Renungan harian alkitab, Ezra 5, Rabu,’provoked-provokasi’

Ezra 5:11-12 (NKJV)  And thus they returned us an answer, saying: “We are the servants of the God of heaven and earth, and we are rebuilding the temple that was built many years ago, which a great king of Israel built and completed.

But because our fathers provoked the God of heaven to wrath, He gave them into the hand of Nebuchadnezzar king of Babylon, the Chaldean, who destroyed this temple and carried the people away to Babylon.

Karena umat israel memprovokasi Tuhan dengan pemberontakan, penganiayaan terhadap para nabi dan penyembahan berhala, maka Tuhan mengangkat perlindungan atas Israel dan dengan segera Israel menjadi budak dan tawanan kerajaan lain.

Para pembaca terkasih memprovokasi Tuhan adalah kejahatan, ketika manusia melakukan provokasi pemberontakan maka ia telah memutuskan bersekutu dengan kerajaan kegelapan dan Tuhan akan menarik perlindungan atasnya.

Apakah kita telah memprovokasi Tuhan dengan pikiran dan tindakan?

Renungan harian alkitab, Ezra 4, selasa; ” accusation against faithfull person, penuduhan terhadap orang penuh iman”

Ezra 4:4-6 (NKJV) Then the people of the land tried to discourage the people of Judah. They troubled them in building, and hired counselors against them to frustrate their purpose all the days of Cyrus king of Persia, even until the reign of Darius king of Persia. In the reign of Ahasuerus, in the beginning of his reign, they wrote an accusation against the inhabitants of Judah and Jerusalem.

Ketika umat Israel, kembali ke jalan yang benar, membangun rumah Tuhan, dan hidup benar, muncullah pihak pihak yang menuduh, memfitnah, dan berusaha menghancurkan iman umat Israel.

Tetapi Tuhan menguatkan hati mereka, para Nabi, imam dan para pemimpin umat bersatu hati dan berjalan dalam iman dan bertindak tidak menghiraukan segala gangguan tersebut.

Para pembaca terkasih, ketika kita mulai hidup benar, berjalan dalam jalan Tuhan , akan selalu ada saja pihak pihak yang tidak senang, dan mencoba menganggu, mencibir, menggosipkan, memfitnah , dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya dilakukan menyerang orang benar. Hal ini terjadi karena kerajaan kegelapan tidak suka jalan orang benar yang merugikan kekuasaan mereka karena terang itu menyinari kegelapan.

Jika kita populis berusaha menyenangkan hati semua manusia kita akan menjadi orang yang takut akan kata manusia dan tidak taat kepada Tuhan, demi apa kata manusia kita melawan kehendak Tuhan, hiduplah dengan rasa takut akan Tuhan dan jangan ingin menyenangkan hati semua orang!.

Renungan harian alkitab, Ezra 3, senin: ‘blessing, joy and peace-berkat, sukacita , dan damai sejahtera’

Ezra 3:11-13 (NKJV)  And they sang responsively, praising and giving thanks to the Lord: “For He is good, For His mercy endures forever toward Israel.” Then all the people shouted with a great shout, when they praised the Lord, because the foundation of the house of the Lord was laid.

But many of the priests and Levites and heads of the fathers’ houses, old men who had seen the first temple, wept with a loud voice when the foundation of this temple was laid before their eyes. Yet many shouted aloud for joy,

so that the people could not discern the noise of the shout of joy from the noise of the weeping of the people, for the people shouted with a loud shout, and the sound was heard afar off.

Para pembaca terkasih, ketika bait Tuhan, rumah ibadah dibangun dan umat kembali dapat beribadah, umat Tuhan dapat menaikan pujian dan penyembahan kepada Tuhan dan berkat tercurah dari surga.

Turunlah damai sejahtera, keamanan dan sukacita berlimpah mengalir.

Ibadah atau kebaktian dirumah, Tuhan adalah penyembahan yang menghubungkan umat dengan kuasa kerajaan Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 2, minggu; ” Jeremiah, Ezra amd God mercy- yeremia, Ezra dan belas kasihan Tuhan

Ezra 2:1 (NKJV) Now these are the people of the province who came back from the captivity, of those who had been carried away, whom Nebuchadnezzar the king of Babylon had carried away to Babylon, and who returned to Jerusalem and Judah, everyone to his own city.

Dengan doa syafaat nabi Jeremiah, dan juga belas kasihan Tuhan, maka Tuhan mengirimkan firman melalui Jeremiah, bahwa bait Tuhan akan dibangun kembali, dan belas kasihan Tuhan akan membawa dan membebaskan umat Israel dari perbudakan kerajaan Nebudkanezar.

Dengan hati yang murni dan taat , Ezra dipilih Tuhan untuk membawa perubahan, dan memimpin pembangunan kembali bait Tuhan, dan juga menggenapi nubuatan Jeremiah, pembebasan tawanan , budak umat Israel kembali ke tanah mereka.

Para pembaca terkasih, melalui pelayanan Jeremiah dan Ezra , belas kasihan dan pengampunan Tuhan dicurahkan, Tuhan akan selalu memakai orang; hamba hamba Tuhan untuk membawa kasih , pengampunan dan pertolongan Tuhan.

Jika nabi Jeremiah mengalami masa kesedihan melihat umat Israel ditawan dan menjadi budak dibuang , maka Ezra menggenapi nubuatan penyelematan dari Tuhan ; bait Tuhan dibangun kembali dan umat kembali dari pembuangan.

Rencana Tuhan selalu mendatangkan kebaikan, dan pemberontakan kepada Tuhan akan membawa pada kebinasaan, dan ingatlah Tuhan akan selalu mengirim hamba – hamba Tuhan untuk mendampingi dan memberikan kekuatan dan membawa berkat Tuhan dalam segala situasi yang terjadi.

Renungan harian alkitab, Ezra 1, Sabtu, ‘ fullfilment Jeremiah prophecy, penggenapan nubuatan Jeremiah’

Ezra 1:1-3 (NKJV)  Now in the first year of Cyrus king of Persia, that the word of the Lord by the mouth of Jeremiah might be fulfilled, the Lord stirred up the spirit of Cyrus king of Persia, so that he made a proclamation throughout all his kingdom, and also put it in writing, saying,

Thus says Cyrus king of Persia: All the kingdoms of the earth the Lord God of heaven has given me. And He has commanded me to build Him a house at Jerusalem which is in Judah.

Who is among you of all His people? May his God be with him, and let him go up to Jerusalem which is in Judah, and build the house of the Lord God of Israel (He is God), which is in Jerusalem.

Nubuatan Nabi Jeremiah adalah mustahil terjadi, Tuhan berfirman melalui yeremia bait Tuhan akan dibangun kembali, padahal umat israel sudah menjadi budak semua dan kerajaanya sudah hancur berantakan!

Para pembaca terkasih, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil! Semua rencana Tuhan yang telah disampaikan dengan perantaraan para nabi digenapi!

 Tuhan berbicara kepada raja Cyrus secara ajaib, sehingga visi pembangunan bait Tuhan terjadi, dimana ada visi selalu ada provision, penyediaan dari Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 36, jumat;’ never learn from the past-tidak pernah belajar dari masa lalu’

2 Chronicles 36:5-6 (NKJV)  Jehoiakim was twenty-five years old when he became king, and he reigned eleven years in Jerusalem. And he did evil in the sight of the Lord his God.

Nebuchadnezzar king of Babylon came up against him, and bound him in bronze fetters to carry him off to Babylon.

Raja Jehoaikim, tidak pernah mau belajar dari masa lalu, ia dengan bodohnya mengulangi kesalahan raja-raja di masa lalu, yakni memberontak pada Tuhan dan menyembah dewa berhala.

Para pembaca terkasih, ketika Jehoakim memberontak , otomatis perlindungan Tuhan tidak menyertainya lagi,. Dengan segera kerajaan kegelapan datang, mereka menjadi budak dan tawanan.

Manusia yang sombong akan merasa bisa sukses tanpa Tuhan., manusia yang hatinya cemar akan dengan mudah berpaling pada berhala.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 35; kamis,” Not hearing the word of God, tidak mendengarkan kata Tuhan’.

2 Chronicles 35:21-23 (NKJV)  But he sent messengers to him, saying, “What have I to do with you, king of Judah? I have not come against you this day, but against the house with which I have war; for God commanded me to make haste. Refrain from meddling with God, who is with me, lest He destroy you.”

Nevertheless Josiah would not turn his face from him, but disguised himself so that he might fight with him, and did not heed the words of Necho from the mouth of God. So he came to fight in the Valley of Megiddo.

And the archers shot King Josiah; and the king said to his servants, “Take me away, for I am severely wounded.”

Necho menyampaikan pesan Tuhan, Tapi Yosia tidak mendengarkannya, dengan jelas Tuhan berpesan untuk ikut campur dalam perang di negri orang lain.

Para pembaca terkasih, Raja Yosia pun wafat, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, tetaplah rendah hati dengarkan pesan Tuhan,  jangan merasa hebat dan memutuskan perkara tanpa meminta bimbingan Tuhan.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicle 34, rabu; “impact of faithfull leaders, dampak dari pemimpin yang beriman”

2 Chronicles 34:31-33 (NKJV)  Then the king stood in his place and made a covenant before the Lord, to follow the Lord, and to keep His commandments and His testimonies and His statutes with all his heart and all his soul, to perform the words of the covenant that were written in this book.

And he made all who were present in Jerusalem and Benjamin take a stand. So the inhabitants of Jerusalem did according to the covenant of God, the God of their fathers.

Thus Josiah removed all the abominations from all the country that belonged to the children of Israel, and made all who were present in Israel diligently serve the Lord their God. All his days they did not depart from following the Lord God of their fathers.

ketika umat Israel dipimpin seorang raja yang beriman, maka umat menjadi umat yang juga beriman

Sebaliknya ketika umat dipimpin oleh pemimpin yang tidak beriman dan melawan Tuhan, umat juga menjadi umat yang melawan Tuhan

kepemipinan sangatalah penting!

ketika seorang pemimpin adalah seseorang yang beriman maka dampak yang baik akan terjadi, damai sejahtera dan kemakmuran juga datang

Para pembaca terkasih, marilah kita memilih dan berpihak pada pemimpin yang takut akan Tuhan, dan hidup benar, karena dampak mempunyai pemimpin yang beriman akan mengubahkan dunia di sekelilingnya, menjadi penuh berkat


Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, selasa; ” repent and forgiveness from God, pertobatan  dan pengampunan Tuhan.

2 Chronicles 33:9-14 (NKJV)  So Manasseh seduced Judah and the inhabitants of Jerusalem to do more evil than the nations whom the Lord had destroyed before the children of Israel.

And the Lord spoke to Manasseh and his people, but they would not listen.

Therefore the Lord brought upon them the captains of the army of the king of Assyria, who took Manasseh with hooks, bound him with bronze fetters, and carried him off to Babylon.

Now when he was in affliction, he implored the Lord his God, and humbled himself greatly before the God of his fathers,

and prayed to Him; and He received his entreaty, heard his supplication, and brought him back to Jerusalem into his kingdom. Then Manasseh knew that the Lord was God.

After this he built a wall outside the City of David on the west side of Gihon, in the valley, as far as the entrance of the Fish Gate; and it enclosed Ophel, and he raised it to a very great height. Then he put military captains in all the fortified cities of Judah.

Pemberontakan yang dilakukan raja Manaseh, adalah sangat keterlaluan, dikatakan sangat jahat bahkan dari raja – raja sebelumnya, semua hal hal yang menyakitkan hati Tuhan ia lakukan, hingga pengorban anak anak kedalam api untuk dipersembahkan kepada Iblis, ia lakukan! Sungguh jahat!.

Seharusnya Manaseh dikutuk dan dihukum sangat berat dan dicabut nyawanya serta dilempar kedalam api neraka!

Tapi Tuhan kita sungguh maha pengasih dan penyayang, ia Tuhan yang maha pengampun, ketika Manassh bertobat , merendahkan diri kepada Tuhan, dan berbalik kembali kepada jalan Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak ingin kita  binasa, seberapa beratnya pelanggaran dan dosa kita, asalkan kita mau bertobat, dan rendah hati kembali kepada Tuhan, pengampunan akan diberikan Tuhan, sungguh Tuhan kita luar biasa, maha pengasih, penyanyang dan maha pengampun, ada jaminan bagi setiap orang yang bertobat sungguh sungguh akan di ampuni.

Renungan harian alkitab; 2 Chronicles 32, senin;”repent from pride- bertobat dari sombong”.

2 Chronicles 32:25-29 (NKJV)  But Hezekiah did not repay according to the favor shown him, for his heart was lifted up; therefore wrath was looming over him and over Judah and Jerusalem.

Then Hezekiah humbled himself for the pride of his heart, he and the inhabitants of Jerusalem, so that the wrath of the Lord did not come upon them in the days of Hezekiah.

Hezekiah had very great riches and honor. And he made himself treasuries for silver, for gold, for precious stones, for spices, for shields, and for all kinds of desirable items;

storehouses for the harvest of grain, wine, and oil; and stalls for all kinds of livestock, and folds for flocks.

Moreover he provided cities for himself, and possessions of flocks and herds in abundance; for God had given him very much property.

Hezekiah menjadi sombong karena kesuksesannya, dan murka Tuhan turun atasnya, tetapi dengan segera Hezekiah bertobat dan merendahkan diri dan Tuhan maha pengampun mengampuninya

Setelah pertobatannya, karakter Hezekiah berubah menjadi lebih hati, dan Tuhan memberkati Hezekiah dengan  kemakmuran luar biasa, dan juga kemahsyuran

Para pembaca terkasih ingatlah kesombongan dan pride adalah sifat yang akan menghancurkan manusia, tetaplah rendah hati, tinggikan Tuhan jadikan ia sebagai Tuhan yang layak disembah, ingatlah bagi Tuhan karakter umat Tuhan jauh lebih penting di atas semua berkat kekayaan, kejayaan dan hal lainnya.

jika anda seorang pemimpin, maka kerendahan hati anda di hadapan Tuhan, menentukan seberapa tinggi akan mengangkat Hidup anda.