Renungan Harian Alkitab, 14 October, Genesis 11 ( Kejadian 11), ” Scatered to fill the earth, diserakkan untuk memenuhi bumi “

Genesis 11:7-9 (ASV) Come, let us go down, and there confound their language, that they may not understand one another’s speech.
So Jehovah scattered them abroad from thence upon the face of all the earth: and they left off building the city.
Therefore was the name of it called Babel; because Jehovah did there confound the language of all the earth: and from thence did Jehovah scatter them abroad upon the face of all the earth.

Kejadian 11:7-9 (TB) Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.”
Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

Manusia diberikan mandat untuk memenuhi bumi, mengelola alam, dan beranak cucu memenuhi bumi membangun budaya kerajaan Allah.

Tetapi karena pada mulanya semua berbicara satu bahasa, dan berasal dari satu keluarga besar ( paguyban keluarga Nuh ) maka mereka malah sibuk berkumpul dan tidak mau mengerjakan mandat, bahkan mereka ingin terus bersama dan membangun ke atas langit, bukannya menyebar memenuhi bumi membangun peradaban kerajaan Allah.

Inilah yang terjadi dengan kelompok inklusif, menjadi malas memisahkan diri dan membangun kejayaan sendiri, manusia malah memberontak dan menolak visi dari Allah.

Pembaca terkasih, alkitab menjelaskan bahwa tanpa visi (wahyu akan tujuan masa depan Allah di bumi) maka manusia akan binasa !

Pada jaman perjanjian baru , visi Tuhan sudah jelas yakni memujudkan kerajaan Allah dibumi melalui misi amanat agung ; menjadikan segala bangsa menjadi murid Yesus ( anak – anak Allah yang penuh Roh Kudus).

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 11 September, Jude 1, ” Praying in the Holy spirit, berdoa dalam Roh Kudus”

Jude 1:20-21 (RKJNT) But you, beloved, build yourselves up on your most holy faith, praying in the Holy Spirit,
Keep yourselves in the love of God, waiting for the mercy of our Lord Jesus Christ to bring you to eternal life.

Yudas 1:20-21 (TB) Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.
Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

Di Akhir jaman dunia akan semakin jahat, karena itu kita murid- murid Tuhan Yesus penting untuk waspada dan terus hidup dalam iman.

Firman Tuhan mengajarkan untuk terus menjaga iman, hidup dalam kekudusan dan juga yang sangat penting yakni berdoalah berbahasa Roh, pada saat kita berbahasa Roh, kita sedang berdoa bersama Roh Kudus.

Para pembaca terkasih, berdoalah dalam Roh Kudus; berdoa bahasa Roh, ketika kita berdoa bahasa Roh , maka Roh Kudus, berdoa bersama sama dengan kita dan menguatkan roh kita.

Renungan Harian Alkitab, 1 July, Galatians 5: ” Freedom in Christ, Kemerdekaan dalam Kristus “

Galatians 5:1 (RKJNT) It is for liberty that Christ has made us free. Therefore, stand fast and do not submit again to a yoke of slavery.

Galatia 5:1 (TB) Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Puji Tuhan, kita semua yang telah menerima Yesus, dan telah dilahirkan kembali menjadi ciptaan baru telah dimerdekakan dari perbudakan dosa dan perbudakan kutuk, kita telah merdeka !

Para pembaca terkasih, kemerdekaan yang telah kita raih, harganya sangat mahal, yakni darah Yesus!.

Kemerdekaan yang kita terima yang telah menguduskan kita, telah menyucikan kita , sehingga memampukan kita menerima Roh Kudus, dan menjadi anak-anak Allah.

Jangan mau lagi diperbudak dosa, dan kutuk perhambaan terhadap apapun,kita sudah merdeka.

Renungan Harian Alkitab,24 june, 2 Corinthians 11″ beware of false teaching, waspada pengajaran sesat “

2 Corinthians 11:3-4 (NKJV) But I fear, lest somehow, as the serpent deceived Eve by his craftiness, so your minds may be corrupted from the simplicity that is in Christ.
For if he who comes preaches another Jesus whom we have not preached, or if you receive a different spirit which you have not received, or a different gospel which you have not accepted–you may well put up with it!

2 Korintus 11:3-4 (TB) Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Rasul Paulus menjelaskan kepada jemaat, untuk waspada terhadap pengajar, atau hamba Tuhan gadungan. Mereka bukanlah utusan Tuhan dan memberitakan Yesus yang berbeda.

Yesus yang asli adalah Yesus yang hidup, dan memberikan Roh kudus, sehingga hamba – hamba Tuhan yang diutus disertai kuasa Tuhan Yesus yang nyata dan karunia Roh Kudus.

Rasul Paulus juga memberitahukan cara mengenali hamba Tuhan Palsu, yakni dengan melihat buah kehidupannya, bagaaimana cara hidup mereka.

Pembaca renungan terkasih, Yesus yang sejati adalah yang sesuai dengan alkitab : Tuhan yang hidup, yang menyembuhkan, yang penuh kuasa.

Renungan Harian Alkitab, 23 Juni, 2 Corinthians 10, ” Bring every thought into captivity, menaklukan setiap pikiran “

2 Corinthians 10:5 (RKJNT) We cast down arguments, and every lofty thing that exalts itself against the knowledge of God, and bring every thought into captivity to the obedience of Christ.

2 Korintus 10:5 (TB) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.

Rasul Paulus menjelaskan cara untuk menang dalam peperangan rohani, Tuhan telah mengajarkan kepada Paulus, dan Paulus mengajarkan kepada kita.

Peperangan Rohani terjadi di dalam pikiran manusia, pikiran adalah area utama serangan si jahat diluncurkan.

Memenuhi pikiran kita dengan kebenaran firman Tuhan, dan mengetahui kehendak Tuhan, akan membuat pikiran kita, berada dalam track yang benar, sehingga ketika si jahat menaruh benih pikiran negatif kita tidak akan kalah.

Ketika pikiran dengan spirit ketakutan, kekuatiran, dosa, negatif, kutuk, bersungut sungut dilemparkan atas kita, maka sesegera mungkin tawanlah pikiran itu , cegah agar tidak berkembang dan mendominasi hati kita, dengan cara konfrontasikan dengan firman Tuhan, hadirkan terang yang akan membuat kegelapan sirna.

Para pembaca terkasih, sangatlah penting untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari, memenuhi pikiran dan hati kita dengan firman Tuhan.

Renungan harian , blog : cahyaadi.wordpress.com setia hadir setiap hari mendampingi pembelajaran firman, dan perenungan firman Tuhan.

Pemuridan renungan harian ini, akan menssuport para pembaca dan jemaat gereja Tuhan agar senantiansa dipenuhi pewahyuan dan perkataan firman Tuhan, doa saya sebagai hamba Tuhan dan pastor gembala jemaat agar setiap pembaca hari demi hari dipenuhi firman Tuhan dan berjalan dalam terang Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 16 June, 2 Corinthians 3 :” Liberty is a proof of full of Holy Spirit, Kemerdekaan bukti penuh Roh kudus “

2 Corinthians 3:17 (RKJNT) Now the Lord is the Spirit: and where the Spirit of the Lord is, there is liberty.

2 Korintus 3:17 (TB) Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Inilah bukti seseorang dipenuhi Roh kudus, ia merdeka, bebas! Ia bebas dari perbudakan dosa, dan perbudakan hawa nafsu, ia bebas dari penghakiman takut akan pendapat orang dunia karena ia hidup dalam jalan Tuhan.

Para pembaca terkasih, apakah anda belum bebas dari perbudakan dosa? Takut menjadi murid Yesus yang radikal karena takut akan pendapat dan penghakiman manusia?

Jika ya,mintalah pertolongan Roh Kudus, berdoalah dengan tekun mintalah Roh kudus terus memenuhi anda, hingga satu titik anda kepenuhan Roh Kudus, Putuskan untuk tidak meladeni dosa dan tidak takut apa kata orang,jadilah murid Yesus yang radikal!

Tuhan Yesus telah mengirimkan Roh Kudus, Ia akan memerdekakan anda, bagian kita manusia membuat keputusan , dan hidup dalam kemerdekaan.

Renungan Harian Alkitab, 11 June, 1 Corinthians 14: “Prophesy and speaking in tongues, Nubuatan dan bahasa Roh”

1 Corinthians 14:39-40 (RKJNT) Therefore, brethren, desire to prophesy, and do not forbid speaking in tongues.
But let all things be done decently and in order.

1 Korintus 14:39-40 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

Dalam pasal ke empat belas, kitab 1 korintus ini, Rasul Paulus menjelaskan lebih details tentang esensi dan pewahyuan mengenai prinsip aplikasi penggunaan karunia – karunia Roh Kudus, khususnya bernubuat dan bahasa Roh.

Rasul Paulus memberikan kesimpulan di ahkir penutup, sebagai rangkuman esensi prinsip penggunaan karunia bernubuat, demikian esensi tersebut yang tertulis dalam pasal 39-40 :

1. Karunia bernubuat sangat penting dalam gereja, karena itu jemaat di dorong untuk masuk dan mengalir dalam karunia nubuatan.

2.Karunia bahasa Roh adalah karunia Roh Kudus, Tuhan memberikannya pada orang – orang percaya di gereja, karena itu jangan dilarang, jika ada gereja yang melarang umatnya berbahasa Roh, maka mereka menentang Roh Kudus.

3. Dalam penggunaan aplikasi karunia Roh Kudus harus di gunakan dengan tertib dan teratur, gereja membuat alur dan tata cara penyampaian agar semua berjalan tertib.