Renungan harian alkitab, kamis, Nehemiah 3; ‘execute by team work, mengerjakan dengan team work’ 

Nehemiah 3:1-4 (NKJV)  Then Eliashib the high priest rose up with his brethren the priests and built the Sheep Gate; they consecrated it and hung its doors. They built as far as the Tower of the Hundred, and consecrated it, then as far as the Tower of Hananel.

Next to Eliashib the men of Jericho built. And next to them Zaccur the son of Imri built.

Also the sons of Hassenaah built the Fish Gate; they laid its beams and hung its doors with its bolts and bars.

And next to them Meremoth the son of Urijah, the son of Koz, made repairs. Next to them Meshullam the son of Berechiah, the son of Meshezabel, made repairs. Next to them Zadok the son of Baana made repairs.

Setelah Nehemiah mendapatkan visi, Tuhan memberikan provision melalui raja, semua kebutuhan dana dan izin diberikan raja dengan murah hati, lalu apa bagian tindakan iman umat Israel?

Para pembaca terkasih inilah bagian penting dalam mewujudkan visi yakni; kesatun hati, team work dari umat. Umat bersatu hati bergotong royong bertindak membangun bersama sama, semua umat terlibat langsung mengerjakannya.

Tantangan terbesar adalah kesatuan hati, terlibat membangun secara team work.

Renungan harian alkitab, Ezra 10, senin ; ‘confession and repent, pengakuan dosa dan pertobatan’

Ezra 10:10-12 (NKJV)  Then Ezra the priest stood up and said to them, “You have transgressed and have taken pagan wives, adding to the guilt of Israel.

Now therefore, make confession to the Lord God of your fathers, and do His will; separate yourselves from the peoples of the land, and from the pagan wives.”

Then all the assembly answered and said with a loud voice, “Yes! As you have said, so we must do.

Umat Israel jaman Ezra bertobat, mereka telah melihat buah dari pemberontakan mereka melawan ketetapan Tuhan, adalah fatal! Kuasa kegelapan menguasai mereka dan umat menjadi budak dan tawanan kerajaan asing.

Imam Ezra memimpin pertobatan umat dan pengakuan dosa umat, dan Tuhan mengampuni mereka dan memberikan damai sejahtera dan kemakmuran.

Dosa utama mereka yakni penyembahan berhala,  terjadi karena dosa lainnya, yakni mereka menikah dengan pasangan tidak seiman, yang dalam perjalanan waktu membuat umat Israel  menjadi penyembah berhala.

Para pembaca terkasih, pengakuan dosa dan pertobatan umat adalah tindakan iman mempercayai kebaikan dan kemurahan Tuhan, dan Tuhan akan mengampuni umat yang datang bertobat dan mengaku dosa. Inilah kemurahan Tuhan dan kuasa pengakuan dosa kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 9, minggu; ‘marriage with unbelief, menikah dengan yang tidak seiman’ 

Ezra 9:1-3 (NKJV)  When these things were done, the leaders came to me, saying, “The people of Israel and the priests and the Levites have not separated themselves from the peoples of the lands, with respect to the abominations of the Canaanites, the Hittites, the Perizzites, the Jebusites, the Ammonites, the Moabites, the Egyptians, and the Amorites.

For they have taken some of their daughters as wives for themselves and their sons, so that the holy seed is mixed with the peoples of those lands. Indeed, the hand of the leaders and rulers has been foremost in this trespass.”

So when I heard this thing, I tore my garment and my robe, and plucked out some of the hair of my head and beard, and sat down astonished.

Apakah ada yang salah menikah dengan orang tidak beriman dan tidak seiman?

Ezra meratapi hal ini, umat Israel telah menikahi orang -orang yang tidak seiman, pernikahan adalah penyatuan tubuh, jiwa dan roh!. Ketika menikah dengan penyembah dewa atau Tuhan lainnya maka akan terjadi kompromi dan ujungnya adalah jatuh pada penyembahan berhala.

Para pembaca terkasih jika ada dua Tuhan dalam satu rumah tangga, maka sesungguhnya Tuhan Yesus sudah disingkirkan oleh rumah tangga itu , karena Tuhan itu kudus! Dan tidak dapat diduakan?

Arti kata Tuhan dalam bahasa yunani yang tertulis di alkitab artinya penguasa tunggal dalam hidup kita, satu satunya Tuhan.

Jadi jika ada Tuhan atau dewa lain dalam rumah tangga maka Yesus sudah tidak dijadikan Tuhan, hanya sebagai sosok supranatural bukan Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 8, sabtu: ‘fasting and praying, berpuasa dan berdoa’

Ezra 8:22-23 (NKJV)  For I was ashamed to request of the king an escort of soldiers and horsemen to help us against the enemy on the road, because we had spoken to the king, saying, “The hand of our God is upon all those for good who seek Him, but His power and His wrath are against all those who forsake Him.”

So we fasted and entreated our God for this, and He answered our prayer.

Setelah mendeklarasikan iman bahwa Tuhan Allah Israel adalah Tuhan yang maha kuasa, maka umat Israel tidak meminta perlindungan Raja dalam perjalanan mereka, mereka beriman kalau Tuhan akan melindungi mereka.

Para pembaca terkasih umat Israel melakukan tindakan iman dengan berpuasa, berdoa dengan tekun, dan melangkah berjalan. Dan sungguh dengan doa puasa terjadilah penggenapan iman mereka’: kuasa Tuhan nyata turun melindungi mereka.

Renungan harian alkitab, Ezra 7, jumat; ‘ God’s time-waktu Tuhan’

Ezra 7:27-28 (NKJV)  Blessed be the Lord God of our fathers, who has put such a thing as this in the king’s heart, to beautify the house of the Lord which is in Jerusalem,

and has extended mercy to me before the king and his counselors, and before all the king’s mighty princes. So I was encouraged, as the hand of the Lord my God was upon me; and I gathered leading men of Israel to go up with me.

Tuhan telah menetapkan segala sesuatu ,ada masa dan waktu untuk segala sesuatunya!  Ketika waktu dan masa tersebut tiba masa penggenapannya maka Tuhan akan mencari orang-orang yang mau dipakai Tuhan, dan dari penjuru bumi ,Tuhan akan menemukannya.

Dari imam, nabi, raja hingga rakyat biasa semua bisa dipakai Tuhan.

Para pembaca terkasih Tuhan akan menemukan orangnya dan melimpahkan kekuasaan dan otoritas untuk menggenapi rencana Tuhan. Tuhan mencari orang orang yg mau dipakai Tuhan!

Apakah anda siap untuk ditemukan Tuhan? apakah anda mau mengikuti agenda Tuhan dan membuang agenda ambisi pribadi ? jika ya berdoalah agar Tuhan memakai hidup anda.

Renungan harian alkitab, Ezra 6,kamis ‘ they built and finish it -‘mereka membangun dan menyelesaikannya’

Ezra 6:14 (NKJV)  So the elders of the Jews built, and they prospered through the prophesying of Haggai the prophet and Zechariah the son of Iddo. And they built and finished it, according to the commandment of the God of Israel, and according to the command of Cyrus, Darius, and Artaxerxes king of Persia.

Banyak orang dengan kerja keras berhasil membangun sesuatu, hal ini cukup baik, karena perlu diakui banyak orang bahkan tidak pernah membangun apapun dalam hidup mereka:, apakah itu membangun keluarga, membangun karir yg cemerlang, membangun usaha , atau membangun kerajaan Allah dengan memuridkan.

Tetapi yang lebih penting apakah kita mampu menyelesikan apa yang kita bangun dengan baik dan Tuntas.

Para pembaca  terkasih para pemimpin umat Israel jaman Ezra sukses melakukannya karena mereka mau dipimpin oleh imam dan nabi, mereka berjalan dengan kerendahan hati dibawah pimpinan hamba Tuhan, sehingga mereka tidak salah melangkah dan sukses.

Mengikuti pimpinan Tuhan dengan setia adalah jaminan kita yang sedang membangun dalam kehidupan mampu menyelesaikannya.

Renungan harian alkitab, Ezra 5, Rabu,’provoked-provokasi’

Ezra 5:11-12 (NKJV)  And thus they returned us an answer, saying: “We are the servants of the God of heaven and earth, and we are rebuilding the temple that was built many years ago, which a great king of Israel built and completed.

But because our fathers provoked the God of heaven to wrath, He gave them into the hand of Nebuchadnezzar king of Babylon, the Chaldean, who destroyed this temple and carried the people away to Babylon.

Karena umat israel memprovokasi Tuhan dengan pemberontakan, penganiayaan terhadap para nabi dan penyembahan berhala, maka Tuhan mengangkat perlindungan atas Israel dan dengan segera Israel menjadi budak dan tawanan kerajaan lain.

Para pembaca terkasih memprovokasi Tuhan adalah kejahatan, ketika manusia melakukan provokasi pemberontakan maka ia telah memutuskan bersekutu dengan kerajaan kegelapan dan Tuhan akan menarik perlindungan atasnya.

Apakah kita telah memprovokasi Tuhan dengan pikiran dan tindakan?

Renungan harian alkitab, Ezra 3, senin: ‘blessing, joy and peace-berkat, sukacita , dan damai sejahtera’

Ezra 3:11-13 (NKJV)  And they sang responsively, praising and giving thanks to the Lord: “For He is good, For His mercy endures forever toward Israel.” Then all the people shouted with a great shout, when they praised the Lord, because the foundation of the house of the Lord was laid.

But many of the priests and Levites and heads of the fathers’ houses, old men who had seen the first temple, wept with a loud voice when the foundation of this temple was laid before their eyes. Yet many shouted aloud for joy,

so that the people could not discern the noise of the shout of joy from the noise of the weeping of the people, for the people shouted with a loud shout, and the sound was heard afar off.

Para pembaca terkasih, ketika bait Tuhan, rumah ibadah dibangun dan umat kembali dapat beribadah, umat Tuhan dapat menaikan pujian dan penyembahan kepada Tuhan dan berkat tercurah dari surga.

Turunlah damai sejahtera, keamanan dan sukacita berlimpah mengalir.

Ibadah atau kebaktian dirumah, Tuhan adalah penyembahan yang menghubungkan umat dengan kuasa kerajaan Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 36, jumat;’ never learn from the past-tidak pernah belajar dari masa lalu’

2 Chronicles 36:5-6 (NKJV)  Jehoiakim was twenty-five years old when he became king, and he reigned eleven years in Jerusalem. And he did evil in the sight of the Lord his God.

Nebuchadnezzar king of Babylon came up against him, and bound him in bronze fetters to carry him off to Babylon.

Raja Jehoaikim, tidak pernah mau belajar dari masa lalu, ia dengan bodohnya mengulangi kesalahan raja-raja di masa lalu, yakni memberontak pada Tuhan dan menyembah dewa berhala.

Para pembaca terkasih, ketika Jehoakim memberontak , otomatis perlindungan Tuhan tidak menyertainya lagi,. Dengan segera kerajaan kegelapan datang, mereka menjadi budak dan tawanan.

Manusia yang sombong akan merasa bisa sukses tanpa Tuhan., manusia yang hatinya cemar akan dengan mudah berpaling pada berhala.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, selasa; ” repent and forgiveness from God, pertobatan  dan pengampunan Tuhan.

2 Chronicles 33:9-14 (NKJV)  So Manasseh seduced Judah and the inhabitants of Jerusalem to do more evil than the nations whom the Lord had destroyed before the children of Israel.

And the Lord spoke to Manasseh and his people, but they would not listen.

Therefore the Lord brought upon them the captains of the army of the king of Assyria, who took Manasseh with hooks, bound him with bronze fetters, and carried him off to Babylon.

Now when he was in affliction, he implored the Lord his God, and humbled himself greatly before the God of his fathers,

and prayed to Him; and He received his entreaty, heard his supplication, and brought him back to Jerusalem into his kingdom. Then Manasseh knew that the Lord was God.

After this he built a wall outside the City of David on the west side of Gihon, in the valley, as far as the entrance of the Fish Gate; and it enclosed Ophel, and he raised it to a very great height. Then he put military captains in all the fortified cities of Judah.

Pemberontakan yang dilakukan raja Manaseh, adalah sangat keterlaluan, dikatakan sangat jahat bahkan dari raja – raja sebelumnya, semua hal hal yang menyakitkan hati Tuhan ia lakukan, hingga pengorban anak anak kedalam api untuk dipersembahkan kepada Iblis, ia lakukan! Sungguh jahat!.

Seharusnya Manaseh dikutuk dan dihukum sangat berat dan dicabut nyawanya serta dilempar kedalam api neraka!

Tapi Tuhan kita sungguh maha pengasih dan penyayang, ia Tuhan yang maha pengampun, ketika Manassh bertobat , merendahkan diri kepada Tuhan, dan berbalik kembali kepada jalan Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak ingin kita  binasa, seberapa beratnya pelanggaran dan dosa kita, asalkan kita mau bertobat, dan rendah hati kembali kepada Tuhan, pengampunan akan diberikan Tuhan, sungguh Tuhan kita luar biasa, maha pengasih, penyanyang dan maha pengampun, ada jaminan bagi setiap orang yang bertobat sungguh sungguh akan di ampuni.