Renungan Harian Alkitab, 24 October, Ezekiel 45; “Leaders right and responsibilites, tugas dan tanggung jawab pemimpin “

Ezekiel 45:9 (NKJV) ‘Thus says the Lord God: “Enough, O princes of Israel! Remove violence and plundering, execute justice and righteousness, and stop dispossessing My people,” says the Lord God.

Yehezkiel 45:9 (TB) Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Kitab Ezekiel 45 menegaskan kembali hal prinsip kepemimpinan dalam kerajaan Allah, bahwa ada hak tetapi juga tanggung jawab pemimpin yang berlaku secara prinsip kepada semua level kepemimpinan ; raja , kepala pemerintahan, pemimpin perusahaan, hingga pemimpin rumah tangga.

Para pemimpin diberikan kejelasan hak penghargaan mereka, upah dan diutamakan kesejahteraanNya dalam prinsip kepemimpinan kerajaan Allah.

Hal ini di gariskan agar jelas ada bagian seorang pemimpin, dan diluar bagian yang ditetapkan adalah bukan milik pemimpin dan harus di kerjakan guna membawa kesejahteraan orang-orang yang dipimpin.

Setelah diberikan jaminan kesejahteraan dari Tuhan, para pemimpin harus menegakkan dua hal yakni ; kebenaran dan keadilan, jelas hak dan tanggung jawab pemimpin.

Para pembaca terkasih, jika anda adalah seorang yang ada dibawah kepemimpinan seseorang janganlah anda iri hati jika Tuhan memberkati pemimpinmu dengan berlimpah, jikalau anda seorang pemimpin ingatlah tanggung jawab anda adalah berat dan bukan main main !

Para pemimpin tegakanlah prinsip kebenaran firman Tuhan dan tegakanlah keadilan! Dan serahkanlah hal kesejahteraanmu pada tangan Tuhan yang mengutusmu.

Advertisements

Renungan harian alkitab; Nehemiah 5, sabtu; ‘ leader bring justice, pemimpin memujudkan keadilan’

Nehemiah 5:11-13 (NKJV)  Restore now to them, even this day, their lands, their vineyards, their olive groves, and their houses, also a hundredth of the money and the grain, the new wine and the oil, that you have charged them.”

So they said, “We will restore it, and will require nothing from them; we will do as you say.” Then I called the priests, and required an oath from them that they would do according to this promise.

Then I shook out the fold of my garment and said, “So may God shake out each man from his house, and from his property, who does not perform this promise. Even thus may he be shaken out and emptied.” And all the assembly said, “Amen!” and praised the Lord. Then the people did according to this promise.

Nehemiah adalah contoh dari pemimpin yang beriman, ia membawa nilai keadilan kerajaan Allah ke muka bumi, dengan kewenangan ia mengatur agar keadilan ditegakkan.

Para pembaca terkasih mewujudkan keadilan adalah amanat bagi pemimpin. 

Apakah anda pemimpin pelayanan, perusahaan, pemimpin di kantor, atau pemimpin dalam rumah tangga asas keadilan menjadi nilai kerajaan Allah yang harus ditegakkan dalam kehidupan.

Keadilan yang dimaksud adalah mengandung  :  prinsip semua manusia berharga dimata Tuhan, dan prinsip kasih  sesama manusia ,  prinsip kehendak bebas,  yang menjadi pedoman dalam membuat keputusan.

Marilah kita mengerjakan amanat ini dengan baik untuk memuliakan Tuhan, dan memberkati sesama.

Renungan harian alkitab, Rabu, Nehemiah 2; ‘favour of God through leader, kemurahan Tuhan melalui pemimpin’

Nehemiah 2:3-5 (NKJV)  and said to the king, “May the king live forever! Why should my face not be sad, when the city, the place of my fathers’ tombs, lies waste, and its gates are burned with fire?”

Then the king said to me, “What do you request?” So I prayed to the God of heaven.

And I said to the king, “If it pleases the king, and if your servant has found favor in your sight, I ask that you send me to Judah, to the city of my fathers’ tombs, that I may rebuild it.”

Bagaimana cara Tuhan menurunkan anugerah dan kemurahannya?

Melalui manusia ia menyalurkan berkat dan anugerahNya,  siapakah manusia yang dipakai menjadi saluran ini?

Nehemiah mengetahui akan kebenaran ini, karena mengetahui para pemimpin adalah saluran berkat, ia melayani pemimpin dengan segenap hati dan memberikan terbaik , sehingga ia pun menjadi kesayangan pemimpin.

Para pembaca terkasih, Tuhan memakai para pemimpin sebagai prioritas pertama untuk menyalurkan berkat dan anugerahNya, kemurahan Tuhan mengalir melalui pemimpin, inilah amanat bagi para pemimpin untuk menjadi saluran berkat Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 1, Sabtu, ‘ fullfilment Jeremiah prophecy, penggenapan nubuatan Jeremiah’

Ezra 1:1-3 (NKJV)  Now in the first year of Cyrus king of Persia, that the word of the Lord by the mouth of Jeremiah might be fulfilled, the Lord stirred up the spirit of Cyrus king of Persia, so that he made a proclamation throughout all his kingdom, and also put it in writing, saying,

Thus says Cyrus king of Persia: All the kingdoms of the earth the Lord God of heaven has given me. And He has commanded me to build Him a house at Jerusalem which is in Judah.

Who is among you of all His people? May his God be with him, and let him go up to Jerusalem which is in Judah, and build the house of the Lord God of Israel (He is God), which is in Jerusalem.

Nubuatan Nabi Jeremiah adalah mustahil terjadi, Tuhan berfirman melalui yeremia bait Tuhan akan dibangun kembali, padahal umat israel sudah menjadi budak semua dan kerajaanya sudah hancur berantakan!

Para pembaca terkasih, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil! Semua rencana Tuhan yang telah disampaikan dengan perantaraan para nabi digenapi!

 Tuhan berbicara kepada raja Cyrus secara ajaib, sehingga visi pembangunan bait Tuhan terjadi, dimana ada visi selalu ada provision, penyediaan dari Tuhan.

Renungan harian alkitab, 2 chronicles 35; kamis,” Not hearing the word of God, tidak mendengarkan kata Tuhan’.

2 Chronicles 35:21-23 (NKJV)  But he sent messengers to him, saying, “What have I to do with you, king of Judah? I have not come against you this day, but against the house with which I have war; for God commanded me to make haste. Refrain from meddling with God, who is with me, lest He destroy you.”

Nevertheless Josiah would not turn his face from him, but disguised himself so that he might fight with him, and did not heed the words of Necho from the mouth of God. So he came to fight in the Valley of Megiddo.

And the archers shot King Josiah; and the king said to his servants, “Take me away, for I am severely wounded.”

Necho menyampaikan pesan Tuhan, Tapi Yosia tidak mendengarkannya, dengan jelas Tuhan berpesan untuk ikut campur dalam perang di negri orang lain.

Para pembaca terkasih, Raja Yosia pun wafat, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, tetaplah rendah hati dengarkan pesan Tuhan,  jangan merasa hebat dan memutuskan perkara tanpa meminta bimbingan Tuhan.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicle 34, rabu; “impact of faithfull leaders, dampak dari pemimpin yang beriman”

2 Chronicles 34:31-33 (NKJV)  Then the king stood in his place and made a covenant before the Lord, to follow the Lord, and to keep His commandments and His testimonies and His statutes with all his heart and all his soul, to perform the words of the covenant that were written in this book.

And he made all who were present in Jerusalem and Benjamin take a stand. So the inhabitants of Jerusalem did according to the covenant of God, the God of their fathers.

Thus Josiah removed all the abominations from all the country that belonged to the children of Israel, and made all who were present in Israel diligently serve the Lord their God. All his days they did not depart from following the Lord God of their fathers.

ketika umat Israel dipimpin seorang raja yang beriman, maka umat menjadi umat yang juga beriman

Sebaliknya ketika umat dipimpin oleh pemimpin yang tidak beriman dan melawan Tuhan, umat juga menjadi umat yang melawan Tuhan

kepemipinan sangatalah penting!

ketika seorang pemimpin adalah seseorang yang beriman maka dampak yang baik akan terjadi, damai sejahtera dan kemakmuran juga datang

Para pembaca terkasih, marilah kita memilih dan berpihak pada pemimpin yang takut akan Tuhan, dan hidup benar, karena dampak mempunyai pemimpin yang beriman akan mengubahkan dunia di sekelilingnya, menjadi penuh berkat


Renungan harian alkitab, 2 kings 23, senin; : great example to obey God, keteladanan taat pada Tuhan”

2 Kings 23:3 (NKJV)  Then the king stood by a pillar and made a covenant before the Lord, to follow the Lord and to keep His commandments and His testimonies and His statutes, with all his heart and all his soul, to perform the words of this covenant that were written in this book. And all the people took a stand for the covenant.

Seorang pemimpin, seorang raja mempunyai tanggung jawab dan juga tugas utama , yakni ; memberi keteladanan akan ketaatan pada Tuhan. 

Hanya dengan memberi keteladan akan ketaatan pada Tuhan, umat dan orang yang dipimpin akan mengikuti keteladanan ini , dan kepemimpinan sukses membawa damai sejahtera dalam kehidupan para pengikutnya.

Para pembaca , jikalau anda memimpin, setidaknya dalam rumah tangga sebagai ayah atau ibu, ingatlah keteladanan hal ketaatan kepada Fiman Tuhan  adalah tugas dan tanggung jawab pemimpin  , dimana ada ketaatan pada firman Tuhan, ada damai sejahtera dan keberhasilan turun dalam kepemimpinan anda.

Sudahkah kita sebagai murid Yesus memimpin dalam keteladanan takut akan Tuhan dan taat pada Tuhan sepenuhnya?