Renungan Harian Alkitab, 16 June, 2 Corinthians :” Liberty is a proof of full of Holy Spirit, Kemerdekaan bukti penuh Roh kudus “

2 Corinthians 3:17 (RKJNT) Now the Lord is the Spirit: and where the Spirit of the Lord is, there is liberty.

2 Korintus 3:17 (TB) Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Inilah bukti seseorang dipenuhi Roh kudus, ia merdeka, bebas! Ia bebas dari perbudakan dosa, dan perbudakan hawa nafsu, ia bebas dari penghakiman takut akan pendapat orang dunia karena ia hidup dalam jalan Tuhan.

Para pembaca terkasih, apakah anda belum bebas dari perbudakan dosa? Takut menjadi murid Yesus yang radikal karena takut akan pendapat dan penghakiman manusia?

Jika ya,mintalah pertolongan Roh Kudus, berdoalah dengan tekun mintalah Roh kudus terus memenuhi anda, hingga satu titik anda kepenuhan Roh Kudus, Putuskan untuk tidak meladeni dosa dan tidak takut apa kata orang,jadilah murid Yesus yang radikal!

Tuhan Yesus telah mengirimkan Roh Kudus, Ia akan memerdekakan anda, bagian kita manusia membuat keputusan , dan hidup dalam kemerdekaan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 11 June, 1 Corinthians 14: “Prophesy and speaking in tongues, Nubuatan dan bahasa Roh”

1 Corinthians 14:39-40 (RKJNT) Therefore, brethren, desire to prophesy, and do not forbid speaking in tongues.
But let all things be done decently and in order.

1 Korintus 14:39-40 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

Dalam pasal ke empat belas, kitab 1 korintus ini, Rasul Paulus menjelaskan lebih details tentang esensi dan pewahyuan mengenai prinsip aplikasi penggunaan karunia – karunia Roh Kudus, khususnya bernubuat dan bahasa Roh.

Rasul Paulus memberikan kesimpulan di ahkir penutup, sebagai rangkuman esensi prinsip penggunaan karunia bernubuat, demikian esensi tersebut yang tertulis dalam pasal 39-40 :

1. Karunia bernubuat sangat penting dalam gereja, karena itu jemaat di dorong untuk masuk dan mengalir dalam karunia nubuatan.

2.Karunia bahasa Roh adalah karunia Roh Kudus, Tuhan memberikannya pada orang – orang percaya di gereja, karena itu jangan dilarang, jika ada gereja yang melarang umatnya berbahasa Roh, maka mereka menentang Roh Kudus.

3. Dalam penggunaan aplikasi karunia Roh Kudus harus di gunakan dengan tertib dan teratur, gereja membuat alur dan tata cara penyampaian agar semua berjalan tertib.

Renungan Harian Alkitab, 9 Juni, 1 Corinthians 12: “concerning spiritual gifts, Pentingnya karunia Roh kudus “

1 Corinthians 12:1 (NKJV) Now concerning spiritual gifts, brethren, I do not want you to be ignorant:

1 Korintus 12:1 (TB) Sekarang tentang karunia-karunia Roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui kebenarannya.

Rasul Paulus mengajarkan agar jemaat tidak ignorance ( masa bodoh ) dengan karunia – karunia Roh Kudus!, ini adalah hal yang utama dalam pelayanan gereja Tuhan, Karunia Roh adalah bukti Tuhan kita adalah nyata dan hidup.

Gereja tanpa kuasa Roh Kudus, dimana karunia – karunia Roh Kudus mengalir, bukanlah gereja Yesus Kristus sejati, karena Yesus adalah Tuhan yang hidup dan nyata kuasa Roh Kudus bekerja di gerejaNya sampai jaman ini.

Para pembaca terkasih ada 9 karunia Roh Kudus yang mengalir dalam gereja Tuhan , tertulis dalam ayat ini :

1 Korintus 12:8-10 (TB) Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

Puji Tuhan, karunia Roh Kudus sungguh nyata, sampai hari ini dan selamanya. Dalam gereja yang saya pimpin , kita melihat kesembilan Karunia Roh Kudus terjadi dalam pertemuan ibadah kami , sungguh Roh Kudus itu nyata.

Renungan Harian Alkitab, 8 Juni, 1 Corinthians 11:” qualification for taking holy bread , kualifikasi untuk perjamuan kudus “

1 Corinthians 11:28-30 (RKJNT) Let a man examine himself before he eats of the bread, and drinks of the cup.
For he who eats and drinks unworthily, not discerning the Lord’s body, eats and drinks judgement upon himself.
For this reason many are weak and sickly among you, and many sleep.

1 Korintus 11:28-30 (TB) Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.
Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya.
Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal.

Para pembaca terkasih hal ini penting diketahui, jika seseorang tidak memenuhi kualifikasi makan roti dan anggur , yang adalah tubuh dan darah Yesus, dalam perjamuan kudus, maka janganlah mengambil perjamuan kudus.

Jika dipaksakan, maka justru banyak yang malah menjadi lemah dan sakit, bahkan tidak sedikit meninggal!

Perjamuan kudus hanya diperuntukkan bagi orang – orang yang sudah lahir baru : dibaptis, bertobat dari manusia lama yang hidup untuk kedagingan semata, meningallkan cara hidup dosa , dan menjadikan Yesus Tuhan , menerima pengampunan dosa, dan hidup sebagai ciptaan baru dalam kekudusan dan kebenaran.

Bagi orang – orang yang belum lahir baru dan dibaptist, tersedia instrumen lain yakni minyak urapan, dan doa penumpangan tangan, atau doa kesembuhan melalui sapu tangan sebagai instrumen kuasa Tuhan Yesus dan pekerjaan Roh Kudus.

Renungan harian alkitab, 2 June, 1 Corinthians 5: ” Dealing with immorality inside the church, menyikapi tindakan immoralitas di gereja “

1 Corinthians 5:9-12 (RKJNT) I wrote to you in a letter not to keep company with the sexually immoral:
Not at all meaning the immoral of this world, or the covetous, or swindlers, or idolaters; for then you would have to go out of the world.
But now I write to you not to keep company with any man who is called a brother if he is sexually immoral, or covetous, or an idolater, or a slanderer, or a drunkard, or an swindler; with such a one do not even eat.
For what have I to do with judging those who are outside? are you not to judge those who are within?

1 Korintus 5:9-12 (TB) Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.
Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.
Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.
Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?

Rasul Paulus mengajarkan bagaimana cara menyikapi jika didalam jemaat ada jemaat yang murtad dan melakukan sexual immoralitas, sehubungan dilaporkannya tindakan bejat salah satu jemaat yang berzinah dengan istri ayahnya, Paulus menjelaskan untuk jangan bergaul, menjauhi, mengucilkan orang bejad moral ini.

Tetapi hal ini ( mengucilkan dan menjauhi ) hanya berlaku bagi orang yang sudah dibaptis dan menjadi anggota jemaat, yang melakukan dosa sexual immoralitas.

Pengaturan ini bukan ditujukan Bagi orang diluar jemaat, justru bagi mereka perlu diberitakan kabar injil dan terang Tuhan.

Para pembaca terkasih Tuhan tidak mentolerir dosa sexual immoralitas didalam gereja Tuhan, rumah Tuhan adalah tempat orang- orang yang sudah bertobat dan memilih hidup dalam kekudusan.

Renungan harian Alkitab, 30 May, 1 Corinthians : “Preaching with demonstration the power of Holy Spirit, Berkotbah dengan demonstrasi kuasa Roh Kudus “

1 Corinthians 2:4-5 (NKJV) And my speech and my preaching were not with persuasive words of human wisdom, but in demonstration of the Spirit and of power,
that your faith should not be in the wisdom of men but in the power of God.

1 Korintus 2:4-5 (TB) Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan menunjukkan kekuatan kuasa Roh,
supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.

Rasul Paulus, mengajarkan kepada kita, khususnya kepada semua pemberita firman : ia mengajarkan agar para pelayan Tuhan untuk tidak berfokus pada kepandaian merangkai kata, tidak juga mengandalkan pengetahuan yang hanya teori saja tentang Tuhan.

Injil adalah kuasa Allah, pelayanan Roh kudus adalah ciri utama dan bukti bahwa injil adalah kuasa Allah.

Karena itu pelayanan yang disertai karunia Roh Kudus , tanda ajaib dan mukjizat adalah tanda yang menyertai para pemberita firman.

Jikalau para pembaca terkasih, membaca kebenaran firman ini, maka sudah waktunya untuk menyadari bahwa pengalaman yang nyata akan kuasa Roh Kudus ( karunia – karunia Roh kudus ), adalah hal biasa dalam kehidupan orang percaya.

Puji Tuhan , Yesus Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup, dan Roh Kudus itu nyata, Injil adalah sungguh kuasa Tuhan yang kita alami.

Renungan Harian Alkitab, 29 May, 1 Corinthians: ” Blameless until end of time, tak bercacat cela hingga akhir jaman “

1 Corinthians 1:8-9 (NKJV) who will also confirm you to the end, that you may be blameless in the day of our Lord Jesus Christ.
God is faithful, by whom you were called into the fellowship of His Son, Jesus Christ our Lord.

1 Korintus 1:8-9 (TB) Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.
Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Mungkinkah kita bisa tidak bercacat cela hingga akhir jaman, tetap setia sampai kedatangan Yesus kedua kali?

Jawabannya : bukan saja mungkin, tapi ini adalah kehendak Tuhan, dan Roh Kudus telah di utus Tuhan, untuk menolong membimbing dan menguatkan kita senantiasa.

Para pembaca terkasih, jika Tuhan sudah menetapkan, mengirimkan Roh Kudus agar kita ditolong menjadi pribadi yang tak bercacat cela, maka tinggal bagian kita, yakni bersepakat dengan Tuhan dan bertindak dalam iman.

Apa tindakan iman yang kita lakukan ? . Ada sekurangnya dua tindakan iman yang kita dapat lakukan yakni : pertama hidup dalam kekudusan sebagai cara hidup kita, dan yang kedua meminta pertolongan Roh Kudus, setiap hari untuk membimbing dan menguatkan kita.