Renungan Harian Alkitab 6 April, Song of Solomon 6;”sense of beloving, rasa memiliki”

Song of Solomon 6:2-3 (NKJV) The Shulamite My beloved has gone to his garden, To the beds of spices, To feed his flock in the gardens, And to gather lilies.
I am my beloved’s, And my beloved is mine. He feeds his flock among the lilies.

Kidung Agung 6:2-3 (TB) — Kekasihku telah turun ke kebunnya, ke bedeng rempah-rempah untuk menggembalakan domba dalam kebun dan memetik bunga bakung.
Aku kepunyaan kekasihku, dan kepunyaanku kekasihku, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

Kitab Song of Solomon (kidung agung) adalah tulisan lagu, dikemas dalam syair, sehingga makna tidak dapat diartikan kata per kata, pesan yang disampaikan dalam lagu adalah pesan per lagu, bukan perkata.

Pesan dari pasal 6 adalah hadirnya rasa memiliki, dimiliki, dan menghargai dengan apa yang dimiliki, Salomo sangat menghargai kekasihnya dan ia sangat memiliki dan ingin kekasihnya melakukan hal yang sama.

Para pembaca terkasih, inilah kebutuhan setiap manusia, yang harusnya terpenuhi melalui pernikahan sepasang kekasih; saling memiliki, saling menghargai, merasa dicintai, di inginkan, di miliki.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 3 May, Song of Solomon 3 ; ” the beauty of wedding moment, keindahan moment pernikahan”

Song of Solomon 3:11 (NKJV) Go forth, O daughters of Zion, And see King Solomon with the crown With which his mother crowned him On the day of his wedding, The day of the gladness of his heart.

Kidung Agung 3:11 (TB) puteri-puteri Sion, keluarlah dan tengoklah raja Salomo dengan mahkota yang dikenakan kepadanya oleh ibunya pada hari pernikahannya, pada hari kesukaan hatinya.

Pernikahan adalah moment yang sangat indah dalam kehidupan, Salomo terus mengingatnya dan menuliskan lagu dan menyanyikan kenangan moment yang indah ini.

Ketika sepasang kekasih saling mencintai dan menikah, dengan restu ibu , dan berkat orang tua, hari bahagia pernikahan, dan bulan madu pernikahan adalah moment yang indah , dan penting terus dirayakan dan dijaga momentum keindahannya.

Para pembaca renungan terkasih, jika anda masih single menikahlah hanya dengan kekasih yang engkau cintai, dengan restu dan berkat ayah ibu, dan jangan lewatkan bulan madu pernikahan, inilah moment yang indah.

Jika anda sudah menikah , rayakanlah ulang tahun pernikahan anda, dan nyanyikanlah keindahan moment pernikahan anda.

Renungan Harian Alkitab, 4 May, Song of Solomon 4; falling in love, jatuh cinta.

Song of Solomon 4:9 (NKJV) You have ravished my heart, My sister, my spouse; You have ravished my heart With one look of your eyes, With one link of your necklace.

Kidung Agung 4:9 (TB) Engkau mendebarkan hatiku, dinda, pengantinku, engkau mendebarkan hati dengan satu kejapan mata, dengan seuntai kalung dari perhiasan lehermu.

Jatuh cinta pada sang kekasih adalah suatu anugerah yang indah, ini adalah anugerah Tuhan yg luar biasa.

Para pembaca terkasih, jatuh cinta pada kekasih terjadi pada saat saat awal pernikahan bukanlah sementara, cinta itu akan terus bertumbuh, dan akan menjadi kenangan indah bagi setiap pasangan kekasih, inilah anugerah kehidupan dari Tuhan yakni jatuh cinta.

Renungan Harian Alkitab, 2 May, Songs of Solomon ” owned and loved, dimiliki dan dicintai “

Song of Solomon 2:16 (NKJV) The Shulamite My beloved is mine, and I am his. He feeds his flock among the lilies.

Kidung Agung 2:16 (TB) Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

Lagu kitab song of solomon bab kedua, menyampaikan pesan; indahnya di miliki dan dicintai oleh kekasih!

Para pembaca Tuhan menciptakan manusia untuk hidup berpasangan, dikasihi dan dicintai sampai akhir hidup oleh kekasih yang menjadi pasangan hidup.

Inilah keindahan dari cinta, dan semua umat manusia sesungguhnya diciptakan untuk mencintai dan dicintai.

Renungan alkitab harian, minggu, cara memandang suami atau istri kekasih , Pkh 4

Sebuah lagu kasmaran yang sempat hits adalah lagu dengan lirik  ‘ engkau sempurna’

dalam lagu in menceritakan bahwa kekasih yg ada dihatinya baginya adalah sempurna..

Lagu ini puitis banget, tapi sayangnya lirik lagu ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu, jadi perlu di pertanyakan apakah lirik lagu ini mengambil dari kitab salomo , pengkotbah ?

Salomo menuliskan didalam eskpresi alegori cinta, gairah dan jiwa yang menggelora bagi kekasih  ( pasangan suami atau istri), semua akan menjadi indah, semua nampak sempurna, karena semua kekurangan telah ditolerir habis habisan, digantikan perasaan kagum dan penilaian bahwa kekasihnya adalah yang sempurna bagi dirinya

Song of solomon 4 : 7 “you are all fair all my love, and there is no spot in you”

pas banget lirik lagunya ” Sayangku….engkau sempurna…”

Lihatlah pada keindahan dan kelebihan pada pasangan anda, fokuslah pada cinta pada pasangan dan kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan tentang sesuatu , karena kenyataan adalah sebuah hasil penafsiran dari realita yg ditata bahasakan dalam pikiran kita, dan menjelma menjadi pikiran yang berbuat dan berkata kata.

pepatah filsuf yunani berkata” corgitu ergosum” = kamu ada karena aku berpikir tentang realita keberadaanmu,( kekuatan berpikir dan penyerapan panca indera )

Ketika Sang Kekasih sungguh dalam pikirannya melihat pasangannya sempurna, ia akan memperlakukan dengan sangat indah pasangannya, dengan kata kata dan perbuatan, dan mentolerir semua hal yang negatif dan berkata..

Engkau sangat luar biasa kekasihku,,, tidak ada satu pun yang kurang tentangmu..  ( aku telah mentolerir semua hal buruk dan berfokus sepenuhnya pada keindahanmu semata)

Selamat Hari sabath, lets go to church