Renungan harian alkitab , 1 Chronicles 10, sabtu; ” because of his unfaithfullness, karena ia tidak setia”

1 Chronicles 10:13-14 (NKJV)  So Saul died for his unfaithfulness which he had committed against the Lord, because he did not keep the word of the Lord, and also because he consulted a medium for guidance.

But he did not inquire of the Lord; therefore He killed him, and turned the kingdom over to David the son of Jesse.

Saul adalah oppurtunist, ia dengan mudah melawan hamba Tuhan , nabi yang mentahbiskan ia menjadi raja, ia berpihak pada massa pengikut yang kuatir, dan mengambil alih kewenangan nabi.

Ia juga memberontak terhadap Tuhan dengan melawan teguran nabi, melawan perintah Tuhan  bahkan ia dengam mudahnya berpaling pada kuasa gelap, pemanggil arwah.

Belum kejahatannya ingin membunuh David, dan membunuh para imam – imam, Saul dipenuhi kebencian dan amarah , karena iri hati.

Para pembaca terkasih manusia mempunyai kehendak bebas,  ketika manusia memilih memberontak pada Tuhan, ia telah berada dalam sisi kegelapan, menjadi bagian kerjaaan iblis, dan otomatis kebinasaan menantinya.

Gunakanlah kehendak bebas untuk berpihak dan berdiri pada kerajaan Tuhan, dan bukan sebaliknya.

Jika ada orang lain yang lebih diurapi, lebih jujurm dan dipromosikan Tuhan, janganlah iri hati, iri hati akan mendatangkan pelbagai dosa dosa kejahatan lainnya.

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 8, kamis ; ” Benjamin Tribe not perish, suku Benjamin tidak binasa”

1 Chronicles 8:1-6 (NKJV)  Now Benjamin begot Bela his firstborn, Ashbel the second, Aharah the third,Nohah the fourth, and Rapha the fifth.The sons of Bela were Addar, Gera, Abihud,Abishua, Naaman, Ahoah,Gera, Shephuphan, and Huram.

These are the sons of Ehud, who were the heads of the fathers’ houses of the inhabitants of Geba, and who forced them to move to Manahath.

Catatan kronologi keturunan suku Benjamin adalah suatu kabar baik, ya suatu kabar baik! , artinya suku ini tidak binasa melainkan tetap berlanjut.

Hal ini sangatlah penting di ingat, kembali kepada sejarah perang saudara ,( judges 19-21) , dalam kitab hakim-hakim dituliskan kisah sejarah perang yang hampir memusnahkan suku Benjamin, dimana pada saat itu suku Benjamin penuh dengan kemaksiatan, percabulan , LGBT, dan dosa dosa, dan menolak teguran dari 11 suku lainnya, dan Benjamin ditumpas nyaris binasa,

Suku Benjamin tidak layak diampuni, tetapi  Tuhan menaruhkan kasihnya melalui perantaraan saudara saudarinya dari 11 suku , mereka digerakan Tuhan untuk mengampuni, dan menginginkan mereka tidak binasa , dan ahkirnya mereka tidak binasa.

Para pembaca terkasih, pencatatan kronologi silsilah suku benjamin adalah bukti Tuhan maha pengasih dan pengampun, meskipun suku ini pernah menjadi sangat rusak moralnya dan sangat maksiat, tapi Tuhan berbelas kasihan kepada mereka.

Renungan harian alkitab, 2 Kings 14, sabtu ” mercy of God, belas kasihan Tuhan”

2 Kings 14:23-27 (NKJV)  In the fifteenth year of Amaziah the son of Joash, king of Judah, Jeroboam the son of Joash, king of Israel, became king in Samaria, and reigned forty-one years.

And he did evil in the sight of the Lord; he did not depart from all the sins of Jeroboam the son of Nebat, who had made Israel sin.

He restored the territory of Israel from the entrance of Hamath to the Sea of the Arabah, according to the word of the Lord God of Israel, which He had spoken through His servant Jonah the son of Amittai, the prophet who was from Gath Hepher.

For the Lord saw that the affliction of Israel was very bitter; and whether bond or free, there was no helper for Israel.

And the Lord did not say that He would blot out the name of Israel from under heaven; but He saved them by the hand of Jeroboam the son of Joash.

Raja Jeroboam bukanlah raja yg baik, ia sesunguhnya tidak layak ditolong Tuhan

Tetapi Tuhan berbelas kasih kepada umat Israel, Tuhan mengirimkan nabi Yunus, dan memberikan kemenangan atas umat Israel, sungguh Tuhan penuh belas kasihan

Para pembaca terkasih seringkali kita jumpai ada pemimpin yang tidak baik, tapi sepertinya Tuhan tetap menyertainya, ini karena belas kasihan Tuhan atas umat melimpah, dan Tuhan masih memberi kesempatan bertobat.

Renungan harian Alkitab, 2 Kings 13, Jumat : ” Pleaded with the Lord, permohonan kepada Tuhan “

2 Kings 13: 4-5 ” So Jehoahaz pleaded with the Lord, and the Lord listened to him; for He Saw the oppression of Israel, because the king of Syria oppressed them, Then the Lord gave Israel a deliverer, so that they escaped form under the hand of the Syrians; and the children of Israel dwelt in their tent as before.”

Raja Jehoahaz bukanlah Raja yang beriman, bahkan baik pun tidak, ia masih membiarkan penyembahan berhala terjadi , dan ia bukan raja yang taat pada Tuhan pula, sesungguhnya secara logika manusia  , ia bukan seorang yang layak mendapatkan pertolongan, seharusnya malah dihukum.

Sungguh diluar pikiran manusia, ternyata Tuhan mendengarkan permohonan Raja Jehoahaz !.

Tuhan sungguh mendengar dan tidak hanya mendengar Tuhan mengabulkan permohonan Raja , ini bukti Tuhan sungguh murah hati , dimana ada kerendahan hati dari seorang pemimpin: mau datang sembah sujud dan memohon pertolongan Tuhan dengan kerendahan hati, Tuhan mencurahkan anugerahNya.

Para pembaca terkasih  , sikap hati manusia sangatlah penting ! bahkan ketika Raja lalim pun meresponi masalah dengan benar , ia tidak mengutuk Tuhan atau marah pada Tuhan, justru merendahkan diri datang pada Tuhan dan meminta pertolongan, Tuhan dengan murah hati menolong, dan Tuhan tidak berhitung dosa dengan Jehoahaz , ia dengan murah hati menolong.

Sikap hati kita penting ! Sikap hati yang menyalahkan Tuhan atas segala keadaan kurang menyenangkan malah memperparah keadaan.

Sikap hati ketika ada masalah bukan lari daripada Tuhan , tetapi justru lari bersujud kepada Tuhan adalah sikap hati yang benar.

Sikap hati merendahkan diri dan memohon pertolongan Tuhan adalah Sikap hati yang benar! dan didalam kebenaran Tuhan akan bersinar Terang kembali !.

 

Renungan harian alkitab, 2 sam 18, sabtu; ” the price for repentance, harga dari sebuah pertobatan”

2 Samuel 18:32-33 (NKJV)  And the king said to the Cushite, “Is the young man Absalom safe?” So the Cushite answered, “May the enemies of my lord the king, and all who rise against you to do harm, be like that young man!”

Then the king was deeply moved, and went up to the chamber over the gate, and wept. And as he went, he said thus: “O my son Absalom–my son, my son Absalom–if only I had died in your place! O Absalom my son, my son!”

Pertobatan adalah suatu hal yang sangat mahal harganya, lebih baik jangan jatuh dalam dosa, karena mahal sekali harga pertobatan.

Banyak orang menganggap remeh dosa, dan menganggap remeh pengampunan dosa, dengan mudah mereka berbuat dosa dan dengan mudah  merasa sudah diampuni dan mengaku bertobat.

Dalam pertobatan ada proses membayar harga, menanggung konsekuensi dosa ! Penghancuran karakter dosa , jangan salah mengerti; jika  seseorang sungguh mengaku dosa,Tuhan pasti ampuni, dan keselamatan kehidupan kekal  kembali menjadi milik kita, tetapi konsekuensi dosa – harus dibayar , Tuhan menginginkan ada perubahan karakter! 

Manusia tidak bisa seenaknya sengaja berbuat dosa dan seenaknya mengaku dosa  dan mempermainkan penebusan darah Yesus, perubahan karakter dipastikan terjadi.tuaian dosa harus dijalani!.

Para pembaca, Raja David membayar harganya , ia menabur dan menuainya, dan ia bertobat!harga tuaian dosa sangat mahal, hancurnya keluarga hingga kerajaan Israel, dan David terbukti bertobat dan tidak mengulang lagi karakter sikap dosanya.

Renungan harian alkitab, 1 Samuel 7, sabtu  ” choose 1 God, pilih 1 Tuhan”

1 Samuel 7:3-4 (NKJV)  Then Samuel spoke to all the house of Israel, saying, “If you return to the Lord with all your hearts, then put away the foreign gods and the Ashtoreths from among you, and prepare your hearts for the Lord, and serve Him only; and He will deliver you from the hand of the Philistines.”

So the children of Israel put away the Baals and the Ashtoreths, and served the Lord only.

Kasus kutuk Yang menimpa umat Israel sangatlah mudah dipecahkan, jelas saja mereka hidup dalam  kutuk dan kekalahan , mereka menyembah banyak Tuhan.

10 perintah Tuhan sudah jelas, jangan menyembah Allah lain selain Tuhan Allah yang hidup, ini memang suatu kedegilan, tegar tengkuk, dan karakter pemberontakan sudah mengakar pada umat Israel.

Para pembaca terkasih, Tuhan itu baik ,setelah umat bertobat maka , Tuhan mengampuni dan kembali memberikan damai dan kemenangan , serta  berkat pada umat Israel.

Tuhan tidak menginginkan umat-Nya menderita yang Ia mau umat-Nya bertobat, berbalik kepada jalan yang benar.

Renungan harian alkitab, joshua 2, senin; ” great news about power of God, kabar luar biasa tentang kuasa Allah”

​Joshua 2:1, 9-10 (NKJV)  Now Joshua the son of Nun sent out two men from Acacia Grove to spy secretly, saying, “Go, view the land, especially Jericho.” So they went, and came to the house of a harlot named Rahab, and lodged there.

and said to the men: “I know that the Lord has given you the land, that the terror of you has fallen on us, and that all the inhabitants of the land are fainthearted because of you.

For we have heard how the Lord dried up the water of the Red Sea for you when you came out of Egypt, and what you did to the two kings of the Amorites who were on the other side of the Jordan, Sihon and Og, whom you utterly destroyed.

Dalam kitab joshua 1 , Tuhan berfirman kepada Joshua untuk tidak takut dan gentar, karena Tuhan berserta Joshua. 

Justru fakta menunjukkan, bangsa bangsa yang ada didepan Joshua dan umat Israel yang ketakutan dan kuatir, jadi sangatlah tepat firman Tuhan memerintahkan Joshua jangan takut, karena Joshua ternayata ditakuti .

Para pembaca terkasih, kabar kuasa Allah yang luar biasa sudah tersebar ke penjuru dunia, penduduk kota Jericho gemetar mendengar kisah kuasa Tuhan yang luar biasa yang terjdi, mereka takut akan kuasa Tuhan yang luar biasa dan maha kuasa.

Renungan harian alkitab, deuteronomy 21, minggu ” no more punishment on a tree, tidak ada lagi hukuman diatas pohon”

​Deuteronomy 21:22-23 (NKJV)  “If a man has committed a sin deserving of death, and he is put to death, and you hang him on a tree,

his body shall not remain overnight on the tree, but you shall surely bury him that day, so that you do not defile the land which the Lord your God is giving you as an inheritance; for he who is hanged is accursed of..”

Puji Tuhan , Yesus telah menyempurnakan perjanjian lama, Yesus tidak membatalkan sanksi hukuman dalam perjanjian lama, tapi Yesus menanggung semua sanksi hukuman itu di kayu salib.

Setiap orang yang berdosa dan harusnya dihukum mati diatas pohon, ketika menerima penebusan darah Yesus diampui, sanksi hukuman tetap ada tetapi dibebankan pada Yesus dikayu salib.

Para pembaca terkasih Yesus Kritus sungguh mencintai kita, Ia bahkan menanggung semua dosa dan pelanggaran kita , kita telah diampuni melalui penebusan darah Yesus dikayu salib, terpujilah Tuhan Yesus , maha pengampun dan penyayang.

Renungan harian alkitab kamis; “Rebellion Aron & Miriam, pemberontakan Aron & Miriam” Numbers 12.

Numbers 12:9  So The Anger of the Lord was aroused against them, and He departed. And when the Cloud departed from above the tabernacle, suddenly Miriam became leprous as white  as snow. Then Aron turned toward Miriam, and there she was, a leper!”

Miriam dan Aron tidak suka akan keputusan Moses, ia mengambil istri dari suku Ethopia, mereka ingin menurunkan Moses dari kepemimpinan, karena Miriam dan Aron juga merasa cukup rohani , dan juga bisa mengalir dalam karunia nubuatan.

Mereka membicarakan Moses di belakang dan berkomplot memberontak, dan Tuhan mengetahui hal ini, menegur mereka dengan keras, bahkan memberikan hukuman penyakit Kusta turun atas Miriam seketika.

Aron dan Miriam , ketakutan, bertobat dan minta maaf pada Moses, dan alkitab mencatat Moses adalah hamba Tuhan yang sangat rendah hati, maka Moses pun berdoa meminta pengampunan kepada Tuhan, dan Tuhan menyembuhkan Miriam dari Kusta/

Para pembaca terkasih, jikalau pemimpin rohani  anda melakukan sesuatu yang anda tidak setuju atau tidak suka, maka janganlah melakukan pemberontakan, janganlah menjelek jelekan pemimpin di belakang, janganlah mengumpulkan masa dan mengajak pemberontakan kepada Otoritas Rohani yang Tuhan tetapkan berjaga atas anda, bicarakan 4 mata dengan dia, jangan bergossip atau menghakimi.

Dalam kerajaan Allah, Tuhanlah yang mengangkat Otoritas pemimpin, karena itu hanya Tuhan yang berhak menurunkan, kepemimpinan dalam kerajaan Allah bukan dipilih dengan suara terbanyak atau pemilihan umum, tapi ditentukan langsung oleh Tuhan, Jangan anggap bahwa Tuhan diam saja, melihat orang yang ia pilih di bully oleh pengikutnya, atau menganggap Tuhan setuju dengan pemberontakan terhadap Otoritas.

Jaman ini kusta fisik tidak akan turun pada pemberontak otoritas rohani, tapi gantinya kusta rohani akan turun atas para pemberontak otoritas rohani , kusta rohani adalah ; sakit rohani yang menyebabkan mereka menjadi mati rasa, tidak merasakan apa -apa , tidak bertumbuh iman, hanya rasa sakit dalam hidup mereka yang bertumbuh, disaat jemaat lain mengalami banyak mukjizat dan kuasa Tuhan , mereka mati rasa sama sekali tidak mengalami perjumpaan dengan kuasa Tuhan dalam ibadah mereka.

Sakit kusta rohani ini akan semakin parah hingga akhirnya mereka sebagai bagian tubuh Kristus akan  tercopot , terputus dari tubuh Kristus, dan mengalami kematian rohani dengan segera, sama seperti Miriam dan Harun, mereka harus minta ampun kepada pemimpin rohani yang mereka bully dan menjadi sasaran pemberontakan, setelah itu Tuhan akan menyembuhkan kusta rohani dari hidup mereka, syaratnya mereka rendah hati dan bertobat.

renungan harian alkitab; jumat “Covenant keeper- setia pada ikat janji” Leviticus 26.

​Leviticus 26:45-46 (NKJV)  But for their sake I will remember the covenant of their ancestors, whom I brought out of the land of Egypt in the sight of the nations, that I might be their God: I am the Lord.’ “

These are the statutes and judgments and laws which the Lord made between Himself and the children of Israel on Mount Sinai by the hand of Moses.

dalam kitab leviticus 26( imamat 26) dijelaskan janji berkat Tuhan  yang melimpah secar luar biasa, dan juga sebaliknya konsekuensi masuk dalam kutuk jika tidak berjalan dalam Tuhan.

dalam konsekuensi kutuk , umat di harapkan hatinya bertobat dan kembali pada Tuhan Allah Israel, dan seburuknya  dosa dan pemberontakan umat terjadi , Tuhan akan  tetap mengingat perjanjian dengan Moses, Joshua ,kaleb, juga dengan Abraham, Isaac ; bahwa mereka tidak akan dimusnahkan dan tetap diampuni jika bertobat.

Para pembaca terkasih, Tuhan adalah pemegang perjanjian yang setia, Tuhan tidak pernah melanggar, tidak pernah mengingkari janji-Nya, karena Ia setia dan bukan pembohong.

Janji Tuhan pada Abraham, Isaac, Jacob,Moses di pegang teguh , umat Israel pasti akan memasuki tanah terjanji,dan menjadi umat yang berkemenangan.

Pada jaman ini, semua janji firman Tuhan akan dan pasti terjadi, terutama janji Yesus akan memberikan Roh Kudus,penolong dan penghibur, Dia tidak hanya menebus dosa, tapi menjadikan semua umatNya menjadi anak -anak Allah.

Perjanjian lama hanya berhenti pada pertobatan dan berkat fisik kepada umat Allah, sedangkan kita diberikan janji di penuhi Roh Allah; janji Tuhan akan pengampunan dosa jika bertobat,bukan hanya di genapi di perjanjian baru, tetapi jauh dari itu janji itu disempurnakan  mencapai level maksimal, ditingkatkan pada level tertinggi: menjadi anak – anak Allah.