Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 16, jumat; “bring an offering , bawalah persembahan”

1 Chronicles 16:27-30 (NKJV)  Honor and majesty are before Him; Strength and gladness are in His place.

Give to the Lord, O families of the peoples, Give to the Lord glory and strength.

Give to the Lord the glory due His name; Bring an offering, and come before Him. Oh, worship the Lord in the beauty of holiness!

Tremble before Him, all the earth. The world also is firmly established, It shall not be moved.

Segenap umat bersukacita mereka datang berkumpul dan membawa persembahan sebagai rasa ucapan syukur dan menjadi bagian dari penyembahan mereka.

Para pembaca terkasih, ketika umat datang kepada Tuhan dengan rasa syukur mereka membawa persembahan mereka, sebagai cerminan iman mereka dalam ibadah.

Marilah kita juga selalu datang beribadah dengan membawa persembahan kita kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 15, kamis: ” God’s way, cara Tuhan”

1 Chronicles 15:2 (NKJV)  Then David said, “No one may carry the ark of God but the Levites, for the Lord has chosen them to carry the ark of God and to minister before Him forever.”

Ahkirnya  raja David  bisa membawa tabut perjanjian ke Jerusalem, setelah sebelumnya ia gagal, dan menewaskan salah satu pengangkut tabut

David menyadari cara meninggikan hadirat Tuhan dalam tabut perjanjian adalah harus dengan cara Tuhan-” God’s way’, ia menyelidiki alkitab dan mengetahui haruslah para imam, sebagai pelaksana, Tuhan telah menetapkan hal ini

Para pembaca terkasih, manusia seringkali berusaha meninggikan Tuhan dengan caranya sendiri, tapi Tuhan punya ketetapan sendiri dan cara caranya sendiri, maka kita harus mengikuti cara dan standard Tuhan

Ingatlah Tuhan punya ketetapan yang sudah diatur dengan standard jelas, semua ada di alkitab, karena itu jika kita ingin  meninggikan Tuha , maka  hiduplah sesuai standard alkitab.

Renungan harian alkitab; 1 Chronicles 14, rabu; ” inquire to God, meminta petunjuk Tuhan”

1 Chronicles 14:9-10 (NKJV)  Then the Philistines went and made a raid on the Valley of Rephaim.

And David inquired of God, saying, “Shall I go up against the Philistines? Will You deliver them into my hand?” And the Lord said to him, “Go up, for I will deliver them into your hand.”

kemenangan David dalam segala pertempuran terjadi karena David mengandalkan Tuhan sepenuhnya, ia selalu minta petunjuk Tuhan sebelum membuat keputusan besar

Para pembaca terkasih, mari kita belajar dari raja David, sebelum kita membuat keputusan besar , mintalah petunjuk Tuhan dan janganlah membuat keputusan berdasarkan kekuatan dan akal budi sendiri

kalau kita selalu meminta petunjuk Tuhan dalam segala keputusan, terutama yang menyangkut orang banyak, maka Tuhan akan membimbing kita dan mengarahkan kita melalui  prinsip kebenaran firman Tuhan, atau nasehat dari hamba Tuhan, atau karunia nubuatan dari hamba Tuhan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 13, selasa ;  ” the Lord blessed the House, Tuhan memberkati rumah itu”

1 Chronicles 13:14 (NKJV)  The ark of God remained with the family of Obed-Edom in his house three months. And the Lord blessed the house of Obed-Edom and all that he had.

Hadirat Tuhan memenuhi rumah Obed- Edom, karena tabut perjanjian di taruh di rumah ini, dimana ada hadirat Tuhan maka berkat Tuhan , hadirat Tuhan dan Tuhan adalah satu.

Sejak masa perjanjian baru, Tuhan telah  menetapkan bahwa Tuhan akan mengutus Roh Kudus berdiam dalam Tubuh manusia, manusia yang telah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat , dan menerima baptisan Roh Kudus, akan dipenuhi Roh kudus. DAn tubuhnya menjadu bair Roh kudus.

Para pembaca terkasih seseorang yang dipenuhi Roh kudus, hatinya dipenuhi hadirat Roh Kudus ,  sehingga  hari demi hari ia karakternya diperbaharui menjadi serupa dengan Yesus, hatinya dipenuhi kasih, damai sejahtera, pengampunan, kelemah lembutan.

Orang – orang Kristen yang penuh buah – buah Roh, adalah orang -orang yang diberkati dan kehadirannya menjadi berkat bagi banyak orang.

Apakah anda sudah dipenuhi Roh Kudus, dan hidup anda karakternya diubahkan semakin serupa Kristus?

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 12, senin; ” skills is importance, keahlian itu penting”

1 Chronicles 12:1-2 (NKJV)  Now these were the men who came to David at Ziklag while he was still a fugitive from Saul the son of Kish; and they were among the mighty men, helpers in the war,

armed with bows, using both the right hand and the left in hurling stones and shooting arrows with the bow. They were of Benjamin, Saul’s brethren.

 orang – orang kepercayaan David, para pemimpin dibawah kepemimpinan David adalah orang- orang yang mempunyai keahlian tinggi, karena itu mereka sangat berfungsi mensupport kepemimpinan raja David

para pembaca terkasih, apakah anda pribadi yang mempunyai skill  keahlian khusus?  

janganlah menjadi manusia rata-rata tidak mempunyai skills, anda harus mempunyai sekurangnya satu keahlian khusus!

Ambilah sertifikasi keahlian khusus, perdalamlah skills kerja anda, agar anda mempunyai nilai tambah, dan bisa menssuport pemimpin anda dan memimpin anak buah anda

Bertekunlah dalam keahlian khusus, dan jadilah ahli dibidangnya sehingga pekerjaan anda menjadi master piece yg dipersembahkan bagi Tuhan Yesus.

Renungan harian alkitab; 1 Chronicles 11, minggu; according the word of the Lord, sesuai dengan firman Tuhan”

1 Chronicles 11:10-11 (NKJV)  Now these were the heads of the mighty men whom David had, who strengthened themselves with him in his kingdom, with all Israel, to make him king, according to the word of the Lord concerning Israel.

And this is the number of the mighty men whom David had: Jashobeam the son of a Hachmonite, chief of the captains; he had lifted up his spear against three hundred, killed by him at one time.

Seusai dengan Firman Tuhan yang disampaikan para Nabi, David menjadi raja yang perkasa, dan ia mempunyai banyak orang orang kepercayaan, pahlawan yang gagah perkasa juga.

Ketika Tuhan memberikan suatu tugas atau ketetapan, Tuhan pasti akan mengirimkan sumber daya dan orang orang untuk memastikan rencana Tuhan terlaksana.

Para pahlawan yang mengikuti Tuhan, adalah sumber daya yang dikirim Tuhan untuk  menolong David menjadikan kerajaam Israel sangat kuat dan tidak terkalahkan.

Para pembaca terkasih, jika Tuhan sudah membuat ketetapan akan panggilam hidup seseorang maka selama orang itu rendah hati dan setia kepada Tuhan, maka Tuhan akan memastikan segala sumber daya tersedia bagi orang itu.

Jika anda mengetahui panggilan hidup anda dan sudah berjalan didalamnya, tetaplah rendah hati dan setia, Tuhan akan mengirimkan sumber daya tepat pada waktunya sehingga rencana Tuhan genap terlaksana.

Renungan harian alkitab , 1 Chronicles 10, sabtu; ” because of his unfaithfullness, karena ia tidak setia”

1 Chronicles 10:13-14 (NKJV)  So Saul died for his unfaithfulness which he had committed against the Lord, because he did not keep the word of the Lord, and also because he consulted a medium for guidance.

But he did not inquire of the Lord; therefore He killed him, and turned the kingdom over to David the son of Jesse.

Saul adalah oppurtunist, ia dengan mudah melawan hamba Tuhan , nabi yang mentahbiskan ia menjadi raja, ia berpihak pada massa pengikut yang kuatir, dan mengambil alih kewenangan nabi.

Ia juga memberontak terhadap Tuhan dengan melawan teguran nabi, melawan perintah Tuhan  bahkan ia dengam mudahnya berpaling pada kuasa gelap, pemanggil arwah.

Belum kejahatannya ingin membunuh David, dan membunuh para imam – imam, Saul dipenuhi kebencian dan amarah , karena iri hati.

Para pembaca terkasih manusia mempunyai kehendak bebas,  ketika manusia memilih memberontak pada Tuhan, ia telah berada dalam sisi kegelapan, menjadi bagian kerjaaan iblis, dan otomatis kebinasaan menantinya.

Gunakanlah kehendak bebas untuk berpihak dan berdiri pada kerajaan Tuhan, dan bukan sebaliknya.

Jika ada orang lain yang lebih diurapi, lebih jujurm dan dipromosikan Tuhan, janganlah iri hati, iri hati akan mendatangkan pelbagai dosa dosa kejahatan lainnya.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 9, jumat; ” because of their unfaithfullness, karena mereka tidak setia”

1 Chronicles 9:1 (NKJV)  So all Israel was recorded by genealogies, and indeed, they were inscribed in the book of the kings of Israel. But Judah was carried away captive to Babylon because of their unfaithfulness.

Karena suku Judah tidak setia dan berpaling pada dewa-dewi asing, maka mereka menjadi tawanan kuasa kegelapan, mereka menjadi budak kuasa gelap dan kerajaan kuasa kegelapan.

Setiap manusia memiliki kehendak bebas, memilih menyembah Tuhan atau menyembah iblis, dan iblis melalui tipu daya dosa dunia menarik manusia sedemikian rupa menjadi penyembah berhala.

Jalan kerajaan Allah adalah jalan kekudusan dan kebenaran yang tidak hidup dikuasai nafsu daging tapi oleh Roh Tuhan, tetapi manusia lebih memilih menjadi budak nafsu dan dosa sehingga menolak dan menjaug dari Tuhan.

Jerat tipu daya iblis  berhasil menipu manusia; pride ( keangkuhan hidup), nafsu mata, dan nafsu daging menjadi jerat utama kerajaan kegelapan menipu manusia.

Para pembaca terkasih, ketika kita memilih tidak setia menyembah kepada Tuhan Allah yang hidup dan hidup dalam kebenaran dan kekudusa  , kita telah memilih masuk dalam kegelapan dan perbudakan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 8, kamis ; ” Benjamin Tribe not perish, suku Benjamin tidak binasa”

1 Chronicles 8:1-6 (NKJV)  Now Benjamin begot Bela his firstborn, Ashbel the second, Aharah the third,Nohah the fourth, and Rapha the fifth.The sons of Bela were Addar, Gera, Abihud,Abishua, Naaman, Ahoah,Gera, Shephuphan, and Huram.

These are the sons of Ehud, who were the heads of the fathers’ houses of the inhabitants of Geba, and who forced them to move to Manahath.

Catatan kronologi keturunan suku Benjamin adalah suatu kabar baik, ya suatu kabar baik! , artinya suku ini tidak binasa melainkan tetap berlanjut.

Hal ini sangatlah penting di ingat, kembali kepada sejarah perang saudara ,( judges 19-21) , dalam kitab hakim-hakim dituliskan kisah sejarah perang yang hampir memusnahkan suku Benjamin, dimana pada saat itu suku Benjamin penuh dengan kemaksiatan, percabulan , LGBT, dan dosa dosa, dan menolak teguran dari 11 suku lainnya, dan Benjamin ditumpas nyaris binasa,

Suku Benjamin tidak layak diampuni, tetapi  Tuhan menaruhkan kasihnya melalui perantaraan saudara saudarinya dari 11 suku , mereka digerakan Tuhan untuk mengampuni, dan menginginkan mereka tidak binasa , dan ahkirnya mereka tidak binasa.

Para pembaca terkasih, pencatatan kronologi silsilah suku benjamin adalah bukti Tuhan maha pengasih dan pengampun, meskipun suku ini pernah menjadi sangat rusak moralnya dan sangat maksiat, tapi Tuhan berbelas kasihan kepada mereka.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 7, rabu; ” No record about Naphatali ? Tidak ada catatan tentang suku Naphatali ?”

1 Chronicles 7: 13  The sons of Naphtali were Jahziel, Guni, Jezer, adn shallum, the sons of Bilhah.”

Semua suku dicatatkan dalam kitab  1 Chronicles, dengan lengkap dan sejarah pencapaian dan peristiwa penting disertakan, penjelasan dan pencatatan setiap suku sangatlah panjang dan lengkap bahkan details.

Tapi  Penjelasan tentang suku Naphatali sangatlah singkat , kurang dari satu paragraph, ketika suku suku lain mencatat melahirkan para pahwalan perang, dan orang orang yang berpengaruh, sehingga menjadi panjang pencatatatanya, Suku Naphatli tidak ada satu kata pun penjelasan akan hal ini ; tidak ada yang dapat dituliskan , pada waktu kitab ini ditulis, belum ada pencapaian dan hal hal yang besar terjadi .

Satu satunya pencatatan kejadian pada suku Napthali adalah mereka menikah dan mempunyai keturunan, hanya nama keturunan , yang itu pun hanya 5 anak saja ?

Para pembaca terkasih, mari kita mengambil hikmat, dari hal ini, hidup kita anak -anak Allah mempunyai tujuan yang besar,  dan pengaruh yang besar, bukan sekedar menikah dan mempunyai anak saja ! , banyak orang Kristen mengira tujuan hidup mereka hanya sekedar menikah dan menafkahi keluarga saja .

Setiap orang Kristen mempunyai misi amanat agung ; menjadikan segala bangsa murid kristus, tentunya melahirkan dan membangkitkan murid murid Yesus yang penuh Roh kudus , berpengaruh, menerangi dunia dan memenangkan banyak jiwa jiwa bagi Tuhan Yesus.

Marilah kita mempunyai iman yang benar, bahwa tujuan hidup anak anak Allah bukanlah sekedar menikah dan menafkahi keluarga, ada tujuan yang lebih besar dan perlu di hidupi dan dilakukan yakni amanat agung Yesus Kristus.