Renungan Harian Alkitab, 12 September, Revelation, ” Second Coming of Jesus, kedatangan Yesus kedua kali “

Revelation 1:7-8 (NKJV) Behold, He is coming with clouds, and every eye will see Him, even they who pierced Him. And all the tribes of the earth will mourn because of Him. Even so, Amen.
“I am the Alpha and the Omega, the Beginning and the End,” says the Lord, “who is and who was and who is to come, the Almighty.”

Wahyu 1:7-8 (TB) Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
“Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Kitab Wahyu adalah kitab yang memberikan rahasia masa depan dan pewahyuan akan tanda tanda yang akan mendahului kedatangan Yesus, dan apa yang akan terjadi pada akhir jaman.

Ketika kita membaca kitab Wahyu kita akan banyak menemukan simbol – simbol dan penerawangan nubuatan, karena itu kita tidak dapat secara literal dan harafiah mengartikannya, berdoalah minta pimpinan Roh Kudus dalam membaca Kitab Wahyu.

Pembaca terkasih, mela─║ui blog renungan harian ini, pembaca akan didampingi membaca kitab Wahyu ini.

Dalam pasal 1 ini, Yohanes menuliskan akan pewahyuan yang Ia terima : Yesus akan datang kembali, dialah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir , dan Yesus akan datang kembali diatas awan menjemput kita.

Ini adalah suatu kebenaran Yesus Kristus pada akhir jaman akan datang kembali, akhir jaman akan datang dan ini adalah kepastian masa depan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 11 September, Jude 1, ” Praying in the Holy spirit, berdoa dalam Roh Kudus”

Jude 1:20-21 (RKJNT) But you, beloved, build yourselves up on your most holy faith, praying in the Holy Spirit,
Keep yourselves in the love of God, waiting for the mercy of our Lord Jesus Christ to bring you to eternal life.

Yudas 1:20-21 (TB) Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.
Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

Di Akhir jaman dunia akan semakin jahat, karena itu kita murid- murid Tuhan Yesus penting untuk waspada dan terus hidup dalam iman.

Firman Tuhan mengajarkan untuk terus menjaga iman, hidup dalam kekudusan dan juga yang sangat penting yakni berdoalah berbahasa Roh, pada saat kita berbahasa Roh, kita sedang berdoa bersama Roh Kudus.

Para pembaca terkasih, berdoalah dalam Roh Kudus; berdoa bahasa Roh, ketika kita berdoa bahasa Roh , maka Roh Kudus, berdoa bersama sama dengan kita dan menguatkan roh kita.

Renungan Harian Alkitab, 10 September, 3 John 1, ” Follow what is good, ikuti hal yang baik “

3 John 1:11 (RKJNT) Beloved, do not follow that which is evil, but that which is good. He who does good is of God: but he who does evil has not seen God.

3 Yohanes 1:11 (TB) Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

Dunia menjadi semakin jahat menjelang akhir jaman, dan banyak orang malah meniru kejahatan, seharusnya jauhilah hal-hal yang jahat dan tirulah hal-hal yang baik.

Barangsiapa mengenal Tuhan dan tinggal dalam Tuhan, tidak akan berbuat kejahatan, justru berbuat hanya hal-hal yang baik.

Para pembaca terkasih, ingatlah Allah adalah terang dan didalam terang tidak ada kegelapan.

Renungan Harian Alkitab, 9 September, 2 John 1, ” Dealing with anti Christ, menghadapi anti Kristus”

2 John 1:9-10 (RKJNT) Whoever runs too far ahead, and does not abide in the teaching of Christ, does not have God. He who abides in the teaching of Christ has both the Father and the Son.
If anyone comes to you, and does not bring this teaching, do not receive him into your house, or give him any encouragement:

2 Yohanes 1:9-10 (TB) Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.
Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

Pada akhir jaman, orang – orang akan menyaksikan bangkitnya Anti Kristus, dan mereka mempunyai beberapa karakteristik : mereka tadinya berasal dari dalam gereja, mereka juga menyangkal Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia, mereka menyangkal ketuhanan Yesus ; termasuk perintah dan ajaran Yesus dikerdilkan menjadi hanya sebagai tatanan semangat moral dan di artikan menjadi sekedar memiliki Yesus sebagai figur keteladanan hidup saleh.

Bagaimana cara menghadapi orang – orang ini ? firman Tuhan memberikan petunjuk agar kita menjauhi dan jangan menerima mereka dirumah kita , jadilah tegas dan janganlah berusaha populis dan berteman dengan mereka, berhati – hatilah terhadap Roh anti Kristus ini.

Pembaca renungan terkasih, jalinlah persabahatan iman denga orang -orang beriman , ingatlah firman Tuhan yang mengajarkan kita untuk menjauhi persahabatan yang merusak iman dan tidak membangun.

Renungan Harian Alkitab, 8 September, 1 John 5, ” Loving God, mengasihi Tuhan”.

1 John 5:2-3 (RKJNT) By this we know that we love the children of God, when we love God, and keep his commandments.
For this is the love of God, that we keep his commandments: and his commandments are not burdensome.

1 Yohanes 5:2-3 (TB) Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya.
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.

Setiap orang Kristen dapat mengatakan ia mengasihi Tuhan, tapi apakah benar demikian ? apa bukti seseorang mengasihi Tuhan ?

Firman Tuhan dengan jelas menuliskan, bukti seseorang mengasihi Tuhan adalah ia menuruti perintah Tuhan, dan karena ia menuruti perintahnya dengan hati yang mencintai Tuhan, maka hal yang dilakukan dengan cinta akan menjadi ringan dan menyenangkan , bukan menjadi beban.

Para pembaca terkasih, apakah anda mengasihi Tuhan ? apakah anda melakukan perintah Tuhan dengan cinta ?

Renungan Harian Alkitab, 7 September, 1 John 4, ” No Fear in Love, tidak ketakutan dalam kasih ‘

1 John 4:18 (RKJNT) There is no fear in love; but perfect love casts out fear: because fear has to do with punishment. He who fears is not made perfect in love.

1 Yohanes 4:18-19 (TB) Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

ini adalah pewahyuan yang besar, didalam kasih yang sempurna, tidak ada ketakutan !.

Ayat ini diawali tentang pembahasan akan datangnya hari penghakiman bagi semua umat manusia di akhir jaman, dan menjelaskan jika kita menerima kasih Tuhan , dan mengasihi Tuhan, maka kita tidak usah takut dan kuatir, justru Yesus akan menjemput kita diawan awan di akhir jaman, dan kita tidak mengalami petaka besar diakhir jaman.

para pembaca ingatlah dalam kasih Tuhan tidak ada ketakutan !

Renungan Harian alkitab, 4 September, 1 John 1, “No Darkness, Tidak ada kegelapan”

1 John 1:6 (RKJNT) If we say that we have fellowship with him, yet walk in darkness, we lie, and do not practice the truth.

1 Yohanes 1:6 (TB) Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

Tuhan adalah terang dan didalam Dia tidak ada kegelapan, ini jelas, tegas, dan mudah dipahami.

jika ada seseorang yang mengaku anak Tuhan, murid Tuhan Yesus, tapi ia hidup dalam kegelapan, maka ia telah menipu dirinya sendiri, karena ia bukan anak terang.

jadi sebenarnya mudah cara membedakan anak terang atau bukan, lihatlah kehidupannya , apakah ia ada dalam kegelapan : terikat candu hobby, candu rokok, candu cerutu, mabuk, narkoba, apakah ia pembohong , pezinah, lihatlah hidupnya.

Para pembaca terkasih jika Tuhan sungguh telah masuk dihati seseorang maka terang itu akan menyinari hati orang itu, sehingga ia bertobat, dan memang ada proses untuk pertobatan, tapi perubahan pasti terjadi, karena terang akan menyinari kegelapan hati manusia.