Renungan Harian Alkitab, 26 September, Ezekiel 17;”unfaithfull king Zedekia, Raja Zedekia yang tidak setia “

Ezekiel 17:19 (NKJV) Therefore thus says the Lord God: “As I live, surely My oath which he despised, and My covenant which he broke, I will recompense on his own head.

Yehezkiel 17:19 (TB) Oleh sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH: Demi Aku yang hidup, Aku pasti menimpakan atas kepalanya sumpahnya kepada-Ku, yang dipandangnya ringan dan perjanjiannya di hadapan-Ku, yang diingkarinya.

Tindakan memandang rendah firman Tuhan, dan melanggar perjanjian dengan Tuhan adalah tindakan kejahatan, dan benih kejahatan ini akan menuai petaka.

Raja Zedekia, memandang rendah firman Tuhan, dia dengan sengaja memberontak kepada Tuhan, ia juga melanggar sumpahnya kepada Tuhan untuk hidup dalam kebenaran, ia sungguh menabur banyak hal yang jahat kepada Tuhan, dan memimpin umat dengan kelaliman.

Nabi Ezekiel diutus Tuhan, menegur keras raja Zedekia, dan bukannya bertobat , ia malah memandang rendah teguran nabi.

Para pembaca terkasih, ketidaksetiaan; pemberontakan, pengkhianatan, meninggalkan Tuhan, adalah suatu tindakan menabur benih kejahatan, dan jika tiba masa menuai, orang -orang yang tidak setia akan menabur petaka.

belajarlah dari kisah kejahatan raja zedekia dan tuaian petaka yang ia alami, jangan sampai kita memiliki karakter tidak setia, seperti Zedekia.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 23 September, Ezekiel 14 “trying to manipulate God, mencoba memanipulasi Tuhan”

Ezekiel 14:1-3 (NKJV) Now some of the elders of Israel came to me and sat before me.
And the word of the Lord came to me, saying,
“Son of man, these men have set up their idols in their hearts, and put before them that which causes them to stumble into iniquity. Should I let Myself be inquired of at all by them?

Yehezkiel 14:1-3 (TB) Sesudah itu datanglah kepadaku beberapa orang dari tua-tua Israel dan duduk di hadapanku.
Maka datanglah firman TUHAN kepadaku:
“Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?

Umat israel mencoba memanipulasi Tuhan, caranya melalui datang kepada para Nabi dan meminta nubuatan, restu berkat buat mereka, padahal mereka masih menyembah berhala dan juga hidup dalam dosa.

Tentu saja Tuhan tidak dapat dimanipulasi, karena Tuhan maha tau, Tuhan tidak mau memberi petunjuk apapun selain teguran untuk bertobat!Bahkan Tuhan memastikan akan menghukum nabi yang menyampaikan pesan selain teguran bertobat.

Para pembaca terkasih, Seorang hamba Tuhan berkarunia kenabian yang sangat di hormati di indonesia, bercerita bahwa banyak orang kerumahnya datang minta nubuatan , dan ia menyuruh mereka bertobat dan berdoa sendiri kepada Tuhan, banyak orang tidak mengerti bahkan menganggap dia sesat karena tindakannya ini.

Dan suatu hari melalui kitab Yehezkiel 14 ini, Tuhan memberikan penjelasan kepada saya akan perkara ini; jika seorang berkarunia kenabian menyampaikan nubuatan kepada orang -orang yang mencoba menanipulasi Tuhan, dan nabi itu meladeni maka ia akan mendapatkan hukuman keras karena Tuhan melarang hal ini.

Banyak sekali orang yang datang kepada saya dan meminta didoakan nubuatan ingin kaya (padahal motivasi minta petunjuk Tuhan seharusnya untuk dapat tajam melayani Tuhan atau mempermuliakan Tuhan dan bukan ingin memperkaya diri ), tentu saja ini adalah manipulasi kepada Tuhan melalui minta petunjuk hamba Tuhan, tentu saja tidak akan ada petunjuk profetik diberikan, kecuali teguran untuk bertobat!

Renungan Harian Alkitab, 19 September, Ezekiel 10; ” Ezekiel saw Cherubim Angel, Yehezkiel melihat malaikat Cherubim”

Ezekiel 10:20-21 (NKJV) This is the living creature I saw under the God of Israel by the River Chebar, and I knew they were cherubim.
Each one had four faces and each one four wings, and the likeness of the hands of a man was under their wings.

Yehezkiel 10:20-21 (TB) Itulah makhluk-makhluk hidup yang dahulu kulihat di bawah Allah Israel di tepi sungai Kebar. Dan aku mengerti, bahwa mereka adalah kerub-kerub.
Masing-masing mempunyai empat muka dan bagi masing-masing ada empat sayap dan di bawah sayap mereka ada yang berbentuk tangan manusia.

Ezekiel, beberapa kali melihat dan berjumpa dengan malaikat Kerubim, malaikat yang berada melayani dalam tahta kemuliaan Allah.

Malaikat Kerubim ini adalah penjaga tahta kemuliaan Tuhan, mereka menjaga gerbang alam firdaus (kejadian/ genesis 3;24), dan juga ketika kemuliaan Tuhan turun mereka ada bersamanya(1 samuel 4;4, keluaran 25;22), malaikat ini juga mempunyai fungsi mobilitas perpindahan atau transporter (ezekiel 9; 3, 10;1).

Para pembaca terkasih, malaikat surgawi adalah mahluk ciptaan Tuhan , dan mereka sungguh ada dan melayani Tuhan, juga diutus Tuhan membantu pelayanan orang kudus.

Saya telah berjumpa , melihat beberapa kali malaikat, memang semua kisah di alkitab adalah fakta dan benar adanya, seringkali ketika malaikat hadir terjadi hal hal tangible, contoh kamar dimana saya berdoa berguncang seperti gempa bumi, atau ketika ibadah gereja kami terjadi guncangan di gedung , seperti gempa bumi tetapi bukan , ruangan berguncang karena hadirat kemuliaan Tuhan turun, dan malaikat hadir dalam ruangan.

Kisah kisah di alkitab , termasuk adanya malaikat adalah sungguh nyata, alkitab bukanlah dongeng, tapi fakta dan kebenaran.

Renungan Harian Alkitab, 16 September, Ezekiel 7; ” need of God, kebutuhan akan Tuhan”.

Ezekiel 7:26 (NKJV) Disaster will come upon disaster, And rumor will be upon rumor. Then they will seek a vision from a prophet; But the law will perish from the priest, And counsel from the elders.

Yehezkiel 7:26 (TB) Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.

Setelah Tuhan memimpin umat Israel melalui Nabi Musa untuk keluar dari perbudakan Mesir (egypt) dan mengambil alih tanah terjanji yang penuh susu dan madu, mereka menjadi umat yang makmur dan berjaya, lalu generasi berganti generasi, mereka tidak setia dan menjadi bangsa pemberontak, pembuat kejahatan dan penyembah berhala.

Ketika bangsa ini menikmati kemakmuran mereka meninggalkan Tuhan, dan merasa tidak membutuhkan Tuhan, mereka memberontak keluar dari pimpinan Tuhan!

Setelah bertahun tahun memperingatkan melalui para Nabi, mereka malah menganiaya para Nabi, menjadi umat yang sombong ; tidak butuh pimpinan Tuhan.

Para pembaca terkasih, akhirnya mereka menuai kebinasaan hasil apa yang mereka tabur; mereka menjadi budak kembali dan dibawa ke babel, dan ketika mereka sudah hancur tak berdaya, barulah mereka bertobat dan mengakui mereka membutuhkan Tuhan! Mereka mencari Nabi untuk menyampaikan pesan Tuhan.

Marilah kita belajar dari hal ini; kesombongan umat Israel membuat mereka merasa tidak membutuhkan Tuhan! Mereka binasa karena kesombongan hati mereka.

Renungan Harian Alkitab, 15 September, Ezekiel 6; against idolatory, melawan penyembahan berhala

Ezekiel 6:2-3 (NKJV) “Son of man, set your face toward the mountains of Israel, and prophesy against them,
and say, ‘O mountains of Israel, hear the word of the Lord God!’ Thus says the Lord God to the mountains, to the hills, to the ravines, and to the valleys: “Indeed I, even I, will bring a sword against you, and I will destroy your high places.

Yehezkiel 6:2-3 (TB) “Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke gunung-gunung Israel dan bernubuatlah melawan mereka!
Katakanlah: Hai gunung-gunung Israel, dengarkanlah firman Tuhan ALLAH! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada gunung-gunung dan bukit-bukit, kepada alur-alur sungai dan lembah-lembah: Sungguh, Aku akan mendatangkan perang atasmu dan Aku akan membinasakan bukit-bukit pengorbananmu.

Setelah sekian lama Tuhan bersabar, dan terus menunggu umat Israel bertobat dari penyembahan berhala, mereka tidak bertobat bahkan semakin parah memberontak dan menyembah berhala.

Tibalah masa menuai dari apa yang umat Israel tabur, mereka menabur kejahatan dan pemberontakan, mereka menuai kebinasaan. Tuhan juga menindak para ilah ilah berhala dan menghancurkannya.

Para pembaca terkasih, jika umat semena mena dan mengira Tuhan berdiam diri , sesunguhnya Tuhan tidak berdiam diri, melainkan ia menunggu genap waktunya menuai saja, dan memberikan kesempatan umat bertobat.

G

Renungan Harian Alkitab, 14 September, Ezekiel 5; ” Israel extreme disobedience, ketidaktaatan extreme Israel”

Ezekiel 5:7-8 (NKJV) Therefore thus says the Lord God: ‘Because you have multiplied disobedience more than the nations that are all around you, have not walked in My statutes nor kept My judgments, nor even done according to the judgments of the nations that are all around you’-–
therefore thus says the Lord God: ‘Indeed I, even I, am against you and will execute judgments in your midst in the sight of the nations.

Yehezkiel 5:7-8 (TB) Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau lebih jahat dari pada bangsa-bangsa yang di sekitarmu dan kelakuanmu tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan-Ku dan engkau tidak melakukan peraturan-peraturan-Ku, bahkan engkau melakukan peraturan-peraturan bangsa-bangsa yang di sekitarmu,
sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku, ya Aku sendiri akan menjadi lawanmu dan Aku akan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.

Pemberontakan dan dosa-dosa, kejahatan rohani umat Israel sudah mencapai titik extreme, sangat jahat dan sangat pemberontak! Tidak ada jalan lain untuk mempertobatkan umat yang sangat jahat ini, selain dengan tindakan extreme.

Belasan tahun , para nabi-nabi telah dikirim untuk memperingatkan, hasilnya mereka membully dan menganiaya para Nabi, bahkan mereka semakin menjadi jadi tingkat pemberontakan dan kejahatan mereka.

Para pembaca terkasih, jika Tuhan mengirim pesan-pesan teguran atau peringatan melalui hamba-hamba Tuhan janganlah mengeraskan hati anda, janganlah membully pembawa pesan, hargailah dan interopeksi diri anda.

Jika pesan perkataan berkali-kali anda tidak mendengarkan, maka Tuhan akan menggunakan tindakan , bukan sekedar kata kata, pendisiplinan adalah bukti didikan Tuhan sebagai bapa.

Renungan Harian Alkitab, 13 September, is God flexible to his servant? Apakah Tuhan fleksibel kepada para pelayannya?

Ezekiel 4:14-15 (NKJV) So I said, “Ah, Lord God! Indeed I have never defiled myself from my youth till now; I have never eaten what died of itself or was torn by beasts, nor has abominable flesh ever come into my mouth.”
Then He said to me, “See, I am giving you cow dung instead of human waste, and you shall prepare your bread over it.”

Yehezkiel 4:14-15 (TB) Maka kujawab: “Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi.”
Lalu firman-Nya kepadaku: “Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya.”

Apakah Tuhan sangat kaku? Apakah dia punya flexibilitas terhadap para pelayannya?

Nabi Yehezekiel diminta memberikan ilustrasi pesan nubuatan, dengan cara memanggang roti dengan bahan bakar panggangan kotoran manusia, sebagai lambang ketidak murnian dan kekotoran hati umat.

Ia bercakap cakap dengan Tuhan, dan ternyata Tuhan mempunyai flexibilitas dan mengizinkan penggantian bahan baku dengan materi lain, ternyata Tuhan cukup flexible dengan hal teknis, dan konsisten pada esensi tujuan.

Para pembaca terkasih, terjawablah pertanyaan apakah Tuhan flexible, jawabannya, Tuhan juga flexible, jikalau kita mengenal Dia, kita dapat bertukar isi hati dan mendapati pribadinya yang cukup flexible.