Renungan harian alkitab . Psalm 3, sabtu, ” The Lord is my shield, Tuhanlah perisaiku”

Psalms 3:3 (NKJV) But You, O Lord, are a shield for me, My glory and the One who lifts up my head.

Mazmur 3:3 (TB) (3-4) Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

Psalm pasal 3 ditulis David pada saat ia sedangdikejar kejar raja Saul, David mencari Tuhan setiap pagi ia bermazmur dan berdoa, dan ia bertumbuh imannya , dan ini sungguh berkenan dimata Tuhan.

Para pembaca yang terkasih setiap pagi hari David berdoa dan menyembah Tuhan hati dan pikiran David tertuju pada Tuhan sehingga hati dan pikiran Tuhan ada dalam diri David, ia menemukan perlindungan, rasa aman, dan damai sejahtera yang melampui segala hal.

Pada saat itu Tuhan tidak mencabut nyawa Saul yang memusuhi David, karena untuk segala sesuatu ada masa dan waktunya sendiri, Tuhan mengajarkan David akan iman dan bagaiman dengan iman untuk berjalan dalam kuasa Tuhan dan kemenangan dan hasilnya David bertumbuh dalam iman secara luar biasa.

Advertisements

Renungan harian alkitab, Psalm 2, Jumat, ” fear of God, Hormat kepada Tuhan”

Psalms 2:11-12 (NKJV) Serve the Lord with fear, And rejoice with trembling.
Kiss the Son, lest He be angry, And you perish in the way, When His wrath is kindled but a little. Blessed are all those who put their trust in Him.

Mazmur 2:11-12 (TB) Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,
supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!

Sikap hormat dan menghargai Tuhan sebagai pribadi yang maha kuasa dan tegas adalah sebuah sikap yang benar dihadapan Tuhan.

Diahkir jaman ini banyak orang beragama Kristen berbuat doa dan hal -hal yang merugikan alam dan masyarakat sekitar dan mereka melakukan seakan akan Tuhan tidak melihat, mereka korupsi menipu, berkata kata sumpah serapah tetapi di hari minggu melayani digereja , dan tanpa rasa takut akan Tuhan.

Para pembaca terkasih , kitab psalm pasal 1 mengingatkan kita akan amarah Tuhan ketika orang orang datang beribadah dengan kepalsuan, seakan akan menyembah Tuhan, tapi kelakuan mereka dalam keseharian melecehkan Tuhan.

Renungan harian Alkitab, Psalm 1, kamis, ” different path, jalan yang berbeda”

Psalms 1:1-2 (NKJV) Blessed is the man Who walks not in the counsel of the ungodly, Nor stands in the path of sinners, Nor sits in the seat of the scornful;
But his delight is in the law of the Lord, And in His law he meditates day and night.

Mazmur 1:1-2 (TB) Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Psalm pasal pertama dengan jelas memberikan pewahyuan kepada kita, bahwa ada jalan yang berbeda dan cara cara yang berbeda antara jalan orang fasik dan jalan orang beriman.

Di akhir jaman ini, jika orang orang kristen tidak mengerti pewahyuan ini, maka mereka akan membawa jalan orang fasik masuk ke gereja Tuhan, dengan dalih pelayanan kontekstual!

Orang orang Kristen berguru kepada motivator dunia yang mengajarkan berhutang, positif thingking yang berpusat pada kekuatan sendiri, kuasa perkataan yang bersumber pada keyakinan diri.

Bahkan para pebussines kristen belajar dari dunia untuk tidak jujur dalam usaha, keuangan, perpajakan, hingga memobilisasi umat untuk cepat kaya dengan multi level marketing skema ponzi, semua cara cara dunia ini dibawa masuk ke gereja Tuhan. Lebih memprihatinkan lagi para pengajar dunia itu diminta naik ke atas mimbar gereja menjadi role model! Dan mengajar digereja!

Para pembaca terkasih, sumber kuasa keberhasilan orang beriman adalah rhema firmam Tuhan, ketika seseorang merenungkan firman Tuhan siang dan malam, rhema firman Tuhan akan turun ke atasnnya dan ia akan berjalan dalam kuasa Tuhan.

Ciri ciri orang beriman adalah ia tidak akan meminta nasehat dari orang oran duniawi, karena ia tau kebenaran berasal dari firman Tuhan saja.

Renungan harian alkitab, Job 42 rabu, “The answer why Job is suffer, jawaban mengapa Ayub menderita”

Job 42:5-6 (NKJV)  “I have heard of You by the hearing of the ear, But now my eye sees You.

Therefore I abhor myself, And repent in dust and ashes.”

Ayub 42:5-6 (TB)  Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 
Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.” 

Inilah kesimpulan dan inti kitab Job, di akhir kitab di bukakan esensi mengapa Job menderita, mengapa semua ini terjadi’

Job mengaku ternyata ia yang selama ini sok menggurui masyarakat tentang hal hal ketuhanan, merasa rohani dan penuh hikmat  ternyata belum mengenal Tuhan secara pribadi, ia hanya orang agamawi yang tidak mengenal Tuhan tapi menggurui banyak orang.

Job memang taat aturan agama dan tidak berbuat kejahatan, ia memang saleh, tapi  tidak pernah mengenal Tuhan secara pribadi.

Para pembaca terkasih , Job adalah gambaran orang orang kristen agamawi , orang orang yang rajin melakukan ritual agama, tampil memimpin, merasa tau banyak tentang Tuhan, bahkan menggurui banyak orang, tapi sesunguhnya ia belum pernah mengalami kuasa Tuhan yang nyata dan tidak punya hubungan pribadi dengan Tuhan, orang -orang yang ahli tentang teori tentang kuasa Tuhan tapi tidak pernah mengalaminya.

Melalui peristiwa bencana, Job bertobat dari kesombongan rohani dan mulai mengenal Tuhan, untuk pertama kalinya ia mendengar suara Tuhan dan mengalami kuasa Tuhan.

Kekristenan tanpa pengalaman akan kuasa Tuhan yang nyata hanyalah ritual agama kosong yang menyebabkan orang merasa mengenal Tuhan tetapi hanyalah pengetahuan teori tentang Tuhan.

Renungan harian alkitab, Job 21, rabu;”envy to wicked man, iri hati kepada orang fasik”

Job 21:7-8 (NKJV)  Why do the wicked live and become old, Yes, become mighty in power?

Their descendants are established with them in their sight, And their offspring before their eyes.

Job ternyata menyimpan ini di dalam hatinya:ia iri terhadap orang fasik!, memang apa yang ada di dalam hati manusia tidak terduga.

Selama ini Job yang sangat religious memikirkan dan membandingkan kehidupannya dengan orang fasik, dan ia iri hati, merasa orang fasik lebih beruntung.

Para pembaca terkasih, daripada sibuk membandingkan dengan orang fasik, fokuslah bertumbuh dalam iman, orang orang yang iri hati  pada orang fasik adalah orang yang tidak beriman! 

Orang beriman akan mengetahui bahwa ujung hidup orang fasik adalah kebinasaan, dan iri hati adalah suatu cacad karakter dalam kerohanian.

Renungan harian alkitab, Job 19, senin; “Job still believe, Ayub masih percaya”

Job 19:23-25 (NKJV)  “Oh, that my words were written! Oh, that they were inscribed in a book!

That they were engraved on a rock With an iron pen and lead, forever!

For I know that my Redeemer lives, And He shall stand at last on the earth;

Ternyata Job masih mempunyai iman, ia mempercayai Tuhan adalah penebus dan pembebas. Job masih percaya .

Para pembaca terkasih, ketika pergumulan datang dalam kehidupan maka peganglah firman Tuhan, ucapkanlah firman Tuhan. Bangkitkanlah iman dengan memperkatakan firman Tuhan,

Renungan harian alkitab, Job 17, sabtu; “Job lost hope, Ayub kehilangan harapan”

Job 17:15-16 (NKJV)  Where then is my hope? As for my hope, who can see it?Will they go down to the gates of Sheol? Shall we have rest together in the dust?”

Kita bisa mengetahui seseorang kehilangan pengharapan dari perkataan yang keluar dari mulut orang itu.

Job sudah mencapai titik hilang pengharapan, perkataanya sangat negatif dan tidak mengandung kekuatan positif lagi.

Para pembaca terkasih Yesuslah sumber pengharapan yang utama, di dalam Yesus kita mempunyai pengharapan, yakni suatu rencana Tuhan akan hidup kita yang berkemenangan , masa depan yang indah penuh pengharapan, karena itu fokuslah pada Tuhan sumber pengharapan kita.

Renungan harian alkitab, Job 12 , senin ;” Job still honour God, Ayub masih menghormati Tuhan”

Job 12:13-14 (NKJV)  “With Him are wisdom and strength, He has counsel and understanding. If He breaks a thing down, it cannot be rebuilt; If He imprisons a man, there can be no release.

Dalam perdebatan Job dan sahabatnya Job masih mengakui kebesaran dan menghormati Tuhan. Dalam penderitaan dan depresi yang tengah ia alami , Ia masih memegang prinsip tentang ketuhanan, bahwa  ditangan Tuhan adalah hikmat dan kuasa.

Ini adalah sisi positif dan kebaikan dalam diri Job, ia masih menghormati Tuhan dan mempercayai Tuhan maha kuasa.

Para pembaca terkasih ingatlah selalu prinsip tentang ketuhanan: Dia maha kuasa, hikmat , pengertian dan kesempurnaan  nasehat  datang hanya dari Tuhan.

Renungan harian alkitab, Job 10, sabtu ” indicators of depression, indikator depresi”

Job 10:1 (NKJV) “My soul loathes my life; I will give free course to my complaint, I will speak in the bitterness of my soul.

Bagaimana kita tau apakah kita atau seseorang mengalami depresi? Mudah , dengan mendengarkan perkataannya maka kita tau ia mengalami depresi, perkataan manusia adalah cerminan isi hati dan keadaan jiwa manusia.

Perkaataan; menyesal hidup, malas hidup, tidak ada semangat, berharap mati saja, menyesal dilahirkan, dan perkataam sejenis yang menggambarkan tidak ada gairah lagi untuk hidup adalah cerminan dari orang depresi.

Para pembaca terkasih, anda dapat mengetahui keadaan jiwa anda dengan mendengarkan suara kata- kata yang keluar dari mulut kita sendiri, ketika dengan rendah hati kita mau evaluasi keadaah jiwa kita dengan mendengarkan kata kata yang meluncur dari mulut kitam maka kita dapat dengan segera memulihkan diri jika muncul kata kata negatif.

Apa saja yang membuat jiwa kita negatif;

1. kecewa, kepahitan.

2. Kesombongan.

3. Tidak ada pertumbuhan iman, karena tidak mendisiplikan diri melakukan meditasi firman, dan mendengarkan pengajaran kotbah iman.

4.Dosa.

5. Bersahabat dengan orang orang kepaitan dan tidak beriman akab membuat kita ikut pengaruh negatif.

6. Tidak berdisiplin setiap hari doa pribadi kepada Tuhan, sehingga kehilangan urapan Tuhan dan menimbun beban pergumulan berlarut larut.

Lebih baik kita menjaga kesehatan jiwa kita dengan menjaga kondisi kerohanian kita tetap bugar secara rohani daripada jatuh pada depresi,

Jagalah kebugaran rohani andadengan bertekun doa pagi, meditasi firman, mendengarkan kotbah iman yang penu kuasa di ibadah raya gereja mingguan, dan menaikan pujian penyembahan setiap harinya.

Renungan harian alkitab , Job 5 senin; ” Testimony Elifas to Job, kesaksian Elifas kepada Ayub”

Job 5:27 (NKJV) Behold, this we have searched out; It is true. Hear it, and know for yourself.”

Ketika Job sedang terpuruk, Tuhan memberikan penghiburan dengan mengirim sahabat -sahabat Job untuk menghibur dan menguatkannya.

Elifas membagikan kesaksiannya, bahwa Tuhan adalah adil, baik, mulia dan maha kuasa, Tuhanlah sumber pertolongan, dan setiap orang yang ada dalam kesesakan jika berseru kepada Tuhan , maka Tuhan akan menjawab dan menolong.

Elifas juga menguatkan hati Job, dengan kesaksian ketika ia mengalami pergumulah hebat ia mencari Tuhan dan mendapatkan pertolongan Tuhan ;Job 5:8-10 (NKJV) “But as for me, I would seek God, And to God I would commit my cause-–Who does great things, and unsearchable, Marvelous things without number.
He gives rain on the earth, And sends waters on the fields.

Kesaksian adalah sumber kekuatan yang menguatkan iman kita, jauh lebih baik dari sekedar nasehat dan air mata, Elifas tidak sibuk menangis atau ikut kecewa dengan Tuhan , tapi ia membagikan kesaksian tentang Tuhan yang ia kenal dan menguatkan hati Job.

Pembaca terkasih kesaksian akan Tuhan dari pengalaman pribadi kita, apa yang kita alami tentang Tuhan adalah penuh Kuasa, karena. itu kesaksian mengalahkan perbuatan kerajaan kegelapan,kesaksian membawa kabar kenyataan terang dalam hidup manusia.

karena itu janganlah lupa bersaksi akan pengalaman kuasa Tuhan , mukjizatnya yang kita alami , kita semua dipanggil menjadi saksi Kristus dan membawa kuasa Tuhan melalui kesaksian kita.