Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 26, senin;  ” able to work, punya kemampuan untuk bekerja”

1 Chronicles 26:8 (NKJV)  All these were of the sons of Obed-Edom, they and their sons and their brethren, able men with strength for the work: sixty-two of Obed-Edom.

Apakah semua orang punya kemampuan bekerja? 

Pertanyaan menarik, karena kita banyak menjumpai orang -orang yang tidak bisa bekerja, atau tidak becus bekerja, hingga pengangguran, tidak tau mau mengerjakan apa, dan mereka bahkan tidak tau apa yang bisa ia kerjakan.

Suku Levi dalam alkitab digambarkan sebagai orang-orang yang mempunyai kemampuan dan skill untuk bekerja, dan kekuatan fisik untuk melayani. Mereka bukan hanya memegang jabatan pekerjaan  status kosong, tapi mereka sungguh berfungis dan menpunyai kemampuan kerja.

Untuk hal pekerjaan , kata kuncinya skill dan kesehatan yang baik! . Seseorang harus dididik dan dilatih sejak kecil, sejak anak-anak  untuk punya etika mau bekerja , bukan pemalas, dan dilatih skills untuk bekerja pada area kekuatannya.

Para pembaca terkasih siapakah yang bertanggung jawab mendidik anak anak mempunyai etika mau  bekerja, bukan pemalas, dan melatih skills area tertentu? Tentu saja ayah dan ibunya! Orang tua bertanggung jawab mempersiapkan anak – anak mereka untuk masa depan.

Renungan harian alkitab,1 Chronicles 24 sabtu: ”  standard quality of a  priest, standar kualitas seorang imam”

1 Chronicles 24:1-2 (NKJV)  Now these are the divisions of the sons of Aaron. The sons of Aaron were Nadab, Abihu, Eleazar, and Ithamar.

And Nadab and Abihu died before their father, and had no children; therefore Eleazar and Ithamar ministered as priests.

Kasus Nadab and Abihu, terus menerus di catat, dan dijadikan peringatan, bahwa ada standard kualitas seorang imam.

Bahkan status anak iman Aron saja tidaklah cukup! jika tidak kudus hukumannya fatal! Tuhan tidak nepotisme,semua imam harus memenuhi standard

Para pembaca dalam era perjanjian baru, Tuhan masih memegang prinsip, Ia akan berurusan, menghajar dan mengajar para Pastor yang tidak memenuhi standard yang Ia tetapkan.

Umat memang tidak bisa begitu saja menghakimi pastor yang tidak memenuhi standard . Tapi Tuhan sendiri akan mengajar dan menghajar para hamba Tuhan.

Sebagai umat doakanlah pastor anda, menjadi pastor standardnya, sangatlah tinggi dan tantangan sangat besar, doa -doa anda  dan dorongan semangat uma sangatlah penting guna mensupport mereka para pastor.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 22, kamis; ” savings principles,prinsip menabung”

1 Chronicles 22:5 (NKJV)  Now David said, “Solomon my son is young and inexperienced, and the house to be built for the Lord must be exceedingly magnificent, famous and glorious throughout all countries. I will now make preparation for it.” So David made abundant preparations before his death.

David menghidupi prinsip kerajaan Allah, menabung untuk masa depan!

David menabung untuk generasi berikutnya, ia menabung semua kebutuhan biaya pembangunan bait Allah yang akan dilakukan di masa depan agar anaknya Salomo dapat melakukannya

Para pembaca prinsip kerajaan Allah adalah menabung , menyimpan untuk kebutuhan masa datang, dan bukan berhutang !

Renungan harian alkitab; 1 Chronicles 18, minggu; ” God preserved David, Tuhan memelihara David”

1 Chronicles 18:6 (NKJV)  Then David put garrisons in Syria of Damascus; and the Syrians became David’s servants, and brought tribute. So the Lord preserved David wherever he went.

Semua kemenangan raja David, adalah pekerjaan Tuhan, David mengalami pemeliharan Tuhan, semua musuh -musuh kerajaan sekeliling Israel ditaklukan Raja David.

Tuhan sungguh menyertai dan memelihara raja David, dan David sungguh mencintai Tuhan dan hidup didalam ketetapan perintah Tuhan, ini adalah hubungan yang seimbang saling mengasihi dan setia.

Para pembaca terkasih, banyak orang Kristen hanya ingin mengalami kemenangan dan pemeliharaan Tuhan, tetapi tidak hidup dalam ketetapan Tuhan dan tidak mengasihi Tuhan dengan segenap  hati, ingatlah hubungan cinta adalag komitment dari dua arah, bukan hanya dari Tuhan saja.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicle 17, sabtu; ” good but not God, baik tapi bukan dari Tuhan”.

1 Chronicles 17:1-4 (NKJV)  Now it came to pass, when David was dwelling in his house, that David said to Nathan the prophet, “See now, I dwell in a house of cedar, but the ark of the covenant of the Lord is under tent curtains.”

Then Nathan said to David, “Do all that is in your heart, for God is with you.”

But it happened that night that the word of God came to Nathan, saying,

“Go and tell My servant David, ‘Thus says the Lord: “You shall not build Me a house to dwell in.

ide dari David membangun bait Allah sangat bagus dan nampaknya mulia, Nabi Nathan pun langsung menyetujuinya

Tetapi tidak semua yang nampak bagus dan mulia adalah berkenan dimata Tuhan, ” is good but is not from God”

Tuhan pun segera berfirman kepada nabi Nathan untuk mengoreksi persetujuan yang di berikan Nathan kepada David, dan Nathan segera menyampaikan pesan Tuhan

Para pembaca terkasih, tidak semua yang dianggap baik dan benar adalah datang dari Tuhan, kita harus sungguh sungguh minta petunjuk Tuhan, dan tidak bersandar pada pemikiran sendiri.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 15, kamis: ” God’s way, cara Tuhan”

1 Chronicles 15:2 (NKJV)  Then David said, “No one may carry the ark of God but the Levites, for the Lord has chosen them to carry the ark of God and to minister before Him forever.”

Ahkirnya  raja David  bisa membawa tabut perjanjian ke Jerusalem, setelah sebelumnya ia gagal, dan menewaskan salah satu pengangkut tabut

David menyadari cara meninggikan hadirat Tuhan dalam tabut perjanjian adalah harus dengan cara Tuhan-” God’s way’, ia menyelidiki alkitab dan mengetahui haruslah para imam, sebagai pelaksana, Tuhan telah menetapkan hal ini

Para pembaca terkasih, manusia seringkali berusaha meninggikan Tuhan dengan caranya sendiri, tapi Tuhan punya ketetapan sendiri dan cara caranya sendiri, maka kita harus mengikuti cara dan standard Tuhan

Ingatlah Tuhan punya ketetapan yang sudah diatur dengan standard jelas, semua ada di alkitab, karena itu jika kita ingin  meninggikan Tuha , maka  hiduplah sesuai standard alkitab.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 13, selasa ;  ” the Lord blessed the House, Tuhan memberkati rumah itu”

1 Chronicles 13:14 (NKJV)  The ark of God remained with the family of Obed-Edom in his house three months. And the Lord blessed the house of Obed-Edom and all that he had.

Hadirat Tuhan memenuhi rumah Obed- Edom, karena tabut perjanjian di taruh di rumah ini, dimana ada hadirat Tuhan maka berkat Tuhan , hadirat Tuhan dan Tuhan adalah satu.

Sejak masa perjanjian baru, Tuhan telah  menetapkan bahwa Tuhan akan mengutus Roh Kudus berdiam dalam Tubuh manusia, manusia yang telah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat , dan menerima baptisan Roh Kudus, akan dipenuhi Roh kudus. DAn tubuhnya menjadu bair Roh kudus.

Para pembaca terkasih seseorang yang dipenuhi Roh kudus, hatinya dipenuhi hadirat Roh Kudus ,  sehingga  hari demi hari ia karakternya diperbaharui menjadi serupa dengan Yesus, hatinya dipenuhi kasih, damai sejahtera, pengampunan, kelemah lembutan.

Orang – orang Kristen yang penuh buah – buah Roh, adalah orang -orang yang diberkati dan kehadirannya menjadi berkat bagi banyak orang.

Apakah anda sudah dipenuhi Roh Kudus, dan hidup anda karakternya diubahkan semakin serupa Kristus?

Renungan harian alkitab , 1 Chronicles 10, sabtu; ” because of his unfaithfullness, karena ia tidak setia”

1 Chronicles 10:13-14 (NKJV)  So Saul died for his unfaithfulness which he had committed against the Lord, because he did not keep the word of the Lord, and also because he consulted a medium for guidance.

But he did not inquire of the Lord; therefore He killed him, and turned the kingdom over to David the son of Jesse.

Saul adalah oppurtunist, ia dengan mudah melawan hamba Tuhan , nabi yang mentahbiskan ia menjadi raja, ia berpihak pada massa pengikut yang kuatir, dan mengambil alih kewenangan nabi.

Ia juga memberontak terhadap Tuhan dengan melawan teguran nabi, melawan perintah Tuhan  bahkan ia dengam mudahnya berpaling pada kuasa gelap, pemanggil arwah.

Belum kejahatannya ingin membunuh David, dan membunuh para imam – imam, Saul dipenuhi kebencian dan amarah , karena iri hati.

Para pembaca terkasih manusia mempunyai kehendak bebas,  ketika manusia memilih memberontak pada Tuhan, ia telah berada dalam sisi kegelapan, menjadi bagian kerjaaan iblis, dan otomatis kebinasaan menantinya.

Gunakanlah kehendak bebas untuk berpihak dan berdiri pada kerajaan Tuhan, dan bukan sebaliknya.

Jika ada orang lain yang lebih diurapi, lebih jujurm dan dipromosikan Tuhan, janganlah iri hati, iri hati akan mendatangkan pelbagai dosa dosa kejahatan lainnya.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 9, jumat; ” because of their unfaithfullness, karena mereka tidak setia”

1 Chronicles 9:1 (NKJV)  So all Israel was recorded by genealogies, and indeed, they were inscribed in the book of the kings of Israel. But Judah was carried away captive to Babylon because of their unfaithfulness.

Karena suku Judah tidak setia dan berpaling pada dewa-dewi asing, maka mereka menjadi tawanan kuasa kegelapan, mereka menjadi budak kuasa gelap dan kerajaan kuasa kegelapan.

Setiap manusia memiliki kehendak bebas, memilih menyembah Tuhan atau menyembah iblis, dan iblis melalui tipu daya dosa dunia menarik manusia sedemikian rupa menjadi penyembah berhala.

Jalan kerajaan Allah adalah jalan kekudusan dan kebenaran yang tidak hidup dikuasai nafsu daging tapi oleh Roh Tuhan, tetapi manusia lebih memilih menjadi budak nafsu dan dosa sehingga menolak dan menjaug dari Tuhan.

Jerat tipu daya iblis  berhasil menipu manusia; pride ( keangkuhan hidup), nafsu mata, dan nafsu daging menjadi jerat utama kerajaan kegelapan menipu manusia.

Para pembaca terkasih, ketika kita memilih tidak setia menyembah kepada Tuhan Allah yang hidup dan hidup dalam kebenaran dan kekudusa  , kita telah memilih masuk dalam kegelapan dan perbudakan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 8, kamis ; ” Benjamin Tribe not perish, suku Benjamin tidak binasa”

1 Chronicles 8:1-6 (NKJV)  Now Benjamin begot Bela his firstborn, Ashbel the second, Aharah the third,Nohah the fourth, and Rapha the fifth.The sons of Bela were Addar, Gera, Abihud,Abishua, Naaman, Ahoah,Gera, Shephuphan, and Huram.

These are the sons of Ehud, who were the heads of the fathers’ houses of the inhabitants of Geba, and who forced them to move to Manahath.

Catatan kronologi keturunan suku Benjamin adalah suatu kabar baik, ya suatu kabar baik! , artinya suku ini tidak binasa melainkan tetap berlanjut.

Hal ini sangatlah penting di ingat, kembali kepada sejarah perang saudara ,( judges 19-21) , dalam kitab hakim-hakim dituliskan kisah sejarah perang yang hampir memusnahkan suku Benjamin, dimana pada saat itu suku Benjamin penuh dengan kemaksiatan, percabulan , LGBT, dan dosa dosa, dan menolak teguran dari 11 suku lainnya, dan Benjamin ditumpas nyaris binasa,

Suku Benjamin tidak layak diampuni, tetapi  Tuhan menaruhkan kasihnya melalui perantaraan saudara saudarinya dari 11 suku , mereka digerakan Tuhan untuk mengampuni, dan menginginkan mereka tidak binasa , dan ahkirnya mereka tidak binasa.

Para pembaca terkasih, pencatatan kronologi silsilah suku benjamin adalah bukti Tuhan maha pengasih dan pengampun, meskipun suku ini pernah menjadi sangat rusak moralnya dan sangat maksiat, tapi Tuhan berbelas kasihan kepada mereka.