Renungan harian alkitab, Psalm 37, jumat, ” trust in God, percaya kepada Tuhan”

Psalms 37:5 (NKJV) Commit your way to the Lord, Trust also in Him, And He shall bring it to pass.

Mazmur 37:5 (TB) Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Banyak orang Kristen tidak pernah mengalami kuasa Tuhan yang nyata , hidupnya hanya sebatas kekuatan diri sendiri, dari suatu pergumulan kepada pergumulan lainnya, tanpa kesaksian pengalaman kuasa Tuhan!

Mengapa Tuhan tidak bertindak menolong, menyertai dengan kuasaNya? Jawabannya karena orang orang tida, menyerahkan ambisi hidupnya dan kehidupannya pada Tuhan.

Mengapa orang -orang tidak menyerahkan hidupnya pada Tuhan?

Jawabannya sesungguhnya mereka tidak percaya kepada kuasa Tuhan, mereka rajin beribadah ke gereja, bahkan rajin membaca alkitab, tapi mereka memungkiri kuasa Tuhan, mereka menolak kebenaran bahwa kuasa Tuhan, mukjizat masih terjadi, mereka menolak kuasa Roh kudus, menolak karunia Roh Kudus; karunia bahasa roh, kesembuhan, iman, tanda ajaib, sada pengetahuan, membedakan roh, menafsirkan bahasa roh dan karunia hikmat, banyak doktrin doktrin kekristenan yang menolak kebenaran bahwa Tuhan Yesus maha kuasa dan masih bekerja nyata kuasa-Nya.

Para pembaca terkasih apakah anda menerima kebenara bahwa Tuhan maha kuasa dan kuasa Tuhan masih bekerja, kuasa karunia Roh Kudus masih nyata bekerja?

Advertisements

Renungan harian alkitab, Psalm 32, minggu;”forgiveness of sin, pengampunan dosa”

​Psalms 32:1-2 (NKJV)  A Psalm of David. A Contemplation. Blessed is he whose transgression is forgiven, Whose sin is covered.

Blessed is the man to whom the Lord does not impute iniquity, And in whose spirit there is no deceit.

Mazmur 32:1-2 (TB)  Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! 

Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu! 

David menerima pengampunan dosa dan ia berdamai dengan diri sendirinya dan mengucap syukur kepada Tuhan karena dosanya diampuni.

Para pembaca terkasih Mukjizat terbesar adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, didalam penebusan Yesus, kita ditebus dosanya dan dikuduskan, sehingga kita dapat menerima Roh Kudus dan menjadi anak anak Allah.

Renungan harian alkitab, Psalm 4, minggu; “angry is ok, marah itu boleh”

​Psalms 4:3-5 (NKJV)  But know that the Lord has set apart for Himself him who is godly; The Lord will hear when I call to Him.

Be angry, and do not sin. Meditate within your heart on your bed, and be still. Selah

Offer the sacrifices of righteousness, And put your trust in the Lord.

Apakah kita murid Tuhan Yesus, boleh marah?

Marah boleh saja, tapi jangan berbuat dosa ketika marah, artinya kendalikan amarah anda, dan salurkan pada hal yang benar.

David menuliskannya dalam psalm ini bahwa ia tidak akan membiarkan amarah membuat ia berbuat dosa, dan ia menyukai meditasi firman Tuhan dalam doa.

Yesus pun pernah marah ketika menjumpai bait Allah di manipulasi menjadi tempat penipuan perdagangan, orang orang di haruskan membeli hewan kurban ditempat dengan harga mark up yang sangat tinggi, bait Allah menjadi tempat bussines.

Yesus pun menganyam cambuk untuk menyalurkan emosi hingga reda, membutuhkan waktu cukup lama menganyam cambuk, sehingga emosinya reda. Setelah itu barulah Yesus marah.

Para pembaca terkasih, marah itu wajar, salurkan emosi dengan benar, setelah  emosi amarah  padam, anda dapat marah , marah bukan untuk mengumbar hawa nafsu.

Renungan harian alkitab, Job 28, rabu; ” experience the knowledge-mengalami pengetahuan”

Job 28:28 (NKJV)  And to man He said, ‘Behold, the fear of the Lord, that is wisdom, And to depart from evil is understanding.’ “

Job mengetahui banyak pengetahuan tentang Tuhan ,ia mengetahui teori tentang hikmat , bagaimana mendapatkannya.

Sayangya mengetahui teori pengetahuan tentang Tuhan itu sangat berbeda dengan mengalami Tuhan.

Para pembaca terkasih Job adalah orang yang punya banyak pengetahuan tentang Tuhan, tentang hikmat tapi tidak mengalaminya. 

Inilah bahaya orang yang punya banyak pengetahuan, mereka merasa mengetahui sebuah pengetahuan adalah mengalaminya, pengetahuan membuat manusia menjadi sombong, lebih baik tau sedikit dan mengalami semua dari yang sedikit ini, daripada tau banyak tapi sama sekali tidak mengalaminya!

Orang farisi di tegur keras oleh Tuhan Yesus karena mereka mengetahui banyak tentang kerajaan Allah adalah kuasa suprnatural tetapi sama sekali tidak mengalaminya, bahkan menghujat kuasa Tuhan yang nyata.

Renungan harian alkitab , Job 5 senin; ” Testimony Elifas to Job, kesaksian Elifas kepada Ayub”

Job 5:27 (NKJV) Behold, this we have searched out; It is true. Hear it, and know for yourself.”

Ketika Job sedang terpuruk, Tuhan memberikan penghiburan dengan mengirim sahabat -sahabat Job untuk menghibur dan menguatkannya.

Elifas membagikan kesaksiannya, bahwa Tuhan adalah adil, baik, mulia dan maha kuasa, Tuhanlah sumber pertolongan, dan setiap orang yang ada dalam kesesakan jika berseru kepada Tuhan , maka Tuhan akan menjawab dan menolong.

Elifas juga menguatkan hati Job, dengan kesaksian ketika ia mengalami pergumulah hebat ia mencari Tuhan dan mendapatkan pertolongan Tuhan ;Job 5:8-10 (NKJV) “But as for me, I would seek God, And to God I would commit my cause-–Who does great things, and unsearchable, Marvelous things without number.
He gives rain on the earth, And sends waters on the fields.

Kesaksian adalah sumber kekuatan yang menguatkan iman kita, jauh lebih baik dari sekedar nasehat dan air mata, Elifas tidak sibuk menangis atau ikut kecewa dengan Tuhan , tapi ia membagikan kesaksian tentang Tuhan yang ia kenal dan menguatkan hati Job.

Pembaca terkasih kesaksian akan Tuhan dari pengalaman pribadi kita, apa yang kita alami tentang Tuhan adalah penuh Kuasa, karena. itu kesaksian mengalahkan perbuatan kerajaan kegelapan,kesaksian membawa kabar kenyataan terang dalam hidup manusia.

karena itu janganlah lupa bersaksi akan pengalaman kuasa Tuhan , mukjizatnya yang kita alami , kita semua dipanggil menjadi saksi Kristus dan membawa kuasa Tuhan melalui kesaksian kita.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicles 28, kamis ;” provoke God, memprovokasi Tuhan”

2 Chronicles 28:4-5 (NKJV)  And he sacrificed and burned incense on the high places, on the hills, and under every green tree.

Therefore the Lord his God delivered him into the hand of the king of Syria. They defeated him, and carried away a great multitude of them as captives, and brought them to Damascus. Then he was also delivered into the hand of the king of Israel, who defeated him with a great slaughter.

Raja Ahaz dengan sengaja memberontak pada Tuhan, bahkan memprovokasi Tuhan dengan tingkah lakunya menyembah berhala, sungguh keterlaluan!

dengan segera Tuhan menarik kuasa dan perlindungannya dari kerajaan Israel dan mereka menjadi tawanan dan budak kerajaan musuh

para pembaca terkasih, manusia yang hidup dalam kedagingan dan tidak rendah hati akan mudah berpaling dari jalan Tuhan, hasilnya menjadi budak dan tertawan. karena itu rendah hatilah dan jangan memprovokasi Tuhan.

Renungan harian Alkitab, 2 Chronicles 4, senin ” The Most Holy Places- tempat ruang maha kudus” 

2 Chronicles 4:21-22 (NKJV)  with the flowers and the lamps and the wick-trimmers of gold, of purest gold;

the trimmers, the bowls, the ladles, and the censers of pure gold. As for the entry of the sanctuary, its inner doors to the Most Holy Place, and the doors of the main hall of the temple, were gold.

Design bait Allah, dibuat oleh David, dengan bimbingan Tuhan sendiri, Ruangan di design terbagi beberapa area; pelataran bait Allah, ruang Kudus, dan ruang Maha Kudus.

Tuhan memang tidak bertahta dalam buatan tangan manusia, tapi manusia membutuhkan visualisasi simbol fisik, karena manusia hidup dari sensor panca indera mereka, dan Roh Kudus belum dicurahkan ke umat Allah pada waktu itu.

Di ruang maha kudus inilah, manusia mengalami hadirat Tuhan yang kudus, meskipun ini hanya sebagian kecil dari pengalaman yang sesungguhnya karena hanya sebagai simbol , tetapi hadirat Tuhan diruang ini sungguh sangat penuh kuasa, bahkan menghanguskan , dan menewaskan orang – orang yang tidak kudus.

Para pembaca , hanya imam khusus saja, yang sudah menyucikan diri boleh masuk ruang ini, dan mereka dirantai kakinya, agar jika mereka tewas dalam ruangan karena tidak kudus , imam lain dapat menarik jenasahnya, dengan cara menarik rantai dikaki mereka dari ruangan lainnya.  Betapa kudus dan Tuhan adalah api penuh kuasa.

Pada jaman perjanjian baru, Tuhan Yesus menyucikan kita dengan darahNya sehingga kita dilayakkan mengalami hadirat Tuhan, era perjanjian baru, adalah era manusia bisa masuk hadirat Tuhan dan tidak binasa, semua karena penebusan darah Yesus bagi kita dalam perjanjian baru.

Renungan harian alkitab, 2 Kings 21, Sabtu” Failed to disciple- gagal memuridkan “

2 Kings 21:3 For he rebuilt the high place which Hezekiah his father had destroyed; he raised up altars for Baal, and made wooden image,..”

Raja Manasseh sangat berbeda dengan Ayahnya Raja Hezekiah, ia gagal dimuridkan oleh sang Ayah ! apa yang dibangun dengan kerja keras dan penuh perjuangan oleh sang Ayah raja Hezekiah, semua dihancurkan kembali oleh sang Anak !

Yang terkena dampak adalah umat  Israel, budaya iman dan taat pada Tuhan Allah Isreal, Tuhan Abrahaman , Isaac dan Jacob yang telah berhasil dipulihkan oleh sang Ayah Raja Hezekiah, di hancurkan sang anak ! Raha Manaseeh kembali lagi menyelenggarakan budaya penyembahan berhala, sehingga umat Israel berjalan kembali dalam kegelapan dan kehancuran kuasa jahat.

Para pembaca terkasih , tanpa adanya pemuridan pemimpin pada generasi berikutnya, segala pencapaian dan budaya yang telah dibangun menjadi hancur berantakan, Pemuridan kepada anak dalam keluarga sangatlah penting !

Jika suatu keluarga hidup benar dan berkelimpahan dalam jalan kebenaran menjadi murid Kristus, maka pemuridan kepada anak dalam keluarga adalah prioritas penting yang harus dilakukan sejak dini , agar anak anak dimuridkan mengenal Tuhan dan mempunyai karakter murid Yesus sejati.

Dalam kepemipinan juga penting memuridkan generasi muda membangkitkan pemimpin -pemimpin muda yang takut akan Tuhan dan beriman , agar apa yang dibangun generasi senior dapat terus berkembang dan tidak dihancurkan oleh generasi pemimpin muda.

Renungan harian alkitab, 1 Samuel 14, sabtu ” victory by faith, kemenangan oleh iman”.

1 Samuel 14:12-14 (NKJV)   the men of the garrison called to Jonathan and his armorbearer, and said, “Come up to us, and we will show you something.” Jonathan said to his armorbearer, “Come up after me, for the Lord has delivered them into the hand of Israel.”

And Jonathan climbed up on his hands and knees with his armorbearer after him; and they fell before Jonathan. And as he came after him, his armorbearer killed them.

That first slaughter which Jonathan and his armorbearer made was about twenty men within about half an acre of land.

Secara jumlah tentara , hitungan matematika, bahkan secara akal sehat , pasukan Israel tidaklah mungkin melawan tentara Philistine; mereka sangat sedikit jumlahnya, tidak mempunyai pedang, dan mereka bukanlah  tentara  professional , mereka hanyalah para petani dan peternak, persenjataan sangat lemah, bahkan dari seluruh bangsa Israel hanya mempunyai 2 buah pedang!

Mengapa Jonathan bisa mengalahkan musuh di pos perbatasan? Mengapa tentara philistine gentar? 

Para pembaca terkasih, karena ” IMAN”, ketika Jonathan mempunyai iman, ia terhubung dengan realita kenyataan tentang Allah Israel yang hidup , maha kuasa , dan iman menjadikan kebenaran akan Allah menjadi kenyataan.

Tanpa iman manusia tidak berkenan kepada Allah! Dengan imam tidak ada yang mustahil bersama Tuhan.

renungan harian alkitab, Joshua 24, selasa ; ” as me and my house…,Aku dan seisi rumahku”

​Joshua 24:14-15 (NKJV)  “Now therefore, fear the Lord, serve Him in sincerity and in truth, and put away the gods which your fathers served on the other side of the River and in Egypt. Serve the Lord!

And if it seems evil to you to serve the Lord, choose for yourselves this day whom you will serve, whether the gods which your fathers served that were on the other side of the River, or the gods of the Amorites, in whose land you dwell. But as for me and my house, we will serve the Lord.”

Joshua sebagai pemimpin bangsa dan pemimpin dalam keluarga, mengajarkan kita prinsip penting dalam kepemimpinan;

1. taat sepenuhnya pada Tuhan, dan totalitas melayani. Tuhan.

2. kepemimpinan adalah keteladanan.

Joshua total sepenuhnya mendedikasikan dirinya dan keluarganya kepada Tuhan, mereka sekeluarga hidup untuk melayani Tuhan.

mendemonstrasikan keluarga kristen berbahagia,beriman dan setia pada Tuhan adalah cara melakukan pemberitaan injil kerajaan Allah, melalui keluarga yang berbahagia jiwa jiwa akan tertarik  mengenal Yesus Tuhan.

action speak louder than the word”