Renungan Harian Alkitab, 18 December, Nahum 2 ;”plan of restoration, rencana pemulihan”

Nahum 2:2 (NKJV) For the Lord will restore the excellence of Jacob Like the excellence of Israel, For the emptiers have emptied them out And ruined their vine branches.

Nahum 2:2 (TB) Sungguh, TUHAN memulihkan kebanggaan Yakub, seperti kebanggaan Israel; sebab perusak telah merusakkannya dan telah membinasakan carang-carangnya.

Setiap kali umat Israel menjadi kacau, memberontak , jatuh dalam penyembahan berhala, lalu mereka hancur, dikalahkan musuh, mereka tidak pernah habis binasa.

Hal ini karena dari orang orang baik yang tersisa Tuhan membangkitkan kembali umat Israel menjadi besar kembali.

Para pembaca terkasih, selalu dari masa ke masa Tuhan memulihkan umatNya. Meskipun umat Israel selalu memberontak dan tidak setia tapi Tuhan setia, ia selalu mempunyai rencana pemulihan bagi umatnya.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 17 December; Nahum 1;” God is a stronghold, Tuhan adalah benteng perlindungan”

Nahum 1:7 (NKJV) The Lord is good, A stronghold in the day of trouble; And He knows those who trust in Him.

Nahum 1:7 (TB) TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

Benteng perlindungan adalah suatu tempat yang sangat penting, tanpanya maka rakyat menjadi sasaran empuk pembantaian musuh, dengan adanya benteng perlindungan maka seluruh rakyat menjadi aman dan terlindung dari ancaman diluar.

Para pembaca Nabi Nahum menyampaikan peran Tuhan dalam melindungi umatnya , dengan ilustrasi Tuhan sebagai benteng perlindungan, bahkan dikatakan Tuhan itu panjang sabar, murah hati, besar kasih setianya.

Renungan Harian Alkitab, 15 December, Micha 6;” walk humbly before God, menghadap Tuhan dengan rendah hati”

Micah 6:8 (NKJV) He has shown you, O man, what is good; And what does the Lord require of you But to do justly, To love mercy, And to walk humbly with your God?

Mikha 6:8 (TB) “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”

Mengapa manusia menolak bertobat? Manusia menghakimi Tuhan? Memberontak kepada pimpinan Tuhan?

Jawabannya karena kesombongan hati manusia, manusia yang sombong mau menjadi tuan atas dirinya sendiri .

Meskipun seseorang beragama kristen tetapi belum tentu ia menjadikan Yesus Tuhan sebagai tuan atas dirinya.

Para pembaca terkasih, menghadaplah kepada Tuhan dengan rendah hati, berjalanlah dalam kerendahan hati dihadapan Tuhan, ingatlah Tuhan adalah pencipta manusia, dan bukan sebaliknya manusia menciptakan Tuhan melalui ritual agama.

Didalam kerendahan hati kita akan memperoleh pengalaman akan Tuhan yang maha kuasa yang nyata dalam hidup kita.

Renungan Harian Alkitab, 14 December, Micah 5 ; ” Prophecy Jesus born in Betlehem, nubuatan Yesus lahir di betlehem”

Micah 5:2-3 (NKJV) “But you, Bethlehem Ephrathah, Though you are little among the thousands of Judah, Yet out of you shall come forth to Me The One to be Ruler in Israel, Whose goings forth are from of old, From everlasting.”
Therefore He shall give them up, Until the time that she who is in labor has given birth; Then the remnant of His brethren Shall return to the children of Israel.

Mikha 5:2-3 (TB) (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.
(5-2) Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel.

Para pembaca terkasih, Nabi Micha menyampaikan nubuatan akan kelahiran mesias di Betlehem, dan nubuatan ini sudah di genapi dengan kelahiran Yesus Kristus di Betlehem.

Natal adalah perayaan kelahiran Yesus, penggenapan nubuatan Nabi Micha , dan sungguh kelahiran juruselamat ke dunia adalah suatu hal yang luar biasa dan patut dirayakan.

Renungan Harian Alkitab, 13 December, Micah 4 “mountain of the Lords house, gunung rumah Tuhan”

Micah 4:1 (NKJV) Now it shall come to pass in the latter days That the mountain of the Lord’s house Shall be established on the top of the mountains, And shall be exalted above the hills; And peoples shall flow to it.

Mikha 4:1 (TB) Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana,

Inilah nubuatan Nabi Mikha, tentang bangkitnya rumah Tuhan atau gereja di akhir jaman, dimana gereja akan mempengaruhi semua area pelayanan di dunia , atau yang dikenal dengan istilah gunung gunung market place.

Ada tujuh gunung market places yang akan sangat dipengaruhi gereja, karena gereja mengutus umatnya memenangkan tujuh gunung ini ; art &entertainment , bussiness, church, development of social life, education, family, government.

Para pembaca terkasih, kita dipanggil memuridkan dunia dengan membawa pengaruh iman kekristenan , dan orang orang akan mengenal Yesus melalui karya dan budi baik kita,dan mereka akan tertarik menjadi murid Yesus.

Renungan Harian Alkitab, 12 December, Micah 3, “religious without faith, beragama tanpa iman”

Micah 3:10-11 (NKJV) Who build up Zion with bloodshed And Jerusalem with iniquity:
Her heads judge for a bribe, Her priests teach for pay, And her prophets divine for money. Yet they lean on the Lord, and say, “Is not the Lord among us? No harm can come upon us.”

Mikha 3:10-11 (TB) hai kamu yang mendirikan Sion dengan darah dan Yerusalem dengan kelaliman!
Para kepalanya memutuskan hukum karena suap, dan para imamnya memberi pengajaran karena bayaran, para nabinya menenung karena uang, padahal mereka bersandar kepada TUHAN dengan berkata: “Bukankah TUHAN ada di tengah-tengah kita! Tidak akan datang malapetaka menimpa kita!”

Sungguh menyedihkan, umat Israel sangat beragama, tetapi tidak hidup dengan iman, mereka hidup dalam kejahatan, tidak melakukan hukum taurat.

Mereka memakai agama sebagai topeng , dan rasa aman, padahal hidup dalam dosa!

Nabi Micha di utus Tuhan, membawa nubuatan akan datangnya bencana, peringatan untuk bertobat dan kembali ke jalan Tuhan, sayangnya mereka tidak peduli dan memberontak melawan pesan Tuhan.

Para pembaca terkasih, esensi Kekristenan adalah hubungan pribadi dengan Tuhan, mengalami kenyataan pengalaman iman akan kuasa Tuhan Yesus yang hidup , iman kekristenan adalah hidup di dalam kebenaran, ada perbedaan besar antara agamawi dan hidup dalam iman.

Renungan Harian Alkitab, 11 Desember, Micha 2;”warning to wicked leaders, peringatan kepada pemimpin yang jahat “

Micah 2:1 (NKJV) Woe to those who devise iniquity, And work out evil on their beds! At morning light they practice it, Because it is in the power of their hand.

Mikha 2:1 (TB) Celakalah orang-orang yang merancang kedurjanaan dan yang merencanakan kejahatan di tempat tidurnya; yang melakukannya di waktu fajar, sebab hal itu ada dalam kekuasaannya;

Tuhan mengirim pesan melalui Nabi Micha (Mikha) kepada para pemimpin agar tidak berbuat kejahatan dan ketidakadilan dalam kepemimpinan mereka.

Pada ahkirnya Tuhan akan meminta pertanggungjawaban kepada setiap pemimpin agar mereka melaksanakan keadilan dan tidak berbuat jahat dalam kepemimpinan mereka.

Para pembaca terkasih, kepemimpinan adalah amanat untuk melayani dengan perbuatan baik dan mendatangkan keadilan, karena itu Tuhan memberikan hikmat dan berkat tersendiri bagi para pemimpin, dan sebaliknya meminta pertanggungjawaban tersendiri juga.