Renungan harian alkitab, Rabu, Nehemiah 2; ‘favour of God through leader, kemurahan Tuhan melalui pemimpin’

Nehemiah 2:3-5 (NKJV)  and said to the king, “May the king live forever! Why should my face not be sad, when the city, the place of my fathers’ tombs, lies waste, and its gates are burned with fire?”

Then the king said to me, “What do you request?” So I prayed to the God of heaven.

And I said to the king, “If it pleases the king, and if your servant has found favor in your sight, I ask that you send me to Judah, to the city of my fathers’ tombs, that I may rebuild it.”

Bagaimana cara Tuhan menurunkan anugerah dan kemurahannya?

Melalui manusia ia menyalurkan berkat dan anugerahNya,  siapakah manusia yang dipakai menjadi saluran ini?

Nehemiah mengetahui akan kebenaran ini, karena mengetahui para pemimpin adalah saluran berkat, ia melayani pemimpin dengan segenap hati dan memberikan terbaik , sehingga ia pun menjadi kesayangan pemimpin.

Para pembaca terkasih, Tuhan memakai para pemimpin sebagai prioritas pertama untuk menyalurkan berkat dan anugerahNya, kemurahan Tuhan mengalir melalui pemimpin, inilah amanat bagi para pemimpin untuk menjadi saluran berkat Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 8, sabtu: ‘fasting and praying, berpuasa dan berdoa’

Ezra 8:22-23 (NKJV)  For I was ashamed to request of the king an escort of soldiers and horsemen to help us against the enemy on the road, because we had spoken to the king, saying, “The hand of our God is upon all those for good who seek Him, but His power and His wrath are against all those who forsake Him.”

So we fasted and entreated our God for this, and He answered our prayer.

Setelah mendeklarasikan iman bahwa Tuhan Allah Israel adalah Tuhan yang maha kuasa, maka umat Israel tidak meminta perlindungan Raja dalam perjalanan mereka, mereka beriman kalau Tuhan akan melindungi mereka.

Para pembaca terkasih umat Israel melakukan tindakan iman dengan berpuasa, berdoa dengan tekun, dan melangkah berjalan. Dan sungguh dengan doa puasa terjadilah penggenapan iman mereka’: kuasa Tuhan nyata turun melindungi mereka.

Renungan harian alkitab, Ezra 7, jumat; ‘ God’s time-waktu Tuhan’

Ezra 7:27-28 (NKJV)  Blessed be the Lord God of our fathers, who has put such a thing as this in the king’s heart, to beautify the house of the Lord which is in Jerusalem,

and has extended mercy to me before the king and his counselors, and before all the king’s mighty princes. So I was encouraged, as the hand of the Lord my God was upon me; and I gathered leading men of Israel to go up with me.

Tuhan telah menetapkan segala sesuatu ,ada masa dan waktu untuk segala sesuatunya!  Ketika waktu dan masa tersebut tiba masa penggenapannya maka Tuhan akan mencari orang-orang yang mau dipakai Tuhan, dan dari penjuru bumi ,Tuhan akan menemukannya.

Dari imam, nabi, raja hingga rakyat biasa semua bisa dipakai Tuhan.

Para pembaca terkasih Tuhan akan menemukan orangnya dan melimpahkan kekuasaan dan otoritas untuk menggenapi rencana Tuhan. Tuhan mencari orang orang yg mau dipakai Tuhan!

Apakah anda siap untuk ditemukan Tuhan? apakah anda mau mengikuti agenda Tuhan dan membuang agenda ambisi pribadi ? jika ya berdoalah agar Tuhan memakai hidup anda.

Renungan harian alkitab, Ezra 6,kamis ‘ they built and finish it -‘mereka membangun dan menyelesaikannya’

Ezra 6:14 (NKJV)  So the elders of the Jews built, and they prospered through the prophesying of Haggai the prophet and Zechariah the son of Iddo. And they built and finished it, according to the commandment of the God of Israel, and according to the command of Cyrus, Darius, and Artaxerxes king of Persia.

Banyak orang dengan kerja keras berhasil membangun sesuatu, hal ini cukup baik, karena perlu diakui banyak orang bahkan tidak pernah membangun apapun dalam hidup mereka:, apakah itu membangun keluarga, membangun karir yg cemerlang, membangun usaha , atau membangun kerajaan Allah dengan memuridkan.

Tetapi yang lebih penting apakah kita mampu menyelesikan apa yang kita bangun dengan baik dan Tuntas.

Para pembaca  terkasih para pemimpin umat Israel jaman Ezra sukses melakukannya karena mereka mau dipimpin oleh imam dan nabi, mereka berjalan dengan kerendahan hati dibawah pimpinan hamba Tuhan, sehingga mereka tidak salah melangkah dan sukses.

Mengikuti pimpinan Tuhan dengan setia adalah jaminan kita yang sedang membangun dalam kehidupan mampu menyelesaikannya.

Renungan harian alkitab, Ezra 5, Rabu,’provoked-provokasi’

Ezra 5:11-12 (NKJV)  And thus they returned us an answer, saying: “We are the servants of the God of heaven and earth, and we are rebuilding the temple that was built many years ago, which a great king of Israel built and completed.

But because our fathers provoked the God of heaven to wrath, He gave them into the hand of Nebuchadnezzar king of Babylon, the Chaldean, who destroyed this temple and carried the people away to Babylon.

Karena umat israel memprovokasi Tuhan dengan pemberontakan, penganiayaan terhadap para nabi dan penyembahan berhala, maka Tuhan mengangkat perlindungan atas Israel dan dengan segera Israel menjadi budak dan tawanan kerajaan lain.

Para pembaca terkasih memprovokasi Tuhan adalah kejahatan, ketika manusia melakukan provokasi pemberontakan maka ia telah memutuskan bersekutu dengan kerajaan kegelapan dan Tuhan akan menarik perlindungan atasnya.

Apakah kita telah memprovokasi Tuhan dengan pikiran dan tindakan?

Renungan harian alkitab, Ezra 4, selasa; ” accusation against faithfull person, penuduhan terhadap orang penuh iman”

Ezra 4:4-6 (NKJV) Then the people of the land tried to discourage the people of Judah. They troubled them in building, and hired counselors against them to frustrate their purpose all the days of Cyrus king of Persia, even until the reign of Darius king of Persia. In the reign of Ahasuerus, in the beginning of his reign, they wrote an accusation against the inhabitants of Judah and Jerusalem.

Ketika umat Israel, kembali ke jalan yang benar, membangun rumah Tuhan, dan hidup benar, muncullah pihak pihak yang menuduh, memfitnah, dan berusaha menghancurkan iman umat Israel.

Tetapi Tuhan menguatkan hati mereka, para Nabi, imam dan para pemimpin umat bersatu hati dan berjalan dalam iman dan bertindak tidak menghiraukan segala gangguan tersebut.

Para pembaca terkasih, ketika kita mulai hidup benar, berjalan dalam jalan Tuhan , akan selalu ada saja pihak pihak yang tidak senang, dan mencoba menganggu, mencibir, menggosipkan, memfitnah , dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya dilakukan menyerang orang benar. Hal ini terjadi karena kerajaan kegelapan tidak suka jalan orang benar yang merugikan kekuasaan mereka karena terang itu menyinari kegelapan.

Jika kita populis berusaha menyenangkan hati semua manusia kita akan menjadi orang yang takut akan kata manusia dan tidak taat kepada Tuhan, demi apa kata manusia kita melawan kehendak Tuhan, hiduplah dengan rasa takut akan Tuhan dan jangan ingin menyenangkan hati semua orang!.

Renungan harian alkitab, Ezra 3, senin: ‘blessing, joy and peace-berkat, sukacita , dan damai sejahtera’

Ezra 3:11-13 (NKJV)  And they sang responsively, praising and giving thanks to the Lord: “For He is good, For His mercy endures forever toward Israel.” Then all the people shouted with a great shout, when they praised the Lord, because the foundation of the house of the Lord was laid.

But many of the priests and Levites and heads of the fathers’ houses, old men who had seen the first temple, wept with a loud voice when the foundation of this temple was laid before their eyes. Yet many shouted aloud for joy,

so that the people could not discern the noise of the shout of joy from the noise of the weeping of the people, for the people shouted with a loud shout, and the sound was heard afar off.

Para pembaca terkasih, ketika bait Tuhan, rumah ibadah dibangun dan umat kembali dapat beribadah, umat Tuhan dapat menaikan pujian dan penyembahan kepada Tuhan dan berkat tercurah dari surga.

Turunlah damai sejahtera, keamanan dan sukacita berlimpah mengalir.

Ibadah atau kebaktian dirumah, Tuhan adalah penyembahan yang menghubungkan umat dengan kuasa kerajaan Tuhan.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, senin;”repent from pride- bertobat dari sombong”.

2 Chronicles 32:25-29 (NKJV)  But Hezekiah did not repay according to the favor shown him, for his heart was lifted up; therefore wrath was looming over him and over Judah and Jerusalem.

Then Hezekiah humbled himself for the pride of his heart, he and the inhabitants of Jerusalem, so that the wrath of the Lord did not come upon them in the days of Hezekiah.

Hezekiah had very great riches and honor. And he made himself treasuries for silver, for gold, for precious stones, for spices, for shields, and for all kinds of desirable items;

storehouses for the harvest of grain, wine, and oil; and stalls for all kinds of livestock, and folds for flocks.

Moreover he provided cities for himself, and possessions of flocks and herds in abundance; for God had given him very much property.

Hezekiah menjadi sombong karena kesuksesannya, dan murka Tuhan turun atasnya, tetapi dengan segera Hezekiah bertobat dan merendahkan diri dan Tuhan maha pengampun mengampuninya

Setelah pertobatannya, karakter Hezekiah berubah menjadi lebih hati, dan Tuhan memberkati Hezekiah dengan  kemakmuran luar biasa, dan juga kemahsyuran

Para pembaca terkasih ingatlah kesombongan dan pride adalah sifat yang akan menghancurkan manusia, tetaplah rendah hati, tinggikan Tuhan jadikan ia sebagai Tuhan yang layak disembah, ingatlah bagi Tuhan karakter umat Tuhan jauh lebih penting di atas semua berkat kekayaan, kejayaan dan hal lainnya.

jika anda seorang pemimpin, maka kerendahan hati anda di hadapan Tuhan, menentukan seberapa tinggi akan mengangkat Hidup anda.

Renungan harian alkitab 2 Chronicles 31, Minggu; ” the king honouring the service to  God, Raja menghormati ibadah kepada Tuhan”

2 Chronicles 31:19-21 (NKJV)  Also for the sons of Aaron the priests, who were in the fields of the common-lands of their cities, in every single city, there were men who were designated by name to distribute portions to all the males among the priests and to all who were listed by genealogies among the Levites.

Thus Hezekiah did throughout all Judah, and he did what was good and right and true before the Lord his God.

And in every work that he began in the service of the house of God, in the law and in the commandment, to seek his God, he did it with all his heart. So he prospered.

Raja Hezekiah sungguh taat pada ketetapan Tuhan; ia mulai mngatur agar imam-imam berfungsi kembali , ibadah raya berjalan kembali, dan ia memastikan perpuluhan dan persembahan dijalankan kembali.

Umat kerajaan Israel kembali ke jalan yang benar, mereka beribadah, menyembah Tuhan, dan membawa perpuluhan mereka dan persembahan, dan tingkap langit terbuka; damai sejahtera, keamanan, dan kemakmuran turun atas negri.

Raja Hezekiah dengan segenap hati, sepenunya taat dan mengasihi Tuhan dengan sungguh- sungguh, ia menjalakan dan melakukan semua perintan dan hukum Tuhan, sehingaa ia menjadi makmur dan berhasil kepemimpinannya.

Para pembaca terkasih, kebenaran nilai kerajaan Tuhan itu sebenarnya tidak rumit dan sederhana; jikalau kita  mengasihi Tuhan maka kita akan melakukan semua perintah Tuhan, dan perintah Tuhan adalah menyenangkan jika dilakukan dengan segenap hati . buahnya maka kemakmuran akan turun keatas hidup umat yang mengasihinya dengan sungguh sungguh. 

Sama dengan Raka Hezekiah ia mencintai Tuhan karena itu ia mencintai rumah Tuhan, menghormati para  imam dan dengan senang hati  menyelenggarakan ibadah raya, maka ia menjadi makmur dan sukses.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 30, sabtu;honouring God open the blessing ,menghormati Tuhan membuka pintu berkat”

2 Chronicles 30:25-27 (NKJV)  The whole assembly of Judah rejoiced, also the priests and Levites, all the assembly that came from Israel, the sojourners who came from the land of Israel, and those who dwelt in Judah.

So there was great joy in Jerusalem, for since the time of Solomon the son of David, king of Israel, there had been nothing like this in Jerusalem.

Then the priests, the Levites, arose and blessed the people, and their voice was heard; and their prayer came up to His holy dwelling place, to heaven.

Raja Hizkia memimpin umat Israel bertobat kembali kepada Tuhan, ia menghormati para imam -imam, dan mengembalikan fungsi mereka , juga menyelenggarakan kembali perayaan paskah yang sudah lama tidak di selenggarakan

Akibat dari tindakan menghormati Tuhan dan para imam, Terbukalah tingkap langit, dan turunlah berkat Tuhan melimpah; damai sejahtera, sukacita, keamanan, kemakmuran

Para pembaca terkasih, jika kita menghormati Tuhan, rajin beribadah, menghormati para imam, maka berkat yang luar biasa akan tercurah, ketika Tuhan ditinggikan dalam hidup kita, maka kuasa Tuhan yang luar biasa akan menaungi kita.