Renungan harian alkitab, Ezra 9, minggu; ‘marriage with unbelief, menikah dengan yang tidak seiman’ 

Ezra 9:1-3 (NKJV)  When these things were done, the leaders came to me, saying, “The people of Israel and the priests and the Levites have not separated themselves from the peoples of the lands, with respect to the abominations of the Canaanites, the Hittites, the Perizzites, the Jebusites, the Ammonites, the Moabites, the Egyptians, and the Amorites.

For they have taken some of their daughters as wives for themselves and their sons, so that the holy seed is mixed with the peoples of those lands. Indeed, the hand of the leaders and rulers has been foremost in this trespass.”

So when I heard this thing, I tore my garment and my robe, and plucked out some of the hair of my head and beard, and sat down astonished.

Apakah ada yang salah menikah dengan orang tidak beriman dan tidak seiman?

Ezra meratapi hal ini, umat Israel telah menikahi orang -orang yang tidak seiman, pernikahan adalah penyatuan tubuh, jiwa dan roh!. Ketika menikah dengan penyembah dewa atau Tuhan lainnya maka akan terjadi kompromi dan ujungnya adalah jatuh pada penyembahan berhala.

Para pembaca terkasih jika ada dua Tuhan dalam satu rumah tangga, maka sesungguhnya Tuhan Yesus sudah disingkirkan oleh rumah tangga itu , karena Tuhan itu kudus! Dan tidak dapat diduakan?

Arti kata Tuhan dalam bahasa yunani yang tertulis di alkitab artinya penguasa tunggal dalam hidup kita, satu satunya Tuhan.

Jadi jika ada Tuhan atau dewa lain dalam rumah tangga maka Yesus sudah tidak dijadikan Tuhan, hanya sebagai sosok supranatural bukan Tuhan.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, selasa; ” repent and forgiveness from God, pertobatan  dan pengampunan Tuhan.

2 Chronicles 33:9-14 (NKJV)  So Manasseh seduced Judah and the inhabitants of Jerusalem to do more evil than the nations whom the Lord had destroyed before the children of Israel.

And the Lord spoke to Manasseh and his people, but they would not listen.

Therefore the Lord brought upon them the captains of the army of the king of Assyria, who took Manasseh with hooks, bound him with bronze fetters, and carried him off to Babylon.

Now when he was in affliction, he implored the Lord his God, and humbled himself greatly before the God of his fathers,

and prayed to Him; and He received his entreaty, heard his supplication, and brought him back to Jerusalem into his kingdom. Then Manasseh knew that the Lord was God.

After this he built a wall outside the City of David on the west side of Gihon, in the valley, as far as the entrance of the Fish Gate; and it enclosed Ophel, and he raised it to a very great height. Then he put military captains in all the fortified cities of Judah.

Pemberontakan yang dilakukan raja Manaseh, adalah sangat keterlaluan, dikatakan sangat jahat bahkan dari raja – raja sebelumnya, semua hal hal yang menyakitkan hati Tuhan ia lakukan, hingga pengorban anak anak kedalam api untuk dipersembahkan kepada Iblis, ia lakukan! Sungguh jahat!.

Seharusnya Manaseh dikutuk dan dihukum sangat berat dan dicabut nyawanya serta dilempar kedalam api neraka!

Tapi Tuhan kita sungguh maha pengasih dan penyayang, ia Tuhan yang maha pengampun, ketika Manassh bertobat , merendahkan diri kepada Tuhan, dan berbalik kembali kepada jalan Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak ingin kita  binasa, seberapa beratnya pelanggaran dan dosa kita, asalkan kita mau bertobat, dan rendah hati kembali kepada Tuhan, pengampunan akan diberikan Tuhan, sungguh Tuhan kita luar biasa, maha pengasih, penyanyang dan maha pengampun, ada jaminan bagi setiap orang yang bertobat sungguh sungguh akan di ampuni.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 7, rabu; ” No record about Naphatali ? Tidak ada catatan tentang suku Naphatali ?”

1 Chronicles 7: 13  The sons of Naphtali were Jahziel, Guni, Jezer, adn shallum, the sons of Bilhah.”

Semua suku dicatatkan dalam kitab  1 Chronicles, dengan lengkap dan sejarah pencapaian dan peristiwa penting disertakan, penjelasan dan pencatatan setiap suku sangatlah panjang dan lengkap bahkan details.

Tapi  Penjelasan tentang suku Naphatali sangatlah singkat , kurang dari satu paragraph, ketika suku suku lain mencatat melahirkan para pahwalan perang, dan orang orang yang berpengaruh, sehingga menjadi panjang pencatatatanya, Suku Naphatli tidak ada satu kata pun penjelasan akan hal ini ; tidak ada yang dapat dituliskan , pada waktu kitab ini ditulis, belum ada pencapaian dan hal hal yang besar terjadi .

Satu satunya pencatatan kejadian pada suku Napthali adalah mereka menikah dan mempunyai keturunan, hanya nama keturunan , yang itu pun hanya 5 anak saja ?

Para pembaca terkasih, mari kita mengambil hikmat, dari hal ini, hidup kita anak -anak Allah mempunyai tujuan yang besar,  dan pengaruh yang besar, bukan sekedar menikah dan mempunyai anak saja ! , banyak orang Kristen mengira tujuan hidup mereka hanya sekedar menikah dan menafkahi keluarga saja .

Setiap orang Kristen mempunyai misi amanat agung ; menjadikan segala bangsa murid kristus, tentunya melahirkan dan membangkitkan murid murid Yesus yang penuh Roh kudus , berpengaruh, menerangi dunia dan memenangkan banyak jiwa jiwa bagi Tuhan Yesus.

Marilah kita mempunyai iman yang benar, bahwa tujuan hidup anak anak Allah bukanlah sekedar menikah dan menafkahi keluarga, ada tujuan yang lebih besar dan perlu di hidupi dan dilakukan yakni amanat agung Yesus Kristus.

Renungan harian alkitab, 2 Sam 1, rabu;” Respect the man of God , menghormati hamba Tuhan”

2 Samuel 1:14-16 So David said to him, ” How was it you were not afraid to put forth your hand to destroy the Lord’s anointed. Then David called one of the young man and said, ” Go near , and execute him !  And he struck him so that he died.

So David said to him, ” your blood is on your own head, for your own mouth has testified against you, saying, ‘ i have killed the Lord’s anointed’.

Saul beberapa kali kepenuhan Roh dan bernubuat , ia dimasukan kedalam hitungan sebagai hamba Tuhan yang diurapi , Tuhan memilih dia, mengurapi Saul.

David mengerti hukum dalam kerajaan Allah, yakni jangan mengahkimi  hamba Tuhan, penghakiman adalah milik sang master yakni Tuhan sendiri, ia mengerti untuk tidak ” menjamah Hamba Tuhan yang pernah diurapi Tuhan .

Datanglah seseorang membawa mahkota raja yang tadinya ada di kepala Saul, dan orang in mengaku telah membunuh Saul, ia berharap mendapat hadiah atau penghargaan dari Davis, karena telah membunuh Saul.  Sebaliknya David menjatuhkan hukuman mati kepadanya, karena menghujat hamba Tuhan sama dengan menghujat Tuhan , orang ini tidak tau nilai dan hukum kerajaan Allah .

Para pembaca terkasih, hukum kerajaan Allah berbeda dengan hukum dunia, didalam kerajaan Allah, hamba- hamba Tuhan adalah hamba  milik Tuhan, dan hanya Tuhan sebagai sang pemilik  ( master) berhak memberikan penghukuman , dan melecehkan hamba Tuhan  sama saja melecehkan Tuhan.

Renungan harian alkitab ,senin;  ” direct rebbel, pemberontakan langsung ” exodus 20

​exodus 20 :18 Now when all the people saw the thunder and the flashes of lightning and the sound of the trumpet and the mountain smoking, the people were afraid and trembled, and they stood far off 19 and said to Moses, “You speak to us, and we will listen; but do not let God speak to us, lest we die.” 20 Moses said to the people, “Do not fear, for God has come to test you, that the fear of him may be before you, that you may not sin.”21 The people stood far off, while Moses drew near to the thick darkness where God was.

Baru saja umat israel berjumpa Tuhan, dan mereka tidak kuat menahan pancaran radiasi hadirat Tuhan, dan mereka memohon agar cukup lewat  Moses  saja Tuhan berbicara. Beberapa hari kemudian mereka membuat berhala patung lembu emas,sungguh pemberontak sejati.

Baru saja mereka menerima sepuluh perintah Tuhan dan dengan jelas tertulis “Jangan menyembah berhala “, beberapa hari kemudian mereka dengan sengaja membuat patung lembu emas.

Para pembaca terkasih, pemberontakan otoritas ilahi adalah cacad karakter, bahkan pemberontakan adalah dasar asal mula segala dosa sejak di taman eden, mengapa manusia memberontak terhadap Tuhan? Karena mereka mau mengatur Tuhan menjadi penguasa atas dunianya sendiri, menjadikan  dan ternyata Tuhan tidak bisa dikendalikan manusia dan berkuasa penuh atas dunia, ini adalah karakter self center, berpusat pada diri sendiri bukan kepada Tuhan,

Marilah kita dengan rendah hati menerima Tuhan sebagai penguasa kehidupan, dan menyadari bahwa semua perintah dan hukum Tuhan adalah yang paling baik dan sempurna bagi kita semua.