Renungan Harian Alkitab, 16 August, Hebrew 9:” Christ bear the sin of many, Kristus menanggung dosa banyak orang “

Hebrews 9:27-28 (RKJNT) And as it is appointed for men once to die, and after this comes judgment:
So Christ, having been offered once to bear the sins of many; shall appear a second time, not to bear sin, but to bring full salvation to those who eagerly await him.

Ibrani 9:27-28 (TB) Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

Setiap manusia pasti akan meninggal, tidak ada manusia yang tidak akan mengalami kematian, setelah kematian manusia yang penuh dosa akan mengalami kebinasaan, bahkan api neraka penyiksaan.

Tetapi bagi kita yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat , kita tidak binasa, kita telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus.

Yesus telah menanggung dosa umat manusia agar semua yang percaya dan menjadikan Yesus Tuhan tidak binasa melainkan memperoleh kehidupan kekal.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 9 July, Philipians 1 : ” To live is Christ, hidup untuk Tuhan “

Philippians 1:20-21 (RKJNT) According to my earnest expectation and hope, that in nothing shall I be ashamed, but that with all boldness, now as always, Christ shall be exalted in my body, whether by life, or by death.
For to me to live is Christ, and to die is gain.

Filipi 1:20-21 (TB) Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikian pun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Kitab surat kepada jemaat di efesus, sangat berbobot, penuh dengan kuasa dan kebenaran tingkat tinggi.

Surat ini ditujukan kepada umat yang sudah lahir baru, meninggalkan manusia lama dan sedang di proses menjadi semakin berbuah dalam karakter, dan serupa dengan Kristus.

Paulus membagikan pewahyuan ini : setiap murid Kristus tidak hidup bagi diri sendiri , melainkan hidup untuk Tuhan.

Para pembaca terkasih, ingatlah kehidupan ini bukan untuk menjadi kaya, makmur, memuaskan ambisi dan hawa nafsu, tetapi kehidupan ini untuk berbuah bagi kristus dan menyelesaikan amanat agung ( membawa sebanyak mungkin orang menjadi murid Kristus yang penuh Roh Kudus ).

Jika kita mengerti ini , maka kita akan mencari dan hidup di dalam hal hal kerajaan Allah, dan segala sesuatu , segala fasilitas, sarana dan kebutuhan finansial akan ditambahkan dengan berlimpah.

Renungan Harian Alkitab, 5 July, Ephesians 3 : “God is able to do exceedingly, Tuhan yang mampu memberikan berlimpah “

Ephesians 3:20 (RKJNT) Now to him who is able to do immeasurably beyond all that we ask or think, according to the power that works within us,

Efesus 3:20 (TB) Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Ini adalah kebenaran yang memerdekakan umat, dari berpikir sempit, dan mental miskin :Tuhan maha kuasa, dia mampu dan akan memberikan, memberkati dengan berlimpah ! Tuhan sanggup dan punya kapasitas maha kuasa, juga murah hati , generous.

Banyak orang Kristen tidak mempunyai iman bahwa Tuhan itu maha kuasa, mampu menjawab doanya, mampu memberkati umatNya berlimpah, Tuhan juga sangat pemurah, Ia tidak akan menahan nahankan berkatNya bagi umatNya.

Para pembaca terkasih, milikilah pewahyuan ini, bertumbuhlah dalam iman akan kebenaran ini, sehingga ketika engkau berdoa, iman akan Tuhan yang benar menjadi dasar doa – doa kita.

Renungan Harian Alkitab, 2 July, Galatians 6: “Sowing and reaping, menabur dan menuai “

Galatians 6:7 (NKJV) Do not be deceived, God is not mocked; for whatever a man sows, that he will also reap.

Galatia 6:7 (TB) Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Sungguh ini sebuah peringatan bagi orang – orang yang ingin mengelabui Tuhan : mereka tidak pernah menabur tetapi menuntut kepada Tuhan mendapat tuaian.

Prinsip rohani tentang menabur dan menuai sangatlah jelas : barangsiapa menabur akan menuai , tidak menabur Maka tidak akan menuai!

Bab ini secara khusus membahas hal menabur keuangan , memberikan persembahan.

Banyak orang tidak pernah menabur keuangan melalui persembahan, tetapi mau mendapat berkat keuangan berkelimpahan.

Menabur kikir dan pelit akan menuai kekurangan, menabur dengan murah hati akan menuai dari kemurahan Tuhan yang berlipat ganda.

Renungan Harian Alkitab, 30 June, Galatians 4 : ” No more observe days for fortune, tidak lagi menghitung hari keberuntungan “

Galatians 4:9-10 (RKJNT) But now that you have come to know God, or rather, to be known by God, how is it that you turn back again to those weak and beggarly principles, to which you again desire to be in bondage?
You observe days, and months, and seasons, and years.

Galatia 4:9-10 (TB) Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?
Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun.

Ketika kita telah menjadikan Yesus Tuhan dan juruselamat, maka kita meninggalkan kepercayaan lama terhadap hal mistis,atau ramalan, atau ritual kepercayaan tertentu ,termasuk menghitung hari keberuntungan.

Rasul Paulus dalam pasal ini, menegur dengan keras jemaat yang masih mempraktikan ritual menghitung hari , mencari ramalan hari keberuntungan untuk membuka usaha, menikah atau hal lainnya.

Didalam Tuhan Yesus kita semua umat Allah telah dibebaskan dari segala kutuk apapun, sehingga tidak ada hari yang mendatangkan kutuk, semua hari adalah berkat Tuhan, dan berkat datangnya dari Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 23 Juni, 2 Corinthians 10, ” Bring every thought into captivity, menaklukan setiap pikiran “

2 Corinthians 10:5 (RKJNT) We cast down arguments, and every lofty thing that exalts itself against the knowledge of God, and bring every thought into captivity to the obedience of Christ.

2 Korintus 10:5 (TB) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.

Rasul Paulus menjelaskan cara untuk menang dalam peperangan rohani, Tuhan telah mengajarkan kepada Paulus, dan Paulus mengajarkan kepada kita.

Peperangan Rohani terjadi di dalam pikiran manusia, pikiran adalah area utama serangan si jahat diluncurkan.

Memenuhi pikiran kita dengan kebenaran firman Tuhan, dan mengetahui kehendak Tuhan, akan membuat pikiran kita, berada dalam track yang benar, sehingga ketika si jahat menaruh benih pikiran negatif kita tidak akan kalah.

Ketika pikiran dengan spirit ketakutan, kekuatiran, dosa, negatif, kutuk, bersungut sungut dilemparkan atas kita, maka sesegera mungkin tawanlah pikiran itu , cegah agar tidak berkembang dan mendominasi hati kita, dengan cara konfrontasikan dengan firman Tuhan, hadirkan terang yang akan membuat kegelapan sirna.

Para pembaca terkasih, sangatlah penting untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari, memenuhi pikiran dan hati kita dengan firman Tuhan.

Renungan harian , blog : cahyaadi.wordpress.com setia hadir setiap hari mendampingi pembelajaran firman, dan perenungan firman Tuhan.

Pemuridan renungan harian ini, akan menssuport para pembaca dan jemaat gereja Tuhan agar senantiansa dipenuhi pewahyuan dan perkataan firman Tuhan, doa saya sebagai hamba Tuhan dan pastor gembala jemaat agar setiap pembaca hari demi hari dipenuhi firman Tuhan dan berjalan dalam terang Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 19 Juni, 2 Corinthians 6 :” unequally yoke, tidak sepadan”

2 Corinthians 6:14 (NKJV) Do not be unequally yoked together with unbelievers. For what fellowship has righteousness with lawlessness? And what communion has light with darkness?

2 Korintus 6:14 (TB) Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

Sebagai hamba Tuhan, saya menjumpai banyak orang yang ingin didoakan mukjizat, atau di konseling karena pernikahan mereka berantakan, rumah tangga mereka menjadi penderitaan yang panjang dan traumatis.

Hal ini disebabkan oleh satu hal , yakni menikah dengan orang yang tidak seiman, belum bertobat dari cara hidup dosa dan belum menjadi ciptaan baru, lahir baru dalam kuasa Tuhan Yesus.

Pembaca terkasih, dengan sangat jelas, firman Tuhan mengatakan bahwa terang dan gelap, tidak akan dapat bersatu!

Menjadi pasangan dengan orang yang tidak seiman, adalah usaha menyatukan terang dan gelap, hal yang tidak mungkin berhasil, dengan kata lain menikah dengan orang yang tidak seiman adalah bencana yang dibuat sendiri.