Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 22, kamis; ” savings principles,prinsip menabung”

1 Chronicles 22:5 (NKJV)  Now David said, “Solomon my son is young and inexperienced, and the house to be built for the Lord must be exceedingly magnificent, famous and glorious throughout all countries. I will now make preparation for it.” So David made abundant preparations before his death.

David menghidupi prinsip kerajaan Allah, menabung untuk masa depan!

David menabung untuk generasi berikutnya, ia menabung semua kebutuhan biaya pembangunan bait Allah yang akan dilakukan di masa depan agar anaknya Salomo dapat melakukannya

Para pembaca prinsip kerajaan Allah adalah menabung , menyimpan untuk kebutuhan masa datang, dan bukan berhutang !

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 21, rabu; ” cost me nothing!, tanpa membayar harga”

1 Chronicles 21:24 (NKJV)  Then King David said to Ornan, “No, but I will surely buy it for the full price, for I will not take what is yours for the Lord, nor offer burnt offerings with that which costs me nothing.”

Raja David memahami dan menghidupi kebenaran ini, ia tidak mau beribadah tanpa membawa apa apa! ibadah adalah memberikan persembahan terbaik, bukan datang tanpa membawa apa apa.

Orang -orang yang kaya rohaninya mengetahui budaya gratis, tidak mau mengeluarkan uang, mental cari gratis tanpa mengeluarkan uang adalah bukan mental seorang pemberi, dan anak Tuhan mempunyai karakter pemberi dan murah hati ( generous , giver).

Para pembaca terkasih, David sangat kaya secara keuangan, karena ia menghidupi nilai dalam kerajaan Allah, ia tidak akan beribadah tanpa membawa persembahan yang berarti, karakter generous dan giver sungguh di hidupnya.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 15, kamis: ” God’s way, cara Tuhan”

1 Chronicles 15:2 (NKJV)  Then David said, “No one may carry the ark of God but the Levites, for the Lord has chosen them to carry the ark of God and to minister before Him forever.”

Ahkirnya  raja David  bisa membawa tabut perjanjian ke Jerusalem, setelah sebelumnya ia gagal, dan menewaskan salah satu pengangkut tabut

David menyadari cara meninggikan hadirat Tuhan dalam tabut perjanjian adalah harus dengan cara Tuhan-” God’s way’, ia menyelidiki alkitab dan mengetahui haruslah para imam, sebagai pelaksana, Tuhan telah menetapkan hal ini

Para pembaca terkasih, manusia seringkali berusaha meninggikan Tuhan dengan caranya sendiri, tapi Tuhan punya ketetapan sendiri dan cara caranya sendiri, maka kita harus mengikuti cara dan standard Tuhan

Ingatlah Tuhan punya ketetapan yang sudah diatur dengan standard jelas, semua ada di alkitab, karena itu jika kita ingin  meninggikan Tuha , maka  hiduplah sesuai standard alkitab.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 12, senin; ” skills is importance, keahlian itu penting”

1 Chronicles 12:1-2 (NKJV)  Now these were the men who came to David at Ziklag while he was still a fugitive from Saul the son of Kish; and they were among the mighty men, helpers in the war,

armed with bows, using both the right hand and the left in hurling stones and shooting arrows with the bow. They were of Benjamin, Saul’s brethren.

 orang – orang kepercayaan David, para pemimpin dibawah kepemimpinan David adalah orang- orang yang mempunyai keahlian tinggi, karena itu mereka sangat berfungsi mensupport kepemimpinan raja David

para pembaca terkasih, apakah anda pribadi yang mempunyai skill  keahlian khusus?  

janganlah menjadi manusia rata-rata tidak mempunyai skills, anda harus mempunyai sekurangnya satu keahlian khusus!

Ambilah sertifikasi keahlian khusus, perdalamlah skills kerja anda, agar anda mempunyai nilai tambah, dan bisa menssuport pemimpin anda dan memimpin anak buah anda

Bertekunlah dalam keahlian khusus, dan jadilah ahli dibidangnya sehingga pekerjaan anda menjadi master piece yg dipersembahkan bagi Tuhan Yesus.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 9, jumat; ” because of their unfaithfullness, karena mereka tidak setia”

1 Chronicles 9:1 (NKJV)  So all Israel was recorded by genealogies, and indeed, they were inscribed in the book of the kings of Israel. But Judah was carried away captive to Babylon because of their unfaithfulness.

Karena suku Judah tidak setia dan berpaling pada dewa-dewi asing, maka mereka menjadi tawanan kuasa kegelapan, mereka menjadi budak kuasa gelap dan kerajaan kuasa kegelapan.

Setiap manusia memiliki kehendak bebas, memilih menyembah Tuhan atau menyembah iblis, dan iblis melalui tipu daya dosa dunia menarik manusia sedemikian rupa menjadi penyembah berhala.

Jalan kerajaan Allah adalah jalan kekudusan dan kebenaran yang tidak hidup dikuasai nafsu daging tapi oleh Roh Tuhan, tetapi manusia lebih memilih menjadi budak nafsu dan dosa sehingga menolak dan menjaug dari Tuhan.

Jerat tipu daya iblis  berhasil menipu manusia; pride ( keangkuhan hidup), nafsu mata, dan nafsu daging menjadi jerat utama kerajaan kegelapan menipu manusia.

Para pembaca terkasih, ketika kita memilih tidak setia menyembah kepada Tuhan Allah yang hidup dan hidup dalam kebenaran dan kekudusa  , kita telah memilih masuk dalam kegelapan dan perbudakan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 8, kamis ; ” Benjamin Tribe not perish, suku Benjamin tidak binasa”

1 Chronicles 8:1-6 (NKJV)  Now Benjamin begot Bela his firstborn, Ashbel the second, Aharah the third,Nohah the fourth, and Rapha the fifth.The sons of Bela were Addar, Gera, Abihud,Abishua, Naaman, Ahoah,Gera, Shephuphan, and Huram.

These are the sons of Ehud, who were the heads of the fathers’ houses of the inhabitants of Geba, and who forced them to move to Manahath.

Catatan kronologi keturunan suku Benjamin adalah suatu kabar baik, ya suatu kabar baik! , artinya suku ini tidak binasa melainkan tetap berlanjut.

Hal ini sangatlah penting di ingat, kembali kepada sejarah perang saudara ,( judges 19-21) , dalam kitab hakim-hakim dituliskan kisah sejarah perang yang hampir memusnahkan suku Benjamin, dimana pada saat itu suku Benjamin penuh dengan kemaksiatan, percabulan , LGBT, dan dosa dosa, dan menolak teguran dari 11 suku lainnya, dan Benjamin ditumpas nyaris binasa,

Suku Benjamin tidak layak diampuni, tetapi  Tuhan menaruhkan kasihnya melalui perantaraan saudara saudarinya dari 11 suku , mereka digerakan Tuhan untuk mengampuni, dan menginginkan mereka tidak binasa , dan ahkirnya mereka tidak binasa.

Para pembaca terkasih, pencatatan kronologi silsilah suku benjamin adalah bukti Tuhan maha pengasih dan pengampun, meskipun suku ini pernah menjadi sangat rusak moralnya dan sangat maksiat, tapi Tuhan berbelas kasihan kepada mereka.

Renungan harian alkitab, 1 Kings 24, selasa; ” result of rebbelion to God , hasil dari pemberontakan kepada Tuhan” 

2 Kings 24:9-12 (NKJV)  And he did evil in the sight of the Lord, according to all that his father had done.

At that time the servants of Nebuchadnezzar king of Babylon came up against Jerusalem, and the city was besieged.

And Nebuchadnezzar king of Babylon came against the city, as his servants were besieging it.

Then Jehoiachin king of Judah, his mother, his servants, his princes, and his officers went out to the king of Babylon; and the king of Babylon, in the eighth year of his reign, took him prisoner.

Terulang terus menerus ” pemberontakan pada ketetapan Tuhan”, dan selalu setiap pemberontakan menghasilkan bencana, ketika kuasa Tuhan ditarik dari atas umat Israel , dengan segera kuasa kejahatan, aniaya  perbudakan dunia mengambil alih.

Raja Jehoiachin melakukan hal yang sama , sungguh bodoh sepertinya, jika seorang Raja tidak belajar dari sejarah kerajaan, ia kembali menyembah berhala kepada kerajaan setan, dan dengan segera perbudakan menguasai mereka,

Jujur agak kesal membaca kisah Raja raja yang pintar tapi bodoh rohani , mereka selalu kembali menyembah berhala, tapi hal ini sungguh terjadi, dan mereka semakin terpuruk dan jatuh sangat dalam sehingga semua dijadikan budak di pembuangan.

Para pembaca terkasih, sudah sangat jelas bahwa upah dari pemberontakan kepada Tuhan adalah kuasa setan dengam segera menjadikan anda budak budak kerajaan kegelapan.

Renungan harian alkitab, 2 Kings 17, Senin;” rebellion character, karakter pemberontak”

2 Kings 17:13-14 (NKJV)  Yet the Lord testified against Israel and against Judah, by all of His prophets, every seer, saying, “Turn from your evil ways, and keep My commandments and My statutes, according to all the law which I commanded your fathers, and which I sent to you by My servants the prophets.”

Nevertheless they would not hear, but stiffened their necks, like the necks of their fathers, who did not believe in the Lord their God.

Tuhan telah mengirim begitu banyak Nabi untuk menyampaikan pesan pertobatan kepada umat Israel, mereka sama sekali tidak mendengarkan.

Umat Israel sengaja memberontak kepada Tuhan, memberontak terhadap pimpinan para Nabi, bukan hanya sekali tapi beratus kali, dan beratus tahun lamanya.

Para pembaca  umat  Israel telah memilih jalan mereka sendiri, mereka menolak Tuhan, dan mereka menuai hasil pilihan mereka sendiri, menjadi budak dan terkalahkan bangsa asing, mereka tidak hanya diperbudak kerajaan lain tapi juga oleh kuasa penyembahan berhala.

Ketika Tuhan terus menerus mengirim hamba -hamba Tuhan untuk menegur, memimpin umatnya, tapi umat memberontak, maka umat telah memilih keluar dari jalan terang dan hidup dalam jalan kegelapan.

Renungan harian alkitab, 2 Raja 9, senin, ” God choose, Tuhan memilih”

2 Kings 9:4-6 (NKJV)  So the young man, the servant of the prophet, went to Ramoth Gilead.

And when he arrived, there were the captains of the army sitting; and he said, “I have a message for you, Commander.” Jehu said, “For which one of us?” And he said, “For you, Commander.”

Then he arose and went into the house. And he poured the oil on his head, and said to him, “Thus says the Lord God of Israel: ‘I have anointed you king over the people of the Lord, over Israel.
Waktu bagi dynasti Ahab sudah selesai, Tuhan sudah menentukan, Raja yang baru sudah dipilih, melalui  Nabi Elisha ketetapan Tuhan ditetapkan.

Nabi Elisha menyuruh muridnya seorang nabi Muda untuk mengurapi Raja yang baru, ia membawa minyak urapan dan mengurapi Raja Yang baru, nubuatan bapa Rohani nabi Elisha yakni nabi Elijah digenapi secara tepat.

Untuk sesaat sepertinya raja Lalim  Ahab dan istrinya berkuasa, dan tidak tersentuh kuasa yang lebih tinggi, sepertinya Tuhan berdiam diri, tapi ternyata Tuhan telah menetapkan masa dan waktu untuk bertindak.

Para pembaca Tuhan punya waktu dan caranya sendiri, ketika ia menetapkan perintahnya,ia akan menyampaikan pesan melalui para nabi dan hamba Tuhan, dan rencana Tuhan akan digenapi , apapun yang terjadi ketahuilah Tuhan pegang kendali dan tidak tinggal diam. 

Renungan harian alkitab, 2 Kings 5, kamis; ” test to a Gehazi, ujian bagi Gehazi”

2 Kings 5:14-16 (NKJV)  So he went down and dipped seven times in the Jordan, according to the saying of the man of God; and his flesh was restored like the flesh of a little child, and he was clean.

And he returned to the man of God, he and all his aides, and came and stood before him; and he said, “Indeed, now I know that there is no God in all the earth, except in Israel; now therefore, please take a gift from your servant.”

But he said, “As the Lord lives, before whom I stand, I will receive nothing.” And he urged him to take it, but he refused.

Biasanya umat datang membawa persembahan khusus kepada Nabi, sebagai persembahan dan rasa syukur kepada Tuhan.

Ketika seorang Nabi dengan rendah hati menerima persembahan, ia telah menjadi alat untuk umat menabur, karena umat membutuhkan nabi yang rendah hati untuk ditabur persembahan , sehingga umat juga bisa mendapatkan tuaian finansial.( menggenapi firman barang siapa menabur persembahan kepada nabi akan mendapat upah nabi dan berkat)

Dalam kasus lain, Nabi Elisha jika merasa tidak membutuhkan persembahan umat, ia tetap rendah hati menerimanya , tidak menolak dan memberikan kepada orang lain, contohnya persembahan sulung  roti di saat kelaparan, tetap diterima, lalu dibagikan kepada umat sehingga terjadi mukjizat pelipatgandaan roti, demikian kisah ini tertulis;

2 Kings 4:42-44 (NKJV)  Then a man came from Baal Shalisha, and brought the man of God bread of the firstfruits, twenty loaves of barley bread, and newly ripened grain in his knapsack. And he said, “Give it to the people, that they may eat.”

But his servant said, “What? Shall I set this before one hundred men?” He said again, “Give it to the people, that they may eat; for thus says the Lord: ‘They shall eat and have some left over.’ “

So he set it before them; and they ate and had some left over, according to the word of the Lord.

Tetapi aneh sekali, tiba tiba Nabi Elisha menolak persembahan khusus jendral Naaman? Seperti sombong? Ini bukan sikap yang benar, ada apa dengan kasus ini?.

Kasus ini dirancangkan Tuhan, untuk menguji hati  calon penerus jubah kenabian Elisha yakni muridnya Gehazi, ini adalah sebuah ujian hati bagi Gehazi, apakah ia layak menjadi nabi penerus urapan Elisha.

Jika dulu Elisha anak pengusaha pertanian yang kaya raya meninggalkan kekayaan dan bussinesnya seketika , guna mengikut nabi Elijah, ia lulus ujian materi….

Nabi Elisha bahkan secara profetik melihat tindakan pemberontakan  gehazi, dan ia bernubuat sebuah hukuman dan sekaligus memecat Gehazi sebagai muridnya.

2 Kings 5:27 (NKJV)  Therefore the leprosy of Naaman shall cling to you and your descendants forever.” And he went out from his presence leprous, as white as snow.

Berbeda dengan Gehazi, didalam mental miskin yang ia miliki, ia memilih mammon, harta dan kena kutuk kusta, karena memberontak otoritas.