Renungan Harian Alkitab, 27 September, Ezekiel 18;”own responsibility, bertanggung jawab masing- masing “

Ezekiel 18:20-21 (NKJV) The soul who sins shall die. The son shall not bear the guilt of the father, nor the father bear the guilt of the son. The righteousness of the righteous shall be upon himself, and the wickedness of the wicked shall be upon himself.
“But if a wicked man turns from all his sins which he has committed, keeps all My statutes, and does what is lawful and right, he shall surely live; he shall not die.

Yehezkiel 18:20-21 (TB) Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.
Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

Seorang Ayah tidak menanggung dosa anaknya, seorang anak tidak menanggung dosa ayahnya, setiap orang menanggung dosa masing masing, dan bertanggung jawab atas dosa masing masing.

Tetapi, jika orang itu benar bertobat, sungguh-sungguh meninggalkan cara hidup dosa, maka Tuhan akan mengampuninya.

Para pembaca terkasih, ingatlah setiap orang bertanggung jawab atas dosa masing- masing, dan upah dosa ujungnya maut.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 25 September, Ezekiel 16 ;” plan of forgiveness, rencana pengampunan”

Ezekiel 16:62-63 (NKJV) And I will establish My covenant with you. Then you shall know that I am the Lord,
that you may remember and be ashamed, and never open your mouth anymore because of your shame, when I provide you an atonement for all you have done,” says the Lord God.’ “

Yehezkiel 16:62-63 (TB) Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan engkau, dan engkau akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN,
dan dengan itu engkau akan teringat-ingat yang dulu dan merasa malu, sehingga mulutmu terkatup sama sekali karena nodamu, waktu Aku mengadakan pendamaian bagimu karena segala perbuatanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”

Nabi Ezekiel menyampaikan pesan firman Tuhan dengan sangat jelas, dalam pasal 16;

Umat Israel adalah orang buangan pada awalnya, tetapi Tuhan telah mengangkat hidup mereka, mengasihi, memberkati , dan menjadikan mereka bangsa yang sangat makmur dan berjaya.

Sayangnya setelah makmur , umat Israel melupakan Tuhan, mereka memberontak, menjadi penyembah berhala dan hidup dalam kejahatan.

Setelah perbuatan mereka maka tibalah menuai apa yang mereka tabur, tetapi Tuhan sungguh baik Dia merencanakan musim rohani akan dimulai, dan mereka akan diampuni, dan dipulihkan Tuhan kembali, semua kejahatan mereka di ampuni Tuhan.

Para pembaca umat Israel seperti yang kita baca dalam pasal 16 begitu panjang daftar dosa dan kejahatannya, tetapi Tuhan malah merencanakan akan tiba musim yang baru dan Tuhan telah menyiapkan pengampunan dan pemulihan bagi mereka, sungguh Tuhan sungguh maha pengasih dan penyanyang.

Renungan Harian Alkitab, 9 September, Lamentation 5;” Turn us back to You, bawa kami kembali kepadaMu”

Lamentations 5:21 (NKJV) Turn us back to You, O Lord, and we will be restored; Renew our days as of old.

Ratapan 5:21 (TB) Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!

Nabi Jeremiah, berdiri sebagai Nabi yang berfungsi membawa pesan Tuhan, dan juga menjadi imam yang berfungsi menjadi perantara umat dan Tuhan.

Jeremiah berdiri bagi bangsanya dan memohon agar Tuhan memulihkan bangsanya , dan atas doa nabi Jeremiah , Tuhan berkenan dan menjawab doanya.

Para pembaca terkasih, jika sesuatu yang kurang baik, atau bahkan buruk terjadi atas keluarga besar, gereja, lingkungan dan bangsa kita, maka jadilah orang orang yang memberikan harapan, orang yang berdoa atasnya, dan sama seperti Jeremiah dipakai Tuhan membawa suara pemulihan, maka kita juga akan dipakai Tuhan sedemikian rupa.

Renungan Harian Alkitab, 6 September, Lamentation 3; “Always new his Grace every morning, selalu baru anugerahNya setiap baru”

Lamentations 3:21-25 (NKJV) This I recall to my mind, Therefore I have hope.
Through the Lord’s mercies we are not consumed, Because His compassions fail not.
They are new every morning; Great is Your faithfulness.
“The Lord is my portion,” says my soul, “Therefore I hope in Him!”
The Lord is good to those who wait for Him, To the soul who seeks Him.

Ratapan 3:21-25 (TB) Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap:
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
“TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.
TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.

Jeremiah kuat dan teguh didalam menjalani panggilannya sebagai nabi atas bangsa-bangsa, ia menyadari dan memiliki pewahyuan khusus;

Anugerah Tuhan dan rahmat Tuhan selalu baru dan berlimpah atasnya setiap PAGI, karena itu setiap pagi ia bangun dan berdoa dan menerima rahmat Tuhan yang besar dan melimpah.

Para pembaca terkasih, hari demi hari Jeremiah selalu dipagi hari berdoa dan menerima rahmat anugerah Tuhan yang melimpah turun atasnya, ia menjalani hari demi hari dengan demikian, menerima anugerah setiap pagi dalam doa pagi.

Karena itu dalam menjalani panggilannya sebagai Nabi, dengan tugas pelayanan yang penuh konfrontasi dan sangat tidak populer, bahkan penuh bahaya dan sangat stressfull, Jeremiah tetap kuat dan menyinarkan kemuliaan Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 31 August, Jeremiah 49, ” with God there always new season, bersama Tuhan selalu ada musim yang baru”

Jeremiah 49:38-39 (NKJV) I will set My throne in Elam, And will destroy from there the king and the princes,’ says the Lord.
‘But it shall come to pass in the latter days: I will bring back the captives of Elam,’ says the Lord.”

Yeremia 49:38-39 (TB) Aku akan menaruh takhta-Ku di Elam, dan Aku akan membinasakan dari sana raja dan pemuka-pemuka, demikianlah firman TUHAN.
Tetapi di kemudian hari Aku akan memulihkan keadaan Elam, demikianlah firman TUHAN.”

Inilah kebaikan Tuhan, selalu ada musim kehidupan yang baru, Tuhan memberi kesempatan manusia berubah dan mengalami musim kehidupan yang baru.

Para pembaca terkasih, setiap orang pasti mengalami hukum tabur tuai, apa yang ditabur orang itu, pasti dituainya!

Tetapi Tuhan sangat baik, ketika seseorang menabur pemberontakan dan hal jahat, dan hal yang diluar kebenaran, maka Tuhan akan berulang kali mengajak orang tersebut bertobat, dan mengirim pesan pertobatan dan pemulihan melalui hamba Tuhan, atau umat lainnya.

Jika orang itu mau bertobat, maka kemurahan Tuhan akan turun, dan ia diselamatkan dari tuaian petaka dari hasil benih yang mereka tabur, jadi tersedia kemurahan Tuhan bagi yang rendah hati dan mau ditolong.

Jika tidak mau bertobat mereka akan menuai apa yang mereka tabur, mereka menuai kebinasaan. Tetapi setelah musim menuai selesai dan mereka masih hidup, tersedia musim yang baru bagi mereka, dan mereka seharusnya kapok dan menabur hal yang benar.

Renungan Harian Alkitab, 30 August, Jeremiah 48; “the pride of Moab, kesombongan Moab”

Jeremiah 48:42-43 (NKJV) And Moab shall be destroyed as a people, Because he exalted himself against the Lord.
Fear and the pit and the snare shall be upon you, O inhabitant of Moab,” says the Lord.

Yeremia 48:42-43 (TB) Moab akan musnah sebagai bangsa, sebab ia membesarkan diri terhadap TUHAN.
Kejut dan pelubang dan jerat bagimu, hai penduduk Moab! demikianlah firman TUHAN.

Tuhan telah mengirimkan banyak nabi-nabi, untuk memperingatkan bangsa Moab, untuk bertobat, dan bangsa Moab malah semakin memberontak dan melawan pesan Tuhan.

Setelah sekian Tahun dengan tekun Tuhan selalu mengirimkan para nabi, untuk mempertobatkan Moab, dan tidak pernah di dengar , maka tibalah masa penuaian apa yang mereka tabur, mereka menabur pemberontakan, melawan Tuhan, penyembahan berhala, mereka menuai kebinasaan.

Para pembaca terkasih, bangsa Moab tiba waktunya menuai apa yang ia tabur, tapi Tuhan sangat baik, meskipun bangsa Moab telah berbuat jahat kepada Tuhan, didalam rancangan Tuhan ia akan memulihkan Moab, yakni setelah masa menuai mereka sudah berlalu, artinya Tuhan memberi permulaan yang baru setelah masa tuaian perilaku mereka.

Musim yang baru akan tiba Yeremia 48:47 (TB) Tetapi Aku akan memulihkan keadaan Moab di kemudian hari, demikianlah firman TUHAN.” Sampai di sinilah firman penghukuman atas Moab.

Renungan Harian Alkitab, 21 August, Jeremiah 39, ” Look after him, Peliharalah Dia”

Jeremiah 39:11-12 (NKJV) Now Nebuchadnezzar king of Babylon gave charge concerning Jeremiah to Nebuzaradan the captain of the guard, saying,
“Take him and look after him, and do him no harm; but do to him just as he says to you.”

Yeremia 39:11-12 (TB) Mengenai Yeremia, Nebukadnezar, raja Babel, telah memberi perintah dengan perantaraan Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, bunyinya:
“Bawalah dan perhatikanlah dia, janganlah apa-apakan dia, melainkan haruslah kaulakukan kepadanya sesuai dengan permintaannya kepadamu!”

Nabi Jeremiah adalah hamba yang setia, tidak populis dan ia Nabi sejati yang hanya menyampaikan pesan Tuhan , ia tidak kompromi, dan murni hatinya untuk Tuhan.

Setelah nubuatan Jeremiah disampaikan, Raja Israel Zedekiah dikalahkan raja Babylonia Nebukadnezar, maka Tuhan , berfirman Tuhan, dan menaruhkannya ke hati Raja Nebukadnezar untuk memelihara dan menjamin hidup Jeremiah.

Nabi Jeremiah pun dijemput utusan raja , dibebaskan dan dijamin penghidupannya.

Para pembaca terkasih, Tuhan berfiman bahwa Nabi Jeremiah dalam pemeliharaan Tuhan dan terjadilah, Raja kerajaan Asing menjemput dan memelihara kehidupan Jeremiah, sungguh pemeliharaan Tuhan yang ajaib , nyata terjadi kepada umat yang setia dan hidup dalam kebenaran.