Renungan harian alkitab ,Psalm 29, kamis; ” Beauty of Holiness, keindahan dari kekudusan”

Psalms 29:2 (NKJV) Give unto the Lord the glory due to His name; Worship the Lord in the beauty of holiness.

Mazmur 29:2 (TB) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!

Tuhan itu sungguh indah, bukan hanya karena ia maha kuasa, tetapi Tuhan sangat sempurna dalam kekudusan , tidak sedikitpun kecemaran, kenajisan dan dosa, terang, suci, mulia , sungguh kekudusan yang sempurna,

karena Tuhan sungguh indah, memancarkan kekudusan yang sempurna ,maka hadirat Tuhan sungguh indah dirasakan manusia.

Keindahan hadirat Tuhan adalah pancaran dari kekudusan Tuhan, karena itu orang orang Kristen yang tidak menjaga kekudusan hati dan pikiranakan sulit merasakan hadirat Tuhan; doa dan pujian penyembahan hanyalah ritual kosong agamawi tanpa perjumpaan dengan hadirat Tuhan.

Para pembaca terkasih, kekudusan itu indah,orang orang kristen yang hidup dalam kekudusan akan dapat masuk ke tahta Tuhan dan merasakan keindahan ,dan hadirat Tuhan ;melalui pujian, penyembahan, serta dalam doa.

Didalam kekudusan kita merasakan hadirat Tuhan yang kudus dan keindahan.

” THE BEAUTY OF HOLINESS- KEINDAHAN DARI KEKUDUSAN”

Advertisements

Renungan harian alkitab, Psalm 18, Minggu, ” In my distress? pada waktu stress?”

Psalm 18:6  “in my distress I Called upon the Lord, and Cried out to my God: He heard my voice from his temple, And my cry came before Him, event to his ears.”

Mazmur 18:6 (TB)  (18-7) Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya. 
Para pembaca terkasih , Stress seringkali terjadi, dan itulah kehidupan, selalu ada tantangan dan perubahan, murid-murid Tuhan Yesus , para hamba Tuhan pun bisa mengalami stress, tapi yang membedakan dengan orang dunia, mereka Tau apa yang harus dilakukan ketika stress datang , dan mereka keluar sebagai pemenang, bisa dikatakan stress datang  dan dalam satu tindakan iman, satu terobosan besar akan datang dengan kuat kuasa Tuhan sehingga kesaksian kemenangan akan lahir.

Raja dan Nabi David mengajarkan kita  tindakan iman apa yang harus dilakukan ketika stress datang, yakni  ” Berseru kepada Tuhan dalam doa yang sangat pribadi dengan Tuhan “, inilah tindakan iman yang mendatangkan kuasa yang dashyat.

Jikalau stress datang, jangan melarikan diri dengan kesibukan , janganlah restless , gelisah, atau mengasihani diri , bersembunyi, atau  seringkali orang orang yang stress melampiaskan diri dengan  melakukan kegiatan extreme seperti mendaki gunung es, menyelam jauh kebawah samudera, berjalan kaki keliling dunia , atau mabuk mabukan, atau  mengemudikan dengan ugal ugalan atau hal hal lainnya, hadapi masalah dengan membawanya kepada Tuhan, berseru kepadanya dan terimalah kuasa dari TUHAN, bersama sama dengan tindakan iman anda Tuhan akan membereskannya , Ia pasti melakukannya , Tuhan adalah Bapa yang sangat baik dan maha kuasa .

Renungan harian alkitab, Psalm 13, Selasa,” But i have trust, Tapi aku sudah percaya”

Psalm 13: 5-6 ” But i have trusted in your mercy; My heart shall rejoice in your salvation, i will sing to the Lord, because He had dealt bountifully with me”

Mazmur 13:5 (TB)  (13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. 

Ketika keadaan menjadi sangat penuh tantangan dan banyak permasalahan yang harus dihadapi, David tidak goyah  imannya, ia bahkan menjadikan permasalahan menjadi bahan bakarnya meraih kemenangan dan mukjizat, karena tidak akan ada mukjizat tanpa  ada masalah ! Tidak akan ada kemenangan tanpa pergumulan.

Para pembaca terkasih , mengapa David tidak goyah dan kemenangan terus terjadi dalam hidupnya? jawabannya karena ia sudah terlanjur percaya kepada Tuhan, seperti mazmurnya ia tuliskan : tapi aku sudah  percaya ( but i have trust ), ia memilki kepercayaan penuh kepada Tuhan.

Trust ( kepercayaan ) membutuhkan hubungan dan waktu  untuk dibangun, tapi jika trust itu sudah terbangun, dan terlanjur jadi dalam hati kita, maka hal ini menjadi fondasi yang sangat kuat yang akan membawa pada kenyataan kemenangan iman , dan menghasilkan kesaksian hidup.

Renungan harian alkitab, psalm 7, Rabu, ” David meditation praer, doa meditasi, David”

Psalms 7:1 (NKJV) A Meditation of David, which he sang to the Lord concerning the words of Cush, a Benjamite.

O Lord my God, in You I put my trust; Save me from all those who persecute me; And deliver me,

Apa saja yang David lakukan ,ketika dia berdoa , sehingga ia melahirkan doa penuh iman?

Para pembaca terkasih David melakukan meditasi taurat Firman Tuhan, ia bermeditasi tentang perlindungan dan kuasa Tuhan dan menuliskan iman dan doanya menjadi lirik lagu yang dimazmurkan.

Hubungan sejati dengan Tuhan terjadi dari dalam hati manusia , hati manusia yang tertuju kepada Tuhan , pikirannya dan mimpi mimpinya tertuju pada Tuhan, sehingga ia memiliki rasa aman percaya diri didalam ke maha kuasaan Tuhan ( God confidence)

Renungan harian alkitab, Psalm 6, selasa; faith prayer, doa iman.

Psalms 6:9 (NKJV) The Lord has heard my supplication; The Lord will receive my prayer.

Mazmur 6:9 (TB)  (6-10) TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku. 
David menuliskan pengalaman rohaninya menjadi text lagu yang dinyanyikan, ia membagikan pengalaman rohani yang luar biasa.

David mempunyai iman, ia mengetahui bahwa Tuhan telah mendengar permohonan dan mengabulkan doanya.

Para pembaca yang terkasih inilah doa iman, bukan sembarang doa, tapi doa yang keluar dari iman , dari pribadi yang mempunyai hubungan sejati dengan Tuhan.

Renungan harian alkitab, psalm 5, senin;” morning prayer,doa pagi.”

​Psalms 5:3 (NKJV)  My voice You shall hear in the morning, O Lord; In the morning I will direct it to You, And I will look up.

Mazmur 5:3 (TB) (5-4) TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. 

Belajar dari David, doa pagi adalah suatu indikator hati seseorang sungguh tertuju pada Tuhan, ini bicara prioritas! Mengutamakan hal yang utama sebagai prioritas.

Datang kepada Tuhan di awal hari adalah tanda kerendahan hati seseorang yang mengakui bahwa tanpa Tuhan ia tidak dapat berbuat apa apa,dan ia datang untuk menerima kuasa Tuhan dan menyembah Tuhan di awal  hari sebagai tanda penyembahan dan penyerahan diri.

Para pembaca terkasih, banyak orang kristen tidak memprioritaskan diri berdoa pagi , mereka merasa bisa jalan sendiri, bisa dengan kekuatan sendiri menjalani hari, tidak memerlukan kuasa Tuhan.

Baru setelah malam hari mereka datang berdoa, dengan rasa mengantuk lelah, dan memberikan laporan kepada Tuhan; apa yang mereka lakukan hari itu.

 ini adalah hal berbeda dengan doa malam; memberikan laporan kegiatan di malam hari!

Doa pagi adalah sikap rendah hati datang di awal pagi hari menyembah berdoa dan menyerahkan diri ada hal yang sangat berbeda perbedaan yang mencolok orang yang rendah hati dan mengetahui tanpa Tuhan yang tidak bisa berbuat apa-apa sehingga ia memulai hari dengan menerima kuasa Tuhan 

Tentunya Jauh berbeda sikap hati orang yang hanya berdoa di malam hari, sekedar melaporkan dalam doa malam apa yang telah dilakukan tanpa melibatkan Tuhan.

Marilah kita menjadi orang-orang yang memprioritaskan Tuhan sebagian utama dengan berdoa pagi menyembah dan menerima kuasa dari pada Tuhan di awal hari.

Renungan harian alkitab, job 25, minggu “against self righteous, melawan pembenaran diri”

Job 25:4 (NKJV)  How then can man be righteous before God? Or how can he be pure who is born of a woman?

Para pembaca terkasih ketika sibuk membenarkan diri dan menyalahkan orang lain dan Tuhan, maka kita sudah jatuh pada pembenaran diri, dan berunjung pada kesombongan diri.

Seandainya kita sungguh tidak tau apa yang terjadi, maka sebaiknya kita intropeksi diri dan berdoa, dan jika belum tau juga maka kita lebih baik mencari nasihat dari orang beriman, dan jika juga belum tau juga maka waktunya kita berdoa berdiam diri dan menyimpannya dalam batin.

Renungan harian Alkitab, Job 23, jumat; “Job self justified- Ayub membenarkan diri”

Job 23:2-4 (NKJV) “Even today my complaint is bitter; My hand is listless because of my groaning.
Oh, that I knew where I might find Him, That I might come to His seat!I would present my case before Him, And fill my mouth with arguments.

Perdebatan Job dengan sahabatnya mencapai fase Pembelaan diri oleh Job, karena hal inilah penderitaan Job tidak dengan secepat kilat berahkir, bukannya intropeksi Job diri malah membenakan diri sendiri!

Para pembaca jika anda menemukan orang orang Kristen yang dalam pergumulan besar dan sibuk membenarkan diri; menyalahkan Tuhan , menyalahkan orang lain , iri hati terhadap orang fasik, maka pergumulan itu akan menjadi sangat panjang, dan sangat lama sebelum mencapai terobosan.

Agar setiap tantangan dan pergumulan kita cepat selesai, maka datanglah kepada Tuhan dengan rendah hati dan jangan sibuk berdebat dengan orang orang, berdoalah dan bergumulah dengan Tuhan dengan rendah hati dan mintalah pertolongan Tuhan, janganlah berdoa menyalahkan Tuhan.

Renungan harian Alkitab, Job 18, Minggu; Job Not Listening, Ayub tidak mendengarkan”

Job 18:1-3 (NKJV) Then Bildad the Shuhite answered and said:
“How long till you put an end to words? Gain understanding, and afterward we will speak.
Why are we counted as beasts, And regarded as stupid in your sight?

Setelah pedebatan panjang lebar antara Job dan sahabat sahabtnya, ternyata Job sama sekali tidak mendengarkan , dia menolak input dan nasehat, sungguh membuang waktu, dan melelahkan.

Para pembaca terkasih, hal yang tidak menyenangkan dan membuang waktu dan energi, adalah berusaha keras untuk memberikan nasihat atau berkomunikasi dengan orang yang tidak mau mendengarkan, dengan sengaja tidak mau mendengar.

Jika kita mengasihi seseorang yang tidak mau mendengar , maka tindakan terbaik dan efektif adalah menerima dia apa adanya, berhenti memberikan nasehat atau bahkan berhenti berbicara agar tidak terjadi debat kusir, dan biarkan orang itu sendirian , doakanlah dia selalu dan jangan ganggu dia , sampai ada tanda tanda orang ini siap berkomunikasi.

Renungan harian alkitab, Job 13, selasa “Job defend himself, Ayub membela dirinya “

Job 13:1-3 (NKJV)  “Behold, my eye has seen all this, My ear has heard and understood it.What you know, I also know; I am not inferior to you.But I would speak to the Almighty, And I desire to reason with God.

Satu hal yang memperparah keadaan adalah berdalih, berdebat kepada Tuhan! Hal ini tidak mempercepat proses pemulihan dari Tuhan, justru membuat pemulihan tertunda.

Job begitu talkative, banyak bicara, menggerutu, suatu keadaan yang harusnya di hadapi dengan berdiam diri, intropeksi diri, berdoa bersolitude malah Job menjadikan panggung perdebatan kepada sahabatnya dan juga kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih, ingatlah bahwa perdebatan, sibuk membela diri dan menyalahkan orang lain bukanlah sikap yang benar dalam merespon pergumulan dan permasalahan.