Renungan Harian Alkitab, 30 September, Revelation 19 ( wahyu 19), ” The Lake of Fire , lautan api “

Revelation 19:19-20 (RKJNT) And I saw the beast, and the kings of the earth, and their armies, gathered together to make war against him who sat upon the horse, and against his army.
And the beast was seized, and with him the false prophet who performed miraculous signs in his presence, with which he deceived those who had received the mark of the beast, and those who worshipped his image. They were both cast alive into the lake of fire that burns with sulphur.

Wahyu 19:19-20 (TB) Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Tibalah hari penuntasan kerajaan iblis, Tuhan Yesus sendiri turun menumpas kerajaan iblis dan manusia para pengikutnya !

Tuhan akan melemparkan mereka semua dalam lautan api penyiksaan kekal (kecuali iblis ditawan ) , semua pengikut kerajaan babel di lemparkan ke api abadi ini.

Para pembaca terkasih, di tempat lain , anak -anak Tuhan pada saat hari penumpasan ini , justru sedang berpesta kemenangan dalam perjamuan anak domba, inilah waktu perayaan mempelai Kristus yakni gereja Tuhan merayakan jamuan di surga, sorak- sorai kemenangan iman, berikut kutipannya;

Wahyu 19:7-9 (TB) Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

Renungan Harian Alkitab, 16 September, Revelation 5, Kings and priest, Raja – raja dan para imam “

Revelation 5:9-10 (NKJV) And they sang a new song, saying: “You are worthy to take the scroll, And to open its seals; For You were slain, And have redeemed us to God by Your blood Out of every tribe and tongue and people and nation,
And have made us kings and priests to our God; And we shall reign on the earth.”

Wahyu 5:9-10 (TB) Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.”

Yesus Kristus telah menebus kita dari dosa dan kutuk, kita diangkat menjadi anggota kerajaan Allah, melalui penebusan darah Yesus, dan pencurahan Roh Kudus.

Di muka bumi , Tuhan juga mengangkat sebagian dari kita umatNyA menjadi para raja- raja ( pemimpin di Market place ) dan juga para imam ( pemimpin kerohanian yang membawa jiwa jiwa menjadi anggota kerajaan Allah).

Pembaca terkasih, melalui kitab wahyu ini, kita mengerti betapa pentingnya peran Yesus sebagai anak domba Allah korban tebusan, sungguh Yesuslah juruselamat dunia.

Renungan Harian Alkitab, 12 September, Revelation, ” Second Coming of Jesus, kedatangan Yesus kedua kali “

Revelation 1:7-8 (NKJV) Behold, He is coming with clouds, and every eye will see Him, even they who pierced Him. And all the tribes of the earth will mourn because of Him. Even so, Amen.
“I am the Alpha and the Omega, the Beginning and the End,” says the Lord, “who is and who was and who is to come, the Almighty.”

Wahyu 1:7-8 (TB) Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
“Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Kitab Wahyu adalah kitab yang memberikan rahasia masa depan dan pewahyuan akan tanda tanda yang akan mendahului kedatangan Yesus, dan apa yang akan terjadi pada akhir jaman.

Ketika kita membaca kitab Wahyu kita akan banyak menemukan simbol – simbol dan penerawangan nubuatan, karena itu kita tidak dapat secara literal dan harafiah mengartikannya, berdoalah minta pimpinan Roh Kudus dalam membaca Kitab Wahyu.

Pembaca terkasih, melaĺui blog renungan harian ini, pembaca akan didampingi membaca kitab Wahyu ini.

Dalam pasal 1 ini, Yohanes menuliskan akan pewahyuan yang Ia terima : Yesus akan datang kembali, dialah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir , dan Yesus akan datang kembali diatas awan menjemput kita.

Ini adalah suatu kebenaran Yesus Kristus pada akhir jaman akan datang kembali, akhir jaman akan datang dan ini adalah kepastian masa depan.

Renungan Harian Alkitab, 9 September, 2 John 1, ” Dealing with anti Christ, menghadapi anti Kristus”

2 John 1:9-10 (RKJNT) Whoever runs too far ahead, and does not abide in the teaching of Christ, does not have God. He who abides in the teaching of Christ has both the Father and the Son.
If anyone comes to you, and does not bring this teaching, do not receive him into your house, or give him any encouragement:

2 Yohanes 1:9-10 (TB) Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.
Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

Pada akhir jaman, orang – orang akan menyaksikan bangkitnya Anti Kristus, dan mereka mempunyai beberapa karakteristik : mereka tadinya berasal dari dalam gereja, mereka juga menyangkal Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia, mereka menyangkal ketuhanan Yesus ; termasuk perintah dan ajaran Yesus dikerdilkan menjadi hanya sebagai tatanan semangat moral dan di artikan menjadi sekedar memiliki Yesus sebagai figur keteladanan hidup saleh.

Bagaimana cara menghadapi orang – orang ini ? firman Tuhan memberikan petunjuk agar kita menjauhi dan jangan menerima mereka dirumah kita , jadilah tegas dan janganlah berusaha populis dan berteman dengan mereka, berhati – hatilah terhadap Roh anti Kristus ini.

Pembaca renungan terkasih, jalinlah persabahatan iman denga orang -orang beriman , ingatlah firman Tuhan yang mengajarkan kita untuk menjauhi persahabatan yang merusak iman dan tidak membangun.

Renungan Harian Alkitab, 7 September, 1 John 4, ” No Fear in Love, tidak ketakutan dalam kasih ‘

1 John 4:18 (RKJNT) There is no fear in love; but perfect love casts out fear: because fear has to do with punishment. He who fears is not made perfect in love.

1 Yohanes 4:18-19 (TB) Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

ini adalah pewahyuan yang besar, didalam kasih yang sempurna, tidak ada ketakutan !.

Ayat ini diawali tentang pembahasan akan datangnya hari penghakiman bagi semua umat manusia di akhir jaman, dan menjelaskan jika kita menerima kasih Tuhan , dan mengasihi Tuhan, maka kita tidak usah takut dan kuatir, justru Yesus akan menjemput kita diawan awan di akhir jaman, dan kita tidak mengalami petaka besar diakhir jaman.

para pembaca ingatlah dalam kasih Tuhan tidak ada ketakutan !

Renungan Harian Alkitab, 6 September, 1 John 3 ,” Children of God, anak Allah “

1 John 3:1 (NKJV) Behold what manner of love the Father has bestowed on us, that we should be called children of God! Therefore the world does not know us, because it did not know Him.

1 Yohanes 3:1 (TB) Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Sungguh luar biasa, barangsiapa menerima penebusan darah Yesus, dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, ia diangkat menjadi anak Allah !

Kita , murid – murid Tuhan Yesus adalah anak – anak Allah, melalui Tuhan Yesus kita menjadi keluarga besar kerajaan Allah.

Oleh karena itu kita dibentuk karakternya oleh Tuhan selama kita dibumi agar kita memiliki karakter rohani layaknya sebagai anak – anak Allah.

Para pembaca renungan terkasih, Mari kita menyadari dan
Memberikan diri dengan sukareĺa untuk di pertobatkan dan dibaharui karakter kita, agar sungguh berperilaku sebagai anak – anak Allah.

Renungan Harian Alkitab, 16 August, Hebrew 9:” Christ bear the sin of many, Kristus menanggung dosa banyak orang “

Hebrews 9:27-28 (RKJNT) And as it is appointed for men once to die, and after this comes judgment:
So Christ, having been offered once to bear the sins of many; shall appear a second time, not to bear sin, but to bring full salvation to those who eagerly await him.

Ibrani 9:27-28 (TB) Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

Setiap manusia pasti akan meninggal, tidak ada manusia yang tidak akan mengalami kematian, setelah kematian manusia yang penuh dosa akan mengalami kebinasaan, bahkan api neraka penyiksaan.

Tetapi bagi kita yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat , kita tidak binasa, kita telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus.

Yesus telah menanggung dosa umat manusia agar semua yang percaya dan menjadikan Yesus Tuhan tidak binasa melainkan memperoleh kehidupan kekal.