Renungan Harian Alkitab, 15 September, Ezekiel 6; against idolatory, melawan penyembahan berhala

Ezekiel 6:2-3 (NKJV) “Son of man, set your face toward the mountains of Israel, and prophesy against them,
and say, ‘O mountains of Israel, hear the word of the Lord God!’ Thus says the Lord God to the mountains, to the hills, to the ravines, and to the valleys: “Indeed I, even I, will bring a sword against you, and I will destroy your high places.

Yehezkiel 6:2-3 (TB) “Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke gunung-gunung Israel dan bernubuatlah melawan mereka!
Katakanlah: Hai gunung-gunung Israel, dengarkanlah firman Tuhan ALLAH! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada gunung-gunung dan bukit-bukit, kepada alur-alur sungai dan lembah-lembah: Sungguh, Aku akan mendatangkan perang atasmu dan Aku akan membinasakan bukit-bukit pengorbananmu.

Setelah sekian lama Tuhan bersabar, dan terus menunggu umat Israel bertobat dari penyembahan berhala, mereka tidak bertobat bahkan semakin parah memberontak dan menyembah berhala.

Tibalah masa menuai dari apa yang umat Israel tabur, mereka menabur kejahatan dan pemberontakan, mereka menuai kebinasaan. Tuhan juga menindak para ilah ilah berhala dan menghancurkannya.

Para pembaca terkasih, jika umat semena mena dan mengira Tuhan berdiam diri , sesunguhnya Tuhan tidak berdiam diri, melainkan ia menunggu genap waktunya menuai saja, dan memberikan kesempatan umat bertobat.

G

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 9 September, Lamentation 5;” Turn us back to You, bawa kami kembali kepadaMu”

Lamentations 5:21 (NKJV) Turn us back to You, O Lord, and we will be restored; Renew our days as of old.

Ratapan 5:21 (TB) Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!

Nabi Jeremiah, berdiri sebagai Nabi yang berfungsi membawa pesan Tuhan, dan juga menjadi imam yang berfungsi menjadi perantara umat dan Tuhan.

Jeremiah berdiri bagi bangsanya dan memohon agar Tuhan memulihkan bangsanya , dan atas doa nabi Jeremiah , Tuhan berkenan dan menjawab doanya.

Para pembaca terkasih, jika sesuatu yang kurang baik, atau bahkan buruk terjadi atas keluarga besar, gereja, lingkungan dan bangsa kita, maka jadilah orang orang yang memberikan harapan, orang yang berdoa atasnya, dan sama seperti Jeremiah dipakai Tuhan membawa suara pemulihan, maka kita juga akan dipakai Tuhan sedemikian rupa.

Renungan Harian Alkitab, 22 Agustus, Jeremiah 40,”Jeremiah is Free, Yeremia bebas”

Jeremiah 40:4 (NKJV) And now look, I free you this day from the chains that were on your hand. If it seems good to you to come with me to Babylon, come, and I will look after you. But if it seems wrong for you to come with me to Babylon, remain here. See, all the land is before you; wherever it seems good and convenient for you to go, go there.”

Yeremia 40:5 (TB) Engkau boleh kembali kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan yang telah diangkat oleh raja Babel atas kota-kota Yehuda, dan tinggallah bersama-sama dia di tengah-tengah rakyat, atau ke mana saja engkau pandang benar, pergilah ke situ!” Lalu kepala pasukan pengawal itu memberikan kepadanya bekal makanan dan suatu hadiah, kemudian melepas dia pergi.

Jeremiah bebas dari belenggu, ia dulu di tawan oleh bangsa dan kerajaanya sendiri, sekarang ia dibebaskan oleh kerajaan asing, sungguh Tuhan mengutus orang dari kerajaan lain untuk memberikan kemerdekaan kepada Nabi Jeremia.

Para pembaca terkasih, orang yang benar akan dilindungi Tuhan , secara ajaib Tuhan memakai raja Nebukadnezar untuk menyelamatkan Nabi Jeremiah, dan mempertobatkan umat israel.

Renungan Harian Alkitab, June 27; Isiah 50; “God awakens me in the morning, Tuhan membangunkanku di pagi hari “

Isaiah 50:4 (NKJV) “The Lord God has given Me The tongue of the learned, That I should know how to speak A word in season to him who is weary. He awakens Me morning by morning, He awakens My ear To hear as the learned.

Yesaya 50:4 (TB) Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Inilah waktu emas nabi Yesaya, prime time dari kehidupan nabi adalah pagi hari! Di pagi hari Tuhan membangunkan dan mengajar nabi Yesaya dalam doa paginya.

Doa pagi adalah waktu istimewa bagi kita mendengar kepada Tuhan dan Tuhan mengajar kepada muridnya.

Para pembaca terkasih, mari kita meneladani nabi Yesaya; memprioritaskan mengawali hari dengan doa di pagi hari.

Renungan Harian Alkitab, 18 May, Isiah 10; “warning to leaders, peringatan kepada para pemimpin”

Isaiah 10:1 (NKJV) “Woe to those who decree unrighteous decrees, Who write misfortune, Which they have prescribed

Yesaya 10:1 (TB) Celakalah mereka yang menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil, dan mereka yang mengeluarkan keputusan-keputusan kelaliman.

Sejarah membuktikan bahwa semua pemimpin yang lalim pada ujungnya menuai petaka dan kebinasaan, sejarah mencatat para pemimpin lalim itu di adili oleh pemberontakan rakyatnya, atau penjajah asing , atau pengadilan internasional bagi para penjahat perang.

Ada masa dimana sepertinya tidak terjadi apa apa, para pemimpin lalim ini memerintah, tetapi ketika masa menuai tiba, mereka berujung pada kebinasaan.

Para pembaca terkasih, ketika rakyat atau umat yang tertindas oleh pemimpin yang lalim menaikan doa dan air mata mereka kepada Tuhan, Tuhan mendengar, dan akan tiba masa penghukuman bagi mereka jika tidak bertobat.

Kepemimpinan adalah amanat dan tanggung jawab! Inilah pesan Tuhan yang disampaikan oleh Nabi Yesaya.

Renungan Harian Alkitab, 6 February, Psalm 111; ” the beggining of wisdom, awal mula datangnya hikmat”

Psalms 111:10 (NKJV) The fear of the Lord is the beginning of wisdom; A good understanding have all those who do His commandments. His praise endures forever.

Mazmur 111:10 (TB) Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Sistem ekonomi dunia yang sangat kompetitif dan penuh tekanan telah membuat banyak orang mengalami kebangkrutan hingga sakit jiwa , sistem politik ekonomi dunia yang semakin sengit, isu perang nuklir hingga terorisme telah merenggut damai sejahtera dunia usaha yang sangat membutuhkan stabilitas.

Para pengerja kaum profesional, mengalami tekanan yang tinggi untuk mengalahkan pesaing pencari kerja lainnya, bahkan robot dan teknologi telah menggantikan fungsi sumber daya manusia.

Dunia membutuhkan solusi dan terobosan, tepatnya umat manusia membutuhkannya.

Dunia membutuhkan HIKMAT untuk mengubahkan permasalahan dan keadaan menjadi suatu terobosan.

Para pembaca terkasih , Hikmat Tuhan adalah solusi kemenangan mutlak bagi para pengusaha , pengerja professional agar mereka tidak tergilas persaingan ekonomi, dan agar jiwa mereka sehat dan tetap kuat dalam dunia yang penuh persaingam tingkat tinggi dan tanpa stabilitas.

Dari mana datangnya hikmat? TAKUT AKAN TUHAN ADALAH AWAL TURUNNYA HIKMAT KEATAS MANUSIA, orang orang yang takut akan Tuhan akan diberikan Hikmat Tuhan untuk menang, mereka yang penuh hikmat di jaman yang parah ini, justru akan naik dan tidak turun, mereka akan mengambil alih perekonomian dan memberikan dampak besar bagi dunia di sekitarnya.

Renungan Harian Alkitab, 3 February , Psalm 108;” Your Mercy is great above the heaven, kasih kemurahan Tuhan mengatasi langit.

Psalms 108:3-4 (NKJV) I will praise You, O Lord, among the peoples, And I will sing praises to You among the nations.
For Your mercy is great above the heavens, And Your truth reaches to the clouds.

Mazmur 108:3-4 (TB) (108-4) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;

(108-5) sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, dan setia-Mu sampai ke awan-awan.

Umat Israel, menjadi saksi hidup, betapa besar kasih dan pengampunan Tuhan atas bangsa ini, mereka berulang kali murtad , tetapi ketika mereka berbalik kepada Tuhan, maka Tuhan mengampuninya.

Tuhan selalu mengirimkan para nabi untuk menegur, mempertobatkan umat Israel , dan terus menerus memanggil umatNya kembali kejalan yang benar.

Para pembaca terkasih, kitab kitab dalam perjanjian, mengungkapkan bukti betapa besarnya kasih dan kemurahan Tuhan.