Renungan Harian Alkitab, 19 July, Jeremiah 6 ; ” Rebellious bring destruction, pemberontakan membawa pada kehancuran”

Jeremiah 6:1 (NKJV) “O you children of Benjamin, Gather yourselves to flee from the midst of Jerusalem! Blow the trumpet in Tekoa, And set up a signal-fire in Beth Haccerem; For disaster appears out of the north, And great destruction.

Yeremia 6:1 (TB) Larilah mengungsi, hai orang-orang Benyamin, dari tengah-tengah Yerusalem! Tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar.

Pemberontakan umat Israel yang berpaling pada dewa dewi lain, dan menyembah patung berhala, telah memposisikan mereka keluar, tepatnya terlempar dari zona perlindungan dan berkat Tuhan.

Malapetaka pun segera menghampiri, kerajaan asing berdatangan memperbudak mereka! Dewa serta patung berhala Israel tidak dapat menolong mereka, sedangkan mereka tidak lagi dalam jalur berkat Tuhan lagi, mereka telah keluar dari jalur berkat dan ada di sisi jalur kutuk, sungguh bencana terjadi atas Israel.

Para pembaca terkasih, jika anda berpaling dari Tuhan, pergi ke dewa lain, atau berhala kepercayaan lain, anda sudah membawa diri anda keluar dari jalur berkat dan berpindah ke jalur kutuk!

Umat Kristen setialah hanya mempunyai satu Tuhan, dialah Yesus Kristus, jangan pergi ke peramal, dukun, ahli nujum, ilmu kebatinan, sihir dan pergi ke kuil dewa dewi atau berdoa kepada kepercayaan lain, jangan keluar dari jalur berkat Tuhan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 15 July, Jeremiah 2; Don’t forget God, jangan melupakan Tuhan”

Jeremiah 2:32 (NKJV) Can a virgin forget her ornaments, Or a bride her attire? Yet My people have forgotten Me days without number.

Yeremia 2:32 (TB) Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.

Inilah fakta yang menyakitkan, umat Israel setelah memasuki tanah terjanji, hidup dalam tanah penuh susu dan madu, dan menjadi bangsa yang dimerdekakan dari perbudakan mesir,mereka melupakan Tuhan!

Sungguh manusia yang belum lahir baru adalah opportunist, hanya mau mengambil keuntungan dari Tuhan, saya merasakan sakit dan sedihnya fakta ini.

Dalam dua tahun terahkir, ribuan mukjizat baik keuangan, kesembuhan, tanda ajaib, pemulihan keluarga, telah disaksikan dalam pelayanan saya sebagai hamba Tuhan, anda pasti mengira ini jumlah yang banyak (lebih dari 2000 mukjizat terdokumentasi dalam 2 tahun terahkir). Tapi anda akan terkejut mengetahui fakta ini; sebagian besar orang orang yang menerima mukjizat tidak bersaksi, mereka melupakan Tuhan dan hanya sekedar ingin sembuh dari sakit, atau muklizat lainnya.

Jadi seharusnya diperkirakan Lebih 6000 kesaksian mukjizat telah terjadi dalam dua tahun terahkir, tapi sebagian besar tidak bersaksi! Mereka dengan cepat melupakan Tuhan.

Para pembaca terkasih, ada saat dimana saya bergumul hebat, karena tidak tahan melihat betapa manusia tidak peduli Tuhan dan hanya mau mukjizat saja, mereka tidak mau Yesus menjadi Tuhan berkuasa atas hidup mereka!

Sampai suatu hari, Tuhan Yesus berbicara kepada saya, Ia mengajarkan saya untuk penuh belas kasihan, murah hati, dan pemaaf, dan saya kembali lagi mendoakan orang orang yang membutuhkan Kuasa Tuhan Yesus.

Doa saya para pembaca sungguh menginginkan Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan penguasa hidupmu, bukan hanya ingin mukjizat.

Renungan Harian Alkitab, 17 Juni, Isiah 40;” Prophecy of Isiah about John the baptist and others prophecy, nubuatan Yesaya tentang Yohanes pembaptist, dan nubuatan lainnya”

Isaiah 40:3-4 (NKJV) The voice of one crying in the wilderness: “Prepare the way of the Lord; Make straight in the desert A highway for our God.

Every valley shall be exalted And every mountain and hill brought low; The crooked places shall be made straight And the rough places smooth;

Yesaya 40:3-4 (TB) Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!
Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran;

Nabi Isiah, bernubuat tentang pelayanan seorang nabi yang akan membuka jalan bagi kedatangan Yesus, ia bernubuat tentang Yohanes pembaptis.

Nubuatan pesan Tuhan itu terjadi ribuan Tahun setelahnya, karena nubuatan nubuatan Nabi Isiah adalah tentang masa depan, maka dicatatlah dalam gulungan kitab, dan dipelajari dan menjadi kitab penting.

Matius 3:3-4 (TB) Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”
Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

Para pembaca terkasih, Markus menuliskan dalam injil, bahwa nubuatan nabi Isiah telah di genapi; Yohanes pembaptist telah datang dan melayani Yesus, ia membuka jalan bagi Yesus.

Nubuatan para Nabi yang dicatakan dalam Alkitab, semuanya pasti di genapi, termasuk nubuatan tentang akhir jaman, dan kedatangan Yesus kedua kali, pasti terjadi!.

Ingatlah bagi waktu disurga; 1 hari sama dengan 1000tahun dibumi, jadi ukuran waktunya tidak memakai kalender penanggalan hitungan bumi.

Jadi jangan katakan nubuatan kedatangan Yesus kedua kali belum terjadi, tapi waktunya belum tiba saja, jadi berjaga-jagalah.

Renungan Harian Alkitab, 24 May, Isiah 16 :” God’s Time and season, waktu dan Masa Tuhan”

Isaiah 16:13-14 (NKJV) This is the word which the Lord has spoken concerning Moab since that time.
But now the Lord has spoken, saying, “Within three years, as the years of a hired man, the glory of Moab will be despised with all that great multitude, and the remnant will be very small and feeble.”

Yesaya 16:13-14 (TB) Itulah firman yang diucapkan TUHAN tentang Moab pada waktu yang lalu.
Maka sekarang TUHAN berfirman: “Dalam tiga tahun, menurut masa kerja prajurit upahan, maka kemuliaan Moab, serta dengan keramaiannya yang besar, akan menjadi kehinaan, dan orang yang tertinggal akan sangat sedikit dan tiada berkuasa.”

Nabi Yesaya , bernubuat tentang masa yang akan datang, dan digenapi tepat seperti apa yang disampaikannya, 3 tahun setelah nubuatan itu, bangsa Moab mengalami kehancuran, Tuhan telah membuat rancangan masa dan waktu sesuai kedaulatannya.

Ada masa dan waktu untuk segala sesuatunya, Tuhan bertindak sesuai dengan masa dan waktuNya, Ia berdaulat, dan segala sesuatu indah pada waktunya.

Para pembaca terkasih, banyak orang -orang Kristen yang tidak mengerti bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, dan Tuhan berkuasa dan berdaulat penuh akan masa dan waktu, Ia mempunyai rencana dan masa dan waktu tersendiri, karena itu dibutuhkan kerendahan hati dan ketaatan, juga kesetiaan dalam masa penantian penggenapan janji Tuhan dalam hidup kita.

Mengenai Bangsa Moab, dan nubuatan 3 tahun kemudian; Tuhan telah memberikan kesempatan bangsa Moab untuk bertobat selama 3 tahun, tetapi setelah mendengat nubuatan tersebut bangsa Moab tetap hidup dalam penyembahan berhala, mereka memilih hidup dalam kutuk, inilah pilihan dari kehendak bebas bangsa Moab, dan juga sikap pemberontakan mereka , telah mengakibatkan kebinasaan mereka sendiri.

Renungan Harian Alkitab, 11 April, Provebs 24; “poverty is the fruit of lazyness, kemiskinan adalah buah dari kemalasan”

Proverbs 24:30-34 (NKJV) I went by the field of the lazy man, And by the vineyard of the man devoid of understanding;
And there it was, all overgrown with thorns; Its surface was covered with nettles; Its stone wall was broken down.
When I saw it, I considered it well; I looked on it and received instruction:
A little sleep, a little slumber, A little folding of the hands to rest;
So shall your poverty come like a prowler, And your need like an armed man.

Amsal 24:30-34 (TB) Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.
Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.
Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran.
“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring,”
maka datanglah kemiskinan seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Setelah membaca ayat ini, maka jelaslah bahwa buah dari kemalasan adalah kemiskinan!

Malas berusaha..

Malas membuat perubahan..

Malas meningkatkan skill kerja..

Malas malasan bekerja..

Malas kerja keras…

Malas bangun pagi pagi…

Malas berkeringat…

Malas bertindak, tidak mau repot..

Malas bekerja ikut orang lain, maunya tanpa merintis pekerjaan tiba-tiba menjadi pengusaha sukses..

Malas berdoa di awal hari..

Malas merenungkan firman Tuhan..

Malas ke gereja…

Malas melayani di gereja…

Malas bertobat..

Para pembaca terkasih, kemiskinan dimulai dari mental, jika mentalnya miskin maka kemalasan akan menjadi tindakan keseharian, kemerdekaan dari kemiskinan dimulai dari pertobatan karakter menunda, malas, tidak mau berubah. , sungguh kemalasan adalah cacad karakter.

Renungan Harian Alkitab, 10 April, Proverbs 23 “correction with rod, koreksi dengan tongkat rotan”

Proverbs 23:13-14 (NKJV) Do not withhold correction from a child, For if you beat him with a rod, he will not die.
You shall beat him with a rod, And deliver his soul from hell.

Amsal 23:13-14 (TB) Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan.
Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.

Alkitab juga mengajarkan cara mendidik anak, dan cara ini adalah cara terbaik , karena cara dari Tuhan.

Firman Tuhan mengajarkan agar orangtua mendisiplin anak-anak dengan tongkat rotan, anak anak diperingatkan terlebih dahulu dengan kata-kata, jika melanggar nilai-nilai kebenaran dan kehidupan. Setelah beberapa kali dan tidak di gubris , maka didiklah dengan tongkat rotan.

Pukulan rotan ke bagian pantat, adalah suatu pendisiplinan agar anak anak mengenal konsekuensi dan tidak cacad karakter.

Ketika anda mendisiplin dengan tongkat rotan pastikan dilakukan dengan benar;

1. menggunakan rotan (sifat rotan lentur),

2.pada bagian pantat yang ada daging-empuk seperti ada bantalan.

3. dilakukan ketika tidak emosi- bukan pelampiasan emosi, dilakukan untuk mendidik bukan menghajar!.

4.berikan pengertian mengapa dan kelakuan apa yang harus di perbaiki.

Ketika anak anak menjadi remaja dan dewasa, orang tua tidak lagi memukul pantat anaknya dengan rotan, tapi kehidupan , sistem dunia yang penuh persaingan , semakin jahat dan kejam akan menjadi konsekuensi setiap kelakuan anak anak yang sudah dewasa.

Para pembaca terkasih didiklah anak anda dengan tongkat rotan, dan mereka akan belajar nilai nilai kehidupan, dan ketika mereka menjadi dewasa mereka akan berhasil dan berkelakuan terpuji.

Renungan harian alkitab, 1january, Psalm 75;”wondrous work, pekerjaan yang ajaib”

Mazmur 75:1, 8 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Mazmur Asaf. Nyanyian. (75-2) Kami bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kami bersyukur, dan orang-orang yang menyerukan nama-Mu menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. 

Psalms 75:1 (NKJV) To the Chief Musician. Set to ‘Do Not Destroy.’ A Psalm of Asaph. A Song. We give thanks to You, O God, we give thanks! For Your wondrous works declare that Your name is near.
Sungguh Tuhan kita adalah Allah yang hidup, Ia sangat terkenal sejak dahulu akan karyanya yang besar dan ajaib.

Keajaiban karya Tuhan sungguh adalah bukti kebesaran Tuhan, sejak jaman perjanjian lama hingga hari ini, keajaiban pekerjaan Tuhan termasyhur.

Para pembaca terkasih, Tuhan masih melakukan karya yang ajaib, sungguh ia selalu membuat kita takjub dan heran. Setiap minggu di dalam pelayanan , saya sungguh melihat begitu banyak mukjizat terjadi, meskipun saya sudah teramat sering melihat mukjizat terjadi, tetapi tetap saja, setiap kali pekerjaan kuasa Roh Kudus memukau dan membuat saya terpesona.

Ingatlah Tuhan Yesus masih membuat keajaiban.