Renungan harian alkitab, Esther 7, minggu ; “great impact from faithfull woman,  dampak besar dari wanita beriman”

Esther 7:1-3 (NKJV)  So the king and Haman went to dine with Queen Esther.

And on the second day, at the banquet of wine, the king again said to Esther, “What is your petition, Queen Esther? It shall be granted you. And what is your request, up to half the kingdom? It shall be done!”

Then Queen Esther answered and said, “If I have found favor in your sight, O king, and if it pleases the king, let my life be given me at my petition, and my people at my request.

Seorang wanita yang penuh iman memberi dampak yang luar biasa bagi dunia, bukan hanya bagi dirinya dan keluarganya saja, inilah yang ditakdirkan Tuhan, para wanita beriman menjadi terang bagi dunia.

Para pembaca terkasih, Esther tidak hanya cantik, dan pandai merawat dirinya, tapi ia sangat berkualias karakternya; ia kudus, rendah hati, tidak egois, tidak materialistis, dan yang terutama ia beriman kepada Tuhan.

Kaum wanita kejarlah keteladanan Esther:

1.pandai merawat diri-bertanggung jawab atas tubuhnya.

2.hidup kudus; Esther terpilih masuk qualifikasi ratu oleh raja:karena ia masih perawan, ia menjaga kekudusan, dan penampilan yg baik.

3.rendah hati.

4.tidak egois.

5.tidak materialistis

6.dan yang terpenting ia PENUH IMAN.

Kejarlah karakter ini dan bersinarlah dengan terang Tuhan bagi keluargamu, bagi gereja Tuhan,  bercahaya membawa nilai iman kepada Tuhan .

Advertisements

Renungan harian alkitab, Esther 5, jumat;”faith bring boldness- iman membangkitkan keberanian”

Esther 5:1 (NKJV)  Now it happened on the third day that Esther put on her royal robes and stood in the inner court of the king’s palace, across from the king’s house, while the king sat on his royal throne in the royal house, facing the entrance of the house.

Iman Esther kepada Tuhan yang hidup, membuat Esther berdoa puasa dan membangkitkan keberanian Esther untuk menolong umat Israel dari bencana pembantaian etnis.

Para pembaca terkasih,Esther bukan sekedar cantik , tapi ia adalah  wanita yang beriman,  Esther  wanita yang berani berdiri bagi kebenaran dan kuasa Tuhan menyertainya.

Dimana ada iman, bangkitlah keberanian dan kuasa Tuhan dinyatakan, para pembaca kaum wanita;jadilah seperti Esther! Adalah kehendak Tuhan akan munculnya generasi kaum Esther khususnya di akhir jaman ini’

Renungan harian alkitab, Esther 4, kamis; unselfish Esther, ‘Esther yang tidak egois’

Esther 4:15-17 (NKJV)  Then Esther told them to reply to Mordecai:

“Go, gather all the Jews who are present in Shushan, and fast for me; neither eat nor drink for three days, night or day. My maids and I will fast likewise. And so I will go to the king, which is against the law; and if I perish, I perish!”

So Mordecai went his way and did according to all that Esther commanded him.

Esther adalah dengan kualitas karakter yg sangat baik, ia tidak Egois! Bahkan ia rela mengorbankan nyawanya demi umat Tuhan , saudara saudari satu suku dan bangsanya!

Esther sangat cantik rupawan, bahkan ia sudah menggantikan posisi ratu vashti di istana, dia sudah menjadi makmur, kaya raya dan hidup sangat nyaman.

Para pembaca terkasih, jika wanita egois dalam posisi Esther, maka pastinya menolak untuk menolong umat yahudi, karena apa untungnya buat dia , justru ia bisa kehilangan nyawanya! Tapi Esther tidak demikian, ia mengasihi Tuhan dan mengasihi sesamanya , Ia rela mempertaruhkan nyawanya demi saudara sebangsanya.

Renungan harian alkitab, Esther 3, rabu; ”  bad Haman  vs beautiful Esther  , Haman yang jahat vs Esther yang cantik”.

Esther 3:8-9 (NKJV) Then Haman said to King Ahasuerus, “There is a certain people scattered and dispersed among the people in all the provinces of your kingdom; their laws are different from all other people’s, and they do not keep the king’s laws. Therefore it is not fitting for the king to let them remain.

If it pleases the king, let a decree be written that they be destroyed, and I will pay ten thousand talents of silver into the hands of those who do the work, to bring it into the king’s treasuries.”

Surat perintah Raja sudah dijalankan, tinggal tunggu tanggal pelaksanaan tiba, Haman sukses menyusun strategi melakukan genosida pembantaian orang yahudi.

Tapi Tuhan memakai seorang wanita yang kudus, cantik dan sederhana untuk mencegah bencana ini terjadi!

Para pembaca potensi yang ada pada wanita, kudus, cantik dan sederhana yang beriman adalah luar biasa, Tuhan akan memakai hidup mereka secara luar biasa , bahkan mempengaruhi raja, pemimpin, dan bangsa.

Kaum wanita jika anda merasa cantik , maka jadilah wanita cantik yang kudus, sederhana dan berimam, berikanlah dirimu menjadi alat kemuliaan Tuhan, seperti Esther.