Renungan harian alkitab, Nehemiah 1, selasa:’prophet intercesor- syafaat nabi’

Nehemiah 1:5-7 (NKJV)  And I said: “I pray, Lord God of heaven, O great and awesome God, You who keep Your covenant and mercy with those who love You and observe Your commandments,

please let Your ear be attentive and Your eyes open, that You may hear the prayer of Your servant which I pray before You now, day and night, for the children of Israel Your servants, and confess the sins of the children of Israel which we have sinned against You. Both my father’s house and I have sinned.

We have acted very corruptly against You, and have not kept the commandments, the statutes, nor the ordinances which You commanded Your servant Moses.

Nabi nehemiah,  menaikan doa syafaat meminta anugerah dan kemurahan Tuhan turun atas bangsa Israel, Dan Tuhan sangat berkenan dan memakai nabi Nehemiah untuk membawa pemulihan kepada umat Israel.

Para pembaca terkasih doa syafaat sangatlah penting, belas kasihan, anugerah dan kuasa turun melalui doa syafaat. Doa syafaat nabi Nehemiah membuat ia dipakai menjadi pembawa kegerakan pemulihan bagi negri.

Renungan harian alkitab, Ezra 9, minggu; ‘marriage with unbelief, menikah dengan yang tidak seiman’ 

Ezra 9:1-3 (NKJV)  When these things were done, the leaders came to me, saying, “The people of Israel and the priests and the Levites have not separated themselves from the peoples of the lands, with respect to the abominations of the Canaanites, the Hittites, the Perizzites, the Jebusites, the Ammonites, the Moabites, the Egyptians, and the Amorites.

For they have taken some of their daughters as wives for themselves and their sons, so that the holy seed is mixed with the peoples of those lands. Indeed, the hand of the leaders and rulers has been foremost in this trespass.”

So when I heard this thing, I tore my garment and my robe, and plucked out some of the hair of my head and beard, and sat down astonished.

Apakah ada yang salah menikah dengan orang tidak beriman dan tidak seiman?

Ezra meratapi hal ini, umat Israel telah menikahi orang -orang yang tidak seiman, pernikahan adalah penyatuan tubuh, jiwa dan roh!. Ketika menikah dengan penyembah dewa atau Tuhan lainnya maka akan terjadi kompromi dan ujungnya adalah jatuh pada penyembahan berhala.

Para pembaca terkasih jika ada dua Tuhan dalam satu rumah tangga, maka sesungguhnya Tuhan Yesus sudah disingkirkan oleh rumah tangga itu , karena Tuhan itu kudus! Dan tidak dapat diduakan?

Arti kata Tuhan dalam bahasa yunani yang tertulis di alkitab artinya penguasa tunggal dalam hidup kita, satu satunya Tuhan.

Jadi jika ada Tuhan atau dewa lain dalam rumah tangga maka Yesus sudah tidak dijadikan Tuhan, hanya sebagai sosok supranatural bukan Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 6,kamis ‘ they built and finish it -‘mereka membangun dan menyelesaikannya’

Ezra 6:14 (NKJV)  So the elders of the Jews built, and they prospered through the prophesying of Haggai the prophet and Zechariah the son of Iddo. And they built and finished it, according to the commandment of the God of Israel, and according to the command of Cyrus, Darius, and Artaxerxes king of Persia.

Banyak orang dengan kerja keras berhasil membangun sesuatu, hal ini cukup baik, karena perlu diakui banyak orang bahkan tidak pernah membangun apapun dalam hidup mereka:, apakah itu membangun keluarga, membangun karir yg cemerlang, membangun usaha , atau membangun kerajaan Allah dengan memuridkan.

Tetapi yang lebih penting apakah kita mampu menyelesikan apa yang kita bangun dengan baik dan Tuntas.

Para pembaca  terkasih para pemimpin umat Israel jaman Ezra sukses melakukannya karena mereka mau dipimpin oleh imam dan nabi, mereka berjalan dengan kerendahan hati dibawah pimpinan hamba Tuhan, sehingga mereka tidak salah melangkah dan sukses.

Mengikuti pimpinan Tuhan dengan setia adalah jaminan kita yang sedang membangun dalam kehidupan mampu menyelesaikannya.

Renungan harian alkitab, Ezra 2, minggu; ” Jeremiah, Ezra amd God mercy- yeremia, Ezra dan belas kasihan Tuhan

Ezra 2:1 (NKJV) Now these are the people of the province who came back from the captivity, of those who had been carried away, whom Nebuchadnezzar the king of Babylon had carried away to Babylon, and who returned to Jerusalem and Judah, everyone to his own city.

Dengan doa syafaat nabi Jeremiah, dan juga belas kasihan Tuhan, maka Tuhan mengirimkan firman melalui Jeremiah, bahwa bait Tuhan akan dibangun kembali, dan belas kasihan Tuhan akan membawa dan membebaskan umat Israel dari perbudakan kerajaan Nebudkanezar.

Dengan hati yang murni dan taat , Ezra dipilih Tuhan untuk membawa perubahan, dan memimpin pembangunan kembali bait Tuhan, dan juga menggenapi nubuatan Jeremiah, pembebasan tawanan , budak umat Israel kembali ke tanah mereka.

Para pembaca terkasih, melalui pelayanan Jeremiah dan Ezra , belas kasihan dan pengampunan Tuhan dicurahkan, Tuhan akan selalu memakai orang; hamba hamba Tuhan untuk membawa kasih , pengampunan dan pertolongan Tuhan.

Jika nabi Jeremiah mengalami masa kesedihan melihat umat Israel ditawan dan menjadi budak dibuang , maka Ezra menggenapi nubuatan penyelematan dari Tuhan ; bait Tuhan dibangun kembali dan umat kembali dari pembuangan.

Rencana Tuhan selalu mendatangkan kebaikan, dan pemberontakan kepada Tuhan akan membawa pada kebinasaan, dan ingatlah Tuhan akan selalu mengirim hamba – hamba Tuhan untuk mendampingi dan memberikan kekuatan dan membawa berkat Tuhan dalam segala situasi yang terjadi.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 35; kamis,” Not hearing the word of God, tidak mendengarkan kata Tuhan’.

2 Chronicles 35:21-23 (NKJV)  But he sent messengers to him, saying, “What have I to do with you, king of Judah? I have not come against you this day, but against the house with which I have war; for God commanded me to make haste. Refrain from meddling with God, who is with me, lest He destroy you.”

Nevertheless Josiah would not turn his face from him, but disguised himself so that he might fight with him, and did not heed the words of Necho from the mouth of God. So he came to fight in the Valley of Megiddo.

And the archers shot King Josiah; and the king said to his servants, “Take me away, for I am severely wounded.”

Necho menyampaikan pesan Tuhan, Tapi Yosia tidak mendengarkannya, dengan jelas Tuhan berpesan untuk ikut campur dalam perang di negri orang lain.

Para pembaca terkasih, Raja Yosia pun wafat, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, tetaplah rendah hati dengarkan pesan Tuhan,  jangan merasa hebat dan memutuskan perkara tanpa meminta bimbingan Tuhan.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, selasa; ” repent and forgiveness from God, pertobatan  dan pengampunan Tuhan.

2 Chronicles 33:9-14 (NKJV)  So Manasseh seduced Judah and the inhabitants of Jerusalem to do more evil than the nations whom the Lord had destroyed before the children of Israel.

And the Lord spoke to Manasseh and his people, but they would not listen.

Therefore the Lord brought upon them the captains of the army of the king of Assyria, who took Manasseh with hooks, bound him with bronze fetters, and carried him off to Babylon.

Now when he was in affliction, he implored the Lord his God, and humbled himself greatly before the God of his fathers,

and prayed to Him; and He received his entreaty, heard his supplication, and brought him back to Jerusalem into his kingdom. Then Manasseh knew that the Lord was God.

After this he built a wall outside the City of David on the west side of Gihon, in the valley, as far as the entrance of the Fish Gate; and it enclosed Ophel, and he raised it to a very great height. Then he put military captains in all the fortified cities of Judah.

Pemberontakan yang dilakukan raja Manaseh, adalah sangat keterlaluan, dikatakan sangat jahat bahkan dari raja – raja sebelumnya, semua hal hal yang menyakitkan hati Tuhan ia lakukan, hingga pengorban anak anak kedalam api untuk dipersembahkan kepada Iblis, ia lakukan! Sungguh jahat!.

Seharusnya Manaseh dikutuk dan dihukum sangat berat dan dicabut nyawanya serta dilempar kedalam api neraka!

Tapi Tuhan kita sungguh maha pengasih dan penyayang, ia Tuhan yang maha pengampun, ketika Manassh bertobat , merendahkan diri kepada Tuhan, dan berbalik kembali kepada jalan Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak ingin kita  binasa, seberapa beratnya pelanggaran dan dosa kita, asalkan kita mau bertobat, dan rendah hati kembali kepada Tuhan, pengampunan akan diberikan Tuhan, sungguh Tuhan kita luar biasa, maha pengasih, penyanyang dan maha pengampun, ada jaminan bagi setiap orang yang bertobat sungguh sungguh akan di ampuni.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, senin;”repent from pride- bertobat dari sombong”.

2 Chronicles 32:25-29 (NKJV)  But Hezekiah did not repay according to the favor shown him, for his heart was lifted up; therefore wrath was looming over him and over Judah and Jerusalem.

Then Hezekiah humbled himself for the pride of his heart, he and the inhabitants of Jerusalem, so that the wrath of the Lord did not come upon them in the days of Hezekiah.

Hezekiah had very great riches and honor. And he made himself treasuries for silver, for gold, for precious stones, for spices, for shields, and for all kinds of desirable items;

storehouses for the harvest of grain, wine, and oil; and stalls for all kinds of livestock, and folds for flocks.

Moreover he provided cities for himself, and possessions of flocks and herds in abundance; for God had given him very much property.

Hezekiah menjadi sombong karena kesuksesannya, dan murka Tuhan turun atasnya, tetapi dengan segera Hezekiah bertobat dan merendahkan diri dan Tuhan maha pengampun mengampuninya

Setelah pertobatannya, karakter Hezekiah berubah menjadi lebih hati, dan Tuhan memberkati Hezekiah dengan  kemakmuran luar biasa, dan juga kemahsyuran

Para pembaca terkasih ingatlah kesombongan dan pride adalah sifat yang akan menghancurkan manusia, tetaplah rendah hati, tinggikan Tuhan jadikan ia sebagai Tuhan yang layak disembah, ingatlah bagi Tuhan karakter umat Tuhan jauh lebih penting di atas semua berkat kekayaan, kejayaan dan hal lainnya.

jika anda seorang pemimpin, maka kerendahan hati anda di hadapan Tuhan, menentukan seberapa tinggi akan mengangkat Hidup anda.

Renungan harian alkitab 2 Chronicles 31, Minggu; ” the king honouring the service to  God, Raja menghormati ibadah kepada Tuhan”

2 Chronicles 31:19-21 (NKJV)  Also for the sons of Aaron the priests, who were in the fields of the common-lands of their cities, in every single city, there were men who were designated by name to distribute portions to all the males among the priests and to all who were listed by genealogies among the Levites.

Thus Hezekiah did throughout all Judah, and he did what was good and right and true before the Lord his God.

And in every work that he began in the service of the house of God, in the law and in the commandment, to seek his God, he did it with all his heart. So he prospered.

Raja Hezekiah sungguh taat pada ketetapan Tuhan; ia mulai mngatur agar imam-imam berfungsi kembali , ibadah raya berjalan kembali, dan ia memastikan perpuluhan dan persembahan dijalankan kembali.

Umat kerajaan Israel kembali ke jalan yang benar, mereka beribadah, menyembah Tuhan, dan membawa perpuluhan mereka dan persembahan, dan tingkap langit terbuka; damai sejahtera, keamanan, dan kemakmuran turun atas negri.

Raja Hezekiah dengan segenap hati, sepenunya taat dan mengasihi Tuhan dengan sungguh- sungguh, ia menjalakan dan melakukan semua perintan dan hukum Tuhan, sehingaa ia menjadi makmur dan berhasil kepemimpinannya.

Para pembaca terkasih, kebenaran nilai kerajaan Tuhan itu sebenarnya tidak rumit dan sederhana; jikalau kita  mengasihi Tuhan maka kita akan melakukan semua perintah Tuhan, dan perintah Tuhan adalah menyenangkan jika dilakukan dengan segenap hati . buahnya maka kemakmuran akan turun keatas hidup umat yang mengasihinya dengan sungguh sungguh. 

Sama dengan Raka Hezekiah ia mencintai Tuhan karena itu ia mencintai rumah Tuhan, menghormati para  imam dan dengan senang hati  menyelenggarakan ibadah raya, maka ia menjadi makmur dan sukses.

Renungan harian alkitab 2 Chronicles 29, jumat ” bring back the worship  and offering To God  mengembalikan penyembahan dan persembahan kepada Tuhan”

2 Chronicles 29:1-4 (NKJV)  Hezekiah became king when he was twenty-five years old, and he reigned twenty-nine years in Jerusalem. His mother’s name was Abijah the daughter of Zechariah.

And he did what was right in the sight of the Lord, according to all that his father David had done.

In the first year of his reign, in the first month, he opened the doors of the house of the Lord and repaired them.

Then he brought in the priests and the Levites, and gathered them in the East Square,
Raja Hezekiah, takut akan Tuhan, dan mengikuti jejak kakek leluhur mereka David yang hidup benar dimata Tuhan, Ia segera mengembalikan ibadah penyembahan  dan ibadah persembahan kepada Tuhan.

Hal ini berkenan dimata Tuhan , umat Israel di bawah raja Hezekiah kembali lagi berbakti dalam ibadah persembahan dan penyembahan.

Para pembaca terkasih, jikalau hidupmu mengabaikan ibadah persembahan dan penyembahan, bertobatlah  kembalilah berbakti kepada Tuhan melalui persembahanmu dan penyembahanmu, segera lakukan , pergilah beribadah ke rumah Tuhan dan  segeralah berbakti.

Sering kali meskipun orang-orang Kristen ke gereja mereka tidak membawa persembahan dan penyembahan, hanya datang ibadah karena rutinitas, tradisi dan terpaksa.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicles 28, kamis ;” provoke God, memprovokasi Tuhan”

2 Chronicles 28:4-5 (NKJV)  And he sacrificed and burned incense on the high places, on the hills, and under every green tree.

Therefore the Lord his God delivered him into the hand of the king of Syria. They defeated him, and carried away a great multitude of them as captives, and brought them to Damascus. Then he was also delivered into the hand of the king of Israel, who defeated him with a great slaughter.

Raja Ahaz dengan sengaja memberontak pada Tuhan, bahkan memprovokasi Tuhan dengan tingkah lakunya menyembah berhala, sungguh keterlaluan!

dengan segera Tuhan menarik kuasa dan perlindungannya dari kerajaan Israel dan mereka menjadi tawanan dan budak kerajaan musuh

para pembaca terkasih, manusia yang hidup dalam kedagingan dan tidak rendah hati akan mudah berpaling dari jalan Tuhan, hasilnya menjadi budak dan tertawan. karena itu rendah hatilah dan jangan memprovokasi Tuhan.