, jadi jelas ini  bukan ide Moses dan Aron, tapi ini perintah Tuhan!

Biasanya ada saja orang yang berpikir negatif, menghakimi Moses, Aron dan anak-anakNya, mereka sesat,dihakimi teologi kemakmuran negatif, tidak hidup sederhana, dan seterusnya.

Perlu dicermati, imam Aron tidak setiap hari dalam keseharian mengenakan baju mewah ini, hanya pada saat kebaktian , perlu dicermati juga bahwa ini bukan ide Aron, tapi perintah Tuhan.

Para pembaca terkasih, mengapa Tuhan membuat perintah ini? perintah ini adalah hal mudah, dan biasa saja, karena pada saat bangsa Israel keluar dari Egypt mereka membawa kekayaan begitu banyak, mereka adalah konglemerat (multi billionare) mereka mampu dengan mudah mengerjakan hal ini, bahkan dengan sangat mudah karena mereka pun mendapatkan kekayaan berlimpah bukan karena kerja keras sebagai budak, tapi karena mukjizat Tuhan di Egypt.

Memang diperlukan kerendahan hati bagi bangsa Israel, dan kita para pembaca menerima kenyataan bahwa Tuhan memberikan perintah agar Aron, dan anak- anaknya memakai baju dengan perhiasan emas dan berlian, baju yang sangat mahal, jika tidak Moses, Aron  dan anak-anaknya , dihakimi terus menerus hingga jaman ini oleh para pembaca alkitab.

Saya sangat yakin , kalau kisah ini terjadi pada masa pembuangan di babylonia, masa dimana bangsa Israel dalam kemiskinan karena menjadi tawanan, tentunya Tuhan akan memerintahkan imam dibuatkan baju yang sangat sederhana tanpa perhiasan, Tuhan sangat bijaksana, kontekstual, dan perintah Tuhan sempurna.

Marilah kita selalu dengan rendah hati dalam membaca alkitab, dan tidak mempertanyakan atau menghakimi Moses, Aron, dan juga Tuhan, ingatlah Tuhan itu maha kuasa ,adil, dan sempurna, tidak semua hal dapat kita mengerti dengan details, percaya saja kepada Tuhan dan kesempurnaan Tuhan.