Renungan Harian Alkitab, 1 July, Galatians 5: ” Freedom in Christ, Kemerdekaan dalam Kristus “

Galatians 5:1 (RKJNT) It is for liberty that Christ has made us free. Therefore, stand fast and do not submit again to a yoke of slavery.

Galatia 5:1 (TB) Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Puji Tuhan, kita semua yang telah menerima Yesus, dan telah dilahirkan kembali menjadi ciptaan baru telah dimerdekakan dari perbudakan dosa dan perbudakan kutuk, kita telah merdeka !

Para pembaca terkasih, kemerdekaan yang telah kita raih, harganya sangat mahal, yakni darah Yesus!.

Kemerdekaan yang kita terima yang telah menguduskan kita, telah menyucikan kita , sehingga memampukan kita menerima Roh Kudus, dan menjadi anak-anak Allah.

Jangan mau lagi diperbudak dosa, dan kutuk perhambaan terhadap apapun,kita sudah merdeka.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab,24 june, 2 Corinthians 11″ beware of false teaching, waspada pengajaran sesat “

2 Corinthians 11:3-4 (NKJV) But I fear, lest somehow, as the serpent deceived Eve by his craftiness, so your minds may be corrupted from the simplicity that is in Christ.
For if he who comes preaches another Jesus whom we have not preached, or if you receive a different spirit which you have not received, or a different gospel which you have not accepted–you may well put up with it!

2 Korintus 11:3-4 (TB) Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Rasul Paulus menjelaskan kepada jemaat, untuk waspada terhadap pengajar, atau hamba Tuhan gadungan. Mereka bukanlah utusan Tuhan dan memberitakan Yesus yang berbeda.

Yesus yang asli adalah Yesus yang hidup, dan memberikan Roh kudus, sehingga hamba – hamba Tuhan yang diutus disertai kuasa Tuhan Yesus yang nyata dan karunia Roh Kudus.

Rasul Paulus juga memberitahukan cara mengenali hamba Tuhan Palsu, yakni dengan melihat buah kehidupannya, bagaaimana cara hidup mereka.

Pembaca renungan terkasih, Yesus yang sejati adalah yang sesuai dengan alkitab : Tuhan yang hidup, yang menyembuhkan, yang penuh kuasa.

Renungan Harian Alkitab, 23 Juni, 2 Corinthians 10, ” Bring every thought into captivity, menaklukan setiap pikiran “

2 Corinthians 10:5 (RKJNT) We cast down arguments, and every lofty thing that exalts itself against the knowledge of God, and bring every thought into captivity to the obedience of Christ.

2 Korintus 10:5 (TB) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.

Rasul Paulus menjelaskan cara untuk menang dalam peperangan rohani, Tuhan telah mengajarkan kepada Paulus, dan Paulus mengajarkan kepada kita.

Peperangan Rohani terjadi di dalam pikiran manusia, pikiran adalah area utama serangan si jahat diluncurkan.

Memenuhi pikiran kita dengan kebenaran firman Tuhan, dan mengetahui kehendak Tuhan, akan membuat pikiran kita, berada dalam track yang benar, sehingga ketika si jahat menaruh benih pikiran negatif kita tidak akan kalah.

Ketika pikiran dengan spirit ketakutan, kekuatiran, dosa, negatif, kutuk, bersungut sungut dilemparkan atas kita, maka sesegera mungkin tawanlah pikiran itu , cegah agar tidak berkembang dan mendominasi hati kita, dengan cara konfrontasikan dengan firman Tuhan, hadirkan terang yang akan membuat kegelapan sirna.

Para pembaca terkasih, sangatlah penting untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari, memenuhi pikiran dan hati kita dengan firman Tuhan.

Renungan harian , blog : cahyaadi.wordpress.com setia hadir setiap hari mendampingi pembelajaran firman, dan perenungan firman Tuhan.

Pemuridan renungan harian ini, akan menssuport para pembaca dan jemaat gereja Tuhan agar senantiansa dipenuhi pewahyuan dan perkataan firman Tuhan, doa saya sebagai hamba Tuhan dan pastor gembala jemaat agar setiap pembaca hari demi hari dipenuhi firman Tuhan dan berjalan dalam terang Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 16 June, 2 Corinthians 3 :” Liberty is a proof of full of Holy Spirit, Kemerdekaan bukti penuh Roh kudus “

2 Corinthians 3:17 (RKJNT) Now the Lord is the Spirit: and where the Spirit of the Lord is, there is liberty.

2 Korintus 3:17 (TB) Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Inilah bukti seseorang dipenuhi Roh kudus, ia merdeka, bebas! Ia bebas dari perbudakan dosa, dan perbudakan hawa nafsu, ia bebas dari penghakiman takut akan pendapat orang dunia karena ia hidup dalam jalan Tuhan.

Para pembaca terkasih, apakah anda belum bebas dari perbudakan dosa? Takut menjadi murid Yesus yang radikal karena takut akan pendapat dan penghakiman manusia?

Jika ya,mintalah pertolongan Roh Kudus, berdoalah dengan tekun mintalah Roh kudus terus memenuhi anda, hingga satu titik anda kepenuhan Roh Kudus, Putuskan untuk tidak meladeni dosa dan tidak takut apa kata orang,jadilah murid Yesus yang radikal!

Tuhan Yesus telah mengirimkan Roh Kudus, Ia akan memerdekakan anda, bagian kita manusia membuat keputusan , dan hidup dalam kemerdekaan.

Renungan Harian Alkitab, 11 June, 1 Corinthians 14: “Prophesy and speaking in tongues, Nubuatan dan bahasa Roh”

1 Corinthians 14:39-40 (RKJNT) Therefore, brethren, desire to prophesy, and do not forbid speaking in tongues.
But let all things be done decently and in order.

1 Korintus 14:39-40 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

Dalam pasal ke empat belas, kitab 1 korintus ini, Rasul Paulus menjelaskan lebih details tentang esensi dan pewahyuan mengenai prinsip aplikasi penggunaan karunia – karunia Roh Kudus, khususnya bernubuat dan bahasa Roh.

Rasul Paulus memberikan kesimpulan di ahkir penutup, sebagai rangkuman esensi prinsip penggunaan karunia bernubuat, demikian esensi tersebut yang tertulis dalam pasal 39-40 :

1. Karunia bernubuat sangat penting dalam gereja, karena itu jemaat di dorong untuk masuk dan mengalir dalam karunia nubuatan.

2.Karunia bahasa Roh adalah karunia Roh Kudus, Tuhan memberikannya pada orang – orang percaya di gereja, karena itu jangan dilarang, jika ada gereja yang melarang umatnya berbahasa Roh, maka mereka menentang Roh Kudus.

3. Dalam penggunaan aplikasi karunia Roh Kudus harus di gunakan dengan tertib dan teratur, gereja membuat alur dan tata cara penyampaian agar semua berjalan tertib.

Renungan Harian Alkitab, 9 Juni, 1 Corinthians 12: “concerning spiritual gifts, Pentingnya karunia Roh kudus “

1 Corinthians 12:1 (NKJV) Now concerning spiritual gifts, brethren, I do not want you to be ignorant:

1 Korintus 12:1 (TB) Sekarang tentang karunia-karunia Roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui kebenarannya.

Rasul Paulus mengajarkan agar jemaat tidak ignorance ( masa bodoh ) dengan karunia – karunia Roh Kudus!, ini adalah hal yang utama dalam pelayanan gereja Tuhan, Karunia Roh adalah bukti Tuhan kita adalah nyata dan hidup.

Gereja tanpa kuasa Roh Kudus, dimana karunia – karunia Roh Kudus mengalir, bukanlah gereja Yesus Kristus sejati, karena Yesus adalah Tuhan yang hidup dan nyata kuasa Roh Kudus bekerja di gerejaNya sampai jaman ini.

Para pembaca terkasih ada 9 karunia Roh Kudus yang mengalir dalam gereja Tuhan , tertulis dalam ayat ini :

1 Korintus 12:8-10 (TB) Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

Puji Tuhan, karunia Roh Kudus sungguh nyata, sampai hari ini dan selamanya. Dalam gereja yang saya pimpin , kita melihat kesembilan Karunia Roh Kudus terjadi dalam pertemuan ibadah kami , sungguh Roh Kudus itu nyata.

Renungan Harian Alkitab, 8 Juni, 1 Corinthians 11:” qualification for taking holy bread , kualifikasi untuk perjamuan kudus “

1 Corinthians 11:28-30 (RKJNT) Let a man examine himself before he eats of the bread, and drinks of the cup.
For he who eats and drinks unworthily, not discerning the Lord’s body, eats and drinks judgement upon himself.
For this reason many are weak and sickly among you, and many sleep.

1 Korintus 11:28-30 (TB) Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.
Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya.
Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal.

Para pembaca terkasih hal ini penting diketahui, jika seseorang tidak memenuhi kualifikasi makan roti dan anggur , yang adalah tubuh dan darah Yesus, dalam perjamuan kudus, maka janganlah mengambil perjamuan kudus.

Jika dipaksakan, maka justru banyak yang malah menjadi lemah dan sakit, bahkan tidak sedikit meninggal!

Perjamuan kudus hanya diperuntukkan bagi orang – orang yang sudah lahir baru : dibaptis, bertobat dari manusia lama yang hidup untuk kedagingan semata, meningallkan cara hidup dosa , dan menjadikan Yesus Tuhan , menerima pengampunan dosa, dan hidup sebagai ciptaan baru dalam kekudusan dan kebenaran.

Bagi orang – orang yang belum lahir baru dan dibaptist, tersedia instrumen lain yakni minyak urapan, dan doa penumpangan tangan, atau doa kesembuhan melalui sapu tangan sebagai instrumen kuasa Tuhan Yesus dan pekerjaan Roh Kudus.