Renungan Harian Alkitab,11 October, Ezekiel 32, ” the end life of proud King, akhir hidup raja yang angkuh”

Ezekiel 32:9 (NKJV) ‘I will also trouble the hearts of many peoples, when I bring your destruction among the nations, into the countries which you have not known.

Yehezkiel 32:9 (TB) Aku menggelisahkan hati banyak bangsa, kalau Aku membawa kamu sebagai tawanan di tengah bangsa-bangsa, ke negeri-negeri yang belum kamu kenal.

Raja Pharaoh (firaun) karena keangkuhannya ia jatuh dan hancur, bagaimana akhir hidupnya?

Sungguh menyedihkan, kematiannya menjadi tontonan dan cibiran bangsa, bangsa, suatu akhir yang tragis, ia mati tanpa martabat dan dignity, semua kemakmuran kejayaan yang ia bangun semasa hidupnya hancur.

Para pembaca terkasih, jika anda melihat orang angkuh yang nampaknya berjaya, itu hanya sementara, karena kehancuran, kebinasaan dibumi akan menghampirinya , dan setelah itu api neraka akan melahapnya.

Ciri ciri orang angkuh mereka tidak suka berdoa dan beribadah pada Tuhan karena mereka merasa tidak membutuhkan Tuhan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 10 October, Ezekiel 31;” the danger of pride, bahaya dari keangkuhan”

Ezekiel 31:10-11 (NKJV) “Therefore thus says the Lord God: ‘Because you have increased in height, and it set its top among the thick boughs, and its heart was lifted up in its height,
therefore I will deliver it into the hand of the mighty one of the nations, and he shall surely deal with it; I have driven it out for its wickedness.

Yehezkiel 31:10-11 (TB) Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena ia tumbuh tinggi dan puncaknya menjulang sampai ke langit dan ia menjadi sombong karena ketinggiannya,
maka Aku telah menyerahkan dia ke dalam tangan seorang berkuasa di antara bangsa-bangsa, supaya ia memperlakukannya selaras dengan kejahatannya; Aku menghalau dia.

Keangkuhan adalah cacad karakter yang berbahaya, bahkan sangat berbahaya, karena terjadi perlahan, sedikit demi sedikit, dan iblis pun bermain, dengan menaruh pikiran dan kebanggaan palsu yang membuat orang angkuh merasa hebat, dan tidak membutuhkan Tuhan.

Orang angkuh akan menjadi Tuhan kecil, ia merasa sangat hebat karena kekuatannya, tentu saja lingkungan para penjilat dan pencari muka, yang terus menyanjung dan mendewakan orang angkuh ini, memperparah keadaan.

Para pembaca terkasih, raja egypt(mesir ) menjadi sangat angkuh dan jatuh dalam kehancuran dan keangkuhan, bahkan ia dilemparkan ke neraka, tempat para orang angkuh dan sombong, yang merasa menyamai Tuhan berada.

Hancur , sengsara pada akhirnya di bumi, dan masuk Neraka menderita selamanya, sungguh keangkuhan sangat berbahaya.

waspadalah pada hari anda tidak memulai hari berdoa merendahkan diri di hadapan Tuhan, anda mulai masuk perangkap jalan keangkuhan!sudahkan anda mengawali hari ini dengan doa pagi?

Renungan Harian Alkitab, 9 September, Lamentation 5;” Turn us back to You, bawa kami kembali kepadaMu”

Lamentations 5:21 (NKJV) Turn us back to You, O Lord, and we will be restored; Renew our days as of old.

Ratapan 5:21 (TB) Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!

Nabi Jeremiah, berdiri sebagai Nabi yang berfungsi membawa pesan Tuhan, dan juga menjadi imam yang berfungsi menjadi perantara umat dan Tuhan.

Jeremiah berdiri bagi bangsanya dan memohon agar Tuhan memulihkan bangsanya , dan atas doa nabi Jeremiah , Tuhan berkenan dan menjawab doanya.

Para pembaca terkasih, jika sesuatu yang kurang baik, atau bahkan buruk terjadi atas keluarga besar, gereja, lingkungan dan bangsa kita, maka jadilah orang orang yang memberikan harapan, orang yang berdoa atasnya, dan sama seperti Jeremiah dipakai Tuhan membawa suara pemulihan, maka kita juga akan dipakai Tuhan sedemikian rupa.

Renungan Harian Alkitab, 28 June, Isiah 51;” God the comforter, Tuhan sang penghibur”

Yesaya 51:12-13 (TB) Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput.

Isaiah 51:12 (NKJV) “I, even I, am He who comforts you. Who are you that you should be afraid Of a man who will die, And of the son of a man who will be made like grass?

Nabi Isiah menyampaikan pesan Tuhan, bahwa ialah sang penghibur dan penjaga umatnya, tidak perlu takut akan manusia, karena manusia bukan Tuhan.

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan dan tidak kekal, Tuhan berkuasa dan pegang kendali atas hidup manusia, Dialah penjaga, pembela dan penghibur umatNya.

Para pembaca terkasih, bangunlah hubungan pribadi dengan Tuhan, berdoalah, dan Tuhan dalam doa, dan firman Tuhan akan menghibur anda, memberikan damai sejahtera, sukacita dan perlindungan.

Renungan Harian Alkitab, 14 Juni, Isiah 37; “God Answer pray, Tuhan menjawab doa”

Yesaya 37:33 (TB) Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

Isaiah 37:33 (NKJV) “Therefore thus says the Lord concerning the king of Assyria: ‘He shall not come into this city, Nor shoot an arrow there, Nor come before it with shield, Nor build a siege mound against it.

Raja Asyur mengancam akan membinasakan kerajaan Israel, mereka datang dengan kekuatan tentara dan senjata yang luar biasa, secara teknis , mereka pasti memenangkan pertempuran.

Raja Hizkia dan segenap umat Israel, berdoa kepada Tuhan, Raja Hizkia juga meminta pertolongan nabi Yesaya, untuk meminta pertolongan kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih, ketika umat menjerit berseru meminta pertolongan kepada Tuhan, Tuhan dengan segera menjawab doa dan bertindak!, Ia tidak tanggung-tanggung mengirimkan malaikatnya;

Yesaya 37:36-37 (TB) Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!
Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

Tuhan menjawab doa umatnya, bersepakatlah dan berdoa dengan sungguh sungguh penuh iman.

Renungan harian alkitab, 14 january, Psalm 88 “in the morning pray, di pagi hari berdoa “

Psalms 88:13 (NKJV)  But to You I have cried out, O Lord, And in the morning my prayer comes before You.

Mazmur 88:13 (TB) (88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu. 

Mengapa para pahlawan iman, nabi, hingga para rasul dan murid-murid Yesus, doa pagi setiap hari?

Mereka menyadari bahwa Tuhan mereka tidak dapat berbuat apa apa, tanpa Tuhan hidup hanyalah rutinitas kosong belaka, dan tanpa kuasa dan penyertaan Tuhan hari mereka akan tidak berdampak.

Para pembaca terkasih, orang-orang yang rendah hati menyadari bahwa Tanpa Tuhan mereka tidak berbuat apa-apa yang berarti, karena itu mereka memulai hari dengan doa pagi! Terhubung kepada Tuhan sebagai prioritas utama dalam keseharian mereka.

Ayo kita lanjutkan setiap pagi berdoa terhubung dengan Tuhan.

Renungan harian Alkitab, 12 january, Psalm 86; ” call upon God, berseru kepada Tuhan”.

Psalms 86:1 (NKJV) A Prayer of David. Bow down Your ear, O Lord, hear me; For I am poor and needy.

Mazmur 86:1 (TB) Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.

Psalm 86 mengajarkan cara dan sikap hati kita berdoa, dimulai dari David merendahkan diri dihadapan Tuhan, ia mengakui ia miskin dihadapan Tuhan.

Ia mengetahui meskipun ia raja dan sangat makmur dan ternama , Ia bukanlah apa apa dihadapan Tuhan, ia menyadari semuanya adalah milik Tuhan , ia telanjang dan miskin dihadapan Tuhan, David tidak datang dengan keangkuhan merasa kaya dan hebat, tapi dengan kerendahan hati.

untuk kesekian kalinya David yang perkasa, makmur, diurapi, Raja termashyur, menuliskan ia miskin dan kekurangan , sangat membutuhlan Tuhan, sikap doa inilah sebuah kerendahan hati dan pengakuan betapa bergantungnya David kepada Tuhan Tuhan, tanpa Tuhan ia bukan siapa siapa.

Para pembaca terkasih , mari kita belajar memiliki sikap hati dalam doa seperti David, datang dengan kerendahan hati, menyadari kita butuh Tuhan, karena itu kita berdoa setiap awal hari dan beribadah setiap minggu di gereja, karena kita tau , tanpa Tuhan kita bukanlah siapa siapa.