Renungan Harian Alkitab, 19 December, Nahum 3;” Disaster in Niniwe, bencana di Niniwe”

Nahum 3:7 (TB) Maka semua orang yang melihat engkau akan lari meninggalkan engkau serta berkata: “Niniwe sudah rusak! Siapakah yang meratapi dia? Dari manakah aku akan mencari penghibur-penghibur untuk dia?”

Nahum 3:7 (NKJV) It shall come to pass that all who look upon you Will flee from you, and say, ‘Nineveh is laid waste! Who will bemoan her?’ Where shall I seek comforters for you?”

Negri Nineveh sudah rusak penuh dengan dosa, penuh perbuatan jahat, banyak dosa dan pelanggaran, penyembahan berhala, mereka telah menabur cara hidup dosa dan mereka menuai bencana sebagai buah perbuatan mereka.

Para pembaca Tuhan mengirimkan banyak hamba Tuhan para nabi menyampaikan peringatan kepada bangsa Nineveh, dan mereka bertobat sebentar lalu kambuh lagi, memang bangsa yang cacad karakter.

Pesan Nabi Nahum tidak didengarkan oleh mereka, tetapi setidaknya Tuhan sudah mengulurkan tangan melalui peringatan yang disampaikan Nabi Nahum.

Kesombongan manusialah yang membuat orang binasa.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 28 November, Amos 3;” always comunicate , selalu berkomunikasi “

Amos 3:7 (NKJV) Surely the Lord God does nothing, Unless He reveals His secret to His servants the prophets.

Amos 3:7 (TB) Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

Rencana dan keputusan Tuhan ketika dibuat akan selalu di informasikan kepada UmatNya, agar jelas dan dapat mengambil tindakan antisipasi atau dapat menyiapkan hati jika pelaksanaanya berjalan.

Tuhan mengerti pentingnya komunikasi dengan umatNya , dalam perjanjian lama , terus menerus Tuhan mengirim para Nabi untuk menyampaikan pesan Tuhan dan agar umat bersiap.

Amos menyampaikan peringatan, teguran, panggilan pertobatan kepada umat Israel, Tuhan berkomunikasi dengan umatNya.

Dalam perjanjian baru, hal ini masih berlangsung, Tuhan terus berkomunikasi melalui para pastor dengan fungsi rasul dan nabi, tertulis bahwa dasar dari gereja adalah rasul dan nabi;

Efesus 2:19-20 (TB) Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Gereja yang benar dibangun diatas fungsi kerasulan dan kenabian , akan terus berkomunikasi dengan Tuhan melalui pelayanan profetik di gereja,

Contohnya belakangan ini saya sebagai pastor gembala jemaat dengan karunia Rasul dan Nabi, menyampaikan beberapa pesan Tuhan akan apa yang akan terjadi kedepannya, salah satunya akan terjadi banjir besar di kota kami , dan umat diminta siap dan antisipasi, dan benar adanya beberapa minggu ini bergantian di beberapa area kami terjadi banjir besar bahkan hingga tinggi air setinggi leher manusia, dan arus yang keras menghanyutkan mobil di jalan raya terjadi.

Renungan Harian Alkitab, 6 November, Daniel 10; ” prayer and process, doa dan proses”

Daniel 10:12 (NKJV) Then he said to me, “Do not fear, Daniel, for from the first day that you set your heart to understand, and to humble yourself before your God, your words were heard; and I have come because of your words.

Daniel 10:12 (TB) Lalu katanya kepadaku: “Janganlah takut, Daniel, sebab telah didengarkan perkataanmu sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian dan untuk merendahkan dirimu di hadapan Allahmu, dan aku datang oleh karena perkataanmu itu.

Sejak hari pertama Daniel berdoa puasa, bersyafaat bagi bangsanya, hari itu juga doanya sampai ke surga dan di dengar!

Mengapa lama sekali , baru ada jawaban, atau jawaban itu sampai kepada Daniel?

Jawabannya; setiap pokok doa punya waktu dan proses masing masing, karena jawaban doa Daniel adalah jawaban tingkat tinggi maka malaikat datang sendiri memberikan jawaban doa, karena malaikat bukan Tuhan , ia tidak maha hadir, maka ada proses waktu dari jawaban doa diterima dan datangnya jawaban doa.

Para pembaca terkasih, tekunlah berdoa sampai jawaban doa itu tiba, ingatlah meskipun pokok doa anda dalam hari itu juga sampai ke surga, tapi ada proses waktu untuk jawaban doa anda sampai kepada anda, karena itu berdoalah dengan iman dalam ketekunan.

Renungan Harian Alkitab, 1 November, Daniel 5; ” man of faith man of prayer, manusia penuh iman dan doa”

Daniel 5:11-12 (NKJV) There is a man in your kingdom in whom is the Spirit of the Holy God. And in the days of your father, light and understanding and wisdom, like the wisdom of the gods, were found in him; and King Nebuchadnezzar your father–your father the king–made him chief of the magicians, astrologers, Chaldeans, and soothsayers.
Inasmuch as an excellent spirit, knowledge, understanding, interpreting dreams, solving riddles, and explaining enigmas were found in this Daniel, whom the king named Belteshazzar, now let Daniel be called, and he will give the interpretation.”

Daniel 5:11-12 (TB) sebab dalam kerajaan tuanku ada seorang yang penuh dengan roh para dewa yang kudus! Dalam zaman ayah tuanku ada terdapat pada orang itu kecerahan, akal budi dan hikmat yang seperti hikmat para dewa. Ia telah diangkat oleh raja Nebukadnezar, ayah tuanku menjadi kepala orang-orang berilmu, para ahli jampi, para Kasdim dan para ahli nujum,
karena pada orang itu terdapat roh yang luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yang dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!”

Daniel sungguh luar biasa, dikenal sebagai manusia penuh dewa yang kudus, ia selalu menjadi pendamping penguasa meskipun Raja terus berganti , ia terus berkuasa.

Apakah rahasia Daniel!

Para pembaca terkasih Daniel adalah manusia yang penuh iman, dan pendoa, dan ketika orang penuh iman berdoa dengan tekun maka dahsyatlah kehidupannya; penuh kuasa supranatural, apa yang dikerjakannya berhasil dan beruntung, disertai mukjizat dan tanda ajaib.

Apakah anda bertumbuh dalam iman melalui pendengaran firman kristus? Melalui kotbah para rasul atau hamba Tuhan yang disertai tanda karunia roh kudus anda akan mendapatkan pewahyuan atau rhema perkataan kristus.

Apakah anda berdoa setiap awal hari? Dengan merendahkan diri berdoa dengan tekun, maka urapan dan mukjizat akan terjadi.

Renungan Harian Alkitab, 29 October, Daniel 2, “faith companionship, sahabat iman”

Daniel 2:15-18 (NKJV) he answered and said to Arioch the king’s captain, “Why is the decree from the king so urgent?” Then Arioch made the decision known to Daniel.
So Daniel went in and asked the king to give him time, that he might tell the king the interpretation.
Then Daniel went to his house, and made the decision known to Hananiah, Mishael, and Azariah, his companions,
that they might seek mercies from the God of heaven concerning this secret, so that Daniel and his companions might not perish with the rest of the wise men of Babylon.

Daniel 2:15-18 (TB) katanya kepada Ariokh, pembesar raja itu: “Mengapa titah yang begitu keras ini dikeluarkan oleh raja?” Lalu Ariokh memberitahukan hal itu kepada Daniel.
Maka Daniel menghadap raja danmeminta kepadanya, supaya ia diberi waktu untuk memberitahukan makna itu kepada raja.
Kemudian pulanglah Daniel dan memberitahukan hal itu kepada Hananya, Misael dan Azarya, teman-temannya,
dengan maksud supaya mereka memohon kasih sayang kepada Allah semesta langit mengenai rahasia itu, supaya Daniel dan teman-temannya jangan dilenyapkan bersama-sama orang-orang bijaksana yang lain di Babel.

Salah satu kunci kemenangan hidup Daniel yang bersinar, selain Daniel adalah orang beriman , ia memilih dengan siapa bersahabat.

Dari ratusan teman pegawai kerajaan Nebukadnezar, Daniel memilih bersahabat karib, dengan orang beriman juga, yakni; Hananya, Misael dan Azarya, merekalah sahabat iman Daniel(faith companionship).

Para pembaca terkasih, terbukti faith companionship Daniel dengan ketiga sahabatnya membuat Daniel mampu menjadi pribadi berkemenangan.

Ketika situasi genting, Daniel meminta bantuan doa dan peneguhan iman dari para sahabat , dan mereka berdoa bersama Daniel, kesepakatan doa orang beriman yang didoakan dengan yakin besar kuasanya, dan mukjizat terjadi; melalui karunia Roh kudus Daniel dapat membaca mimpi dan menafsirkan mimpi.

Renungan Harian Alkitab, 20 October, Ezekiel 41 “grand design end time new temple, design bait Allah akhir jaman”

Ezekiel 41:1-2 (NKJV) Then he brought me into the sanctuary and measured the doorposts, six cubits wide on one side and six cubits wide on the other side–the width of the tabernacle.
The width of the entryway was ten cubits, and the side walls of the entrance were five cubits on this side and five cubits on the other side; and he measured its length, forty cubits, and its width, twenty cubits.

Yehezkiel 41:1-2 (TB) Kemudian dibawanya aku ke dalam ruang besar Bait Suci dan ia mengukur tiang temboknya: yang sebelah sini enam hasta tebalnya dan yang sebelah sana enam hasta juga.
Lebar pintu itu adalah sepuluh hasta dan lebar dinding sampingnya adalah lima hasta sebelah sini dan lima hasta sebelah sana. Panjang ruang besar diukur juga: empat puluh hasta dan lebarnya dua puluh hasta.

Dalam Pasal 41 Tuhan menunjukkan dan meminta nabi Ezekiel mencatat design utama dari bait Allah yang akan dibangun di akhir jaman , dengan terperinci design bait Allah di catat.

Saat ini di Israel pembangunan dari bait Allah seperti dalam kitab Yehezkiel ini sedang dalam proses, tentu saja banyak tantangan dan kendala, agar tidak terlaksana, tetapi proses pembangunan, terutama pembebasan lahan terus diusahakan berlangsung.

Para pembaca terkasih, mengapa pelaksanaan bait Allah yang baru sesuai design kitab Yehezkiel sangat penting, dan apa nilainya bagi kita umat kristen?

Pembangunan bait Allah kembali adalah tanda memasuki jaman Akhir, dan penyelesaian bait Allah menandakan semakin dekat dengan waktu kedatangan mesias untuk mengadili dunia dan bagi kita umat Kristen adalah tanda kedatangan Yesus Kristus kedua kali.

Apa yang terjadi di Jerusalem, Israel dan hal pembangunan bait Allah adalah tanda waktu dan jaman akan kedatangan Yesus, Akhir jaman, dan penghakiman dunia.

Renungan Harian Alkitab,11 October, Ezekiel 32, ” the end life of proud King, akhir hidup raja yang angkuh”

Ezekiel 32:9 (NKJV) ‘I will also trouble the hearts of many peoples, when I bring your destruction among the nations, into the countries which you have not known.

Yehezkiel 32:9 (TB) Aku menggelisahkan hati banyak bangsa, kalau Aku membawa kamu sebagai tawanan di tengah bangsa-bangsa, ke negeri-negeri yang belum kamu kenal.

Raja Pharaoh (firaun) karena keangkuhannya ia jatuh dan hancur, bagaimana akhir hidupnya?

Sungguh menyedihkan, kematiannya menjadi tontonan dan cibiran bangsa, bangsa, suatu akhir yang tragis, ia mati tanpa martabat dan dignity, semua kemakmuran kejayaan yang ia bangun semasa hidupnya hancur.

Para pembaca terkasih, jika anda melihat orang angkuh yang nampaknya berjaya, itu hanya sementara, karena kehancuran, kebinasaan dibumi akan menghampirinya , dan setelah itu api neraka akan melahapnya.

Ciri ciri orang angkuh mereka tidak suka berdoa dan beribadah pada Tuhan karena mereka merasa tidak membutuhkan Tuhan.