Daily Bible Devotion, 14 December, Exodus 22 ( Keluaran 22), Not to Oppress other, tidak menindas orang lain “

Exodus 22:21-23 (UKJV) You shall neither vex a stranger, nor oppress him: for all of you were strangers in the land of Egypt.
All of you shall not afflict any widow, or fatherless child.
If you afflict them in any way, and they cry at all unto me, I will surely hear their cry;

Keluaran 22:21-23 (TB) “Janganlah kautindas atau kautekan seorang orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.
Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas.
Jika engkau memang menindas mereka ini, tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka, jika mereka berseru-seru kepada-Ku dengan nyaring.

Esensi dari peraturan ini adalah jangan menindas orang lain, segala tindakan penindasan kepada orang lain adalah dosa di mata Tuhan.

Dalam perjanjian baru dijelaskan, apa yang kita inginkan orang lain lakukan pada diri kita, lakukanlah kepada orang lain, atau singkatnya ; kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.

Penekanan pada perjanjian lama adalah sanksi dan hukuman, karena bangsa Israel bermental budak dan tidak mengerti akan prinsip , nilai kehendak bebas.

Penekanan pada perjanjian baru adalah menekankan pada prinsip dan nilai , menekankan pada antisipasi dan fokus pada hal yang benar, sehingga tidak perlu mendapatkan ancaman sanksi dan hukuman.

Pembaca terkasih, jika mental kita masih mental budak ; tidak mengerti prinsip dan nilai kehendak bebas yang bertanggung jawab, maka bahkan dijaman perjanjian baru ini kita masih perlu hidup dalam sanksi dan ancaman agar bisa hidup benar, contohnya ; kita harus diancam hukuman dosa sehingga takut berbuat dosa, padahal seharusnya kita memilih tidak hidup dalam dosa bukan karena takut hukuman , tapi karena kita mengasihi Tuhan.

Daily Bible Devotion, 10 December, Exodus 18 ( Keluaran 18 ), ” Testimony for father in Law, Kesaksian kepada Ayah mertua”

Exodus 18:10-11 (UKJV) And Jethro said, Blessed be the LORD, who has delivered you out of the hand of the Egyptians, and out of the hand of Pharaoh, who has delivered the people from under the hand of the Egyptians.
Now I know that the LORD is greater than all gods: for in the thing wherein they dealt proudly he was above them.

Keluaran 18:10-11 (TB) Lalu kata Yitro: “Terpujilah TUHAN, yang telah menyelamatkan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan Firaun.
Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN lebih besar dari segala allah; sebab Ia telah menyelamatkan bangsa ini dari tangan orang Mesir, karena memang orang-orang ini telah bertindak angkuh terhadap mereka.”

Kehidupan Moses, yang menjadi hamba Tuhan yang penuh Kuasa, dan berjalan dalam Kuasa Tuhan yang nyata , telah menjadi kesaksian bagi ayah mertuanya.

Yitro, Ayah mertua Moses mendengar Kabar bagaimana Tuhan menyertai Moses dengan Kuasa yang dahsyat dan membebaskan bangsa Israel dari perbudakan dan penjajahan Egypt, Ia datang dan mengantarkan isteri dan anak – anak Moses yang dititipkan kepadanya sementara agar terhindar dari peristiwa Tulah di Mesir.

Pembaca terkasih mertua Moses mempermuliakan nama Tuhan , ketika melihat hidup dan kesaksian Moses, inilah hal yang di inginkan Tuhan , agar setiap rumah Tangga menjadi kesaksian bagi keluarganya, menjadi berkat dan bukan menjadi beban.

Daily Bible Devotion, 9 December, Exodus 17 ” They tempted the Lord, Mereka mencobai Tuhan ‘

Exodus 17:7 (UKJV) And he called the name of the place Massah, and Meribah, because of the chiding of the children of Israel, and because they tempted the LORD, saying, Is the LORD among us, or not?

Keluaran 17:7 (TB) Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: “Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?”

Hari itu , sama seperti hari – hari sebelumnya bangsa Israel melihat tiang awan di atas mereka , tiang awan yang melindungi mereka dari panas padang gurun, suatu keajaiban supranatural Tanda Tuhan menyertai mereka.

Malam sebelumnya mereka melihat tiang api, yang menghangatkan mereka, tiang api ini setiap malam muncul secara ajaib agar bangsa Israel tidak mati kedinginan setiap malam, ini tanda Tuhan menyertai mereka.

Tetapi itu tidak pernah cukup ! mereka tidak peduli, mereka menghujat Tuhan dan menyerang, memberontak terhadap nabi Moses, menyalahkan Tuhan.

Ketika mereka kehausan, bukannya berkumpul dan berdoa, mereka malah menghujat Allah dan berkata ” Tuhan tidak menyertai kita, Tuhan itu jahat, lebih baik kembali jadi budak di Egypt ( Mesir)!

Perkataan hujat ini sungguh telah mencobai Tuhan, suatu ancaman kepada Tuhan , jika tidak memberikan semua yang mereka mau mereka memberontak ! Nabi Moses menjadi sasaran pemberontakan mereka.

Pembaca terkasih, jika mereka mau berkumpul dan berdoa baik- baik, dengan mudah tentunya Tuhan akan memberikan air, karena terbukti Tuhan dengan sangat mudah menciptakan sumber air bahkan dari batu , Tuhan memerintahkan Moses memukul batu dan keluarlah sumber air.

Suatu hal bagi Tuhan memberikan dan memenuhi kebutuhan kita, tetapi cara memintanya harus dengan sikap hati dan cara yang baik dan benar.

Jika Seseorang ada suatu kebutuhan, lalu berteriak kepada Tuhan dengan menghujat, menentang hamba Tuhan, mengancam Tuhan, bahkan menguji Tuhan, ini sungguh cacad karakter yang harus di pertobatkan.

Daily Bible Devotion, 8 December, Exodus 16 ( Keluaran 16 ), ” against greed, melawan ketamakan”

Exodus 16:4 (UKJV) Then said the LORD unto Moses, Behold, I will rain bread from heaven for you; and the people shall go out and gather a certain rate every day, that I may prove them, whether they will walk in my law, or no.

Keluaran 16:4 (TB) Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.

Orang- orang yang memiliki mental miskin, ketika mengalami peningkatan akan menjadi tamak ! sehingga berapapun yang ia dapat akan selalu kurang.

Bangsa Israel bermental miskin, karena Tuhan mendidik mereka dengan mengajarkan untuk mengambil roti Manna yang jatuh dari langit secukupnya. Mereka hanya boleh mengambil secukupnya hari itu sebanyak jumlah anggota keluarga.

Tuhan memastikan jika ada yang tamak mengambil lebih dari cukup, maka keesokan harinya akan membusuk.

Pembaca terkasih, hidup dengan rasa cukup dan tidak tamak adalah prinsip dalam kerajaan Allah.

Daily Bible Devotion, 7 December, Exodus 15 ( Keluaran 15), “Unbelief Murmured, orang tidak percaya bersungut sungut”

Exodus 15:24-25 (UKJV) And the people murmured against Moses, saying, What shall we drink?
And he cried unto the LORD; and the LORD showed him a tree, which when he had cast into the waters, the waters were made sweet: there he made for them a statute and an ordinance, and there he proved them,

Keluaran 15:24-25 (TB) Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: “Apakah yang akan kami minum?”
Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

Pembaca terkasih Apakah anda suka bersungut sungut ( murmured), atau mengenal orang yang suka bersungut sungut?

Bersungut sungut adalah tanda orang tidak percaya, tidak beriman.

Bangsa Israel telah melihat setiap hari tanda ajaib tiang awan, dan tiang api yang menyertai mereka, selain itu mereka mengalami peristiwa luar biasa terbelahnya laut merah, bahkan mereka berjalan di atas tanah kering yang tadinya lautan.

Tetapi mereka tetap tidak beriman, karena ketidak percayaan mereka bersungut-sungut, kuatir dan menyerang , mengkritik, protes, melawan kepemimpinan hamba Tuhan Moses.

Marilah kita instropeksi diri, apakah kita bersungut -sungut, menyalahkan hamba Tuhan yang memimpin kita hidup dalam ketaatan firman Tuhan ? menyalahkan Tuhan ?

Sungguh orang tidak beriman tidak akan mengalami sukacita, karena ketidakpercayaan bahaw Tuhan akan memelihara hidupnya ; maka orang tidak beriman akan menghakimi, kuatir dan bersungut – sungut.

Daily Bible Devotion, 6 Desember, Exodus 14 (Keluaran 14), “unbelief Israel , Israel yang tidak percaya”

Exodus 14:10-12 (UKJV) And when Pharaoh drew nigh, the children of Israel lifted up their eyes, and, behold, the Egyptians marched after them; and they were sore afraid: and the children of Israel cried out unto the LORD.
And they said unto Moses, Because there were no graves in Egypt, have you taken us away to die in the wilderness? wherefore have you dealt thus with us, to carry us forth out of Egypt?
Is not this the word that we did tell you in Egypt, saying, Let us alone, that we may serve the Egyptians? For it had been better for us to serve the Egyptians, than that we should die in the wilderness.

Keluaran 14:10-12 (TB) Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN,
dan mereka berkata kepada Musa: “Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?
Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini.”

Setiap hari bangsa Israel di sertai Tuhan tiang awan untuk menudungi mereka dari terik matahari padang gurun, dan tiang api untuk memberikan kehangatan di malam hari yang sangat dingin.

Bukankah tanda ajaib tiang awan dan tiang api sangat spektakuler ? bahkan ini sangat ajaib ?

Kalau mereka mau berpikir sedikit , dan tidak sibuk menghakimi Moses, secara logika sederhana, jika Tuhan mengirimkan tiang api, maka tiang api itu tentunya dapat Tuhan gunakan membakar tentara Egypt ?

Pembaca terkasih tentu saja Tuhan sangat kreatif, dia melakukan lebih dari sekedar menggeser tiang api ! Ia membelah laut merah.!

Sayang sekali umat Israel tidak beriman, bahkan tidak percaya, mereka sibuk berpusat pada masalah dan kuatir, dan sibuk memberontak pada hamba Tuhan Moses, inilah gambaran kumpulan jemaat yang banyaj sekali mengalami mukjizat , bahkan setiap hari, tetapi tetap tidak percaya !

Semua mukjizat terjadi karena ada Moses hamba Tuhan yang diurapi, dan Tuhan memakai Moses yang beriman.

Daily Bible Devotion, 5 December, Exodus 13 ( Keluaran 13), ” signs and wonders, tanda ajaib dan mukjizat “

Exodus 13:21-22 (NKJV) And the Lord went before them by day in a pillar of cloud to lead the way, and by night in a pillar of fire to give them light, so as to go by day and night.
He did not take away the pillar of cloud by day or the pillar of fire by night from before the people.

Keluaran 13:21-22 (TB) TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.
Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.

Tuhan menyertai bangsa Israel keluar dari perbudakan Egypt dan melewati padang gurun menuju tanah terjanji.

Tanda ajaib dan mukjizat terjadi terus menerus menyertai pelayanan Moses ( Musa ), sunggu Tuhan Allah adalah Tuhan yang hidup.

Sampai jaman ini, Tuhan Allah kita tetap sama , ia masih menyertai umatNya dan hamba – hamba Tuhan dengan tanda ajaib dan mukjizat.

Didalam pelayanan saya sebagai pastor, saya menyaksikan sendiri tanda ajaib dan mukjizat terjadi dalam pelayanan, dan bukan hanya beberapa tetapi ratusan Tanda ajaib dan mukjizat : dari Jari Tangan bertumbuh , kaki,tangan, bahu yang pendek sebelah bertumbuh, hingga mata katarak sembuh seketika, rambut bertumbuh, alis, penurunan berat badan seketika, skeliosis, dan banyak hal ajaib lainnya.

Sungguh Tuhan kita , Yesus adalah Tuhan yang hidup, sampai hari ini dan selamanya, Ia masih menyertai umatNya dan membuat tanda ajaib dan mukjizat.