Renungan Harian Alkitab, 21 September, Revelation 10(Wahyu 10), Seven Thunder, 7 gemuruh

Revelation 10:3-4 (RKJNT) And he cried out with a loud voice, as when a lion roars: and when he had cried out, the voices of seven thunders spoke.
And when the seven thunders had spoken, I was about to write: and I heard a voice from heaven saying to me, Seal up those things which the seven thunders spoke, and do not write them.

Wahyu 10:3-4 (TB) dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya.
Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: “Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!”

Kitab wahyu dari pasal 1 hingga pasal 10 menjelaskan beberapa hal penting, mari kita bersama-sama mereviewnya;

1. Tujuh tipe jemaat gereja di akhir jaman dan ke dua puluh empat tua-tua dan beribu ribu orang Kudus.

2. Tujuh materai yang dibuka, dan dalam setiap materai terjadi bencana ahkir jaman yang dahsyat.

3.pada bukaan materai ke enam ada tujuh sangkakala yang akan ditiup, setiap tiupan sangkakala terjadi tragedi supranatural.

4.pada sangkakala ketujuh terdapat tujuh gemuruh yang mendatangkan kejadian -kejadian supranatural lanjutan yang sangat ajaib.

Pasal 10 menjelaskan bahwa dalam perjumpaan Yohanes dengan malaikat , ada gulungan kitab yang diberikan kepada Yohanes, dan pada saat itu Yohanes mendengar dan melihat tujuh gemuruh ini, lalu apa isi pesan wahyu dalam gemuruh itu ?

Para pembaca terkasih, Yohanes dilarang oleh Tuhan untuk menuliskan apa yang akan terjadi sesuai pesan tujuh gemuruh ini , tentunya Tuhan yang maha tau mengetahui yang terbaik bagi kita adalah untuk tidak mengetahuinya. cukuplah hal – hal yang tertulis dalam kitab wahyu, tetapi intinya kita semua anak – anak Allah akan diluputkan dari penderitaan bencana kiamat.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 20 September, Revelation (wahyu 9), “fifth trumpet Locust, sangkakala kelima belalang “

Revelation 9:1-3 (RKJNT) And the fifth angel sounded, and I saw a star fall from heaven to the earth: and to him was given the key to the bottomless pit.
And he opened the bottomless pit; and there arose smoke out of the pit, like the smoke of a great furnace; and the sun and the air were darkened by the smoke from the pit.
And there came out of the smoke locusts upon the earth: and to them was given power, as the scorpions of the earth have power.

Wahyu 9:1-3 (TB) Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.
Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.

Dalam materai bencana kiamat ketujuh ada tujuh Sangkakala yang akan ditiup dan melepaskan peristiwa – peristiwa bencana menjelang kiamat.

Sangkakala yang kelima, ketika ditiup akan terjadi bintang jatuh, dan muncul belalang yang akan menyengat dan menghasilkn siksaan pada manusia dengan hebatnya, dalam peristiwa ini Tuhan akan memberikan kesempatan pada manusia duniawi untuk bertobat dan menerima pertolongan Tuhan.

Apa yang akan terjadi, dengan orang – orang percaya, mereka akan diluputkan dari bencana , di dahi mereka telah ditandai Tuhan, sehingga belalang dan iblis tidak bisa menguasai mereka.

Renungan Harian Alkitab, 19 September, Revelation 8( wahyu 8); ” The Seven Seal and seven trumpets, materai ketujuh dan tujuh sangkakala “

Revelation 8:1-2 (RKJNT) And when he had opened the seventh seal, there was silence in heaven for about half an hour.
And I saw the seven angels who stand before God; and to them were given seven trumpets.

Wahyu 8:1-2 (TB) Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.

Inilah keadaan dibumi,hal – hal yang akan terjadi pada hari kiamat.

Setelah ke enam materai dibuka dan terjadi keguncangan -keguncangan besar di bumi maka materai ketujuh dibuka.

Dalam materai ketujuh, akan dilepaskan bencana besar yang di mulai dengan dibunyikan setiap sangkakala tersebut oleh malaikat sebagai penanda tiap masa petaka yang akan turun.

Ada tujuh petaka dari tujuh sangkakala yang dibunyikan , yakni ;

1. Sangkakala pertama ; badai, petir besar, api yang sangat dashyat memusnahkan sepertiga pohon dan tanaman di bumi.

2. Sangkakal kedua, gunung api dilautan meletus, memusnahkan sepertiga mahluk dilautan.

3. Sangkakala ketiga, bencana kosmik ruang angkasa, bumi menjadi gelap sepertiga waktu setiap hari, salam kegelapan.

Untuk berikutnya sangkakala ke 4, 5 ,6 ,7 akan dibahas pada pasal sembilan dari kitab wahyu, esok hari akan kita lanjutkan di renungan harian alkitab ; cahyaadi.wordpress.com.

Sungguh masa materai ketujuh ini dan ketujuh sangkakala yang dibunyikan petaka besar terjadi dibumi.

Renungan Harian Alkitab, 17 September, Revelation 6 ( wahyu 6 ), ” Cosmic disaster, Bencana dari luar angkasa”

Revelation 6:12-14 (RKJNT) And I beheld, and, lo, when he had opened the sixth seal, there was a great earthquake; and the sun became black as sackcloth of hair, and the moon became as blood;
And the stars of the sky fell to the earth, as a fig tree casts down its unripe figs, when it is shaken by a mighty wind.
And the sky vanished, as a scroll when it is rolled together; and every mountain and island was moved out of its place.

Wahyu 6:12-14 (TB) Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.
Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.
Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.

kitab pasal ini menjelaskan pada ahkir jaman, ketika hari kiamat tiba, salah satu bencana yang aka terjadi adalah hujan meteor, bintang – bintang di angkasa bertabrakan dengan bumi, dan bumi akan terjadi gempa dan bencana dahsyat akibat hujan meteor ini.

Orang – orang yang ada di bumi akan mengalami penderitaan yang hebat, dan tidak kuasa menaggungnya.

Pembaca terkasih, Kitab Wahyu menjelaskan ; jika kita masih mempunyai umur panjang, dan masih hidup pada tahun – tahun ahkir jaman tiba, maka kita akan dijemput Tuham dan diangkat ke surga, sehingga tidak mengalami semua petaka ahkir jaman ini, jadi kiamat, petaka pada hari kiamat diluputkan dari kehidupan murid – murid Yesus, dan Tuhan hanya mengutus beberapa hamba Tuhan, nabi di hari kiamat untuk terus menyerukan pertobatan dan menyelamatkan orang yang mau di tolong Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 16 September, Revelation 5, Kings and priest, Raja – raja dan para imam “

Revelation 5:9-10 (NKJV) And they sang a new song, saying: “You are worthy to take the scroll, And to open its seals; For You were slain, And have redeemed us to God by Your blood Out of every tribe and tongue and people and nation,
And have made us kings and priests to our God; And we shall reign on the earth.”

Wahyu 5:9-10 (TB) Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.”

Yesus Kristus telah menebus kita dari dosa dan kutuk, kita diangkat menjadi anggota kerajaan Allah, melalui penebusan darah Yesus, dan pencurahan Roh Kudus.

Di muka bumi , Tuhan juga mengangkat sebagian dari kita umatNyA menjadi para raja- raja ( pemimpin di Market place ) dan juga para imam ( pemimpin kerohanian yang membawa jiwa jiwa menjadi anggota kerajaan Allah).

Pembaca terkasih, melalui kitab wahyu ini, kita mengerti betapa pentingnya peran Yesus sebagai anak domba Allah korban tebusan, sungguh Yesuslah juruselamat dunia.

Renungan Harian Alkitab, 15 September, Revelation 4, Sovereignity of God, kedaulatan Tuhan “

Revelation 4:11 (ASV) Worthy art thou, our Lord and our God, to receive the glory and the honor and the power: for thou didst create all things, and because of thy will they were, and were created.

Wahyu 4:11 (TB) “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Dalam kitab Wahyu , melalui penglihatan Rasul Yohanes, kita dapat melihat masa depan dan surga.

Yohanes menggambarkan Tuhan diatas Tahta, dan disekelilingnya para pemimpin orang Kudus, dimana semua mahluk menyembah Tuhan, karena segala sesuatu dijadikan dan diciptakan oleh Tuhan.

Tuhan adalah Tuhan, segalanya ia ciptakan dan segala kemuliaan dan penyembahan adalah milik Tuhan, kedaulatan Tuhan adalah mutlak dan sempurna.

Pembaca terkasih, kita harus mengingat akan siapa Tuhan : kedaulatannya sempurna, maha kuasa, dan maha besar. Karena itu sudah sepatutnya kita manusia sebagai ciptaannya rendah hati dan mengerti bahwa manusia tidak bisa memaksa, mendikte, dan tidak bisa memanipulasi Tuhan dengan doa – doa kedagingan dan kelakuan manusia.

Renungan Harian Alkitab, 13 September, Revelation 2,” compromise church, gereja yang berkompromi “

Revelation 2:14 (RKJNT) But I have a few things against you, because you have there those who hold to the teaching of Balaam, who taught Balak to cast a stumbling block before the sons of Israel, that they might eat things sacrificed to idols, and commit sexual immorality.

Wahyu 2:14 (TB) Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah.

kitab Wahyu pasal dua menggambarkan beberapa tipe gereja, dan teguran dari Tuhan untuk gereja bertobat, dan kembali kepada jalan kebenaran.

Kitab Wahyu pasal dua ayat 12 sampai dengan 17 , menggambarkan tipe gereja yang berkompromi dengan dosa dan prinsip dunia yang bertentangan dengan firman Tuhan.

Ada dua hal setidaknya menjadi teguran bagi tipe gereja yang berkompromi yakni :

1) hal perzinahan Rohani dan dan dosa perzinahan; gereja tipe ini mengizinkan umat melakukan praktik penyembahan pada roh roh dunia, memperbolehkan ritual persembahan non kristen dilakukan jemaat, termasuk spiritisme new age ( yoga, self healing ,agnostic, christian sciences ), hingga perzinahan rohani pada level penyembahan pada tingkat berhala industri musik rohani , penyembahan berhala artis rohani.

2) bentuk perzinahan lain adalah secara fisik : free sex, kasus kawin cerai diluar prinsip firman Tuhan ( alkitab menjelaskan pengecualian perceraian diberikan hanya pada kasus pasangan bejad moral sexualitas), Penyimpangan sexual, LGBT, suatu keadaan gereja mengizinkan hal ini menjadi hal normal dan diterima , ditolerir menjadi budaya gereja.

Apa yang akan terjadi pada tipe gereja ini jika sampai ahkir jaman tidak bertobat ? demikian jawaban firman Tuhan, tercatat dalam kitab Wahyu pasal 2;

Wahyu 2:16 (TB) Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini.

Para pembaca firman Tuhan telah menjelaskan kepada kita akan hal ini, waspadalah dan janganlah terlibat pada praktek penyembahan berhala spiritual dan fisik.