Renungan Harian Alkitab, 12 July, Philippians 4: ” Think on these things, Pikirkan hal – hal ini”

Philippians 4:8 (RKJNT) Finally, brethren, whatever things are true, whatever things are honest, whatever things are just, whatever things are pure, whatever things are lovely, whatever things are admirable; if there is any virtue, and if there is anything worthy of praise, think on these things.

Filipi 4:8 (TB) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Pikiran manusia adalah medan peperangan rohani, karena itu penting untuk mendisiplinkan dan menguasai pikiran manusia, dengan hal – hal yang membangun.

Para pembaca terkasih, dibawah ini adalah beberapa hal yang patut menjadi fokus berpikir kita umat Allah :

1.semua yang benar,

2. semua yang mulia,

3.semua yang adil,

4.semua yang suci,

5.semua yang manis,

6.semua yang sedap didengar,

7.semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Hal – hal di luar pikiran diatas, sepatutnya dihindari dan jangan dipikirkan, fokuskan pada hal – hal yang baik dan membangun saja.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 11 July, Filipi 3 : ” Run to finish your calling, Berlari menyeselaikan panggilan”

Philippians 3:13-14 (RKJNT) Brethren, I do not consider myself to have laid hold of it yet: but this one thing I do, forgetting those things which are behind, and reaching forth to those things which are ahead,
I press on toward the goal for the prize, to which God has called me upward in Christ Jesus.

Filipi 3:13-14 (TB) Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Rasul Paulus mengajak kita semua untuk mengerti akan mengejar panggilan Tuhan , Tuhan memanggil kita untuk berbuah dalam amanat agung dan talenta kita, dan menyelesaikan visi yang Tuhan berikan bagi masing-masing individu.

Untuk dapat berlari dengan kecepatan yang baik, maka kita harus membuang setiap beban masa lalu, dan beban tambahan hal – hal yang tidak sesuai dengan tujuan, setelah itu berfokus pada tujuan, jika tidak akan sangat sulit bagi kita untuk berlari menyelesaikan pertandingan kita.

Para pembaca terkasih, tinggalkan semua beban masa lalu, jangan mau teralihkan pada beban atau hal – hal masa kini yang tidak sesuai tujuan, distraction adalah penghambat terbesar dalam mengejar panggilan anda.

Renungan Harian Alkitab, 9 July, Philipians 1 : ” To live is Christ, hidup untuk Tuhan “

Philippians 1:20-21 (RKJNT) According to my earnest expectation and hope, that in nothing shall I be ashamed, but that with all boldness, now as always, Christ shall be exalted in my body, whether by life, or by death.
For to me to live is Christ, and to die is gain.

Filipi 1:20-21 (TB) Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikian pun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Kitab surat kepada jemaat di efesus, sangat berbobot, penuh dengan kuasa dan kebenaran tingkat tinggi.

Surat ini ditujukan kepada umat yang sudah lahir baru, meninggalkan manusia lama dan sedang di proses menjadi semakin berbuah dalam karakter, dan serupa dengan Kristus.

Paulus membagikan pewahyuan ini : setiap murid Kristus tidak hidup bagi diri sendiri , melainkan hidup untuk Tuhan.

Para pembaca terkasih, ingatlah kehidupan ini bukan untuk menjadi kaya, makmur, memuaskan ambisi dan hawa nafsu, tetapi kehidupan ini untuk berbuah bagi kristus dan menyelesaikan amanat agung ( membawa sebanyak mungkin orang menjadi murid Kristus yang penuh Roh Kudus ).

Jika kita mengerti ini , maka kita akan mencari dan hidup di dalam hal hal kerajaan Allah, dan segala sesuatu , segala fasilitas, sarana dan kebutuhan finansial akan ditambahkan dengan berlimpah.

Renungan Harian Alkitab, 23 Juni, 2 Corinthians 10, ” Bring every thought into captivity, menaklukan setiap pikiran “

2 Corinthians 10:5 (RKJNT) We cast down arguments, and every lofty thing that exalts itself against the knowledge of God, and bring every thought into captivity to the obedience of Christ.

2 Korintus 10:5 (TB) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.

Rasul Paulus menjelaskan cara untuk menang dalam peperangan rohani, Tuhan telah mengajarkan kepada Paulus, dan Paulus mengajarkan kepada kita.

Peperangan Rohani terjadi di dalam pikiran manusia, pikiran adalah area utama serangan si jahat diluncurkan.

Memenuhi pikiran kita dengan kebenaran firman Tuhan, dan mengetahui kehendak Tuhan, akan membuat pikiran kita, berada dalam track yang benar, sehingga ketika si jahat menaruh benih pikiran negatif kita tidak akan kalah.

Ketika pikiran dengan spirit ketakutan, kekuatiran, dosa, negatif, kutuk, bersungut sungut dilemparkan atas kita, maka sesegera mungkin tawanlah pikiran itu , cegah agar tidak berkembang dan mendominasi hati kita, dengan cara konfrontasikan dengan firman Tuhan, hadirkan terang yang akan membuat kegelapan sirna.

Para pembaca terkasih, sangatlah penting untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari, memenuhi pikiran dan hati kita dengan firman Tuhan.

Renungan harian , blog : cahyaadi.wordpress.com setia hadir setiap hari mendampingi pembelajaran firman, dan perenungan firman Tuhan.

Pemuridan renungan harian ini, akan menssuport para pembaca dan jemaat gereja Tuhan agar senantiansa dipenuhi pewahyuan dan perkataan firman Tuhan, doa saya sebagai hamba Tuhan dan pastor gembala jemaat agar setiap pembaca hari demi hari dipenuhi firman Tuhan dan berjalan dalam terang Tuhan.

Renungan Harian Alkitab,12 June, 1 Corinthians 15 : “Bad company corrupts good moral, pergaulan buruk merusak moral yang baik “

1 Corinthians 15:33-34 (RKJNT) Do not be deceived: bad company corrupts good morals.
Awaken to sobriety, and do not sin; for some do not have the knowledge of God: I speak this to your shame.

1 Korintus 15:33-34 (TB) Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.

Waspadalah terhadap penyesatan dari pergaulan buruk!

Kita bisa mengenal orang sebanyak mungkin, berteman dengan banyak orang, tetapi dalam persahabatan ( pergaulan intens) janganlah bersahabat dengan orang yang moralnya rendah dan pendosa.

Para pembaca terkasih, pewahyuan ini sangat penting! Sudah banyak orang Kristen , jatuh dalam dosa, bahkan menjadi murtad karena penyesatan pergaulan buruk, ingatlah kebenaran ini :pergaulan buruk merusak karakter yang baik.

Bersyukurlah jika anda mempunyai sahabat orang beriman, hargailah dan peliharalah persahabatan anda, dan jika anda tidak mempunyainya mintalah dalam doa, Tuhan akan menyediakannya bagi anda.

Renungan Harian Alkitab, 31 May, 1 Corinthians 3: ” Spiritual baby, Bayi Rohani “

1 Corinthians 3:1-3 (NKJV) And I, brethren, could not speak to you as to spiritual people but as to carnal, as to babes in Christ.
I fed you with milk and not with solid food; for until now you were not able to receive it, and even now you are still not able;
for you are still carnal. For where there are envy, strife, and divisions among you, are you not carnal and behaving like mere men?

1 Korintus 3:1-3 (TB) Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.
Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.
Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

Rasul Paulus mengingatkan jemaat untuk bertumbuh dalam kedewasaan rohani, jangan terus menerus menjadi bayi Rohani.

Ada tahapan – tahapan kerohanian yakni : lahir baru , menjadi bayi rohani, bertumbuh menjadi kanak – kanak rohani, lalu terus bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa rohani, dan terahkir kedewasaan penuh serupa Kristus.

Rasul Paulus mengingatkan jemaat untuk bertumbuh dalam kedewasaan penuh, dan dapat menerima kebenaran – kebenaran yang solid dalam firman Tuhan.

Bayi rohani, tidak suka kebenaran firman Tuhan yang menganggu kenyamanannya dan tidak populis, mereka juga belum bertumbuh dalam karakter rohani, mereka suka berkelahi dengan jemaat lain, mudah tersinggung, dan egois, tidak mau melayani di gereja , hanya mau dilayani.

Para pembaca terkasih, marilah bertumbuh dalam kedewasaan rohani, dengan bertekun menerima firman Tuhan dan menjadi pelaku firman.

Renungan harian Alkitab, 30 May, 1 Corinthians : “Preaching with demonstration the power of Holy Spirit, Berkotbah dengan demonstrasi kuasa Roh Kudus “

1 Corinthians 2:4-5 (NKJV) And my speech and my preaching were not with persuasive words of human wisdom, but in demonstration of the Spirit and of power,
that your faith should not be in the wisdom of men but in the power of God.

1 Korintus 2:4-5 (TB) Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan menunjukkan kekuatan kuasa Roh,
supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.

Rasul Paulus, mengajarkan kepada kita, khususnya kepada semua pemberita firman : ia mengajarkan agar para pelayan Tuhan untuk tidak berfokus pada kepandaian merangkai kata, tidak juga mengandalkan pengetahuan yang hanya teori saja tentang Tuhan.

Injil adalah kuasa Allah, pelayanan Roh kudus adalah ciri utama dan bukti bahwa injil adalah kuasa Allah.

Karena itu pelayanan yang disertai karunia Roh Kudus , tanda ajaib dan mukjizat adalah tanda yang menyertai para pemberita firman.

Jikalau para pembaca terkasih, membaca kebenaran firman ini, maka sudah waktunya untuk menyadari bahwa pengalaman yang nyata akan kuasa Roh Kudus ( karunia – karunia Roh kudus ), adalah hal biasa dalam kehidupan orang percaya.

Puji Tuhan , Yesus Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup, dan Roh Kudus itu nyata, Injil adalah sungguh kuasa Tuhan yang kita alami.