Renungan harian alkitab, Job 13, selasa “Job defend himself, Ayub membela dirinya “

Job 13:1-3 (NKJV)  “Behold, my eye has seen all this, My ear has heard and understood it.What you know, I also know; I am not inferior to you.But I would speak to the Almighty, And I desire to reason with God.

Satu hal yang memperparah keadaan adalah berdalih, berdebat kepada Tuhan! Hal ini tidak mempercepat proses pemulihan dari Tuhan, justru membuat pemulihan tertunda.

Job begitu talkative, banyak bicara, menggerutu, suatu keadaan yang harusnya di hadapi dengan berdiam diri, intropeksi diri, berdoa bersolitude malah Job menjadikan panggung perdebatan kepada sahabatnya dan juga kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih, ingatlah bahwa perdebatan, sibuk membela diri dan menyalahkan orang lain bukanlah sikap yang benar dalam merespon pergumulan dan permasalahan.

Advertisements

Renungan alkitab harian, Job 7, ” book of Job Is written in a style as an  art literature, kitab Ayub ditulis dengan  gaya penulisan kitab sastra’

Job 7:21 (NKJV)  Why then do You not pardon my transgression, And take away my iniquity? For now I will lie down in the dust, And You will seek me diligently, But I will no longer be.”

Ingatlah satu hal yang sangat penting ketika membaca kitab job, kitab ini ditulis dengan gaya bahasa sastra.

Untuk mengutarakan satu keadaan digunakan gaya penulisan panjang lebar, dengan penekanan ekspresi dan kiasan ungkapan keadaan. 

Kitab job pasal 7 intinya adalah Job sedang depresi dan menyalahkan Tuhan..

Para pembaca terkasih pada titik ini seharusnya Job melakukan solitude menyendiri dengan Tuhan, dan berdoa! Job malah terjerumus perdebatan  panjang lebar , perdebatan Job dengan sahabatnya terus terjadi.

Jika anda sudah merasakan gejala depresi segeralah menyendiri dengan Tuhan dan berdoalah , jangan terjebak mengasihani diri dan menyalahkan Tuhan.

Sekali lagi perlu di ingat gaya penulisan kitab ini dengan seni sastra , pahami situasi kondisi dan inti dari pasal ini secara keseluruhan satu buku utuh tentang kisah Job.

Renungan harian alkitab, Job 6, selasa; “do not interupt hippopotamus time-jangan menganggu waktu kuda nil “

Job 6:1-3 (NKJV)  Then Job answered and said:

“Oh, that my grief were fully weighed, And my calamity laid with it on the scales!

For then it would be heavier than the sand of the sea– Therefore my words have been rash.

Dalam skils hubungan manusia dikenal istilah “waktu kuda nil (hippo time)”, ini adalah keadaan dimana manusia mengalami masa transisi kesedihan dan membutuhkan waktu untuk menyediri sesaat untuk memulihkan diri tanpa gangguan orang lain.

Dinamakan waktu kuda nil, karena seperti kuda nil jika kepanasan mereka akan masuk ke air berendam di lumpur, tetapi mereka tidak hidup selamanya dalam kubangan lumpur.

Proses  ini adalah proses alami manusia untuk memulihkan diri, manusia dalam masa transisi kesedihan butuh menyendiri sesaat untuk memulihkan diri, setelah itu mereka akan siap untuk berinteraksi sosial lagi.

Para pembaca terkasih, bapak Job mulai pasal 6 sudah memasuki masa “kuda nil,” tetapi sahabat -sahabat Job, tidak menyadarinya, dan sibuk meresponi keluh kesah Job, dan terjadi perdebatan sampai pasal 31 yang justru malah tidak membangun Job, seharusnya mereka berhenti berdebat dan berdoa bersama.

Skills hubungan manusia sangatlah penting, jika teman atau anggota keluarga anda sedang masuk masa “kuda nil,” janganlah anda menggurui atau bahkan memarahi mereka, berikan waktu mereka menyendiri sesaat. Berdoalah  bagi mereka dan tetaplah mengasihi , dan ketika mereka sudah siap berinteraksi, segera kuatkan hati mereka.

Renungan harian alkitab, Esther 6, sabtu; ” shame on Haman, Haman yang dipermalukan.”

Esther 6:10-12 (NKJV) Then the king said to Haman, “Hurry, take the robe and the horse, as you have suggested, and do so for Mordecai the Jew who sits within the king’s gate! Leave nothing undone of all that you have spoken.” So Haman took the robe and the horse, arrayed Mordecai and led him on horseback through the city square, and proclaimed before him, “Thus shall it be done to the man whom the king delights to honor!” Afterward Mordecai went back to the king’s gate. But Haman hurried to his house, mourning and with his head covered.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Haman yang benci akan Mordechai, bahkan ingin membantai semua orang Israel, membawakan tali kuda, dan berteriak mengelilngi kota dan memuja Mordechai, meninggikannya?

Suatu malam Tuhan membuat Raja tidak bisa tidur, dan menaruhkan dalam hatinya keinginan membaca catatan kerajaan, dimana ia menemukan bahwa ada seorang yahudi bernama Mordechai telah berjasa besar pada kerajaan, lalu pada saat bersamaan esoknya munculah Haman, dan raja meminta usulan kepada Haman , bagaimana sebaiknya memberikan penghargaan kepada orang yang berjasa kepada Raja.

Karena Haman merasa bahwa itu adalah dirinya, maka ia mengusulkan agar orang itu dipakaikan jubah dan dinaikan ke kuda raja dan seorang pejabat mengarak keliling kota memujanya dan mengumumkannya dengan berteriak, lalu raja memakai ide Haman, tetapi orang yang dimaksud raja adalah Mordechai.

Para pembaca terkasih, Tuhan mempermalukan Haman, pejabat yang sombong dan tidak takut akan Tuhan, Haman juga telah dipakai kerajaan kegelapan untuk membuat kebijakan membantai umat yahudi, Tuhan tidak pernah tinggal diam , segera setelah umat yahudi berdoa dan berpuasa, pertolongan Tuhan turun dengan ajaib dan sangat kreatif, bahkan mempermalukan oknum pembuat kejahatan itu.

Berdoalah , berpuasalah, Tuhan mendengar doa kita, dan berkenan menolong kitam karena Dia adalah gunung batu dan penyelemat kita.

Renungan harian alkitab, Ezra 2, minggu; ” Jeremiah, Ezra amd God mercy- yeremia, Ezra dan belas kasihan Tuhan

Ezra 2:1 (NKJV) Now these are the people of the province who came back from the captivity, of those who had been carried away, whom Nebuchadnezzar the king of Babylon had carried away to Babylon, and who returned to Jerusalem and Judah, everyone to his own city.

Dengan doa syafaat nabi Jeremiah, dan juga belas kasihan Tuhan, maka Tuhan mengirimkan firman melalui Jeremiah, bahwa bait Tuhan akan dibangun kembali, dan belas kasihan Tuhan akan membawa dan membebaskan umat Israel dari perbudakan kerajaan Nebudkanezar.

Dengan hati yang murni dan taat , Ezra dipilih Tuhan untuk membawa perubahan, dan memimpin pembangunan kembali bait Tuhan, dan juga menggenapi nubuatan Jeremiah, pembebasan tawanan , budak umat Israel kembali ke tanah mereka.

Para pembaca terkasih, melalui pelayanan Jeremiah dan Ezra , belas kasihan dan pengampunan Tuhan dicurahkan, Tuhan akan selalu memakai orang; hamba hamba Tuhan untuk membawa kasih , pengampunan dan pertolongan Tuhan.

Jika nabi Jeremiah mengalami masa kesedihan melihat umat Israel ditawan dan menjadi budak dibuang , maka Ezra menggenapi nubuatan penyelematan dari Tuhan ; bait Tuhan dibangun kembali dan umat kembali dari pembuangan.

Rencana Tuhan selalu mendatangkan kebaikan, dan pemberontakan kepada Tuhan akan membawa pada kebinasaan, dan ingatlah Tuhan akan selalu mengirim hamba – hamba Tuhan untuk mendampingi dan memberikan kekuatan dan membawa berkat Tuhan dalam segala situasi yang terjadi.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 16, sabtu ; ” must rely on God, harus mengandalkan Tuhan”

2 Chronicles 16:7 (NKJV)  And at that time Hanani the seer came to Asa king of Judah, and said to him: “Because you have relied on the king of Syria, and have not relied on the Lord your God, therefore the army of the king of Syria has escaped from your hand.

Dalam segala situasi , khussunya situasi sulit dan genting, kita orang beriman harus mengandalkan Tuhan terlebih dahulu, pertama tama datang dalam doa mencari wajah Tuhan, dan mempelajari nilai nilai dan prinsip alkitab.

Janganlah kita terjebak pola pikir dunia  yang tidak memprioritaskan nilai nilai firman Tuhan, dan tidak menjadikan prinsip firman Tuhan sebagai cara hidup dan mengambil keputusan.

Para pembaca terkasih,  Raja Asa, tidak mencari petunjuk Tuhan melalui doa, dan tidak bertanya kepada imam meminta nasihat, atau minta didoakan nabi, ia malah bergantung pada raja Syria, raja dari penyembah berhala!  Padahal Raja Syria bukanlah Tuhan !.

Jikalau kita ada dalam situasi yang sulit dan genting, prioritas utama adalah segera mencari wajah Tuhan, dalam doa dan pujian penyembahan, setelah itu mintalah nasihat apa petunjuk alkitab, tentang prinsip dan nilai- nilai kebenaranan yang berhubungan dengan  pergumulab itu, dan Tuhan akan membimbing dan menolong kita , karena Tuhan adalah maha Kuasa dan setia.

 

Renungan harian alkitab, minggu, 3 chronicles; “prayer of jabes,doa yabes”

p​1 Chronicles 4:9-10 (NKJV)  Now Jabez was more honorable than his brothers, and his mother called his name Jabez, saying, “Because I bore him in pain.”

And Jabez called on the God of Israel saying, “Oh, that You would bless me indeed, and enlarge my territory, that Your hand would be with me, and that You would keep me from evil, that I may not cause pain!” So God granted him what he requested.

Jabez, mengerti akan prinsip berdoa dengan berani dan penuh iman, dan ternyata Tuhan menyukai doa Jabezb dan memberkatinya.

Jabez berdoa untuk perkara besar dan perkara kelimpahan, dan Tuhan memberkatinya.

para pembaca berdoalah seperti Jabez, berdoalah dengan berani dan penuh , karena Tuhan memang mampu melakukan perkara besar. dan Tuhan mencari orang orang yang berdoa seperti Jabez.

Renungan harian Alkitab, 2 Kings 13, Jumat : ” Pleaded with the Lord, permohonan kepada Tuhan “

2 Kings 13: 4-5 ” So Jehoahaz pleaded with the Lord, and the Lord listened to him; for He Saw the oppression of Israel, because the king of Syria oppressed them, Then the Lord gave Israel a deliverer, so that they escaped form under the hand of the Syrians; and the children of Israel dwelt in their tent as before.”

Raja Jehoahaz bukanlah Raja yang beriman, bahkan baik pun tidak, ia masih membiarkan penyembahan berhala terjadi , dan ia bukan raja yang taat pada Tuhan pula, sesungguhnya secara logika manusia  , ia bukan seorang yang layak mendapatkan pertolongan, seharusnya malah dihukum.

Sungguh diluar pikiran manusia, ternyata Tuhan mendengarkan permohonan Raja Jehoahaz !.

Tuhan sungguh mendengar dan tidak hanya mendengar Tuhan mengabulkan permohonan Raja , ini bukti Tuhan sungguh murah hati , dimana ada kerendahan hati dari seorang pemimpin: mau datang sembah sujud dan memohon pertolongan Tuhan dengan kerendahan hati, Tuhan mencurahkan anugerahNya.

Para pembaca terkasih  , sikap hati manusia sangatlah penting ! bahkan ketika Raja lalim pun meresponi masalah dengan benar , ia tidak mengutuk Tuhan atau marah pada Tuhan, justru merendahkan diri datang pada Tuhan dan meminta pertolongan, Tuhan dengan murah hati menolong, dan Tuhan tidak berhitung dosa dengan Jehoahaz , ia dengan murah hati menolong.

Sikap hati kita penting ! Sikap hati yang menyalahkan Tuhan atas segala keadaan kurang menyenangkan malah memperparah keadaan.

Sikap hati ketika ada masalah bukan lari daripada Tuhan , tetapi justru lari bersujud kepada Tuhan adalah sikap hati yang benar.

Sikap hati merendahkan diri dan memohon pertolongan Tuhan adalah Sikap hati yang benar! dan didalam kebenaran Tuhan akan bersinar Terang kembali !.

 

Renungan harian alkitab, 2 Kings 12, kamis; ” The priest instruction, petunjuk dari imam”

2 kings 12: 2 ” Jehoash did what was right in the sight of the Lord all the days in which Jehoida the priest instructed him.”

Kerajaan Israel dalam pemerintahn Raha Jehoash mengalami damai sejahtera, bebas dari penjajahan asing, Raja Jehoash sungguh Raja yang takut akan Tuhan .

Karena Raja  takut akan Tuhan ,maka ia merendahkan diri menerima petunjuk spiritual dan bimbingan kepemimpinan dari Imam Jehodiah, suatu bimbingan dan petunjuk berdasarkan kepada Firman Tuhan , berdasarkan ketetapan alkitab.

Para pembaca terkasih , kesuksesan Raja terjadi karena ia menuruti  petunjuk dari imam Jehoidah , petunjuk dari Tuhan melalui seorang imam, ini yang membedakan Raja Jehoash dengan raja -raja lainnya !  Jehoash tidak mempunyai kekayaan yang melimpah, Jehoash tidak mempunyai tentara yang kuat, atau sekutu yang hebat, tapi cukup ia mempunyai seorang mentor rohani ; seorang imam yang diurapi dan di utus Tuhan.

Tuhan telah mengutus para hamba Tuhan di gereja lokal, sebagai gembala jemaat, jikalau jemaat mau menerima pimpinan spritual melalui kotbah dan pengajaran firman Tuhan yang dibagikan , maka itu sudahlah lebih dari cukup, umat akan mengalami damai sejahtera dan hidup berkemenangan dalam iman.

Renungan harian alkitab, 1 Sam 23, senin, ” inquired to the Lord, menghadap bertanya kepada Tuhan”

1 Samuel 23:2, 4 (NKJV)  Therefore David inquired of the Lord, saying, “Shall I go and attack these Philistines?” And the Lord said to David, “Go and attack the Philistines, and save Keilah.”

Then David inquired of the Lord once again. And the Lord answered him and said, “Arise, go down to Keilah. For I will deliver the Philistines into your hand.”

Setiap ada pergumulan, David selalu menghadap Tuhan, dia mencari pimpinan Tuhan, dan setiap kali David menghadap, Tuhan memberikan petunjuk.

Tuhan sungguh memberikan petunjuk bagi  umat yang sungguh mau dipimpin.

Para pembaca yang sering terjadi adalah orang Kristen tidak datang minta petunjuk pada Tuhan, mereka membuat keputusan semau mereka, tidak mempedulikan firman Tuhan dan kehendak Tuhan, mereka hanya menjadikan Tuhan alat pencapai tujuan keinginan mereka.

Karena itulah manusia sulit mendengar pimpinan, suara Tuhan, karena mereka memang tidak ingin dipimpin Tuhan, mereka justru berusaha mengendalikan Tuhan dan mengancam akan mundur dari kekristenan , jiak Tuhan tidak menuruti kemauannnya.

Mari kita belajar dari david, ia rendah hati, mau dipimpin, dan bahkan selalu minta petunjuk Tuhan.