Renungan Harian Alkitab, 14 November, Genesis 42 ( kejadian 42), ” Prophetic dreams fullfiled, Mimpi nubuatan digenapi “

Genesis 42:8-9 (UKJV) And Joseph knew his brethren, but they knew not him.
And Joseph remembered the dreams which he dreamed of them, and said unto them, All of you are spies; to see the nakedness of the land all of you are come.

Kejadian 42:8-9 (TB) Memang Yusuf mengenal saudara-saudaranya itu, tetapi dia tidak dikenal mereka.
Lalu teringatlah Yusuf akan mimpi-mimpinya tentang mereka. Berkatalah ia kepada mereka: “Kamu ini pengintai, kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga.”

Sekian belas Tahun berlalu, Joseph dibentuk sedemikan rupa dalam hidupnya, ia tidak lagi manja, malas, dan asal bicara. Joseph menjadi kuat, tabah,tekun, rajin, dan pekerja keras yang tunduk pada otoritas.

Setelah pembentukan karakter Joseph selesai , maka tiba waktunya mimpi profetik, visi dari Tuhan atas Joseph digenapi !

Saudara- saudara Joseph datang menghadap Joseph, menyembah Joseph, persis terjadi, digenapi mimpi tentang visi dari Allah bagi Joseph .

Para pembaca terkasih, jika anda menerima visi besar dari Tuhan, maka ingatlah kata kunci agar visi digenapi adalah ” menyelesaikan proses pembentukan Karakter ”

Perjalanan menggenapi visi Tuhan adalah sebuah proses pembentukan karakter diubahkan serupa Yesus, berkarakter anak -anak Allah sejati.

Renungan Harian Alkitab, 9 November , Genesis 37 (Kejadian 37), ” gift of profetik dreams for Joseph, karunia mimpi profetik bagi Yusuf”

Genesis 37:5-7 (UKJV) And Joseph dreamed a dream, and he told it his brethren: and they hated him yet the more.
And he said unto them, Hear, I pray you, this dream which I have dreamed:
For, behold, we were binding sheaves in the field, and, lo, my sheaf arose, and also stood upright; and, behold, your sheaves stood round about, and made reverence to my sheaf.

Kejadian 37:5-7 (TB) Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.
Karena katanya kepada mereka: “Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini:
Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu.”

Joseph ( Yusuf) diberikan karunia mimpi profetik ( prohetic dream ), Tuhan berbicara melalui mimpi nubuatan kepada Joseph.

Karena mimpi inilah didalam batinnya Joseph mempunyai pengharapan dan iman yang besar akan masa depan yang indah bagi dia dan keluarganya.

Setelah mimpi profetik itu, Ia segera masuk dalam perjalanan visi hidupnya, yakni pembentukan karakter.

pembaca Terkasih jika anda mendapatkan visi masa depan dari Tuhan, maka hal yang akan segera terjadi setelah anda sepakat menerima visi ini adalah : proses pembentukan karakter.

ingatlah karakter Rohani adalah Tujuan Tuhan mengadakan sebuah visi masa depan bagi anda, bukan hanya untuk sekedar menjadi besar dan sukses ,

tetapi untuk tujuan lebih besar yakni karakter anda menjadi serupa Kristus.”

Renungan Harian Alkitab, 3 Oktober, Revelation 22 (Wahyu 22), ” New Heaven and new earth, Langit baru dan bumi baru ‘

Revelation 22:3-6 (RKJNT) And there shall no longer be any curse: but the throne of God and of the Lamb shall be in it; and his servants shall serve him:
And they shall see his face; and his name shall be upon their foreheads.
And there shall be no night there; and they shall need no lamp, nor light from the sun; for the Lord God shall give them light: and they shall reign for ever and ever.
And he said to me, These words are faithful and true: and the Lord, the God of the spirits of the prophets, has sent his angel to show to his servants the things which must shortly come to pass.

Wahyu 22:3-5 (TB) Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.
Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Inilah kabar sukacita, setelah masa 1000 tahun , dan berlanjut penghakiman akhir, bumi dan angkasa sudah hancur, Tuhan menciptakan langit baru dan bumi baru kepada kita, dan disana tidak ada sakit penyakit, tidak ada kejahatan, tidak ada penderitaan, orang laknat- pendosa-pemberontak tidak akan ada lagi.

Suatu komunitas orang kudus yang sempurna, bumi baru dan langit baru yang sempurna, tidak diperlukanmatahari, tidak ada malam hari juga, karena Tuhan ditengah umatnya menjadi cahaya bagi langit baru dan bumi baru.

Pembaca renungan terkasih, inilah tujuan berikutnya bagi kita anak- anak Allah ; langit baru dan bumi baru, sungguh meggembirakan, karena itu teruslah hidup kudus, terus menjadikan Yesus Tuhan atas hidup kita, janganlah murtad, hiduplah dalam kebenaran dan kekudusan, bumi baru dan langit baru menanti kita.

Renungan Harian Alkitab, 2 Oktober , Revelation 21 (Wahyu 21), ” who are going to be burn in lake of fire ? siapa yang akan dibakar di lautan api ?

Revelation 21:7-8 (RKJNT) He who overcomes shall inherit all these things; and I will be his God, and he shall be my son.
But the cowardly, and unbelieving, and the vile, and murderers, and the sexually immoral, and sorcerers, and idolaters, and all liars, shall have their part in the lake which burns with fire and sulphur: which is the second death.

Wahyu 21:7-8 (TB) Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

Siapakah orang – orang yang akan mengalami penyiksaan di bakar pada lautan api ?

Inilah ciri – ciri mereka yang akan dilempar ke api kebinasaan ; 1.orang-orang penakut, 2.orang-orang yang tidak percaya.
3.orang-orang keji.
4.orang-orang pembunuh. 5.orang-orang sundal, 6.tukang-tukang sihir, 7.penyembah-penyembah berhala. 8.semua pendusta.

Banyak orang berpikir mereka pasti selamat karena mereka sudah menjadi anggota gereja tertentu , mereka telah mengucapkan doa lahir baru, tapi kelakuan mereka tidak menunjukkan sebagai orang yang sudah lahir baru!, penting diketahui jika mereka masih melakukan 8 hal diatas maka mereka akan tidak selamat.

Pertobatan sejati, hidup dalam Roh sebagai ciptaan baru dalam kekudusan , adalah bukti seseorang sudah menjadikan Yesus Tuhan dan juruselamat, dan mereka pun tertanam di gereja lokal.

Tetapi jika seseorang tidak melakukan pertobatan sejati, meskipun mereka menjadi anggota gereja, mereka tidak akan selamat, karena mereka tidak pernah menjadikan Yesus Tuhan dalam hidup mereka, hidup dalam kemunafikan agama.

Renungan Harian Alkitab, 30 September, Revelation 19 ( wahyu 19), ” The Lake of Fire , lautan api “

Revelation 19:19-20 (RKJNT) And I saw the beast, and the kings of the earth, and their armies, gathered together to make war against him who sat upon the horse, and against his army.
And the beast was seized, and with him the false prophet who performed miraculous signs in his presence, with which he deceived those who had received the mark of the beast, and those who worshipped his image. They were both cast alive into the lake of fire that burns with sulphur.

Wahyu 19:19-20 (TB) Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Tibalah hari penuntasan kerajaan iblis, Tuhan Yesus sendiri turun menumpas kerajaan iblis dan manusia para pengikutnya !

Tuhan akan melemparkan mereka semua dalam lautan api penyiksaan kekal (kecuali iblis ditawan ) , semua pengikut kerajaan babel di lemparkan ke api abadi ini.

Para pembaca terkasih, di tempat lain , anak -anak Tuhan pada saat hari penumpasan ini , justru sedang berpesta kemenangan dalam perjamuan anak domba, inilah waktu perayaan mempelai Kristus yakni gereja Tuhan merayakan jamuan di surga, sorak- sorai kemenangan iman, berikut kutipannya;

Wahyu 19:7-9 (TB) Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

Renungan Harian Alkitab, 14 August, Hebrew 7, ” Jesus the Great High priest, Yesus imam besar agung “.

Hebrews 7:26 (NKJV) For such a High Priest was fitting for us, who is holy, harmless, undefiled, separate from sinners, and has become higher than the heavens;

Ibrani 7:26 (TB) Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,

Yesuslah imam besar Agung yang terbesar, dialah imam diatas segala imam, jika imam -imam dibumi selalu harus mempersembahkan korban bakaran agar mereka layak, Yesus justru datang sebagai penebus ( ia memberikan dirinya sebagai penebus dosa).

Kitab ibrani 7 juga menjelaskan bahwa ja─║ur keimaman ( pemilihan untuk menjadi imam ) melalui Yesus telah beralih dari garis keturunan ( hanya keturunan suku Lewi yang bisa menjadi imam). Yesus bukanlah berasal dari keturunan Lewi, melainkan Judah.

Dalam perjanjian baru, Tuhan bisa memilih dan mengangkat siapapun, dari keturunan apapun menjadi hamba Tuhan pemimpin gereja (pastor, nabi, rasul, penginjil dan pengajar).

Melalui Yesus , ia telah menjadi pengantara ( imam adalah pengantara), sehingga kita semua bisa terhubung langsung secara pribadi kepada Tuhan.

Para pembaca, ini adalah anugerah besar jangan disia – siakan, mari kita membangun hubugan pribadi dengan Tuhan, dimulai dengan berdoa di awal hari.

Renungan Harian Alkitab, 11 June, 1 Corinthians 14: “Prophesy and speaking in tongues, Nubuatan dan bahasa Roh”

1 Corinthians 14:39-40 (RKJNT) Therefore, brethren, desire to prophesy, and do not forbid speaking in tongues.
But let all things be done decently and in order.

1 Korintus 14:39-40 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

Dalam pasal ke empat belas, kitab 1 korintus ini, Rasul Paulus menjelaskan lebih details tentang esensi dan pewahyuan mengenai prinsip aplikasi penggunaan karunia – karunia Roh Kudus, khususnya bernubuat dan bahasa Roh.

Rasul Paulus memberikan kesimpulan di ahkir penutup, sebagai rangkuman esensi prinsip penggunaan karunia bernubuat, demikian esensi tersebut yang tertulis dalam pasal 39-40 :

1. Karunia bernubuat sangat penting dalam gereja, karena itu jemaat di dorong untuk masuk dan mengalir dalam karunia nubuatan.

2.Karunia bahasa Roh adalah karunia Roh Kudus, Tuhan memberikannya pada orang – orang percaya di gereja, karena itu jangan dilarang, jika ada gereja yang melarang umatnya berbahasa Roh, maka mereka menentang Roh Kudus.

3. Dalam penggunaan aplikasi karunia Roh Kudus harus di gunakan dengan tertib dan teratur, gereja membuat alur dan tata cara penyampaian agar semua berjalan tertib.