Renungan Harian Alkitab, 14 August, Hebrew 7, ” Jesus the Great High priest, Yesus imam besar agung “.

Hebrews 7:26 (NKJV) For such a High Priest was fitting for us, who is holy, harmless, undefiled, separate from sinners, and has become higher than the heavens;

Ibrani 7:26 (TB) Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,

Yesuslah imam besar Agung yang terbesar, dialah imam diatas segala imam, jika imam -imam dibumi selalu harus mempersembahkan korban bakaran agar mereka layak, Yesus justru datang sebagai penebus ( ia memberikan dirinya sebagai penebus dosa).

Kitab ibrani 7 juga menjelaskan bahwa jaĺur keimaman ( pemilihan untuk menjadi imam ) melalui Yesus telah beralih dari garis keturunan ( hanya keturunan suku Lewi yang bisa menjadi imam). Yesus bukanlah berasal dari keturunan Lewi, melainkan Judah.

Dalam perjanjian baru, Tuhan bisa memilih dan mengangkat siapapun, dari keturunan apapun menjadi hamba Tuhan pemimpin gereja (pastor, nabi, rasul, penginjil dan pengajar).

Melalui Yesus , ia telah menjadi pengantara ( imam adalah pengantara), sehingga kita semua bisa terhubung langsung secara pribadi kepada Tuhan.

Para pembaca, ini adalah anugerah besar jangan disia – siakan, mari kita membangun hubugan pribadi dengan Tuhan, dimulai dengan berdoa di awal hari.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 11 June, 1 Corinthians 14: “Prophesy and speaking in tongues, Nubuatan dan bahasa Roh”

1 Corinthians 14:39-40 (RKJNT) Therefore, brethren, desire to prophesy, and do not forbid speaking in tongues.
But let all things be done decently and in order.

1 Korintus 14:39-40 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

Dalam pasal ke empat belas, kitab 1 korintus ini, Rasul Paulus menjelaskan lebih details tentang esensi dan pewahyuan mengenai prinsip aplikasi penggunaan karunia – karunia Roh Kudus, khususnya bernubuat dan bahasa Roh.

Rasul Paulus memberikan kesimpulan di ahkir penutup, sebagai rangkuman esensi prinsip penggunaan karunia bernubuat, demikian esensi tersebut yang tertulis dalam pasal 39-40 :

1. Karunia bernubuat sangat penting dalam gereja, karena itu jemaat di dorong untuk masuk dan mengalir dalam karunia nubuatan.

2.Karunia bahasa Roh adalah karunia Roh Kudus, Tuhan memberikannya pada orang – orang percaya di gereja, karena itu jangan dilarang, jika ada gereja yang melarang umatnya berbahasa Roh, maka mereka menentang Roh Kudus.

3. Dalam penggunaan aplikasi karunia Roh Kudus harus di gunakan dengan tertib dan teratur, gereja membuat alur dan tata cara penyampaian agar semua berjalan tertib.

Renungan Harian Alkitab, 8 May , Acts 24 ; “Not a cheap Grace gospel , bukan penginjilan anugerah murahan:

Acts 24:24-25 (NKJV) And after some days, when Felix came with his wife Drusilla, who was Jewish, he sent for Paul and heard him concerning the faith in Christ.
Now as he reasoned about righteousness, self-control, and the judgment to come, Felix was afraid and answered, “Go away for now; when I have a convenient time I will call for you.”

Kisah Para Rasul 24:24-25 (TB) Dan setelah beberapa hari datanglah Feliks bersama-sama dengan isterinya Drusila, seorang Yahudi; ia menyuruh memanggil Paulus, lalu mendengar dari padanya tentang kepercayaan kepada Yesus Kristus.
Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata: “Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau.”

Di Akhir jaman ini berkembang pesat penginjilan anugerah murahan, yang menarik banyak orang untuk bergabung ke gereja, dan gereja sukses menyulap pertumbuhan jemaat instan, nampaknya jiwa- jiwa bertambah banyak memenuhi gereja, tetapi mereka tidak pernah bertobat dari manusia lama.

Karena injil murahan yang tidak menyerukan pertobatan , hanya menyerukan semua diampuni dan diterima digereja dan iming- iming masuk surga nanti jika meninggal, maka gereja dipenuhi banyak jemaat yang tidak pernah tuntas bertobat, tidak pernah menjadi ciptaam baru yang sejati .

Para pemimpin gereja hingga pendetanya sibuk kawin cerai, pelayan Tuhan perokok, mabuk, banyak hutang, mempunyai istri simpanan, suami simpanan, sampai kaum gay , lesbi yang melayani di mimbar, sungguh menyedihkan dampak penginjilan murahan tanpa pertobatan ! Gereja jadi panggung sandiwara tragis!

Rasul Paulus tidak memberitakan injil anugerah murahan kepada gubernur Felix, ia memberitakan keselamatan, pertobatan dari dosa dan kedatangan Yesus kedua kali di ahkir jaman, ia hanya memberitakan kebenaran ( harus bertobat dari manusia lama dan menjadi ciptaan baru untuk masuk kerajaan Allah ).

Paulus bukan pendeta yang memberitakan injil anugerah murahan, tanpa pertobatan , Paulus bukan pendeta aliran entertainment yang mengumpulkan masa demi menjadi anggota gereja dan menghibur dengan pertunjukan musik band, artis, lampu laser, badut, sulap, motivator kekayaan, program kopi gratis, ia adalah Rasul yang memberitakan kebenaran : harus bertobat dari dosa untuk masuk kerajaan Allah)

Felix pun tidak mau menerima Yesus , karena ia memang tidak mau bertobat, Yesus bukanlah penguasa atas hidupnya.

Sebagai pendeta saya pernah di beritahu banyak hamba Tuhan cara cepat menumbuhkan jemaat , yakni dengan pertunjukan entertainment dan injil anugerah murahan tanpa pertobatan, tentu saja saya sudah mengetahui kebenaran dan meneladani Rasul Paulus, karena itu saya berkata Tidak kepada aliran entertainment dan injil murahan.

Ketika gembala jemaat tidak lagi terus menerus mengkotbahkan kebenaran , dan pertobatan sejati , maka hadirat Tuhan akan lenyap, gereja kehilangan kuasa Allah yang nyata, tidak ada lagi mukjizat dan karunia Roh Kudus mengalir.

Sudahkan anda bertobat dari segala dosa, dan menjadi ciptaan baru? Jika belum carilah gereja yang berani menegur anda melalui kotbah – kotbah dalam ibadah gereja mereka. Jangan mau lagi di entertain ( dihibur pertunjukan ; musik, lampu laser, sulap,badut, seminar cara cepat kaya oleh pengkotbah motivator, dll) , inginkan dipertobatkan dan dipenuhi kuasa Allah.

Renungan Harian Alkitab, 5 May, Acts 21; “Prophet in new testament, Nabi dalam perjanjian baru”

Acts 21:10-11 (NKJV) And as we stayed many days, a certain prophet named Agabus came down from Judea.
When he had come to us, he took Paul’s belt, bound his own hands and feet, and said, “Thus says the Holy Spirit, ‘So shall the Jews at Jerusalem bind the man who owns this belt, and deliver him into the hands of the Gentiles.’ “

Kisah Para Rasul 21:10-11 (TB) Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus.
Ia datang pada kami, lalu mengambil ikat pinggang Paulus. Sambil mengikat kaki dan tangannya sendiri ia berkata: “Demikianlah kata Roh Kudus: Beginilah orang yang empunya ikat pinggang ini akan diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain.”

Apakah masih ada nabi setelah Yesus diangkat kesurga? Apakah ada pelayanan nabi dalam jaman perjanjian baru? Apakah jaman sekarang masih ada pelayanan kenabian.

Dengan membaca Kisah Para Rasul pasal 21, kita mengerti bahwa masih ada nabi dalam perjanjian baru, pelayanan kenabian masih terus bekerja setelah Yesus naik kesurga.

Rasul Paulus pun menerima nubuatan yang sangat akurat dari Nabi bernama Agabus, artinya Rasul pun menerima kehadiran nabi dan menerima nubuatan dari nabi. Nubuatan yang diberikan oleh Nabi Agabus sangatlah tajam dan akurat, hasilnya Paulus diteguhkan dan dikuatkan imannya.

Di ahkir jaman ini, Roh kudus akan dicurahkan secara luar biasa, dan akan ditandai dengam bangkitnya karunia nabi, hal saat ini sedang terjadi, alkitab mencatat bahkan anak-anak pun akan melayani dalam pelayanan kenabian mereka akan bernubuat.

Renungan Harian Alkitab, 30 April, Acts 16; ” Vision dream, penglihatan mimpi”

Acts 16:9-10 (NKJV) And a vision appeared to Paul in the night. A man of Macedonia stood and pleaded with him, saying, “Come over to Macedonia and help us.”
Now after he had seen the vision, immediately we sought to go to Macedonia, concluding that the Lord had called us to preach the gospel to them.

Kisah Para Rasul 16:9-10 (TB) Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: “Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!”
Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

Tuhan berbicara kepada Paulus melalui mimpi, Penglihatan datang dalam mimpi Paulus, Tuhan memberikan petunjuk untuk mereka pergi ke makedonia memberitakan injil.

Para pembaca renungan terkasih, dalam perjanjian baru Roh Kudus dicurahkan kepada semua orang percaya, melalui baptisan Roh Kudus, orang orang mengalir dalam karunia Roh Kudus, dan nubuatan melalui mimpi adalah salah satu bentuk karunia Roh kudus.

Didalam pelayanan saya, seringkali Tuhan berbicara melalui penglihatan dalam mimpi, salah satunya adalah kisah ini : suatu malam dalam mimpi saya melihat tangan Tuhan yang turun dari surga dan memegang mata saya dan melompatlah sebuah lembaran kelopak dari mata dan Tuhan berbicara akan turunnya mukjizat bagi mata seseorang yang lensanya rusak , lalu keesokan harinya ketika saya berkotbah saya mengumumkan penglihatan ini, dan seorang ibu tua merespon , ia tidak bisa melihat karena katarak dan sudah dijadwalkan operasi, lalu saya menumpangkan tangan atasnya dan ia pun secara ajaib sembuh dari katarak dan dapat melihat dengan jelas, terpujilah Tuhan Yesus Kristus.

Karunia Roh Kudus masih bekerja, Roh Kudus sungguh nyata, Tuhan Yesus maaih berbicara kepada umatNya melalui penglihatam mimpi.

Renungan Harian 24 April, Acts 10 ; ” Holy spirit is for every believers, Roh Kudus untuk semua orang percaya”

Acts 10:44-46 (NKJV) While Peter was still speaking these words, the Holy Spirit fell upon all those who heard the word.
And those of the circumcision who believed were astonished, as many as came with Peter, because the gift of the Holy Spirit had been poured out on the Gentiles also.
For they heard them speak with tongues and magnify God. Then Peter answered,

Kisah Para Rasul 10:44-46 (TB) Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:

Melalui kisah ini, alkitab mengajarkan kepada kita , bahwa Roh Kudus dicurahkan bagi semua orang percaya, setiap orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat dalam hidupnya, dapat menerima baptisan Roh Kudus.

Baptisan Roh Kudus dapat diterima semua murid Yesus, jikalau mereka mau membuka hati, dan tidak menolak Kuasa Roh Kudus ( termasuk tidak menolak karunia Roh Kudus) maka setiap orang percaya dapat menerima baptisan Roh Kudus.

Dalam kisah pasal 10 ini, terjadi dua buah baptisan, yakni baptisan air, dan baptisan Roh Kudus, demikian penjelasannya; Baptisan Air adalah tanda pertobatan, dan setiap orang percaya harus dibaptis air sebagai tindakan iman pertobatan mereka dari manusia lama dan deklarasi kehidupan baru dalam Kristus. Baptisan Roh Kudus adalah baptisan kuasa Allah, dimana Roh Kudus menaungi memenuhi orang percaya, sehingga murid- murid Tuhan Yesus berjalan dalam kuasa Roh Kudus Hidupnya.

Sudahkan anda dibaptis Roh Kudus? Jika belum bergabunglah pada gereja lokal yang mempercayai karuni Roh Kudus masih bekerja, dan ikutlah dalam sesi doa baptisan Roh Kudus di gereja tersebut.

Sungguh luar biasa kehidupan yang dipimpin dan disertai kuasa Roh Kudus, ini adalah bukti kita adalah anak – anak Allah, yakni menjadi cipataan baru dan dipenuhi Roh Kudus.

Renungan Harian Alkitab, 23 April, Acts 9 :” Obidience bring miracle, ketaatan membawa mukjizat”

Acts 9:13-15 (NKJV) Then Ananias answered, “Lord, I have heard from many about this man, how much harm he has done to Your saints in Jerusalem.
And here he has authority from the chief priests to bind all who call on Your name.”
But the Lord said to him, “Go, for he is a chosen vessel of Mine to bear My name before Gentiles, kings, and the children of Israel.

Kisah Para Rasul 9:13-15 (TB) Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.
Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu.”
Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.

Ketaatan seorang Ananias perlu kita teladani. Ia seorang murid biasa, jemaat biasa yang penuh Roh Kudus (semua jemaat gereja kisah para rasul penuh Roh Kudus).

Ia tidak menolak atau kabur ketika Tuhan memintanya untuk mendoakan Paulus, yang pada waktu itu dikenal sebagai penyiksa umat kristen. Ia taat memberi diri diutus Tuhan.

Para pembaca terkasih, didalam ketataan , ada kuasa Allah yang mengalir, dan mukjizat pun terjadi, karena ketaatan Ananias maka Pauĺus sembuh dari kebutaan.

Masalah utama dari umat Kristen di akhir jaman adalah ketaatan pada firman Tuhan, dan kemalasan diutus Tuhan (egois, tidak mau melayani orang lain) karena itu marilah kita hidup dalam ketaatan sepenuhnya pada firman Tuhan dan memberi diri melayani Tuhan.