Renungan Harian Alkitab, 16 September, Revelation 5, Kings and priest, Raja – raja dan para imam “

Revelation 5:9-10 (NKJV) And they sang a new song, saying: “You are worthy to take the scroll, And to open its seals; For You were slain, And have redeemed us to God by Your blood Out of every tribe and tongue and people and nation,
And have made us kings and priests to our God; And we shall reign on the earth.”

Wahyu 5:9-10 (TB) Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.”

Yesus Kristus telah menebus kita dari dosa dan kutuk, kita diangkat menjadi anggota kerajaan Allah, melalui penebusan darah Yesus, dan pencurahan Roh Kudus.

Di muka bumi , Tuhan juga mengangkat sebagian dari kita umatNyA menjadi para raja- raja ( pemimpin di Market place ) dan juga para imam ( pemimpin kerohanian yang membawa jiwa jiwa menjadi anggota kerajaan Allah).

Pembaca terkasih, melalui kitab wahyu ini, kita mengerti betapa pentingnya peran Yesus sebagai anak domba Allah korban tebusan, sungguh Yesuslah juruselamat dunia.

Renungan Harian Alkitab, 6 September, 1 John 3 ,” Children of God, anak Allah “

1 John 3:1 (NKJV) Behold what manner of love the Father has bestowed on us, that we should be called children of God! Therefore the world does not know us, because it did not know Him.

1 Yohanes 3:1 (TB) Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Sungguh luar biasa, barangsiapa menerima penebusan darah Yesus, dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, ia diangkat menjadi anak Allah !

Kita , murid – murid Tuhan Yesus adalah anak – anak Allah, melalui Tuhan Yesus kita menjadi keluarga besar kerajaan Allah.

Oleh karena itu kita dibentuk karakternya oleh Tuhan selama kita dibumi agar kita memiliki karakter rohani layaknya sebagai anak – anak Allah.

Para pembaca renungan terkasih, Mari kita menyadari dan
Memberikan diri dengan sukareĺa untuk di pertobatkan dan dibaharui karakter kita, agar sungguh berperilaku sebagai anak – anak Allah.

Renungan Harian Alkitab, 8 August, Hebrew 1, ” God’s face, wajah Tuhan “

Hebrews 1:3 (RKJNT) He is the brightness of his glory, and the exact representation of his nature, upholding all things by the word of his power. When he had purged our sins, he sat down at the right hand of the Majesty on high.

Ibrani 1:3 (TB) Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi.

Yesus adalah wajah Tuhan di muka bumi, kemuliaan Tuhan termanifestasi didalam Yesus, Ia gambar dan wujud Tuhan, Ia menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan.

Melalui ketuhanan Yesus, kita mengenal Allah, karena itu ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, kita menjadi anak- anak Allah.

Pembaca renungan terkasih, marilah kita membangun hubungan pribadi setiap hari dengan Tuhan Yesus, mulailah bangun lebih awal 15-20 menit dan berdoa setiap pagi, mengawali hari dengan doa kepada Yesus, lalu hiduplah sepanjang hari itu sebagai anak Allah dalam ketaatan pada kebenaran firman Tuhan dan kekudusan.

Renungan Harian Alkitab, 7 August, Philemon 1 ,” Grace for Onesimus, anugerah bagi Onesimus”

Philemon 1:16-17 (RKJNT) No longer as a slave, but more than a slave, as a beloved brother, especially to me, but how much more to you, both in the flesh, and in the Lord?
Therefore, if you count me as a partner, receive him as you would me.

Filemon 1:16-17 (TB) bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.
Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.

Philemon adalah murid Rohani dari Rasul Paulus, ia membantu memulai perintisan gereja di Kolose dan memberikan rumahnya untuk dipakai menjadi tempat ibadah gereja mula – mula di Kolose.

Seorang budak dari Philemon, yakni Onesimus terlibat konflik dan melarikan diri, ia berjumpa Paulus, dipertobatkan dan menjadi murid Kristus.

Sama seperti Tuhan Yesus yang memberi kesempatan kedua untuk kita bertobat dan menjadi ciptaan baru, Rasul Paulus memberikan hal ini kepada Onesimus, dan Rasul Paulus mengirimkan surat kepada Philemon untuk melakukan yang sama.

Para pembaca renungan terkasih jika anda mengalami pengalaman seperti Onesimus, maka Tuhan Yesus akan menerima anda dan memberikan kesempatan kedua.

Jika anda mempunyai saudara atau teman yang meningallkan anda, dan bersalah kepadamu, tetapi ia telah bertobat, dan menjadi ciptaan baru dalam Kristus, maka berilah kesempatan kedua baginya , tentu saja dengan catatan : orang tersebut sudah bertobat sungguh-sungguh dan Mau diprores menjadi ciptaan baru.

Renungan Harian Alkitab, 6 August, Titus 3, ” Because of God Mercy, karena kemurahan Tuhan “

Titus 3:5-6 (RKJNT) He saved us, not because of works of righteousness which we have done, but according to his mercy, by the washing of regeneration, and renewing by the Holy Spirit;
Whom he poured out upon us abundantly through Jesus Christ our Saviour;

Titus 3:5-6 (TB) pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,

Apakah umat manusia dapat menerima keselamatan karena kebaikan dan jasa- jasa manusia ? Jawabannya adalah tidak ? Jasa -jasa manusia tidak dapat mendatangkan keselamatan dan kehidupan kekal.

Para pembaca terkasih melalui Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan juruselamat kita menerima keselamatan,Yesus adalah kesempurnaan kemurahan dan cinta Tuhan.

Jika kita hidup banyak berbuat baik, melayani maka itu adalah buah dari hidup kita yang mengasihi Tuhan, karena mengasihi Tuhan adalah mengasihi sesama.

Renungan Harian Alkitab, 4 July, Ephesians 2 : ” Saved by Grace, diselamatkan karena Anugerah “

Ephesians 2:8-9 (RKJNT) For by grace you have been saved through faith; and that not of yourselves: it is the gift of God:
Not because of works, lest any man should boast.

Efesus 2:8-9 (TB) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Keselamatan dan kehidupan kekal yang kita terima didalam nama Yesus, adalah anugerah, Allah yang memampukan kita menerimanya ( kasih karunia). Sama sekali bukan karena perbuatan baik kita.

Karena Tuhan mengasihi kita, Ia memberikan anugerah keselamatan dan kehidupan kekal, jika kita mau menerima penebusan Yesus maka kita dengan cuma – cuma menerimanya.

Para pembaca renungan, ayat ini mengingatkan bahwa karena cinta Tuhan semata, Ia menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik, atau jasa kita, sebaik apapun manusia, sebesar apapun jasa jasa manusia, tidak bisa membeli keselamatan dan hidup kekal.

Renungan Harian Alkitab,24 june, 2 Corinthians 11″ beware of false teaching, waspada pengajaran sesat “

2 Corinthians 11:3-4 (NKJV) But I fear, lest somehow, as the serpent deceived Eve by his craftiness, so your minds may be corrupted from the simplicity that is in Christ.
For if he who comes preaches another Jesus whom we have not preached, or if you receive a different spirit which you have not received, or a different gospel which you have not accepted–you may well put up with it!

2 Korintus 11:3-4 (TB) Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Rasul Paulus menjelaskan kepada jemaat, untuk waspada terhadap pengajar, atau hamba Tuhan gadungan. Mereka bukanlah utusan Tuhan dan memberitakan Yesus yang berbeda.

Yesus yang asli adalah Yesus yang hidup, dan memberikan Roh kudus, sehingga hamba – hamba Tuhan yang diutus disertai kuasa Tuhan Yesus yang nyata dan karunia Roh Kudus.

Rasul Paulus juga memberitahukan cara mengenali hamba Tuhan Palsu, yakni dengan melihat buah kehidupannya, bagaaimana cara hidup mereka.

Pembaca renungan terkasih, Yesus yang sejati adalah yang sesuai dengan alkitab : Tuhan yang hidup, yang menyembuhkan, yang penuh kuasa.