Renungan harian alkitab, Psalm 42, Rabu; ” my souls thirst after God, jiwaku haus akan Tuhan”

Psalms 42:1-2 (NKJV) To the Chief Musician. A Contemplation of the sons of Korah. As the deer pants for the water brooks, So pants my soul for You, O God.
My soul thirsts for God, for the living God. When shall I come and appear before God?

Mazmur 42:1-2 (TB) Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran bani Korah. (42-2) Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.
(42-3) Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?

Jiwa seseroang ternyata dapat memiliki rasa haus, atau kerinduan akan hadirat Tuhan, akan perjumpaan dengan Tuhan.

Tuhan tidak hanya mampu memenuhi roh kita dengan pengurapan, tetapi juga memenuhi jiwa kita dengan keindahan hadirat Tuhan, rasa aman, damai sejahtera yang berlimpah, sungguh Tuhan yang sempurna.

Apa solusi dan jawaban bagi jiwa manusia yang merindukan Tuhan?

Para pembaca terkasih, melalui pujian , menaikkan penyembahan jiwa kita mengekspresikan dan melepaskan dahaga akan kerinduan berjumpa hadirat Tuhan, inilah kuasa dalam pujian dan penyembahan.

Pada saat manusia melakukan meditasi firman Tuhan( bukan sekedar membaca atau sekedar menghafal alkitab) maka ia berjumpa dengan Tuhan melalui firman Tuhan, dan perkataan Allah itu sendiri akan mengisi roh dan jiwa kita.

Advertisements

Renungan harian alkitab ,Psalm 29, kamis; ” Beauty of Holiness, keindahan dari kekudusan”

Psalms 29:2 (NKJV) Give unto the Lord the glory due to His name; Worship the Lord in the beauty of holiness.

Mazmur 29:2 (TB) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!

Tuhan itu sungguh indah, bukan hanya karena ia maha kuasa, tetapi Tuhan sangat sempurna dalam kekudusan , tidak sedikitpun kecemaran, kenajisan dan dosa, terang, suci, mulia , sungguh kekudusan yang sempurna,

karena Tuhan sungguh indah, memancarkan kekudusan yang sempurna ,maka hadirat Tuhan sungguh indah dirasakan manusia.

Keindahan hadirat Tuhan adalah pancaran dari kekudusan Tuhan, karena itu orang orang Kristen yang tidak menjaga kekudusan hati dan pikiranakan sulit merasakan hadirat Tuhan; doa dan pujian penyembahan hanyalah ritual kosong agamawi tanpa perjumpaan dengan hadirat Tuhan.

Para pembaca terkasih, kekudusan itu indah,orang orang kristen yang hidup dalam kekudusan akan dapat masuk ke tahta Tuhan dan merasakan keindahan ,dan hadirat Tuhan ;melalui pujian, penyembahan, serta dalam doa.

Didalam kekudusan kita merasakan hadirat Tuhan yang kudus dan keindahan.

” THE BEAUTY OF HOLINESS- KEINDAHAN DARI KEKUDUSAN”

Renungan harian alkitab, Psalm 24, Sabtu; “holy hand and pure heart, tangan yang kudus dan hati yang murni”

Psalms 24:3-5 (NKJV) Who may ascend into the hill of the Lord? Or who may stand in His holy place?

He who has clean hands and a pure heart, Who has not lifted up his soul to an idol, Nor sworn deceitfully.

He shall receive blessing from the Lord, And righteousness from the God of his salvation.

Mazmur 24:3-5 (TB)  “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” 

“Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. 

Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia. 

Dengan jelas melalui ayat ini kita mengetahui bahwa hanya orang-orang yang kudus tangannya dan murni hatinya dapat naik ke gunung Tuhan, dan bisa intim dengan Tuhan.

Para pembaca penting agar kita menjaga kekudusan hati , pikiran, dan juga dalam pekerjaan bekerja dengan jujur dan bersih, Tuhan adalah pribadi yang sangat kudus, karena itu kekudusan sangat penting agar kita terhubung dengan Tuhan.

Renungan harian alkitab, Psalm 18, Minggu, ” In my distress? pada waktu stress?”

Psalm 18:6  “in my distress I Called upon the Lord, and Cried out to my God: He heard my voice from his temple, And my cry came before Him, event to his ears.”

Mazmur 18:6 (TB)  (18-7) Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya. 
Para pembaca terkasih , Stress seringkali terjadi, dan itulah kehidupan, selalu ada tantangan dan perubahan, murid-murid Tuhan Yesus , para hamba Tuhan pun bisa mengalami stress, tapi yang membedakan dengan orang dunia, mereka Tau apa yang harus dilakukan ketika stress datang , dan mereka keluar sebagai pemenang, bisa dikatakan stress datang  dan dalam satu tindakan iman, satu terobosan besar akan datang dengan kuat kuasa Tuhan sehingga kesaksian kemenangan akan lahir.

Raja dan Nabi David mengajarkan kita  tindakan iman apa yang harus dilakukan ketika stress datang, yakni  ” Berseru kepada Tuhan dalam doa yang sangat pribadi dengan Tuhan “, inilah tindakan iman yang mendatangkan kuasa yang dashyat.

Jikalau stress datang, jangan melarikan diri dengan kesibukan , janganlah restless , gelisah, atau mengasihani diri , bersembunyi, atau  seringkali orang orang yang stress melampiaskan diri dengan  melakukan kegiatan extreme seperti mendaki gunung es, menyelam jauh kebawah samudera, berjalan kaki keliling dunia , atau mabuk mabukan, atau  mengemudikan dengan ugal ugalan atau hal hal lainnya, hadapi masalah dengan membawanya kepada Tuhan, berseru kepadanya dan terimalah kuasa dari TUHAN, bersama sama dengan tindakan iman anda Tuhan akan membereskannya , Ia pasti melakukannya , Tuhan adalah Bapa yang sangat baik dan maha kuasa .

Renungan harian alkitab, psalm 9&10, sabtu ;” Tell God marvelous work, memberitahukan pekerjaan Tuhan yang ajaib”

Psalms 10:17 (NKJV) Lord, You have heard the desire of the humble; You will prepare their heart; You will cause Your ear to hear,
Psalms 9:1-2 (NKJV) To the Chief Musician. To the tune of ‘Death of the Son.’ A Psalm of David. I will praise You, O Lord, with my whole heart; I will tell of all Your marvelous works.
I will be glad and rejoice in You; I will sing praise to Your name, O Most High.

Mazmur 9:1-2 (TB) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud. (9-2) Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib;
(9-3) aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi,

Pengalaman pribadi dengan Tuhan yang maha kuasa dan hidup membuat kita sungguh mengenal Tuhan secara nyata, buka sekedar teori tentang Tuhan.

Hidup David mengalami dari suatu pengalaman ajaib dengan Tuhan kepada pengalaman ajaib lainnya, sungguh luar biasa pengalaman ini. David pun mengetahui bahwa ia harus bersaksi, karena pengalaman akan kuasa Tuhan bukan untuk diri sendiri, terlalu besar untuk disimpan diri sendiri , tapi untuk bersaksi!

Para pembaca yang terkasih dalam hubungan pribadi yang sejati dengan Tuhan ( bukan ritual kosong agama tanpa kuasa Allah), akan selalu ada pengalaman kuasa Tuhan yang nyata, dan pengalaman Tuhan yang nyata ini adalah sebuah kesaksian akan Tuhan yang hidup! Ingatlah kita semua murid Yesus, diutus untuk bersaksi.

Pengalaman pribadi dengan Tuhan membutuhkan suatu kerendahan hati, dan didalam kerendahan hati Tuhan menyatakan dirinya.

Renungan harian alkitab, Psalm 8, kamis,”David prespective, sudut pandang David”

​Psalms 8:3-5 (NKJV)  When I consider Your heavens, the work of Your fingers, The moon and the stars, which You have ordained,

What is man that You are mindful of him, And the son of man that You visit him?

For You have made him a little lower than the angels, And You have crowned him with glory and honor.

Mazmur 8:3-5 (TB) (8-4) Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: 

(8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 

(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 

Sudut pandang David tentang Tuhan membuat David bertumbuh rohaninya, dan berkemenangan.

 David berhasil melihat kebesaran Tuhan melalui alam semesta ciptaan Tuhan, dan ia menangkap betapa istimewanya umat  manusia yang dikasihi Tuhan.

Jauh berbeda dengan Job, Job sibuk mencari kesalahan Tuhan dan mengkritik Tuhan, sudut pandanya prejudice dan mencari kesalahan.

Para pembaca terkasih sudut pandang seseorang adalah cerminan karakter orang tersebut, orang yg positif, terbuka sudut pandangnya pun optimis dan tidak picik, sebaliknya orang yg picik dan prejudice akan mempunyai sudut pandang sempit dan menghakimi.

Renungan harian alkitab, Psalm 6, selasa; faith prayer, doa iman.

Psalms 6:9 (NKJV) The Lord has heard my supplication; The Lord will receive my prayer.

Mazmur 6:9 (TB)  (6-10) TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku. 
David menuliskan pengalaman rohaninya menjadi text lagu yang dinyanyikan, ia membagikan pengalaman rohani yang luar biasa.

David mempunyai iman, ia mengetahui bahwa Tuhan telah mendengar permohonan dan mengabulkan doanya.

Para pembaca yang terkasih inilah doa iman, bukan sembarang doa, tapi doa yang keluar dari iman , dari pribadi yang mempunyai hubungan sejati dengan Tuhan.

Renungan harian alkitab, job 25, minggu “against self righteous, melawan pembenaran diri”

Job 25:4 (NKJV)  How then can man be righteous before God? Or how can he be pure who is born of a woman?

Para pembaca terkasih ketika sibuk membenarkan diri dan menyalahkan orang lain dan Tuhan, maka kita sudah jatuh pada pembenaran diri, dan berunjung pada kesombongan diri.

Seandainya kita sungguh tidak tau apa yang terjadi, maka sebaiknya kita intropeksi diri dan berdoa, dan jika belum tau juga maka kita lebih baik mencari nasihat dari orang beriman, dan jika juga belum tau juga maka waktunya kita berdoa berdiam diri dan menyimpannya dalam batin.

Renungan harian alkitab, Job 13, selasa “Job defend himself, Ayub membela dirinya “

Job 13:1-3 (NKJV)  “Behold, my eye has seen all this, My ear has heard and understood it.What you know, I also know; I am not inferior to you.But I would speak to the Almighty, And I desire to reason with God.

Satu hal yang memperparah keadaan adalah berdalih, berdebat kepada Tuhan! Hal ini tidak mempercepat proses pemulihan dari Tuhan, justru membuat pemulihan tertunda.

Job begitu talkative, banyak bicara, menggerutu, suatu keadaan yang harusnya di hadapi dengan berdiam diri, intropeksi diri, berdoa bersolitude malah Job menjadikan panggung perdebatan kepada sahabatnya dan juga kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih, ingatlah bahwa perdebatan, sibuk membela diri dan menyalahkan orang lain bukanlah sikap yang benar dalam merespon pergumulan dan permasalahan.

Renungan  harian alkitab , 1 Chronicles 23, jumat; ” 38.000 pastor serve the nations, 38.000 pendeta melayani umat”

1 Chronicles 23:3-5 (NKJV)  Now the Levites were numbered from the age of thirty years and above; and the number of individual males was thirty-eight thousand.

Of these, twenty-four thousand were to look after the work of the house of the Lord, six thousand were officers and judges,

four thousand were gatekeepers, and four thousand praised the Lord with musical instruments, “which I made,” said David, “for giving praise.”

Salah satu kunci dari kejayaan umat Israel pada jaman kerajaan David, adalah karena keseriusan David sebagai raja dalam hal iman dan ibadah kepada Tuhan, umat menjadi rayat yang beriman dan taat kepada hukum Tuhan, sehingga damai sejahtera dan kesejahteraan terjadi.

Sebanyak 38.000 pendeta melayani kebaktian ibadah seluruh umat kerajaan Israel, sungguh ini bukti keseriusan David dalam mengelola peribadatan kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih , dimana umat suatu negara iman dan ketaatan kepada Tuhan sangat baik, teroganisir dan dikelola dengan sangat baik, maka negri itu menjadu negri penuh kelimpahan dan damai sejahtera, dan semua itu dapat terjadi ketika para pemimpinnya bersungguh hati mengatur akan hal kerohanian umatnya.