Renungan Harian Alkitab, 3 Oktober, Revelation 22 (Wahyu 22), ” New Heaven and new earth, Langit baru dan bumi baru ‘

Revelation 22:3-6 (RKJNT) And there shall no longer be any curse: but the throne of God and of the Lamb shall be in it; and his servants shall serve him:
And they shall see his face; and his name shall be upon their foreheads.
And there shall be no night there; and they shall need no lamp, nor light from the sun; for the Lord God shall give them light: and they shall reign for ever and ever.
And he said to me, These words are faithful and true: and the Lord, the God of the spirits of the prophets, has sent his angel to show to his servants the things which must shortly come to pass.

Wahyu 22:3-5 (TB) Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.
Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Inilah kabar sukacita, setelah masa 1000 tahun , dan berlanjut penghakiman akhir, bumi dan angkasa sudah hancur, Tuhan menciptakan langit baru dan bumi baru kepada kita, dan disana tidak ada sakit penyakit, tidak ada kejahatan, tidak ada penderitaan, orang laknat- pendosa-pemberontak tidak akan ada lagi.

Suatu komunitas orang kudus yang sempurna, bumi baru dan langit baru yang sempurna, tidak diperlukanmatahari, tidak ada malam hari juga, karena Tuhan ditengah umatnya menjadi cahaya bagi langit baru dan bumi baru.

Pembaca renungan terkasih, inilah tujuan berikutnya bagi kita anak- anak Allah ; langit baru dan bumi baru, sungguh meggembirakan, karena itu teruslah hidup kudus, terus menjadikan Yesus Tuhan atas hidup kita, janganlah murtad, hiduplah dalam kebenaran dan kekudusan, bumi baru dan langit baru menanti kita.

Renungan Harian Alkitab, 2 Oktober , Revelation 21 (Wahyu 21), ” who are going to be burn in lake of fire ? siapa yang akan dibakar di lautan api ?

Revelation 21:7-8 (RKJNT) He who overcomes shall inherit all these things; and I will be his God, and he shall be my son.
But the cowardly, and unbelieving, and the vile, and murderers, and the sexually immoral, and sorcerers, and idolaters, and all liars, shall have their part in the lake which burns with fire and sulphur: which is the second death.

Wahyu 21:7-8 (TB) Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

Siapakah orang – orang yang akan mengalami penyiksaan di bakar pada lautan api ?

Inilah ciri – ciri mereka yang akan dilempar ke api kebinasaan ; 1.orang-orang penakut, 2.orang-orang yang tidak percaya.
3.orang-orang keji.
4.orang-orang pembunuh. 5.orang-orang sundal, 6.tukang-tukang sihir, 7.penyembah-penyembah berhala. 8.semua pendusta.

Banyak orang berpikir mereka pasti selamat karena mereka sudah menjadi anggota gereja tertentu , mereka telah mengucapkan doa lahir baru, tapi kelakuan mereka tidak menunjukkan sebagai orang yang sudah lahir baru!, penting diketahui jika mereka masih melakukan 8 hal diatas maka mereka akan tidak selamat.

Pertobatan sejati, hidup dalam Roh sebagai ciptaan baru dalam kekudusan , adalah bukti seseorang sudah menjadikan Yesus Tuhan dan juruselamat, dan mereka pun tertanam di gereja lokal.

Tetapi jika seseorang tidak melakukan pertobatan sejati, meskipun mereka menjadi anggota gereja, mereka tidak akan selamat, karena mereka tidak pernah menjadikan Yesus Tuhan dalam hidup mereka, hidup dalam kemunafikan agama.

Renungan Harian Alkitab, 1 Oktober , Revelation 20 (wahyu 20), ” last judgement, penghakiman terahkir”

Revelation 20:7-10 (RKJNT) And when the thousand years have expired, Satan shall be released from his prison,
And shall go out to deceive the nations which are in the four quarters of the earth, Gog and Magog, to gather them together for battle: the number of them is like the sand of the sea.
And they marched across the breadth of the earth, and surrounded the camp of the saints, and the beloved city: and fire came down from God out of heaven, and devoured them.
And the devil, who deceived them, was cast into the lake of fire and sulphur, where the beast and the false prophet were, and they shall be tormented day and night forever and ever.

Wahyu 20:7-10 (TB) Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,
dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.
Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,
dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Dalam kitab wahyu pasal 19 dijelaskan para pengikut iblis ( penyembah berhala, anti Kristus dan nabi-nabi agama palsu ) ditangkap dan dilempar ke lautan api, tetapi iblis masih belum dimusnahkan.

dalam pasal 20 hal berikutnya yang terjadi adalah iblis ditangkap dan ditawan 1000 tahun lamanya, setelah itu iblis dilepaskan, dan akan mengumpulkan kembali manusia yang menolak Tuhan dan menjadi penyembah berhala.

Untuk terahkir kalinya iblis dan para pengikutnya melawan Tuhan , dan mereka kali ini dimusnahkan total !

Masa kerajaan 1000 tahun ( saat iblis ditawan ) berahkir dengan kehendak bebas manusia apakah mau menyembah iblis atau tetap mengikut Tuhan, dan pada ahkirnya mereka (iblis dan pengikutnya) akan di lempar ke lautan api kebinsaaan.

Renungan Harian Alkitab, 30 September, Revelation 19 ( wahyu 19), ” The Lake of Fire , lautan api “

Revelation 19:19-20 (RKJNT) And I saw the beast, and the kings of the earth, and their armies, gathered together to make war against him who sat upon the horse, and against his army.
And the beast was seized, and with him the false prophet who performed miraculous signs in his presence, with which he deceived those who had received the mark of the beast, and those who worshipped his image. They were both cast alive into the lake of fire that burns with sulphur.

Wahyu 19:19-20 (TB) Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Tibalah hari penuntasan kerajaan iblis, Tuhan Yesus sendiri turun menumpas kerajaan iblis dan manusia para pengikutnya !

Tuhan akan melemparkan mereka semua dalam lautan api penyiksaan kekal (kecuali iblis ditawan ) , semua pengikut kerajaan babel di lemparkan ke api abadi ini.

Para pembaca terkasih, di tempat lain , anak -anak Tuhan pada saat hari penumpasan ini , justru sedang berpesta kemenangan dalam perjamuan anak domba, inilah waktu perayaan mempelai Kristus yakni gereja Tuhan merayakan jamuan di surga, sorak- sorai kemenangan iman, berikut kutipannya;

Wahyu 19:7-9 (TB) Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

Renungan Harian Alkitab, 29 September, Revelation 18 (Wahyu 18),” one hour great doomsday, 1 jam kiamat besar “

Revelation 18:19-20 (RKJNT) And they cast dust upon their heads, and cried, weeping and mourning, saying, Alas, alas, the great city, by which all who had ships on the sea were made rich by her wealth! for in one hour she has been laid waste.
Rejoice over her, O heaven, and you saints and apostles and prophets; for God has judged her for what she did to you.

Wahyu 18:19-20 (TB) Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya: “Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa.
Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu.”

inilah yang akan terjadi, hanya dalam 1 jam saja hancur, para penguasa dan kota -kota besar pengikut kerajaan setan ( kota – kota besar dimana orang -orang yang didahinya ada tanda 666 ekslusif tinggal ). Semua kekayaan kemakmuran, dataran , hingga semua yang dilaut dihancurkan oleh malaikat Tuhan seketika.

Api dan ledakan didarat serta gelombang penghancuran dari laut dengan dahsyat akan menghancurkan sistem babel dan kota -kota besarnya dalam waktu 1jam.

Sedangkan anak – anak Allah yang setia , menolak tanda 666 didahi, dan memilih hidup kudus dalam kebenaran firman Tuhan , diluputkan dan sudah diangkat kesurga, sedang bersiap untuk perjamuan anak domba.

Renungan Harian Alkitab, 28 September,Revelation 17 (wahyu 17) ” the judgment day, hari penghakiman “

Revelation 17:1-2 (RKJNT) Then one of the seven angels who had the seven bowls, came and spoke to me, saying, Come here; I will show you the judgment of the great harlot who sits upon many waters.
With her the kings of the earth have committed acts of adultery, and the inhabitants of the earth have been made drunk with the wine of her adulteries.

Wahyu 17:1-2 (TB) Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: “Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.”

Kitab Wahyu pasal 17, mengungkapkan apa yang akan terjadi pada hari penghakiman, dan bagaimana pengaruhnya pada kota dan bangsa bangsa.

Iblis pada ahkir jaman memiliki pengikut para pemerintah dan penguasa di dunia, dan iblis juga menguasai tujuh gunung ( ini maksudnya adalah 7 area utama di market place, perekonomian dunia) , dan semuanya akan hancur berantakan dengan sekejap pada hari penghakiman.

Bagi anak – anak Allah sejati, tentu saja , hari penghakiman itu justru menjadi hari sorak sorai kemenangan total kerajaan Allah.

Bagaimana peristiwa hari penghakiman itu akan terjadi ? hal ini akan dibahas dalam pasal 18,19,20, yang kita akan baca bersama- sama setiap pasalnya, dan akan kita bahas dalam renungan harian beberapa hari kedepan.

Renungan Harian Alkitab, 27 September, Revelation 16 ( Wahyu 16), ” wrath of God, murka Allah “

Revelation 16:1 (RKJNT) And I heard a great voice out of the temple saying to the seven angels, Go and pour out the bowls of the wrath of God upon the earth.

Wahyu 16:1 (TB) Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: “Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi.”

Banyak orang -orang kristen yang tidak takut akan Tuhan, mereka pikir Tuhan tidak akan pernah menguhukum mereka, kewajiban Tuhan adalah harus mengampuni mereka terus menerus, sehingga mereka bebas hidup dalam dosa, hidup dalam kemunafikan.

Kebenarannya Tuhan bukanlah Allah yang dapat dipermainkan dan di lecehkan seenaknya, dan dimanipulasi oleh manusia, Tuhan memang mengampuni orang berdosa dan menerima manusia apa adanya, tetapi Tuhan adalah Tuhan yang tidak bisa dipermainkan.

Setelah ribuan tahun, manusia terus menerus semakin berdosa dan semakin jahat, baik orang – orang yang mengaku orang Kristen atau orang luar, mereka sama sama menghujat Allah dengan cara hidup dan tingkah laku mereka, bahkan para penghujat dan anti Kristus bangkit di akhir jaman, maka sampailah masa penghakiman, waktunya sudah habis.

Tuhan sudah terlalu bersabar, dan terlalu baik, bahkan Tuhan telah mengirimkan terlalu banyak orang- orang Kudus , dan sebagian dari mereka menjadi martir dianiaya umat manusia.

Tuhan adalah pribadi yang menjungjung tinggi keadilan, setiap penghujatan dan kejahatan telah mendapat tawaran pengampunan dosa, bahkan kehidupan kekal, dan manusia tetap saja manusia membuat keputusan menghujat Tuhan, karena itu keadilan Tuhan harus ditegakkan hari penghukuman besar tiba ( seperti dituliskan dalam pasal 16)

Pembaca terkasih perlu di ingat anti Kristus adalah orang -orang dari dalam gereja yang akhirnya memisahkan diri ( orang Kristen ) dan hidup dalam penyesatan, mereka adalah para aktivist penghujat Tuhan.

Tiba waktunya ketujuh cawan murka Allah ditumpahkan ( peristiwa details dapat di baca pada pasal 16 ayat 1 hingga 21 ) , sungguh malapetaka yang dahsyat di akhir jaman, penderitaan yang luar biasa akan terjadi pada orang orang yang belum menjadi anak – anak Allah sejati.