1 Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 28, rabu: ” Loyal heart & willing mind, hati yang setia dan pikiran yang menginginkan”

1 Chronicles 28:9 (NKJV)  “As for you, my son Solomon, know the God of your father, and serve Him with a loyal heart and with a willing mind; for the Lord searches all hearts and understands all the intent of the thoughts. If you seek Him, He will be found by you; but if you forsake Him, He will cast you off forever.

Raja David, memberikan nasehat penting bagi Salomo anaknya, nasehat ini adalah prinsip kebenaran dalam kerajaan Allah, yakni hati yang setia harus berjalan bersama pikiran yang menginginkan, apa maksudnya ini?

Roh manusia yang sudah menerima keselamatan dan kebenaran firman Tuhan  adalah penurut, dan intensitas Roh bicara tentang hati manusia yang sudah dilembutkan Tuhan, hati yang terbuka dan mau setia.

Tapi pikiran manusia di batasi dan dikendalikan oleh kedagingan, hal – hal yang memuaskan dan memenuhui tuntutan daging manusia. Didalam pikiran manusia iblis juga menaruh panah api pikiran pikiran dari setan, maka pertempuran rohani terjadi antara pikiran yang kedagingan dan didorong panah api sijahat, dan hati manusia yang penurut karena Roh Tuhan menguasai!!

Para pembaca terkasih, disinlah titik kejatuhan Salomo, ia jatuh dalam pertemputan rohani, dan kehilangan keinginan untuk sepenuhnya berjalan dalam kuasa Tuhan, dan bahkan Salomi kehilangan keinginan untuk hanya menyembah kepada satu Tuhan, yakni Tuhan Allah yang hidup, Tuhan Abraham, Isaac, Jacob, Joseoh, Moses. 

Raja David tentu saja pernah mengalami godaan pikiran yang ditunggangi si jahat, ia jatuh  tetapi ia bertobat, dan mengerti bahwa ; hati yang taat dan pikiran yang menginginkan Tuhan memerintah  dalam kehidupan.

Renungan  harian alkitab , 1 Chronicles 23, jumat; ” 38.000 pastor serve the nations, 38.000 pendeta melayani umat”

1 Chronicles 23:3-5 (NKJV)  Now the Levites were numbered from the age of thirty years and above; and the number of individual males was thirty-eight thousand.

Of these, twenty-four thousand were to look after the work of the house of the Lord, six thousand were officers and judges,

four thousand were gatekeepers, and four thousand praised the Lord with musical instruments, “which I made,” said David, “for giving praise.”

Salah satu kunci dari kejayaan umat Israel pada jaman kerajaan David, adalah karena keseriusan David sebagai raja dalam hal iman dan ibadah kepada Tuhan, umat menjadi rayat yang beriman dan taat kepada hukum Tuhan, sehingga damai sejahtera dan kesejahteraan terjadi.

Sebanyak 38.000 pendeta melayani kebaktian ibadah seluruh umat kerajaan Israel, sungguh ini bukti keseriusan David dalam mengelola peribadatan kepada Tuhan.

Para pembaca terkasih , dimana umat suatu negara iman dan ketaatan kepada Tuhan sangat baik, teroganisir dan dikelola dengan sangat baik, maka negri itu menjadu negri penuh kelimpahan dan damai sejahtera, dan semua itu dapat terjadi ketika para pemimpinnya bersungguh hati mengatur akan hal kerohanian umatnya.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 21, rabu; ” cost me nothing!, tanpa membayar harga”

1 Chronicles 21:24 (NKJV)  Then King David said to Ornan, “No, but I will surely buy it for the full price, for I will not take what is yours for the Lord, nor offer burnt offerings with that which costs me nothing.”

Raja David memahami dan menghidupi kebenaran ini, ia tidak mau beribadah tanpa membawa apa apa! ibadah adalah memberikan persembahan terbaik, bukan datang tanpa membawa apa apa.

Orang -orang yang kaya rohaninya mengetahui budaya gratis, tidak mau mengeluarkan uang, mental cari gratis tanpa mengeluarkan uang adalah bukan mental seorang pemberi, dan anak Tuhan mempunyai karakter pemberi dan murah hati ( generous , giver).

Para pembaca terkasih, David sangat kaya secara keuangan, karena ia menghidupi nilai dalam kerajaan Allah, ia tidak akan beribadah tanpa membawa persembahan yang berarti, karakter generous dan giver sungguh di hidupnya.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 18, senin, ” Dedicated offering to God, mendedikasikan persembahan kepada Tuhan”

1 Chronicles 18:11 (NKJV)  King David also dedicated these to the Lord, along with the silver and gold that he had brought from all these nations–from Edom, from Moab, from the people of Ammon, from the Philistines, and from Amalek.

Raja David menyadari bahwa sumber dari kemenangan semua peperangan adalah kuasa Tuhan yang ajaib, dengan kerendahan hati David mempersembahkan semua hasil rampasan perang ; emas, perak dan barang berharga ke rumah Tuhan, sebagai persembahan.

Persembahan adalah bukti iman seseorang dan bukti rasa ucapan syukur , hanya orang yang rendan hati yang mengerti bahwa tanpa Tuhan , ia tidak dapat berbuat apa apa.

Para pembaca terkasih, mari kita belajar dari David, seroang yang rendah hati, dan penuh iman, ia memberikan persembahan kepada Tuhan karena ia tau Tuhanlah sumber segala kemenangannya, iman David, membuat ia meraih kemenangan dan kejayaan, dan iman yang sama membuat ia setia membawa persembahan kepada Tuhan, dan mendedikasikan barang hasil perang emas , perak.

Hanya orang yang beriman yang mengerti akan hal ini, membawa persembahan kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 16, jumat; “bring an offering , bawalah persembahan”

1 Chronicles 16:27-30 (NKJV)  Honor and majesty are before Him; Strength and gladness are in His place.

Give to the Lord, O families of the peoples, Give to the Lord glory and strength.

Give to the Lord the glory due His name; Bring an offering, and come before Him. Oh, worship the Lord in the beauty of holiness!

Tremble before Him, all the earth. The world also is firmly established, It shall not be moved.

Segenap umat bersukacita mereka datang berkumpul dan membawa persembahan sebagai rasa ucapan syukur dan menjadi bagian dari penyembahan mereka.

Para pembaca terkasih, ketika umat datang kepada Tuhan dengan rasa syukur mereka membawa persembahan mereka, sebagai cerminan iman mereka dalam ibadah.

Marilah kita juga selalu datang beribadah dengan membawa persembahan kita kepada Tuhan.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 12, senin; ” skills is importance, keahlian itu penting”

1 Chronicles 12:1-2 (NKJV)  Now these were the men who came to David at Ziklag while he was still a fugitive from Saul the son of Kish; and they were among the mighty men, helpers in the war,

armed with bows, using both the right hand and the left in hurling stones and shooting arrows with the bow. They were of Benjamin, Saul’s brethren.

 orang – orang kepercayaan David, para pemimpin dibawah kepemimpinan David adalah orang- orang yang mempunyai keahlian tinggi, karena itu mereka sangat berfungsi mensupport kepemimpinan raja David

para pembaca terkasih, apakah anda pribadi yang mempunyai skill  keahlian khusus?  

janganlah menjadi manusia rata-rata tidak mempunyai skills, anda harus mempunyai sekurangnya satu keahlian khusus!

Ambilah sertifikasi keahlian khusus, perdalamlah skills kerja anda, agar anda mempunyai nilai tambah, dan bisa menssuport pemimpin anda dan memimpin anak buah anda

Bertekunlah dalam keahlian khusus, dan jadilah ahli dibidangnya sehingga pekerjaan anda menjadi master piece yg dipersembahkan bagi Tuhan Yesus.

Renungan harian alkitab; 1 Chronicles 11, minggu; according the word of the Lord, sesuai dengan firman Tuhan”

1 Chronicles 11:10-11 (NKJV)  Now these were the heads of the mighty men whom David had, who strengthened themselves with him in his kingdom, with all Israel, to make him king, according to the word of the Lord concerning Israel.

And this is the number of the mighty men whom David had: Jashobeam the son of a Hachmonite, chief of the captains; he had lifted up his spear against three hundred, killed by him at one time.

Seusai dengan Firman Tuhan yang disampaikan para Nabi, David menjadi raja yang perkasa, dan ia mempunyai banyak orang orang kepercayaan, pahlawan yang gagah perkasa juga.

Ketika Tuhan memberikan suatu tugas atau ketetapan, Tuhan pasti akan mengirimkan sumber daya dan orang orang untuk memastikan rencana Tuhan terlaksana.

Para pahlawan yang mengikuti Tuhan, adalah sumber daya yang dikirim Tuhan untuk  menolong David menjadikan kerajaam Israel sangat kuat dan tidak terkalahkan.

Para pembaca terkasih, jika Tuhan sudah membuat ketetapan akan panggilam hidup seseorang maka selama orang itu rendah hati dan setia kepada Tuhan, maka Tuhan akan memastikan segala sumber daya tersedia bagi orang itu.

Jika anda mengetahui panggilan hidup anda dan sudah berjalan didalamnya, tetaplah rendah hati dan setia, Tuhan akan mengirimkan sumber daya tepat pada waktunya sehingga rencana Tuhan genap terlaksana.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 7, rabu; ” No record about Naphatali ? Tidak ada catatan tentang suku Naphatali ?”

1 Chronicles 7: 13  The sons of Naphtali were Jahziel, Guni, Jezer, adn shallum, the sons of Bilhah.”

Semua suku dicatatkan dalam kitab  1 Chronicles, dengan lengkap dan sejarah pencapaian dan peristiwa penting disertakan, penjelasan dan pencatatan setiap suku sangatlah panjang dan lengkap bahkan details.

Tapi  Penjelasan tentang suku Naphatali sangatlah singkat , kurang dari satu paragraph, ketika suku suku lain mencatat melahirkan para pahwalan perang, dan orang orang yang berpengaruh, sehingga menjadi panjang pencatatatanya, Suku Naphatli tidak ada satu kata pun penjelasan akan hal ini ; tidak ada yang dapat dituliskan , pada waktu kitab ini ditulis, belum ada pencapaian dan hal hal yang besar terjadi .

Satu satunya pencatatan kejadian pada suku Napthali adalah mereka menikah dan mempunyai keturunan, hanya nama keturunan , yang itu pun hanya 5 anak saja ?

Para pembaca terkasih, mari kita mengambil hikmat, dari hal ini, hidup kita anak -anak Allah mempunyai tujuan yang besar,  dan pengaruh yang besar, bukan sekedar menikah dan mempunyai anak saja ! , banyak orang Kristen mengira tujuan hidup mereka hanya sekedar menikah dan menafkahi keluarga saja .

Setiap orang Kristen mempunyai misi amanat agung ; menjadikan segala bangsa murid kristus, tentunya melahirkan dan membangkitkan murid murid Yesus yang penuh Roh kudus , berpengaruh, menerangi dunia dan memenangkan banyak jiwa jiwa bagi Tuhan Yesus.

Marilah kita mempunyai iman yang benar, bahwa tujuan hidup anak anak Allah bukanlah sekedar menikah dan menafkahi keluarga, ada tujuan yang lebih besar dan perlu di hidupi dan dilakukan yakni amanat agung Yesus Kristus.

Renungan harian alkitab, 1 chronicles 6, selasa; ” housing for priest, perumahan bagi imam”

1 Chronicles 6:49-55 (NKJV)  But Aaron and his sons offered sacrifices on the altar of burnt offering and on the altar of incense, for all the work of the Most Holy Place, and to make atonement for Israel, according to all that Moses the servant of God had commanded.Now these are the sons of Aaron: Eleazar his son, Phinehas his son, Abishua his son,

Bukki his son, Uzzi his son, Zerahiah his son,Meraioth his son, Amariah his son, Ahitub his son,Zadok his son, and Ahimaaz his son.

Now these are their dwelling places throughout their settlements in their territory, for they were given by lot to the sons of Aaron, of the family of the Kohathites:

They gave them Hebron in the land of Judah, with its surrounding common-lands.

Tuhan sungguh adil, karena para imam sudah sepenuh waktu melayani di bait Allah, maka mereka tidak punya waktu lagi untuk bekerja di market place, mereka  para imam telah dikhususkan untuk seluruh hidupnya hanya melayani Tuhan . 

Karena itu Tuhan memberikan ketetapan pengaturan para imam harus disediakan lahan perumahan mereka.

Aron dan keturunan Aron sebagai kepala imam,  di proritaskan oleh Tuhan memilki lahan dan perumahan, ke dua belas suku israel membagi lahan pusaka mereka dan mempersembahkan kepada para imam dan keturunannya.

Para pembaca terkasih, ketetapan Tuhan tentang perumaham bagi para imam, adalah bukti keadilan dan kecermatan Tuhan, Ia memastikan semua umatnya apapun profesi atau pelayanannya mengalami hidup yang berkelimpahan, ini juga adalah bukti pemeliharan Tuhan bagi para imam yang melayani sepenuh waktu, Tuhan bertanggung jawab atas kehidupan hamba-hamba-Nya.

Iman para hamba Tuhan kepada Tuhan akan pemeliharan kehidupan berkelimpahan,  dalam segala hal termasuk perumahan, sungguh pasti  menjadi kenyataan , karena memang Tuhan bertanggung jawab sepenuhnya akan kehidupan para hamba Tuhan dan Ia telah menetapkan setiap imam memiliki lahan perumahan mereka masing- masing.

Jika anda adalah seorang hamba Tuhan, pastor dan gembala jemaat,  dan belum mempunyai rumah, teguhkan iman dan hatimu, ketetapan Tuhan pasti akan digenapi dalam hidupmu.

Renungan harian alkitab, minggu, 3 chronicles; “prayer of jabes,doa yabes”

p​1 Chronicles 4:9-10 (NKJV)  Now Jabez was more honorable than his brothers, and his mother called his name Jabez, saying, “Because I bore him in pain.”

And Jabez called on the God of Israel saying, “Oh, that You would bless me indeed, and enlarge my territory, that Your hand would be with me, and that You would keep me from evil, that I may not cause pain!” So God granted him what he requested.

Jabez, mengerti akan prinsip berdoa dengan berani dan penuh iman, dan ternyata Tuhan menyukai doa Jabezb dan memberkatinya.

Jabez berdoa untuk perkara besar dan perkara kelimpahan, dan Tuhan memberkatinya.

para pembaca berdoalah seperti Jabez, berdoalah dengan berani dan penuh , karena Tuhan memang mampu melakukan perkara besar. dan Tuhan mencari orang orang yang berdoa seperti Jabez.