Renungan Harian Alkitab , 13 July, Colossians 1: ” Jesus is God the creator, Yesus adalah Tuhan sang pencipta “

Colossians 1:15-16 (RKJNT) He is the image of the invisible God, the firstborn over all creation:
For by him were all things created that are in heaven, and that are in earth, visible and invisible, whether thrones, or dominions, or rulers, or authorities: all things were created by him, and for him:

Kolose 1:15-16 (TB) Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,
karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Ayat ini dengan jelas, membagikan kebenaran bahwa Yesus adalah Tuhan, Dialah sang pencipta, Di dalam Yesuslah dan melalui Yesus segala sesuatu diciptakan.

Inilah ketuhanan Yesus Kristus : segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Para pembaca terkasih, kita diciptakan oleh Tuhan Yesus dan untuk Tuhan Yesus, marilah kita hidup untuk Dia dan bagi kemuliaan Tuhan Yesus, dengan cara berbuah sedemikian rupa dalam masa hidup kita.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 4 July, Ephesians 2 : ” Saved by Grace, diselamatkan karena Anugerah “

Ephesians 2:8-9 (RKJNT) For by grace you have been saved through faith; and that not of yourselves: it is the gift of God:
Not because of works, lest any man should boast.

Efesus 2:8-9 (TB) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Keselamatan dan kehidupan kekal yang kita terima didalam nama Yesus, adalah anugerah, Allah yang memampukan kita menerimanya ( kasih karunia). Sama sekali bukan karena perbuatan baik kita.

Karena Tuhan mengasihi kita, Ia memberikan anugerah keselamatan dan kehidupan kekal, jika kita mau menerima penebusan Yesus maka kita dengan cuma – cuma menerimanya.

Para pembaca renungan, ayat ini mengingatkan bahwa karena cinta Tuhan semata, Ia menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik, atau jasa kita, sebaik apapun manusia, sebesar apapun jasa jasa manusia, tidak bisa membeli keselamatan dan hidup kekal.

Renungan Harian Alkitab, 23 Juni, 2 Corinthians 10, ” Bring every thought into captivity, menaklukan setiap pikiran “

2 Corinthians 10:5 (RKJNT) We cast down arguments, and every lofty thing that exalts itself against the knowledge of God, and bring every thought into captivity to the obedience of Christ.

2 Korintus 10:5 (TB) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.

Rasul Paulus menjelaskan cara untuk menang dalam peperangan rohani, Tuhan telah mengajarkan kepada Paulus, dan Paulus mengajarkan kepada kita.

Peperangan Rohani terjadi di dalam pikiran manusia, pikiran adalah area utama serangan si jahat diluncurkan.

Memenuhi pikiran kita dengan kebenaran firman Tuhan, dan mengetahui kehendak Tuhan, akan membuat pikiran kita, berada dalam track yang benar, sehingga ketika si jahat menaruh benih pikiran negatif kita tidak akan kalah.

Ketika pikiran dengan spirit ketakutan, kekuatiran, dosa, negatif, kutuk, bersungut sungut dilemparkan atas kita, maka sesegera mungkin tawanlah pikiran itu , cegah agar tidak berkembang dan mendominasi hati kita, dengan cara konfrontasikan dengan firman Tuhan, hadirkan terang yang akan membuat kegelapan sirna.

Para pembaca terkasih, sangatlah penting untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari, memenuhi pikiran dan hati kita dengan firman Tuhan.

Renungan harian , blog : cahyaadi.wordpress.com setia hadir setiap hari mendampingi pembelajaran firman, dan perenungan firman Tuhan.

Pemuridan renungan harian ini, akan menssuport para pembaca dan jemaat gereja Tuhan agar senantiansa dipenuhi pewahyuan dan perkataan firman Tuhan, doa saya sebagai hamba Tuhan dan pastor gembala jemaat agar setiap pembaca hari demi hari dipenuhi firman Tuhan dan berjalan dalam terang Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 19 Juni, 2 Corinthians 6 :” unequally yoke, tidak sepadan”

2 Corinthians 6:14 (NKJV) Do not be unequally yoked together with unbelievers. For what fellowship has righteousness with lawlessness? And what communion has light with darkness?

2 Korintus 6:14 (TB) Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

Sebagai hamba Tuhan, saya menjumpai banyak orang yang ingin didoakan mukjizat, atau di konseling karena pernikahan mereka berantakan, rumah tangga mereka menjadi penderitaan yang panjang dan traumatis.

Hal ini disebabkan oleh satu hal , yakni menikah dengan orang yang tidak seiman, belum bertobat dari cara hidup dosa dan belum menjadi ciptaan baru, lahir baru dalam kuasa Tuhan Yesus.

Pembaca terkasih, dengan sangat jelas, firman Tuhan mengatakan bahwa terang dan gelap, tidak akan dapat bersatu!

Menjadi pasangan dengan orang yang tidak seiman, adalah usaha menyatukan terang dan gelap, hal yang tidak mungkin berhasil, dengan kata lain menikah dengan orang yang tidak seiman adalah bencana yang dibuat sendiri.

Renungan Harian Alkitab, 21 May, Romans 9 : ” Mercy of God, kemurahan hati Tuhan “

Romans 9:15-16 (NKJV) For He says to Moses, “I will have mercy on whomever I will have mercy, and I will have compassion on whomever I will have compassion.”
So then it is not of him who wills, nor of him who runs, but of God who shows mercy.

Roma 9:15-16 (TB) Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”
Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Ini adalah hal yang diluar logika dan diluar kemampuan manusia : kemurahan hati Tuhan !

Kemurahan hati Tuhan sungguh tak terbatas, Sungguh diluar penalaran manusia, apa yang tidak mungkin bagi manusia mungkin bagi Allah.

Beberapa peristiwa yang murni karena kemurahan Tuhan semata :

-Mukjizat selama umat Israel dipadang gurun adalah kemurahan Tuhan semata, bukan karena kebaikan israel.

– Tuhan memilih Simson, bukan karena karakternya, tapi kemurahan Tuhan semata.

– Raja Nebukadnezar menjadi raja perkasa karena kemurahan Tuhan semata.

– Satu orang penjahat dikayu salib, hari itu juga masuk firdaus , mendapat keselamatan, karena kemurahan Tuhan semata.

jikalau kita tidak mengenal betapa pemurah dan pemaaf, penyayang, jika kita belum mengenal pribadi Tuhan yang murah hati ini, kita bisa menuduh Tuhan tidak adil, padahal ia hanya murah hati, dan semua hukuman yang harusnya ditimpakan manusia juga Ia telah tanggung dikayu salib.

Jadi ia murah hati dan juga adil, dengan membayar semua hukuman dikayu salib.

Para pembaca terkasih, inilah salah satu sifat Tuhan, ia murah hati.

Renungan Harian 15 May, Romans 3 :” Being justify freely by His grace, Dibenarkan cuma – cuma oleh Anugerah”

Romans 3:23-24 (NKJV) for all have sinned and fall short of the glory of God,
being justified freely by His grace through the redemption that is in Christ Jesus,

Roma 3:23-24 (TB) Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

Ini keajaiban, luar biasa, ini adalah cinta Tuhan yang sempurna, jauh dari kemampuan manusia mencintai, dan memahami cinta Tuhan yang tidak terbatas.

Oleh kasih karunia, manusia yang berdosa, jauh dari kekudusan, yang tidak layak, dibenarkan cuma cuma melalui penebusan darah Yesus! bagian manusia hanya rendah hati menerima penebusan darah Yesus

Para pembaca, ini adalah cinta Tuhan yang sempurna bagi kita manusia , oleh Kasih karunia Ia memberikan cuma- cuma : menebus pelanggaran, pemberontakan, dosa kita, melalui penebusan darah Yesus.

Renungan Harian Alkitab, 14 May, Roma 2, ” Goodnes of God lead to repentance, kebaikan Tuhan menuntun kepada pertobatan”

Romans 2:4-5 (NKJV) Or do you despise the riches of His goodness, forbearance, and longsuffering, not knowing that the goodness of God leads you to repentance?
But in accordance with your hardness and your impenitent heart you are treasuring up for yourself wrath in the day of wrath and revelation of the righteous judgment of God,.

Roma 2:4-5 (TB) Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.

Rasul Paulus menuliskan surat ini kepada jemaat di Roma, ia menegur dengan keras sebagian jemaat yang tidak tuntas bertobat, mereka menerima anugerah penebusan darah Yesus mengampuni dosa mereka, tetapi mereka tetap hidup dalam dosa tidak bertobat!.

Pewahyuan kebenaran firman Tuhan yang dibagikan Paulus sungguh membongkar pemikiran yang salah ; jika sudah menerima anugerah penebusan Tuhan Yesus, maka apapun yang diperbuat, termasuk berbuat dosa maka tidak akan terkena murka Allah. Ini adalah pengertian yang salah, bahkan suatu kesalahan fatal.

Firman Tuhan dengan jelas menjelaskan bahwa jemaat yang menerima kemurahan Tuhan; anugerah penebusan Yesus dan ternyata masih saja tidak bertobat , akan menimbun murka Allah dan pada hari penghakiman akan mendapatkan hukuman! Singkat kata jangan main main dengan dosa dan tidak bertobat , ada murka Allah bagi yang mempermainkan anugerah Tuhan.

Para pembaca terkasih, marilah kita yang telah menerima penebusan darah Yesus, tidak hidup mempermainkan anugerah Tuhan , tetapi hidup dalam kebenaran dan kekudusan, menjadi ciptaan baru yang hidup dalam jalan terang Tuhan.