Renungan Harian Alkitab, 15 January, Malachi 4; ” The day of the Lord is coming, hari Tuhan akan datang”

Malachi 4:1-2 (NKJV) “For behold, the day is coming, Burning like an oven, And all the proud, yes, all who do wickedly will be stubble. And the day which is coming shall burn them up,” Says the Lord of hosts, “That will leave them neither root nor branch.
But to you who fear My name The Sun of Righteousness shall arise With healing in His wings; And you shall go out And grow fat like stall-fed calves.

Maleakhi 4:1-2 (TB) Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

Hari Tuhan akan datang, dan ini akan terjadi di jaman Akhir, pada waktu Itu orang orang yang tidak akan Tuhan akan binasa, dan umat yang sungguh-sungguh hidup dalam ketaatan dan takut akan Tuhan justru sebaliknya akan bersinar terang.

Sekarang adalah jaman ahkir, gereja yang penuh Roh Kudus, umatnya dipenuhi Kudus, akan mengalami masa dimana kesembuhan dan mukjizat terjadi secara regular di gereja , inilah penggenapan nubuatan terbitnya surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya! Gereja yang penuh kuasa Roh Kudus !

Para pembaca renungkanlah ini; jika sungguh Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup, dan Roh Kudus itu nyata, bukankah sudah seharusnya dirumab Tuhan di gereja mukjizat, tanda ajaib dan kesembuhan , terjadi? Jika Roh Kudus sungguh bekerja di gereja maka seharusnya ada bukti kuasa Tuhan terjadi?

Singkirkan pola pikir gereja adalah tradisi kosong tanpa kuasa Tuhan yang nyata, gereja adalah rumah Tuhan seharusnya dan sepantasnya ada kuasa Tuhan dan pekerjaan Roh kudus, karena itu bergerejalah di gereja dimana ada bukti kuasa Roh Kudus bekerja!

Jika anda sudah bergereja dimana sungguh kuasa Roh Kudus nyata terjadi, maka tertanamlah di gerej itu dan ucapkan syukur kepada Tuhan, karena anda telah berjumpa sang surya kebenaran melalui rumah Tuhan gerejaNya.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab,13 January, Malachi 2; ” against God’s law, melawan hukum Tuhan “

Malachi 2:8, 11, 16 (NKJV) But you have departed from the way; You have caused many to stumble at the law. You have corrupted the covenant of Levi,” Says the Lord of hosts.
Judah has dealt treacherously, And an abomination has been committed in Israel and in Jerusalem, For Judah has profaned The Lord’s holy institution which He loves: He has married the daughter of a foreign god.
“For the Lord God of Israel says That He hates divorce, For it covers one’s garment with violence,” Says the Lord of hosts. “Therefore take heed to your spirit, That you do not deal treacherously.”

Maleakhi 2:8, 11, 16 (TB) Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi, firman TUHAN semesta alam.
Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing.
Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel — juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

Ini adalah pesan Tuhan, peringatan pesan kedua dari Tuhan kepada umat Israel, melalui Nabi Malaeki, berikut hal yang ditegur Tuhan;

Para imam tidak lagi mengajarkan ketetapan hukum Tuhan, mereka sendiri malah melanggar hukum Tuhan, mereka menyesatkan dengan cara hidup mereka, mereka dan umat melakukan kawin campur dengan orang orang tidak beriman dan berbeda Tuhan, menikah dengan penyembah berhala !

Umat Israel dam para imam juga melakukan kawin cerai, perceraian menjadi hal biasa saat itu, dan Tuhan membenci perceraian.

Para pembaca terkasih , tingkah laku melawan ketetapan hukum Tuhan sampai hari ini masin dilakukan umat Kristen, banyak sekali orang Kristen yang menikah dengan oranb yang berbeda iman, berbeda Tuhan , bahkan penyembah berhala dewa dewa, dan juga banyak sekali para pendeta dan juga jemaat gereja yang melakukan kawin cerai !

Para pendeta yang populis tidak berani menegur jemaat yang menikah dengan beda iman, bahkan mereka malah memberkati pernikahan beda iman, karena takut kehilangan jemaat, berhala jemaat!

Lebih parah lagi, banyak pendeta yang menggembalakan jemaat malah kawin cerai memberi keteladanan yang buruk bagi jemaat, dan banyak jemaat mentoleransi hal ini, karena mereka juga melakukan hal yang sama .

Sama seperti teguran Tuhan kepada umat dikitab malaekhi, Tuhan juga menegur para pendeta dan jemaat yang kawin cerai!

Perintah Tuhan adalah ya dan amin, umat dan juga pemimpin gereja harus tunduk pada perintah Tuhan, jika tegutan Tuhan tidak didengarkan maka Tuhan akan berdiam diri, dan karunia Roh Kudus akan menghilang dari jemaat, sama seperti umat Israel dalam kitab Malaekhi, setelah mereka menolak teguran Tuhan, maka Tuhan berdiam diri ratusan Tahun, Ia tidak lagi mengirimkan para nabi, hilanglah karunia profetik dari gereja Tuhan, di ikuti hilangnya karunia mukjizat tanda ajaib, karunia kesembuhan semua hilang, gereja menjadi organisasi sosial tanpa kuasa Allah nyata.

Renungan Harian Alkitab, 30 December, Zechariah 4; “by the power of God, oleh kuasa Tuhan”

Zechariah 4:6 (NKJV) So he answered and said to me: “This is the word of the Lord to Zerubbabel: ‘Not by might nor by power, but by My Spirit,’ Says the Lord of hosts.

Zakharia 4:6 (TB) Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Tugas membangun kembali Bait Allah dalam masa penjajahan bangsa Asing, adalah tugas yang sangat sulit, bahkan mustahil.

Karena itu Tuhan menguatkan hati Zerubabel untuk memimpin umat membangunnya dan mengutus para Nabi yang membawa urapan mukjizat melalui nubuatan para nabi.

Para pembaca terkasih dalam kehidupan akan ada tugas ilahi atau visi pribadi yang dipercayakan pada kita masing-masing. Visi dari Tuhan pasti selalu hal besar dan tidak mudah , karena itu Tuhan juga mengurapi kita dengan pertolongan kuasa Roh kudus, ingatlah bukan kuat dan bukan gagah tapi oleh pertolongan Roh Kudus.

Renungan Harian Alkitab, 24 November, Joel 2; “the time outpouring the gift of Holy Spirit, waktu pencurahan karunia Roh Kudus “

Joel 2:28-29 (NKJV) “And it shall come to pass afterward That I will pour out My Spirit on all flesh; Your sons and your daughters shall prophesy, Your old men shall dream dreams, Your young men shall see visions.
And also on My menservants and on My maidservants I will pour out My Spirit in those days.

Yoel 2:28-29 (TB) “Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.

Nabi Joel menyampaikan pesan Tuhan, menjelang akhir jaman, akan tiba masa pencurahan Roh Kudus secara masal dan luar biasa!

Tuhan memakai nabi Joel untuk memberikan petunjuk dan pimpinan kepada umat Tuhan yang akan hidup di akhir jaman.

Para pembaca terkasih, kitalah umat Tuhan itu, sekarang adalah akhir jaman itu, dan sekarang sedang terjadi masa pencurahan karunia Roh kudus besar-besaran!

Di era tahun 2000 ini, kita mendengar dan menyaksikan begitu dahysat karunia Roh Kudus terjadi, kesaksian kebangkitan orang mati, kesembuhan buta melihat, tuli menjdengar, bisu berbicara, lumpuh berjalan, mandul punya anak , semua jenis kesembuhan sedang terjadi di seluruh penjuru dunia, dan disaksikan.

Gereja gereja yang mempercayai kuasa Roh Kudus mengalir dalam karunia karunia Roh Kudus ; bahasa roh, membedakan roh, iman, hikmat, menafsirkan kata kata bahasa roh, mukjizat tanda ajaib, kesembuhan ilahi, sabda pengetahuan, semua mulai mengalir di gereja yang penuh Roh Kudus.

Di gereja yang saya gembalakan (great commission church , Bandung, indonesia) kami menyaksikan ribuan mukjizat di gereja kami setiap tahunnya, dan kesembilan karunia Roh Kudus mengalir, sungguh nubuatan nabi Joel terjadi.

Renungan Harian Alkitab, 20 November, Hosea 12 ; “God messenger, utusan Tuhan “

Hosea 12:9-10 (NKJV) “But I am the Lord your God, Ever since the land of Egypt; I will again make you dwell in tents, As in the days of the appointed feast.
I have also spoken by the prophets, And have multiplied visions; I have given symbols through the witness of the prophets.”

Hosea 12:9-10 (TB) (12-10) Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak di tanah Mesir; Aku masih mau membuat engkau diam kembali di kemah-kemah seperti di hari-hari pertemuan raya.
(12-11) Aku berbicara kepada para nabi dan banyak kali memberi penglihatan dan memberi perumpamaan dengan perantaraan para nabi.

Tuhan telah berbicara pada umat Israel berkali kali, Tuhan mengirimkan pesan melalui para nabi; mereka menyampaikan penglihatan dan mimpi, juga nubuatan, sayangnya umat Israel tidak pernah mendengar bahkan menganiaya para nabi.

Para pembaca terkasih, sampai hari ini Tuhan masih berbicara pada umatnya, melalui para pastor berkarunia kenabian, Tuhan menyampaikan penglihatan, nubuatan dan mimpi.

Sayangnya umat kristen melakukan hal yang sama dijaman ini; karena pesan Tuhan adalah tentang pertobatan dan kekudusan, maka mereka melakukan hal yang sama yakni menolak pesan Tuhan! Menjelekan hamba Tuhan, pindah gereja , dan segala cara menolak pesan Tuhan.

Dibutuhkan kerendahan hati umat mendengar pesan Tuhan, dan keberanian hamba Tuhan menyampaikan pesan pertobatan.

Seharusnya kita mensyukuri jika Tuhan mengirimkan pesan melalui hamba Tuhan untuk menegur dan memperbaiki kualitas karakter kita, artinya Tuhan sayang dan masih peduli dengan kita umatNya , dan jika ada hamba Tuhan yang berani menyampaikan teguran Tuhan , artinya masih ada kemurnian dalam dirinya untuk tidak populis dan menyampaikan apa adanya.

Renungan Harian Alkitab, 9 November, Hosea 1; “Prophetic task are heavy , tugas kenabian itu berat”

Hosea 1:1-2 (NKJV) The word of the Lord that came to Hosea the son of Beeri, in the days of Uzziah, Jotham, Ahaz, and Hezekiah, kings of Judah, and in the days of Jeroboam the son of Joash, king of Israel.
When the Lord began to speak by Hosea, the Lord said to Hosea: “Go, take yourself a wife of harlotry And children of harlotry, For the land has committed great harlotry By departing from the Lord.”

Hosea 1:1-2 (TB) Firman TUHAN yang datang kepada Hosea bin Beeri pada zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, dan pada zaman Yerobeam bin Yoas, raja Israel.
Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.”

Banyak orang menginginkan bisa mendengar suara Tuhan sampai level bercakap cakap dengan Tuhan, dan menginginkan karunia Roh Kudus yang menyertai para nabi; karunia nubuatan, karunia mukjizat tanda ajaib. Semua fitur ini memang istimewa, bahkan luar biasa!

yang sering orang lupakan adalah semua fitur dan kemampuan istimewa tadi diberikan untuk menyelesaikan tugas kenabian , dan tugas kenabian itu sangat berat penuh konfrontasi, konflik, menegur orang, menyampaikan pesan Tuhan yang belum tentu menyenangkan hati pendegar, sangat tidak populis!

Karena itu pelayanan kenabian disertai fitur fitur yang luar biasa dan kuasa yang amat besar, untuk menyelesaikan misi tugas mereka yang berat.

Para pembaca terkasih, dengan membaca kitab Hosea pasal l, kita mengerti betapa beratnya tugas pelayanan kenabian, dan membutuhkan kesetiaan dan ketaatan mutlak sepenuhnya kepada Tuhan.

Hosea diberi misi yang berat, tapi ia sungguh taat dan menjalaninya dengan pengabdian kepada Tuhan.

Jika didalam gereja anda terdapat hamba -hamba Tuhan yang berkarunia kenabian, perlakukanlah dengan hormat, dan ingatlah mereka hanya pembawa pesan saja, dengan menghormati tugas pelayanan mereka maka mereka akan melayani dengan maksimal bagi anda, dan hal ini tentunya membawa keuntungan yang besar bagimu.

Renungan Harian Alkitab, 3 November, Daniel 7″ Prophetic Dream, mimpi nubuatan”

Daniel 7:1-2 (NKJV) In the first year of Belshazzar king of Babylon, Daniel had a dream and visions of his head while on his bed. Then he wrote down the dream, telling the main facts.
Daniel spoke, saying, “I saw in m

vision by night, and behold, the four winds of heaven were stirring up the Great Sea.

Daniel 7:1-2 (TB) Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu, dan inilah garis besarnya:
Berkatalah Daniel, demikian: “Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar,

Salah satu karunia Roh Kudus yang turun dikaruniakan kepada Daniel adalah nubuatan, Daniel mendapatkan pesan pesan nubuatan yang harus dibagikan kepada umat dan dituliskan agar dapat diterima pesannya hingga ratusan tahun setelahnya oleh umat yang hidup pada jaman masa depan.

Karunia nubuatan turun melalui pelbagai cara; impresi Roh Kudus, penglihatan terbuka, penglihatan tertutup, mimpi, suara Roh Kudus, hingga audible voice.

Daniel adalah seorang yang hidup kudus, pikirannya juga kudus, sehingga ketika ia tidur ia mampu menerima pesan nubuatan melalui mimpi dengan sangat tajam.

Nubuatan mimpi Daniel sebagian besar sudah di genapi, dan saat ini sedang masa penggenapan ayat 24;

Daniel 7:24 (TB) Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja.

Uni eropa adalah penggenapan dari nubuatan Daniel, dan selanjutnya akan mencapai masa puncak pemerintah mereka atas dunia, tetapi Tuhan dan orang orang kudus akan mengalahkan tipu daya mereka, dan menang atas mereka.

Para pembaca terkasih, bagaimana membedakan apakah mimpi adalah pesan nubuatan atau hanya bunga tidur?

Dari buahnya kita mengetahui, jika orang yang mengaku mendapat mimpi nubuatan hidup dalam dosa, tidak kudus, maka sudah pasti pikiran orang tersebut juga tidak kudus, sehingga dipertanyakan apakah mimpi tersebut dari Tuhan?

Segala sesuatu dari Tuhan mengalir dalam prinsip kekudusan, dan buahnya juga kekudusan!

Berhati hatilah dan waspada , banyak orang hidup dalam dosa dan merasa mendengar pesan Tuhan, marifat, mimpi seakan akan mereka seorang nabi! Jika memang benar mereka mendengar suara Tuhan, maka satu-satunya suara Tuhan yang mereka akan dengar adalah “kamu harus bertobat”.