Renungan Harian Alkitab, 18 November, Hosea 10;” israel worship many God, Israel menyembah banyak Tuhan”

Hosea 10:1 (NKJV) Israel empties his vine; He brings forth fruit for himself. According to the multitude of his fruit He has increased the altars; According to the bounty of his land They have embellished his sacred pillars.

Hosea 10:1 (TB) Israel adalah pohon anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala.

Umat Israel jaman Hosea, menyembah banyak Tuhan; mereka mempercayai dan memberikan persembahan kepada banyak dewa, mereka hanya menjadikan Tuhan Allah Moses, Isaac, Jacob, Joseph, hanya sebagai salah satu Tuhan dalam hidup mereka!.

Karena itu mereka binasa dan hancur kehidupannya, karena dewa dewa lain justru meminta imbalan yang mendatangkan kutuk.

Para pembaca terkasih, praktik ini masih terjadi dalam kekristenan, banyak umat kristen hanya menjadikan Yesus sebagai salah satu Tuhan saja, bukan satu satunya Tuhan , mereka masih berdoa, memberi hormat, melakukan ritual atau bertanya kepada dewa dewa lain! Tentu saja hal yang sama akan terjadi ; mereka akan hidup dalam kutuk yang menjadi imbalan mengikut ilah lain.

Iman kekristenan adalah tidak ada Tuhan lain selain Tuhan Yesur, dan semua ritual kepercayaan lain, atau doa pada dewa dewa harus ditingallkan, inilah tanda orang Kristen yang sudah lahir baru mereka menjadikan Yesus sebagai satu -satunya Tuhan dan juruselamat.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 16 November, Hosea 8″sow the wind reap whirlwind, menabur angin menuai badai”

Hosea 8:7 (NKJV) “They sow the wind, And reap the whirlwind. The stalk has no bud; It shall never produce meal. If it should produce, Aliens would swallow it up.

Hosea 8:7 (TB) Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya.

Hukum menabur dan menuai adalah hukum alam yang pasti terjadi. Tidak peduli apakah anda mempercayainya atau tidak, hukum tabur tuai pasti terjadi kepada alam semesta termasuk semua manusia didalamnya.

Hosea membawa pesan Tuhan kepada umat Israel dijamannya tentang hukum tabur tuai, umat israel telah menabur angin dan akan menuai badai;mereka menyembah berhala, hidup dalam perzinahan, memberontak dari pimpinan Tuhan! Mereka akan menuai petaka dan kebinasaan.

Para pembaca terkasih , siapa yang menabur angin akan menuai badai! Ingatalah anda akan menuai darh sikap, dan tindakan tindakan yang anda lakukan hari ini. Karena itu hiduplah sebagai anak terang dalam jalan terang, hiduplah dalam kekudusan dan kebenaran firman Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 13 November, Hosea 5 “false repentance, pertobatan pura-pura”

Hosea 5:15 (NKJV) I will return again to My place Till they acknowledge their offense. Then they will seek My face; In their affliction they will earnestly seek Me.”

Hosea 5:15 (TB) Aku akan pergi pulang ke tempat-Ku, sampai mereka mengaku bersalah dan mencari wajah-Ku. Dalam kesesakannya mereka akan merindukan Aku:

Hosea menyampaikan pesan Tuhan, umat Israel pura – pura bertobat, didalam kepura- puraam mereka masih hidup dalam dosa, pemberontakan, dan penyembahan berhala.

Tuhan menarik wajahnya, hadirat dan kuasa-Nya yang nyata, dimana ada kepalsuan, maka tidak akan ada hadirat Tuhan turun di tempat itu.

Para pembaca terkasih, tidak ada yang lebih menyedihkan beragama kristen, rajin melakukan ritual agama dan ibadah, tapi wajah Tuhan-hadiratNya sudah undur , sudah tidak ada. Sungguh kemurnian, dan pertobatan sejati adalah syarat mutlak berada di hadirat Tuhan, Ia Sungguh kudus dan mulia.

Sungguh menyedihkan gereja tanpa hadirat Tuhan, ibadah tanpa kuasa Allah adalah tragis.

Renungan Harian Alkitab, 11 November, Hosea 3 ; ” restoration after repentance, pemulihan setelah pertobatan”

Hosea 3:4-5 (NKJV) For the children of Israel shall abide many days without king or prince, without sacrifice or sacred pillar, without ephod or teraphim.
Afterward the children of Israel shall return and seek the Lord their God and David their king. They shall fear the Lord and His goodness in the latter days.

Hosea 3:4-5 (TB) Sebab lama orang Israel akan diam dengan tidak ada raja, tiada pemimpin, tiada korban, tiada tugu berhala dan tiada efod dan terafim.
Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari TUHAN, Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan gementar kepada TUHAN dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari yang terakhir.

Hosea diminta Tuhan melakukan tindakan profetik menebus pelacur membebaskan dari perbudakan dan membiarkan dia berdiam diri tidak hidup dalam dosa lagi, hal ini diminta Tuhan untuk menyampaikan pesan nubuatan yang isinya ;

Akan terjadi masa pertobatan umat Israel dan setelah itu pemulihan umat Israel akan terjadi.

Para pembaca terkasih, Tuhan tidak pernah menyerah terhadap umat Israel. Ia menanti umat kembali pada Tuhan dan bertobat, bahkan Tuhan telah merencanakan musim pertobatan dan pemulihan datang.

Kita harus bersyukur mempunyai Tuhan yang tidak pernah menyerah kepada kita, selalu menunggu kita dan rindu memulihkan kita.

Renungan Harian Alkitab, 10 November, Hosea 2; “plan of restoration, rencana pemulihan”

Hosea 2:19-21 (NKJV) “I will betroth you to Me forever; Yes, I will betroth you to Me In righteousness and justice, In lovingkindness and mercy;
I will betroth you to Me in faithfulness, And you shall know the Lord.
“It shall come to pass in that day That I will answer,” says the Lord; “I will answer the heavens, And they shall answer the earth.

Hosea 2:19-21 (TB) (2-18) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.
(2-19) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.
(2-20) Maka pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mendengarkan langit, dan langit akan mendengarkan bumi.

Kitab Hosea pasal 2 dimulai dengan membuka dosa dosa bangsa Israel, tetapi penekana pesan Tuhan bukanlah hanya membuka dosa saja, inti pesan pasal dua adalah; umat memang hidup dalam dosa dan pemberontakan, tetapi Tuhan tetap mengasihi mereka dan menyiapkan rencana pemulihan bagi mereka.

Tuhan tidak menyerah dan terus berusaha memulihkan mereka, musim -musim kehidupan yang baru terus Tuhan berikan dengan agenda pemulihan dari Tuhan.

Para pembaca terkasih, membaca alkitab memerlukan wahyu dari Roh Kudus agar kita menangkap pesan Tuhan dengan jelas.

Renungan harian cahyaadi.wordpress.com hadir melayani para pembaca mendapatkan pewahyuan dari pasal demi pasal dalam alkitab , dari kitab kejadian hingga kitab wahyu, pendampingan pembacaan alkitab ini akan sangat membantu dalam pembacaan alkitab yang anda lakukan setiap hari, terutama dalam membaca kita kitab para nabi dan kitab kitab tertentu dalam alkitab yang menampilkan pesan yang tersirat didalamnya.

Selamat membaca alkitab,blog renungan harian Alkitab ini akan terus mendampingi and setia, dan hadir setiap hari bagi anda.

Renungan Harian Alkitab, 9 November, Hosea 1; “Prophetic task are heavy , tugas kenabian itu berat”

Hosea 1:1-2 (NKJV) The word of the Lord that came to Hosea the son of Beeri, in the days of Uzziah, Jotham, Ahaz, and Hezekiah, kings of Judah, and in the days of Jeroboam the son of Joash, king of Israel.
When the Lord began to speak by Hosea, the Lord said to Hosea: “Go, take yourself a wife of harlotry And children of harlotry, For the land has committed great harlotry By departing from the Lord.”

Hosea 1:1-2 (TB) Firman TUHAN yang datang kepada Hosea bin Beeri pada zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, dan pada zaman Yerobeam bin Yoas, raja Israel.
Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.”

Banyak orang menginginkan bisa mendengar suara Tuhan sampai level bercakap cakap dengan Tuhan, dan menginginkan karunia Roh Kudus yang menyertai para nabi; karunia nubuatan, karunia mukjizat tanda ajaib. Semua fitur ini memang istimewa, bahkan luar biasa!

yang sering orang lupakan adalah semua fitur dan kemampuan istimewa tadi diberikan untuk menyelesaikan tugas kenabian , dan tugas kenabian itu sangat berat penuh konfrontasi, konflik, menegur orang, menyampaikan pesan Tuhan yang belum tentu menyenangkan hati pendegar, sangat tidak populis!

Karena itu pelayanan kenabian disertai fitur fitur yang luar biasa dan kuasa yang amat besar, untuk menyelesaikan misi tugas mereka yang berat.

Para pembaca terkasih, dengan membaca kitab Hosea pasal l, kita mengerti betapa beratnya tugas pelayanan kenabian, dan membutuhkan kesetiaan dan ketaatan mutlak sepenuhnya kepada Tuhan.

Hosea diberi misi yang berat, tapi ia sungguh taat dan menjalaninya dengan pengabdian kepada Tuhan.

Jika didalam gereja anda terdapat hamba -hamba Tuhan yang berkarunia kenabian, perlakukanlah dengan hormat, dan ingatlah mereka hanya pembawa pesan saja, dengan menghormati tugas pelayanan mereka maka mereka akan melayani dengan maksimal bagi anda, dan hal ini tentunya membawa keuntungan yang besar bagimu.

Renungan Harian Alkitab, 3 November, Daniel 7″ Prophetic Dream, mimpi nubuatan”

Daniel 7:1-2 (NKJV) In the first year of Belshazzar king of Babylon, Daniel had a dream and visions of his head while on his bed. Then he wrote down the dream, telling the main facts.
Daniel spoke, saying, “I saw in m

vision by night, and behold, the four winds of heaven were stirring up the Great Sea.

Daniel 7:1-2 (TB) Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dituliskannya mimpi itu, dan inilah garis besarnya:
Berkatalah Daniel, demikian: “Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar,

Salah satu karunia Roh Kudus yang turun dikaruniakan kepada Daniel adalah nubuatan, Daniel mendapatkan pesan pesan nubuatan yang harus dibagikan kepada umat dan dituliskan agar dapat diterima pesannya hingga ratusan tahun setelahnya oleh umat yang hidup pada jaman masa depan.

Karunia nubuatan turun melalui pelbagai cara; impresi Roh Kudus, penglihatan terbuka, penglihatan tertutup, mimpi, suara Roh Kudus, hingga audible voice.

Daniel adalah seorang yang hidup kudus, pikirannya juga kudus, sehingga ketika ia tidur ia mampu menerima pesan nubuatan melalui mimpi dengan sangat tajam.

Nubuatan mimpi Daniel sebagian besar sudah di genapi, dan saat ini sedang masa penggenapan ayat 24;

Daniel 7:24 (TB) Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja.

Uni eropa adalah penggenapan dari nubuatan Daniel, dan selanjutnya akan mencapai masa puncak pemerintah mereka atas dunia, tetapi Tuhan dan orang orang kudus akan mengalahkan tipu daya mereka, dan menang atas mereka.

Para pembaca terkasih, bagaimana membedakan apakah mimpi adalah pesan nubuatan atau hanya bunga tidur?

Dari buahnya kita mengetahui, jika orang yang mengaku mendapat mimpi nubuatan hidup dalam dosa, tidak kudus, maka sudah pasti pikiran orang tersebut juga tidak kudus, sehingga dipertanyakan apakah mimpi tersebut dari Tuhan?

Segala sesuatu dari Tuhan mengalir dalam prinsip kekudusan, dan buahnya juga kekudusan!

Berhati hatilah dan waspada , banyak orang hidup dalam dosa dan merasa mendengar pesan Tuhan, marifat, mimpi seakan akan mereka seorang nabi! Jika memang benar mereka mendengar suara Tuhan, maka satu-satunya suara Tuhan yang mereka akan dengar adalah “kamu harus bertobat”.