Renungan harian alkitab, Job 11, minggu; ” big mouth, besar mulut”

Job 11:1-3 (NKJV)  Then Zophar the Naamathite answered and said:

“Should not the multitude of words be answered? And should a man full of talk be vindicated?

Should your empty talk make men hold their peace? And when you mock, should no one rebuke you?

Job ketika tertekan menjadi semakin banyak berbicara, ia ternyata pribadi yang menggurui dan besar mulut! Nampak dari panjangnya perdebatan Job, dan juga teguran dari sahabatnya.

Di saat depresi, untuk memulihkan diri diperlukan waktu menyendiri, menyembah Tuhan, meditasi firman Tuhan, jangan malah mengumbar kata kata kosong yang menggerutu dan menyalahkan Tuhan.

Para pembaca terkasih , orang yang besar mulut, suka menggurui orang lain, menunjukkan kurangnya hikmat Tuhan dalam hidupnya, dan kurangnya kerendahan hati,  jauh lebih baik bertindak menghasilkan buah dan dampak dan sedikit bicara, daripada besar mulut, ingatlah orang berhikmat tidak menggurui dan rendah hati.

Para pemimpin kristen, kita harus berhati hati agar tidak menjadi besar mulut dan mengoceh tentang visi, suara Tuhan dan hal hal supranatural, jauh lebih penting bertindak melepaskan kuasa Tuhan yang nyata melalui karunia: kesembuhan, tanda ajaib, hikmat, nubuatan yang menghasilkan kesaksian daripada sibuk berteori, mengkritik dan mengkaji tentang kuasa Tuhan, ada perbedaan besar antara besar mulut dan besar kuasa Allah.

Advertisements

Renungan harian alkitab , Esther 10, rabu; God looking for leaders, Tuhan mencari pemimpin”

Esther 10:2-3 (NKJV) Now all the acts of his power and his might, and the account of the greatness of Mordecai, to which the king advanced him, are they not written in the book of the chronicles of the kings of Media and Persia? For Mordecai the Jew was second to King Ahasuerus, and was great among the Jews and well received by the multitude of his brethren, seeking the good of his people and speaking peace to all his countrymen.

Mordechai dan Esther adalah orang beriman yang memberikan dirinya dipakai Tuhan memberkati bangsanya , mereka tidak egois dan sibuk dengan masalah pribadi dan berputar putar dengan diri sendiri, mereka memutuskan memberi diri mereka dan bertindak dalam iman.

Tuhan mencari orang orang beriman seperti Mordechai untuk menjadi pemimpin , Tuhan urgent mencari orang yang bisa dipakai menjadi saluran berkat atas kota dan bangsa!

Para pembaca , diahkir jaman ini khususnya 8 tahun kedepan, sesuatu yang istimewa akan terjadi; perhatikan dan catat tulisan saya ini, ” Tuhan sedang memilih , mencari, Tuhan meminta saya menyampaikannya- bahwa adalah urgent untuk menemukan orang Kristen yang beriman dan tidak berhala uang atau hobi, tapi mereka orang orang yang skillfull cakap bekerja , unggul dalam karakter , urgent untuk diangkat Tuhan sedemikian tingginya.”

Kita akan melihat hamba- hamba Tuhan yang cantik seperti Esther , rupawan , pandai , berpendidikan, diangkat Tuhan bersinar, dan generasi muda yang cinta Tuhan naik menjadi pemimpin baru di dunia usaha dan kaum pekerja yang luar bisa, ..sedang terjadi saat ini (its happening now!)

Apakah anda mau ditemukan Tuhan dan dipilih? Apakah anda mau ?

Apakah anda mempunyai skills, dan karakter? Get ready..

Renungan harian alkitab, Esther 9, selasa; ” Esther & Mordechai Light for the nation, Esther Mordechai terang bagi bangsanya.

Esther 9:28-30 (NKJV) that these days should be remembered and kept throughout every generation, every family, every province, and every city, that these days of Purim should not fail to be observed among the Jews, and that the memory of them should not perish among their descendants. Then Queen Esther, the daughter of Abihail, with Mordecai the Jew, wrote with full authority to confirm this second letter about Purim. And Mordecai sent letters to all the Jews, to the one hundred and twenty-seven provinces of the kingdom of Ahasuerus, with words of peace and truth,

Esther dan Mordechai adalah orang -orang yang bersinar bagi bangsanya, mereka membawa keselamatan, dan perlindungan bago bangsanya.

Siapakah Mordechai? Siapakah Ester? Koneksi apa yang membuat mereka naik ke posisi yang sangat tinggi dan berdampak?

Para pembaca Mordechai dan Esther adalah orang beriman yang hidup dalam kebenaran, dan mereka tidak egois, mereka mau dipakai Tuhan membawa perubahan , karena itu Tuhan memakai mereka secara luar biasa, Tuhan menjadikan mereka terang bagi bangsanya.

Apakah kita adalah orang Kristen yang tidak hanya sibuk dengan diri sendiri? Dan memberi diri untuk pekerjaan Tuhan dinyatakan ?

Renungan harian alkitab, Nehemiah 7, senin; ‘faithfull and fear of God , penuh iman dan takut akan Tuhan’

Nehemiah 7:1-2 (NKJV)  Then it was, when the wall was built and I had hung the doors, when the gatekeepers, the singers, and the Levites had been appointed,

that I gave the charge of Jerusalem to my brother Hanani, and Hananiah the leader of the citadel, for he was a faithful man and feared God more than many.

Qualifikasi menjadi pemimpin dan untuk menerima tanggung jawab besar adalah penuh imam dan takut akan Tuhan.

Nehemiah memahami ini, dan ia memilih para pemimpin yang penuh iman dan takut akan Tuhan’

Para pembaca terkasih orang -orang yang penuh iman, dan takut akan Tuhan akan mengambil alih kepemimpinan di kota -kota dan bangsa bangsa, mereka di urapi Tuhan dan diberkati Tuhan.

Ayo kita menjadi orang -orang yang takut akan Tuhan dan penuh iman, mulailah bergereja di gereja yang penuh iman, bertumbuh dalam iman, mulailah hidup benar sesuai firman Tuhan.

Renungan harian alkitab; Nehemiah 5, sabtu; ‘ leader bring justice, pemimpin memujudkan keadilan’

Nehemiah 5:11-13 (NKJV)  Restore now to them, even this day, their lands, their vineyards, their olive groves, and their houses, also a hundredth of the money and the grain, the new wine and the oil, that you have charged them.”

So they said, “We will restore it, and will require nothing from them; we will do as you say.” Then I called the priests, and required an oath from them that they would do according to this promise.

Then I shook out the fold of my garment and said, “So may God shake out each man from his house, and from his property, who does not perform this promise. Even thus may he be shaken out and emptied.” And all the assembly said, “Amen!” and praised the Lord. Then the people did according to this promise.

Nehemiah adalah contoh dari pemimpin yang beriman, ia membawa nilai keadilan kerajaan Allah ke muka bumi, dengan kewenangan ia mengatur agar keadilan ditegakkan.

Para pembaca terkasih mewujudkan keadilan adalah amanat bagi pemimpin. 

Apakah anda pemimpin pelayanan, perusahaan, pemimpin di kantor, atau pemimpin dalam rumah tangga asas keadilan menjadi nilai kerajaan Allah yang harus ditegakkan dalam kehidupan.

Keadilan yang dimaksud adalah mengandung  :  prinsip semua manusia berharga dimata Tuhan, dan prinsip kasih  sesama manusia ,  prinsip kehendak bebas,  yang menjadi pedoman dalam membuat keputusan.

Marilah kita mengerjakan amanat ini dengan baik untuk memuliakan Tuhan, dan memberkati sesama.

Renungan harian alkitab, kamis, Nehemiah 3; ‘execute by team work, mengerjakan dengan team work’ 

Nehemiah 3:1-4 (NKJV)  Then Eliashib the high priest rose up with his brethren the priests and built the Sheep Gate; they consecrated it and hung its doors. They built as far as the Tower of the Hundred, and consecrated it, then as far as the Tower of Hananel.

Next to Eliashib the men of Jericho built. And next to them Zaccur the son of Imri built.

Also the sons of Hassenaah built the Fish Gate; they laid its beams and hung its doors with its bolts and bars.

And next to them Meremoth the son of Urijah, the son of Koz, made repairs. Next to them Meshullam the son of Berechiah, the son of Meshezabel, made repairs. Next to them Zadok the son of Baana made repairs.

Setelah Nehemiah mendapatkan visi, Tuhan memberikan provision melalui raja, semua kebutuhan dana dan izin diberikan raja dengan murah hati, lalu apa bagian tindakan iman umat Israel?

Para pembaca terkasih inilah bagian penting dalam mewujudkan visi yakni; kesatun hati, team work dari umat. Umat bersatu hati bergotong royong bertindak membangun bersama sama, semua umat terlibat langsung mengerjakannya.

Tantangan terbesar adalah kesatuan hati, terlibat membangun secara team work.

Renungan harian alkitab, Rabu, Nehemiah 2; ‘favour of God through leader, kemurahan Tuhan melalui pemimpin’

Nehemiah 2:3-5 (NKJV)  and said to the king, “May the king live forever! Why should my face not be sad, when the city, the place of my fathers’ tombs, lies waste, and its gates are burned with fire?”

Then the king said to me, “What do you request?” So I prayed to the God of heaven.

And I said to the king, “If it pleases the king, and if your servant has found favor in your sight, I ask that you send me to Judah, to the city of my fathers’ tombs, that I may rebuild it.”

Bagaimana cara Tuhan menurunkan anugerah dan kemurahannya?

Melalui manusia ia menyalurkan berkat dan anugerahNya,  siapakah manusia yang dipakai menjadi saluran ini?

Nehemiah mengetahui akan kebenaran ini, karena mengetahui para pemimpin adalah saluran berkat, ia melayani pemimpin dengan segenap hati dan memberikan terbaik , sehingga ia pun menjadi kesayangan pemimpin.

Para pembaca terkasih, Tuhan memakai para pemimpin sebagai prioritas pertama untuk menyalurkan berkat dan anugerahNya, kemurahan Tuhan mengalir melalui pemimpin, inilah amanat bagi para pemimpin untuk menjadi saluran berkat Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 4, selasa; ” accusation against faithfull person, penuduhan terhadap orang penuh iman”

Ezra 4:4-6 (NKJV) Then the people of the land tried to discourage the people of Judah. They troubled them in building, and hired counselors against them to frustrate their purpose all the days of Cyrus king of Persia, even until the reign of Darius king of Persia. In the reign of Ahasuerus, in the beginning of his reign, they wrote an accusation against the inhabitants of Judah and Jerusalem.

Ketika umat Israel, kembali ke jalan yang benar, membangun rumah Tuhan, dan hidup benar, muncullah pihak pihak yang menuduh, memfitnah, dan berusaha menghancurkan iman umat Israel.

Tetapi Tuhan menguatkan hati mereka, para Nabi, imam dan para pemimpin umat bersatu hati dan berjalan dalam iman dan bertindak tidak menghiraukan segala gangguan tersebut.

Para pembaca terkasih, ketika kita mulai hidup benar, berjalan dalam jalan Tuhan , akan selalu ada saja pihak pihak yang tidak senang, dan mencoba menganggu, mencibir, menggosipkan, memfitnah , dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya dilakukan menyerang orang benar. Hal ini terjadi karena kerajaan kegelapan tidak suka jalan orang benar yang merugikan kekuasaan mereka karena terang itu menyinari kegelapan.

Jika kita populis berusaha menyenangkan hati semua manusia kita akan menjadi orang yang takut akan kata manusia dan tidak taat kepada Tuhan, demi apa kata manusia kita melawan kehendak Tuhan, hiduplah dengan rasa takut akan Tuhan dan jangan ingin menyenangkan hati semua orang!.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicle 34, rabu; “impact of faithfull leaders, dampak dari pemimpin yang beriman”

2 Chronicles 34:31-33 (NKJV)  Then the king stood in his place and made a covenant before the Lord, to follow the Lord, and to keep His commandments and His testimonies and His statutes with all his heart and all his soul, to perform the words of the covenant that were written in this book.

And he made all who were present in Jerusalem and Benjamin take a stand. So the inhabitants of Jerusalem did according to the covenant of God, the God of their fathers.

Thus Josiah removed all the abominations from all the country that belonged to the children of Israel, and made all who were present in Israel diligently serve the Lord their God. All his days they did not depart from following the Lord God of their fathers.

ketika umat Israel dipimpin seorang raja yang beriman, maka umat menjadi umat yang juga beriman

Sebaliknya ketika umat dipimpin oleh pemimpin yang tidak beriman dan melawan Tuhan, umat juga menjadi umat yang melawan Tuhan

kepemipinan sangatalah penting!

ketika seorang pemimpin adalah seseorang yang beriman maka dampak yang baik akan terjadi, damai sejahtera dan kemakmuran juga datang

Para pembaca terkasih, marilah kita memilih dan berpihak pada pemimpin yang takut akan Tuhan, dan hidup benar, karena dampak mempunyai pemimpin yang beriman akan mengubahkan dunia di sekelilingnya, menjadi penuh berkat


Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, selasa; ” repent and forgiveness from God, pertobatan  dan pengampunan Tuhan.

2 Chronicles 33:9-14 (NKJV)  So Manasseh seduced Judah and the inhabitants of Jerusalem to do more evil than the nations whom the Lord had destroyed before the children of Israel.

And the Lord spoke to Manasseh and his people, but they would not listen.

Therefore the Lord brought upon them the captains of the army of the king of Assyria, who took Manasseh with hooks, bound him with bronze fetters, and carried him off to Babylon.

Now when he was in affliction, he implored the Lord his God, and humbled himself greatly before the God of his fathers,

and prayed to Him; and He received his entreaty, heard his supplication, and brought him back to Jerusalem into his kingdom. Then Manasseh knew that the Lord was God.

After this he built a wall outside the City of David on the west side of Gihon, in the valley, as far as the entrance of the Fish Gate; and it enclosed Ophel, and he raised it to a very great height. Then he put military captains in all the fortified cities of Judah.

Pemberontakan yang dilakukan raja Manaseh, adalah sangat keterlaluan, dikatakan sangat jahat bahkan dari raja – raja sebelumnya, semua hal hal yang menyakitkan hati Tuhan ia lakukan, hingga pengorban anak anak kedalam api untuk dipersembahkan kepada Iblis, ia lakukan! Sungguh jahat!.

Seharusnya Manaseh dikutuk dan dihukum sangat berat dan dicabut nyawanya serta dilempar kedalam api neraka!

Tapi Tuhan kita sungguh maha pengasih dan penyayang, ia Tuhan yang maha pengampun, ketika Manassh bertobat , merendahkan diri kepada Tuhan, dan berbalik kembali kepada jalan Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak ingin kita  binasa, seberapa beratnya pelanggaran dan dosa kita, asalkan kita mau bertobat, dan rendah hati kembali kepada Tuhan, pengampunan akan diberikan Tuhan, sungguh Tuhan kita luar biasa, maha pengasih, penyanyang dan maha pengampun, ada jaminan bagi setiap orang yang bertobat sungguh sungguh akan di ampuni.