Renungan Harian Alkitab, 28 June, Isiah 51;” God the comforter, Tuhan sang penghibur”

Yesaya 51:12-13 (TB) Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput.

Isaiah 51:12 (NKJV) “I, even I, am He who comforts you. Who are you that you should be afraid Of a man who will die, And of the son of a man who will be made like grass?

Nabi Isiah menyampaikan pesan Tuhan, bahwa ialah sang penghibur dan penjaga umatnya, tidak perlu takut akan manusia, karena manusia bukan Tuhan.

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan dan tidak kekal, Tuhan berkuasa dan pegang kendali atas hidup manusia, Dialah penjaga, pembela dan penghibur umatNya.

Para pembaca terkasih, bangunlah hubungan pribadi dengan Tuhan, berdoalah, dan Tuhan dalam doa, dan firman Tuhan akan menghibur anda, memberikan damai sejahtera, sukacita dan perlindungan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 14 Juni, Isiah 37; “God Answer pray, Tuhan menjawab doa”

Yesaya 37:33 (TB) Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

Isaiah 37:33 (NKJV) “Therefore thus says the Lord concerning the king of Assyria: ‘He shall not come into this city, Nor shoot an arrow there, Nor come before it with shield, Nor build a siege mound against it.

Raja Asyur mengancam akan membinasakan kerajaan Israel, mereka datang dengan kekuatan tentara dan senjata yang luar biasa, secara teknis , mereka pasti memenangkan pertempuran.

Raja Hizkia dan segenap umat Israel, berdoa kepada Tuhan, Raja Hizkia juga meminta pertolongan nabi Yesaya, untuk meminta pertolongan kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih, ketika umat menjerit berseru meminta pertolongan kepada Tuhan, Tuhan dengan segera menjawab doa dan bertindak!, Ia tidak tanggung-tanggung mengirimkan malaikatnya;

Yesaya 37:36-37 (TB) Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!
Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

Tuhan menjawab doa umatnya, bersepakatlah dan berdoa dengan sungguh sungguh penuh iman.

Renungan harian alkitab, 14 january, Psalm 88 “in the morning pray, di pagi hari berdoa “

Psalms 88:13 (NKJV)  But to You I have cried out, O Lord, And in the morning my prayer comes before You.

Mazmur 88:13 (TB) (88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu. 

Mengapa para pahlawan iman, nabi, hingga para rasul dan murid-murid Yesus, doa pagi setiap hari?

Mereka menyadari bahwa Tuhan mereka tidak dapat berbuat apa apa, tanpa Tuhan hidup hanyalah rutinitas kosong belaka, dan tanpa kuasa dan penyertaan Tuhan hari mereka akan tidak berdampak.

Para pembaca terkasih, orang-orang yang rendah hati menyadari bahwa Tanpa Tuhan mereka tidak berbuat apa-apa yang berarti, karena itu mereka memulai hari dengan doa pagi! Terhubung kepada Tuhan sebagai prioritas utama dalam keseharian mereka.

Ayo kita lanjutkan setiap pagi berdoa terhubung dengan Tuhan.

Renungan harian Alkitab, 12 january, Psalm 86; ” call upon God, berseru kepada Tuhan”.

Psalms 86:1 (NKJV) A Prayer of David. Bow down Your ear, O Lord, hear me; For I am poor and needy.

Mazmur 86:1 (TB) Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.

Psalm 86 mengajarkan cara dan sikap hati kita berdoa, dimulai dari David merendahkan diri dihadapan Tuhan, ia mengakui ia miskin dihadapan Tuhan.

Ia mengetahui meskipun ia raja dan sangat makmur dan ternama , Ia bukanlah apa apa dihadapan Tuhan, ia menyadari semuanya adalah milik Tuhan , ia telanjang dan miskin dihadapan Tuhan, David tidak datang dengan keangkuhan merasa kaya dan hebat, tapi dengan kerendahan hati.

untuk kesekian kalinya David yang perkasa, makmur, diurapi, Raja termashyur, menuliskan ia miskin dan kekurangan , sangat membutuhlan Tuhan, sikap doa inilah sebuah kerendahan hati dan pengakuan betapa bergantungnya David kepada Tuhan Tuhan, tanpa Tuhan ia bukan siapa siapa.

Para pembaca terkasih , mari kita belajar memiliki sikap hati dalam doa seperti David, datang dengan kerendahan hati, menyadari kita butuh Tuhan, karena itu kita berdoa setiap awal hari dan beribadah setiap minggu di gereja, karena kita tau , tanpa Tuhan kita bukanlah siapa siapa.

Renungan harian alkitab, 9 january, Psalm 83 ;” The most High, yang maha tinggi”

Mazmur 83:18 (TB)  (83-19) supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi. 

Mazmur 84;Psalms 83:18 (NKJV) That they may know that You, whose name alone is the Lord, Are the Most High over all the earth.

Pergumulan kerajaan Israel dalam perjanjian lama sangatlah sukar, mereka dikelilingi kerajaan – kerajaan di sekeliling mereka yang ingin dan terus berusaha membinasakan merah.

Pemazmur mengajarkan kepada kita , bahwa justru semakin besar tantangan, ketika kita fokus pada Tuhan yang besar maka justru akan terjadi kesaksian yang besar , karena kuasa yang sangat besar akan turun, Tuhan adalah kuasa yang maha agung dan tertinggi, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan!

Para pembaca terkasih, dengan membaca kitab mazmur (psalm), pasal demi pasal maka kita mengetahui betapa besar pergumulan mereka, dan mengajarkan cara menang dalam pergumulan!

Yakni; Fokus kepada Tuhan, berdoalah, beribadahlah dan berserulah kepada Tuhan dan ketahuilah Dialah kuasa yang paling tinggi, maha kuasa, sehingga tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan kita yang beriman kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab, 5 january ,Psalm 79, “give God thanks forever, memberikan pujian “

.Psalms 79:13 (NKJV)  So we, Your people and sheep of Your pasture, Will give You thanks forever; We will show forth Your praise to all generations.

Mazmur 79:13 (TB) Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun. 

Pemazmur membagikan kepada kita, bagaimana cara merespon ketika menghadapi pergumulan kehidupan, dalam pasal ini  pemazmur mengajarkan ketika masalah menghadang, yang kita lakukan adalah dua hal;

1. berdoa  menceritakan membawa semua pergumulan kepada Tuhan.

2.menaikan ucapan syukur sebagai tindakan iman mempercayai Tuhan akan menolong dan bertindakd

Para  pembaca terkasih, ketika masalah dan pergumulan datang lakukan doa hal ini, dan sungguh pertolongan kaduasa Tuhan akan terjadi , Tuhan akan segera bertindak , karena dengan melakukan dua tindakan iman ini, mendatangkan kenyataan kuasa Tuhan .

Renungan harian alkitab, 3 january , Psalm ;” meditate on all God’s  work, meditasi hal pekerjaan Tuhan.”

.Psalms 77:11-13 (NKJV)  I will remember the works of the Lord; Surely I will remember Your wonders of old.

I will also meditate on all Your work, And talk of Your deeds.

Your way, O God, is in the sanctuary; Who is so great a God as our God?

Mazmur 77:11-13 (TB) (77-12) Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. 

(77-13) Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu. 

(77-14) Ya Allah, jalan-Mu adalah kudus! Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami? 

Hidup manusia secara konstan akan mengalami pergumulan pergumulan secara terus menerus. 

Selama masih  hidup di dunia, permasalah akan terus terjadi, contoh; ketika akan menikah masalah biaya pernikahan, membeli rumah, lalu menikah menjadi masalah kehamilan, mengurus bayi, lalu berlanjut masalah mendidik anak, berlanjut menyekolahkan anak, anak mengalami masalah pubertas, dan seterusnya.

Masalah akan terus ada sampai seumur hidup, tetapi kuasa Tuhan dan anugerah Tuhan menyertai kita dan jauh melampaui permasalahan. 

Para pembaca terkasih, pemazmur menuliskan suatu teknik doa yang sangat baik, yakni; meditasi akan kebaikan Tuhan dalam doa, mengingat dan memuji pekerjaan Tuhan dalam kehidupan adalah doa meditasi yang penuh kuasa.

Ketika dalam doa kita meditasikan semua kebaikan dan pertolongan Tuhan, maka pujian dan penganggungan akan meluncur dari hati dan mulut kita, dan hati kita akan dipenuhi iman akan kemenangan Tuhan mengatasi pergumulan kehidupan.