Renungan Harian Alkitab, 21 January, Matius 6; ” money and heart, uang dan hati”

Matthew 6:21 (NKJV) For where treasure is, there your heart will be also.

Matius 6:21 (TB) Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Suatu kebenaran akan hubungan harta dan hati; dimana harta kita berada disitu hati kita berada.

Karena itu Tuhan mengajarkan untuk menjadikan harta kita sebagai alat memperbesar kerajaan Allah dimuka bumi; sebagai alat untuk bersaksi, memberkati, dan membawa jiwa-jiwa menjadi murid Yesus, yang penuh Roh kudus.

Para pembaca terkasih, ketika kita mengalokasikan harta kita untuk kepentingan perluasan kerajaan Allah, hal menunjukkan hati kita memang ada bagi kerajaan Allah, sungguh firman Tuhan adalah kebenaran ; Matius 6:21 (TB) Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Uang dalam kerajaan Allah uang hanyalah alat untuk menyelesaikan amanat agung , yg bertujuan memperbesar kerajaan Allah.

Ketika seseorang berhala uang; kikir , tamak, cinta uang maka ia telah memilih menjadi hamba mammon dan meningalkan imannya pada Tuhan.

Dengan tegas, Tuhan meminta umat memilih antara mamon dan Tuhan, Matius 6:24 (TB) Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 20 January; Matthew 5 ” again messages of repentances, lagi pesan tentang pertobatan”

Matthew 5:20 (NKJV) For I say to you, that unless your righteousness exceeds the righteousness of the scribes and Pharisees, you will by no means enter the kingdom of heaven.

Matius 5:20 (TB) Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Orang farisi dan ahli Taurat, adalah para pemuka agama, yang rajin beribadah, dan aktif melayani, tapi mereka tidak akan masuk kerajaan surga?

Mengapa demikian? Mereka belum bertobat sungguh sungguh, hidup mereka masih dalam dosa dan kemunafikan! Mereka hidup bersandiwara dan agama dijadikan aktualisasi sosial belaka.

Inilah pesan kotbah Yesus selama melayani di bumi; pesan pertobatan , dan kerajaan Allah.

Tanpa pertobatan seseorang tidak akan menjadi bagian dari kerajaaan Allah! Ini pasti!

Jika seseorang menerima Yesus sebagai Tuhan, maka pasti dia bertobat dari cara hidup dosa, karena Tuhan Yesus memerintahkan untuk umat bertobat!

Para pembaca sungguh tragedi , banyak umat kristen, bahkan pemimpin gereja yang tidak pernah bertobat! Karena mereka kaya, pandai bicara, dan pandai bersandiwara mereka popular dan dipilih masa untuk jadi pemimpin gereja!

Ada perbedaan menjadi anggota gereja dan menjadi anggota kerajaan Allah!

Seorang yang sudah bertobat dari dosa dan menjadikan Yesus Tuhan pasti menjadi warga kerajaan Allah.

Seorang yang belum bertobat bisa bersandiwara dan menjadi warga gereja, bahkan jika pandai bersandiwara ia bisa menjadi pemimpin gereja, tapi ia bukan warga kerajaan Allah.

Seorang yang menjadi warga kerajaan Allah, pasti menjadi warga gereja dan tertanam di gereja lokal, karena Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid tertanam di gereja lokal, menjadi bagian tubuh kristus.

Tetapi seorang anggota gereja belum tentu menjadi anggota kerajaan Allah.

Renungan Harian Alkitab, january 18 , Matthew 3; ” fruit of repentance, buah dari pertobatan”

Matthew 3:7-8 (NKJV) But when he saw many of the Pharisees and Sadducees coming to his baptism, he said to them, “Brood of vipers! Who warned you to flee from the wrath to come?
Therefore bear fruits worthy of repentance,

Matius 3:7-8 (TB) Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Dengan Keras dan tegas Nabi Yohanes pembaptist menegur para ahli taurat, dan pemimpin agama yahudi pada waktu itu, para pemimpin yang agamawi, dan para pengikut mereka ( kaum farisi, saduki) , bahkan ia mengatakan keturunan ular beludak!

Tentu saja Nabi Yohanes pembaptist punya alasan , karena tingkah laku karakter mereka sudah sangat parah, mereka ahli agama dan kitab suci, nampak sangat suci tetapi belum bertobat.

Para pembaca terkasih teguran Pesan Tuhan sangat jelas ; ” hasilkan buah yang seusai denga pertobatan!”, banyak orang kristen pelayanan di gereja, jabatan agama banyak dan sangat tinggi , tetapi belum bertobat dari cara hidup dosa ! Mereka menjadikan gereja sebagai panggung sandiwara, menjadikam gereja sebagai alat mencari jabatan ,kekuasaan dan popularitas !

Jika ada orang orang kristen agamawi ini, maka pesan Tuhan masih sama : hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan, hiduplah dalam kebenaran, bertobatlah hidup agamawi.

Renungan Harian Alkitab, January 16, Matthew 1; “His name is Jesus, namaNya Jesus”

Matthew 1:20-21 (NKJV) But while he thought about these things, behold, an angel of the Lord appeared to him in a dream, saying, “Joseph, son of David, do not be afraid to take to you Mary your wife, for that which is conceived in her is of the Holy Spirit.
And she will bring forth a Son, and you shall call His name Jesus, for He will save His people from their sins.”

Matius 1:20-21 (TB) Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

Dengan sangat spesifik malaikat menyampaikan , nama bayi sang juruselamat itu adalah Yesus!

Dialah Yesus yang menyelamatkan umatNya dari dosa, Ia menebus dosa umat manusia dengan darah Tuhan Yesus, dirinya menjadi tebusan bagi manusia.

Yesus adalah Tuhan yang turun kedunia dalam rupa anak manusia, karena sangat mencintai manusia, Ia sendiri Turun kedunia menebus dosa manusia.

Para pembaca terkasih, jikalau mau menerima cinta juruselamat kita Yesus, maka kita akan sangat menghargai pengorbanannya, dan sebagai bukti kita menghargai Tuhan; Setelah ditebus dosanya maka kita bertobat dari cara hidup berdosa, dan menjadi pribadi yang mencintai Tuhan.

Karena mencintai Yesus,maka kita tidak mau melecehkan penebusan dan melukai hati Tuhan, tidak mau hidup lagi dalam dosa.

Renungan Harian Alkitab, 15 January, Malachi 4; ” The day of the Lord is coming, hari Tuhan akan datang”

Malachi 4:1-2 (NKJV) “For behold, the day is coming, Burning like an oven, And all the proud, yes, all who do wickedly will be stubble. And the day which is coming shall burn them up,” Says the Lord of hosts, “That will leave them neither root nor branch.
But to you who fear My name The Sun of Righteousness shall arise With healing in His wings; And you shall go out And grow fat like stall-fed calves.

Maleakhi 4:1-2 (TB) Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

Hari Tuhan akan datang, dan ini akan terjadi di jaman Akhir, pada waktu Itu orang orang yang tidak akan Tuhan akan binasa, dan umat yang sungguh-sungguh hidup dalam ketaatan dan takut akan Tuhan justru sebaliknya akan bersinar terang.

Sekarang adalah jaman ahkir, gereja yang penuh Roh Kudus, umatnya dipenuhi Kudus, akan mengalami masa dimana kesembuhan dan mukjizat terjadi secara regular di gereja , inilah penggenapan nubuatan terbitnya surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya! Gereja yang penuh kuasa Roh Kudus !

Para pembaca renungkanlah ini; jika sungguh Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup, dan Roh Kudus itu nyata, bukankah sudah seharusnya dirumab Tuhan di gereja mukjizat, tanda ajaib dan kesembuhan , terjadi? Jika Roh Kudus sungguh bekerja di gereja maka seharusnya ada bukti kuasa Tuhan terjadi?

Singkirkan pola pikir gereja adalah tradisi kosong tanpa kuasa Tuhan yang nyata, gereja adalah rumah Tuhan seharusnya dan sepantasnya ada kuasa Tuhan dan pekerjaan Roh kudus, karena itu bergerejalah di gereja dimana ada bukti kuasa Roh Kudus bekerja!

Jika anda sudah bergereja dimana sungguh kuasa Roh Kudus nyata terjadi, maka tertanamlah di gerej itu dan ucapkan syukur kepada Tuhan, karena anda telah berjumpa sang surya kebenaran melalui rumah Tuhan gerejaNya.

Renungan Harian Alkitab,13 January, Malachi 2; ” against God’s law, melawan hukum Tuhan “

Malachi 2:8, 11, 16 (NKJV) But you have departed from the way; You have caused many to stumble at the law. You have corrupted the covenant of Levi,” Says the Lord of hosts.
Judah has dealt treacherously, And an abomination has been committed in Israel and in Jerusalem, For Judah has profaned The Lord’s holy institution which He loves: He has married the daughter of a foreign god.
“For the Lord God of Israel says That He hates divorce, For it covers one’s garment with violence,” Says the Lord of hosts. “Therefore take heed to your spirit, That you do not deal treacherously.”

Maleakhi 2:8, 11, 16 (TB) Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi, firman TUHAN semesta alam.
Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing.
Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel — juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

Ini adalah pesan Tuhan, peringatan pesan kedua dari Tuhan kepada umat Israel, melalui Nabi Malaeki, berikut hal yang ditegur Tuhan;

Para imam tidak lagi mengajarkan ketetapan hukum Tuhan, mereka sendiri malah melanggar hukum Tuhan, mereka menyesatkan dengan cara hidup mereka, mereka dan umat melakukan kawin campur dengan orang orang tidak beriman dan berbeda Tuhan, menikah dengan penyembah berhala !

Umat Israel dam para imam juga melakukan kawin cerai, perceraian menjadi hal biasa saat itu, dan Tuhan membenci perceraian.

Para pembaca terkasih , tingkah laku melawan ketetapan hukum Tuhan sampai hari ini masin dilakukan umat Kristen, banyak sekali orang Kristen yang menikah dengan oranb yang berbeda iman, berbeda Tuhan , bahkan penyembah berhala dewa dewa, dan juga banyak sekali para pendeta dan juga jemaat gereja yang melakukan kawin cerai !

Para pendeta yang populis tidak berani menegur jemaat yang menikah dengan beda iman, bahkan mereka malah memberkati pernikahan beda iman, karena takut kehilangan jemaat, berhala jemaat!

Lebih parah lagi, banyak pendeta yang menggembalakan jemaat malah kawin cerai memberi keteladanan yang buruk bagi jemaat, dan banyak jemaat mentoleransi hal ini, karena mereka juga melakukan hal yang sama .

Sama seperti teguran Tuhan kepada umat dikitab malaekhi, Tuhan juga menegur para pendeta dan jemaat yang kawin cerai!

Perintah Tuhan adalah ya dan amin, umat dan juga pemimpin gereja harus tunduk pada perintah Tuhan, jika tegutan Tuhan tidak didengarkan maka Tuhan akan berdiam diri, dan karunia Roh Kudus akan menghilang dari jemaat, sama seperti umat Israel dalam kitab Malaekhi, setelah mereka menolak teguran Tuhan, maka Tuhan berdiam diri ratusan Tahun, Ia tidak lagi mengirimkan para nabi, hilanglah karunia profetik dari gereja Tuhan, di ikuti hilangnya karunia mukjizat tanda ajaib, karunia kesembuhan semua hilang, gereja menjadi organisasi sosial tanpa kuasa Allah nyata.

Renungan Harian Alkitab, 7 January, Zechariah 11 ; Beauty & Bond, Kemurahan dan ikatan”

Zechariah 11:7 (NKJV) So I fed the flock for slaughter, in particular the poor of the flock. I took for myself two staffs: the one I called Beauty, and the other I called Bonds; and I fed the flock.

Zakharia 11:7 (TB) Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan “Kemurahan” dan yang lain kusebutkan “Ikatan”; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

Ilustrasi Gembala yang dimaksud adalah ditujukan kepada para pemimpin, baik dalam pemerintahan negara, atau pemimpin kerohanian di gereja.

Kepemimpinan dengan nilai kekristenan , berpegang pada dua hal utama, yakni kemurahan (memimpin dengan ;belas kasihan, cinta, kasih sayang, hal ini dirangkum dengan kata “beauty”). Dan yang kedua adalah ikatan; komitment, kesetiaan , dimana pemimpin tidak akan lari meninggalkan umat yang dipimpinnya.

Inilah pesan Tuhan yang disampaikan Nabi Zecharia, dan juga disampaikan bagi para pemimpin kristen dalam hal kepemimpinan yang melayani.

Para pembaca terkasih, menjadi pemimpin adalah amanat melayani, dan hal ini tidaklah mudah, karena itu marilah kita mendukung para pemimipin baik dalam kenegaraan, atau pemimpin rohani dengan doa , doakan mereka senantiasa, dan juga tunduklah dengan sukarela, agar mereka dapat memimpin dengan sukacita.