Renungan Harian Alkitab, 25 May, Romans 13, “No provision for the flesh, tidak memuasakan kedagingan “

Romans 13:14 (NKJV) But put on the Lord Jesus Christ, and make no provision for the flesh, to fulfill its lusts.

Roma 13:14 (TB) Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

Selama kita masih hidup dalam tubuh daging, tentu saja ada kebutuhan dasar daging yang harus dipenuhi secara dasar, contoh makan makanan yang enak, tidur yang cukup, minuman, pakaian. Hal ini baik adanya karena ada fungsi fungsi dan kebutuhan tubuh yang harus dipenuhi.

Tetapi jika kita mengejar pemuasan nafsu daging, maka bukan lagi berbicara fungsi maka ini sudah dikuasai hawa nafsu, dan inilah yang harus di hindari, dan jangan sampai terjadi.

Contoh makan sesuai fungsinya untuk menssupply energi tubuh, karena itu dalam makan fungsi gizi, karbohidrat, vitamin , cukup 1 piring,tetapi jika memuaskan hawa nafsu maka tidak peduli gizi, makan sebanyak mungkin sampai beberapa piring.

Contoh fungsi pakaian menutupi tubuh, maka yang penting nyaman dipakai dan menutupi tubuh, sekian belas potong pakaian lebih dari cukup, jika memuaskan hawa nafsu maka akan membeli pakaian yang sangat mahal bukan beriontasi pada fungsi dan ratusan sebanyak mungkin.

Pada ahkirnya, kita perlu jujur pada diri sendiri, di hadapan Tuhan : apakah kita melakukan pemenuhan kebutuhan dasar, sesuai fungsi atau hanya mengumbar hawa nafsu.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 24 May, Romans 12: ” measures of faith, ukuran iman”

Romans 12:3 (NKJV) For I say, through the grace given to me, to everyone who is among you, not to think of himself more highly than he ought to think, but to think soberly, as God has dealt to each one a measure of faith.

Roma 12:3 (TB) Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Hal ini sangatlah penting diketahui : ada ukuran iman , dan setiap orang mempunyai ukuran iman yang berbeda beda, karena itu kita harus bijaksana.

Seringkali banyak umat Kristen, mendengarkan kesaksian atau kotbah seorang hamba Tuhan yang imannya luar biasa, sehingga banyak sekali keajaiban iman dialaminya, hal ini terjadi seiring dengan level iman hamba Tuhan itu ( ukuran iman hamba Tuhan ini dikategorikan memiliki iman yang besar)

Lalu setelah mendengarkan kesaksian hamba Tuhan itu, Banyak orang mengikuti tindakan hamba Tuhan itu, sayangnya hal yang sama tidak terjadi, bahkan jauh dari yang diharapkan.

Tindakan yang didasari ikut-ikutan, atau sekedar meniru orang lain yang beriman adalah sebuah tindakan kedagingan semata, bukanlah tindakan iman! Sebuah tindakan iman adalah tindakan yang lahir dari iman pribadi orang tersebut, bukan meniru tindakan iman yang dimiliki orang lain.

Para pembaca terkasih, jika anda ingin mengalami hal- hal yang besar dan ajaib akan Tuhan yang hidup, maka ada dua cara , yakni : pertama didoakan atau dilayani oleh hamba Tuhan yang penuh iman ( contoh karena iman Musa, maka umat Israel mengalami banyak mukjizat).

Cara kedua adalah anda bertumbuh dalam iman , dengan cara mengejar rhema firman Tuhan ( mendengar kotbah Hamba Tuhan yang penuh Roh kudus dan iman, atau membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari) , dan ketika mendapatkan rhema itu memeditasikan siang malam dan bertumbuh menjadi pelaku firman.

Seorang hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, akan mengajarkan anda untuk setiap hari merenungkan firman Tuhan dan membagikan pewahyuan tentang pertumbuhan iman dalam pengajarannya, hal ini dikerjakan agar jemaat bertumbuh dalam iman dan tidak bergantung pada iman hamba Tuhan, tapi secara pribadi bertumbuh dalam iman masing masing.

Penting sekali agar para pembaca mengerti pewahyuan hal iman, dan ukuran iman agar dapat bertumbuh dalam iman.

Renungan Harian Alkitab, 20 May, Romans 8;” live according to the Spirit, Hidup dipimpin oleh Roh “

Romans 8:5 (NKJV) For those who live according to the flesh set their minds on the things of the flesh, but those who live according to the Spirit, the things of the Spirit.

Roma 8:5 (TB) Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Inilah ciri- ciri seseorang yang hidup dipimpin oleh Roh , pikirannya berpusat kepada kebenaran firman Tuhan, ia memikirkn hal hal yang dari Roh.

Sebaliknya orang orang yang dipimpin kedagingannya, memusatkan pikirannya pada hal – hal kedagingan , ia hidup hanya untuk memuaskan kedaginngannya.

Hidup dalam Roh dimulai ketika seseorang pikirannya berpusat pada hal hal rohani , yakni diantaranya:

1. Hal kebenaran firman Tuhan

2. Hal kekudusan

3. Hal amanat agung ; membawa sebanyak mungkin orang – orang menjadi murid Yesus yang penuh Roh Kudus.

4. Hal menjadi saksi kristus, menjadi berkat.

5. Hal senantiasa ingin diubahkan menjadi serupa Kristus, dan hidup yang berbuah.

Ketika seseorang hidup oleh Roh, pikirannya berpusat pada hal hal rohani, maka jiwanya pun akan menyukai hal- hal rohani, dan kehendaknya pun dipenuhi oleh hal hal rohani, karena itu tingkah laku perbuatannya adalah hal- hal yang dilakukan dengan iman, maka hasilnya hidupnya penuh dengan kemenangan- kemenangan iman dan kesaksian iman, sungguh hidup oleh roh adalah hidup yang berkemenangan.

Rasul Paulus mendeskripsikan , hidup oleh Roh adalah kehidupan yang lebih dari pemenang ( Romans 8; 37 ” more than a conquerors ).

Para pembaca terkasih marilah kita hidup didalam roh, dimulai dengan mendisplinkan pikiran setiap hari berpusat pada firman Tuhan, mengawali setiap hari dengan memeditasikam firman Tuhan, dan senantiasa tekun mendengatkan kotbah pengajaran para rasul ( hamba – hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, disertai karunia Roh Kudus).

Renungan Harian Alkitab, 19 May, Romans 7 :” Lead by the spirit not by the law, dipimpin oleh Roh bukan oleh Taurat “

Romans 7:6 (NKJV) But now we have been delivered from the law, having died to what we were held by, so that we should serve in the newness of the Spirit and not in the oldness of the letter.

Roma 7:6 (TB) Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

Puji Tuhan, Oleh Kuasa Tuhan

Yesus, kita tidak lagi hidup dipimpin taurat, tapi jauh lebih sempurna yakni dipimpin Roh !

Apa perbedaanya?, berikut ini beberapa perbedaannya :

Hidup dipimpin taurat di motivasi tidak boleh melanggar , perintah yang dimulai kata ” jangan…”

Faktor external kutuk, sanksi, dan pandangan sosial menjadi pendorong tindakan dan perilaku yang didasari rasa takut akan sanksi.

Hidup dipimpin Roh, adalah kehendak bebas manusia yang mengasihi Tuhan, dan hidup kudus dan dalam kebenaran firman Tuhan karena mengasihi Tuhan, dan memilih hidup dalam terang.

faktor internal budi, pikiran yang diperbaharui firman Tuhan, dan pengalaman rohani dipenuhi Roh kudus menghasilkan tindakan dan perilaku yang sesuai sebagai anak Allah yang hidup dalam kebenaran dan kekudusan, karena menerima cinta penebusan Tuhan dan mencintai Tuhan.

Agar para pembaca renungan dapat lebih mudah memahami, maka saya akan gambarkan dengan ilustrasi pasangan suami istri, sebagai berikut :

Pasangan suami istri yang tidak selingkuh karena hukum taurat , melakukannya karena jika selingkuh takut dosa, takut kena kutuk, dan takut ketahuan masyarakat dan dikucilkan.

Pasangan suami istri yang tidak selingkuh karena hidup oleh roh, melakukannya karena mencintainya pasangannya, cinta membuatnya setia, pikiran dan budinya diperbaharui cinta Tuhan sehingga ia mengerti apa itu cinta.

Renungan Harian 16 May, Romans 4 : Did not weaver, Tidak bimbang,

Romans 4:20 (NKJV) He did not waver at the promise of God through unbelief, but was strengthened in faith, giving glory to God,

Roma 4:20 (TB) Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah.

Abraham menerima semua janji Tuhan , termasuk mempunyai keturunan, padahal ia sudah impotent dan istrinya sudah mandul. ( mustahil mempunyai anak )

Tetapi Abraham mempercayai firman Tuhan dan ia tidak bimbang, maka ia menerima dalam iman dan termanifestasi secara nyata, menjadi kesaksian iman yang menjadi kenyataan.

Bukan hanya menjadi termasyhur dan sangat kaya, tetapi keturunannya juga sebanyak bintang dilangit, semua tergenapi.

Para pembaca renungan harian, Abraham tidak bimbang , ia memegang perkataan firman Tuhan.

Tidak bimbang akan firman Tuhan adalah sikap hati seorang yang beriman.

Renungan Harian 15 May, Romans 3 :” Being justify freely by His grace, Dibenarkan cuma – cuma oleh Anugerah”

Romans 3:23-24 (NKJV) for all have sinned and fall short of the glory of God,
being justified freely by His grace through the redemption that is in Christ Jesus,

Roma 3:23-24 (TB) Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

Ini keajaiban, luar biasa, ini adalah cinta Tuhan yang sempurna, jauh dari kemampuan manusia mencintai, dan memahami cinta Tuhan yang tidak terbatas.

Oleh kasih karunia, manusia yang berdosa, jauh dari kekudusan, yang tidak layak, dibenarkan cuma cuma melalui penebusan darah Yesus! bagian manusia hanya rendah hati menerima penebusan darah Yesus

Para pembaca, ini adalah cinta Tuhan yang sempurna bagi kita manusia , oleh Kasih karunia Ia memberikan cuma- cuma : menebus pelanggaran, pemberontakan, dosa kita, melalui penebusan darah Yesus.

Renungan Harian Alkitab, 12 May , Acts 28 : ” Paul preach the Gospel in Rome, Paulus memberitakan injil di Roma “

Acts 28:29-31 (NKJV) And when he had said these words, the Jews departed and had a great dispute among themselves.
Then Paul dwelt two whole years in his own rented house, and received all who came to him,
preaching the kingdom of God and teaching the things which concern the Lord Jesus Christ with all confidence, no one forbidding him.

Kisah Para Rasul 28:29-31 (TB) [Dan setelah Paulus berkata demikian, pergilah orang-orang Yahudi itu dengan banyak perbedaan paham antara mereka.]
Dan Paulus tinggal dua tahun penuh di rumah yang disewanya sendiri itu; ia menerima semua orang yang datang kepadanya.
Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.

Para pembaca terkasih, Paulus telah sampai di Roma, ia dinyatakan bebas dari semua tuduhan, ia bebas mengajar dan memberitakan injil di Roma.

Alkitab mencatat tanpa rintangan apa- apa ia mengajar dan memuridkan di Roma, sungguh perjalanan yang luar biasa, dan perjalanan iman yang luar biasa.

Paulus menuntaskan misi penginjilan di Asia, menuju Roma, dan menuntaskan misinya memberitakan injil di kota pusat kebudayaan dunia dan pusat pemerintahan dunia pada Waktu itu.

Kabar injil telah sampai ke Yunani, Asia, hingga Roma, Paulus sungguh tekun dan setia.

Melalui perjalanan Paulus kita mengerti apa itu perjalanan iman, penyertaan Roh Kudus, penyertaan malaikat, sungguh Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi Dia yang terpanggil terpilih , dan mengasih Dia.