Renungan Harian Alkitab, 21 November, Genesis 49 ( Kejadian 49), ” Father blesssing, Berkat dari Ayah “

Genesis 49:28 (UKJV) All these are the twelve tribes of Israel: and this is it that their father spoke unto them, and blessed them; every one according to his blessing he blessed them.

Kejadian 49:28 (TB) Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya; dan itulah yang dikatakan ayahnya kepada mereka, ketika ia memberkati mereka; tiap-tiap orang diberkatinya dengan berkat yang diuntukkan kepada mereka masing-masing.

Inilah yang sangat penting dari seorang ayah ; mewariskan visi Tuhan atas keluarganya, dan memberkati anak – anaknya secara rohani.

Jacob ( Yakub ) pada masa akhir hidupnya mewariskan visi Tuhan atas suku Israel kepada Joseph, ia juga mengumpulkan semua anak – anaknya dan memberkati mereka, dan juga menyampailan nubuatan rencana Tuhan atas hidup mereka.

Jacob mendapatkan warisan visi Tuhan dari Abraham kakeknya, dan juga keteladanan iman dari ayah dan kakeknya

“Warisan terbesar seorang ayah adalah bukan kekayaan materi, tapi visi ilahi sebagai tujuan hidup anak – anaknya , dan iman yang nyata” !

Pembaca terkasih, seorang ayah akan memberikan visi dari Tuhan atas anak – anaknya , sehingga anak – anak jelas tujuan hidupnya dan berjalan dalam pengurapan yang menyertai visi.

Renungan Harian Alkitab, 17 November, Genesis 45 ( Kejadian 45 ), ” always Bring Goodness, selalu medatangkan kebaikan “

Genesis 45:7-8 (NKJV) And God sent me before you to preserve a posterity for you in the earth, and to save your lives by a great deliverance.
So now it was not you who sent me here, but God; and He has made me a father to Pharaoh, and lord of all his house, and a ruler throughout all the land of Egypt.

Kejadian 45:7-8 (TB) Maka Allah telah menyuruh aku mendahului kamu untuk menjamin kelanjutan keturunanmu di bumi ini dan untuk memelihara hidupmu, sehingga sebagian besar dari padamu tertolong.
Jadi bukanlah kamu yang menyuruh aku ke sini, tetapi Allah; Dialah yang telah menempatkan aku sebagai bapa bagi Firaun dan tuan atas seluruh istananya dan sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.

Didalam kematangan Rohaninya, Joseph, mampu melihat bahwa Tuhan selalu akan mengubahkan segala situasi untuk mendatangkan kebaikan, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.

Jika seseorang berfokus kepada Tuhan, orang itu akan mampu melihat dan mengalami kebesaran dan kuasa Tuhan.”

Sebaliknya jika orang itu, sibuk mengasihani diri dan menyalahkan orang lain dan Tuhan, maka ia tidak akan mampu melihat kebesaran dan kuasa Tuhan.

Pembaca terkasih Joseph bertumbuh pesat karakter rohaninya, didalam pergumulan ia menjadi dewasa rohani, ia mengampuni saudara – saudaranya, dan ia juga mampu melihat kebesaran Tuhan dan mempercayai bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.

Renungan Harian Alkitab, 9 November , Genesis 37 (Kejadian 37), ” gift of profetik dreams for Joseph, karunia mimpi profetik bagi Yusuf”

Genesis 37:5-7 (UKJV) And Joseph dreamed a dream, and he told it his brethren: and they hated him yet the more.
And he said unto them, Hear, I pray you, this dream which I have dreamed:
For, behold, we were binding sheaves in the field, and, lo, my sheaf arose, and also stood upright; and, behold, your sheaves stood round about, and made reverence to my sheaf.

Kejadian 37:5-7 (TB) Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.
Karena katanya kepada mereka: “Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini:
Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu.”

Joseph ( Yusuf) diberikan karunia mimpi profetik ( prohetic dream ), Tuhan berbicara melalui mimpi nubuatan kepada Joseph.

Karena mimpi inilah didalam batinnya Joseph mempunyai pengharapan dan iman yang besar akan masa depan yang indah bagi dia dan keluarganya.

Setelah mimpi profetik itu, Ia segera masuk dalam perjalanan visi hidupnya, yakni pembentukan karakter.

pembaca Terkasih jika anda mendapatkan visi masa depan dari Tuhan, maka hal yang akan segera terjadi setelah anda sepakat menerima visi ini adalah : proses pembentukan karakter.

ingatlah karakter Rohani adalah Tujuan Tuhan mengadakan sebuah visi masa depan bagi anda, bukan hanya untuk sekedar menjadi besar dan sukses ,

tetapi untuk tujuan lebih besar yakni karakter anda menjadi serupa Kristus.”

Renungan Harian Alkitab, 5 November, Genesis 33 (Kejadian 33), ” Jacob prejudice, prasangka buruk Yakub “

Genesis 33:3-4 (UKJV) And he passed over before them, and bowed himself to the ground seven times, until he came near to his brother.
And Esau ran to meet him, and embraced him, and fell on his neck, and kissed him: and they wept.

Kejadian 33:3-4 (TB) Dan ia sendiri berjalan di depan mereka dan ia sujud sampai ke tanah tujuh kali, hingga ia sampai ke dekat kakaknya itu.
Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka.

Jacob berprasangka buruk kepada kakaknya, ia menuduh dalam hatinya, bahwa pasti kakaknya akan menghajar dia bahkan bisa jadi juga akan menyerang keluarganya karena dendam atas penipuan yang dilakukan Jacob.

Semua prasangka buruk itu salah ! Esau kakak Jacob sudah lama mengampuni Jacob, ia bahkan sangat merindukan adiknya pulang !”

Dengan air mata bahagia Esau berlari memeluk Jacob ,dan mencium adiknya, mereka bertangis- tangisan , terbukti betapa sikap prejudice Jacob adalah tuduhan semata.

Bertahun tahun karena dosa penipuan Jacob, ia berprasangka buruk terhadap Esau , ia ketakutan pulang menghadapi kakaknya, bahkan ia harus bergumul dengan malaikat Allah semalaman, agar membulatkan tekad menjumpai kakaknya, padahal kenyataanya sudah tidak ada masalah apa – apa lagi!

sungguh konyol bergumul hebat atas sesuatu yang hanya ilusi prejudice semata !

Pembaca terkasih, musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri, terutama pikiran manusia yang prejudice,negatif , pesimis akan menjadi pergumulan badai batin yang hebat , dan harus dikalahkan sebelum manusia dapat berjalan ke masa depan yang lebih baik.

Renungan Harian Alkitab, 3 November, Genesis 31, Kejadian 31, ” God gave Jacob wisdom to prosper, Tuhan memberikan Yakub hikmat menjadi makmur “

Genesis 31:10-12 (UKJV) And it came to pass at the time that the cattle conceived, that I lifted up mine eyes, and saw in a dream, and, behold, the rams which leaped upon the cattle were striped with bands, speckled, and greyed.
And the angel of God spoke unto me in a dream, saying, Jacob: And I said, Here am I.
And he said, Lift up now yours eyes, and see, all the rams which leap upon the cattle are striped with bands, speckled, and greyed: for I have seen all that Laban does unto you.

Kejadian 31:10-12 (TB) Pada suatu kali pada masa kambing domba itu suka berkelamin, maka aku bermimpi dan melihat, bahwa jantan-jantan yang menjantani kambing domba itu bercoreng-coreng, berbintik-bintik dan berbelang-belang.
Dan Malaikat Allah berfirman kepadaku dalam mimpi itu: Yakub! Jawabku: Ya Tuhan!
Lalu Ia berfirman: Angkatlah mukamu dan lihatlah, bahwa segala jantan yang menjantani kambing domba itu bercoreng-coreng, berbintik-bintik dan berbelang-belang, sebab telah Kulihat semua yang dilakukan oleh Laban itu kepadamu.

Tuhan maha adil, Ia membela Jacob, selama ini Jacob telah ditipu dan dicurangi oleh Laban ( ayah mertuanya ) ia bekerja tanpa upah 14 Tahun lamanya untuk mendapatkan isterinya, setelah itu 6 Tahun tambahan juga dicurangi ; dalam masa ini Laban mencurangi upah kerjanya dengan mengurangi, dengan mengubah terus upah hingga 10 kali perubahan.

Tuhan menggantikan kekayaan yang tercuri, tertipu oleh Laban, melalui mimpi profetik Tuhan memberikan Hikmat kepada Jacob, agar ia menjadi kaya raya.

Pembaca terkasih ada sekurangnya dua hal yang menjadi hikmat bagi kita :

1. Jika anda merasa dicurangi atau ditipu oleh boss atau rekan kerja anda, berdoalah, ampunilah, hiduplah dalam kekudusan dan takut akan Allah, maka doa mu pasti didengar, Tuhan akan menggantikannya dengan cara ajaib, bahkan melipatgandakan berkali lipat berkat yang tercuri.

2.Ketika anda mendapatkan hikmat profetik dari Tuhan ( melalui mimpi atau pesan hikmat nubuatan dari hamba Tuhan ) terimalah dengan rendah hati, dan segera lakukan dengan iman perbuatan, maka anda akan berhasil dan sukses, kuncinya adalah rendah hati !

“Jacob dengan rendah hati menerima hikmat profetik dari Tuhan dan menjalankannya dengan iman ; ia berhasil dan ternaknya berkali lipat ganda bertambah, ia menjadi kaya raya. Ia Rendah hati !

Renungan Harian Alkitab 29 Oktober, Genesis 26 ( Kejadian 26), ” Isaac mistakes, kesalahan Ishak “

Genesis 26:9-10 (UKJV) And Abimelech called Isaac, and said, Behold, certainly she is your wife; and how said you, She is my sister? And Isaac said unto him, Because I said, Lest I die for her.
And Abimelech said, What is this you have done unto us? one of the people might lightly have lien with your wife, and you should have brought guiltiness upon us.

Kejadian 26:9-10 (TB) Lalu Abimelekh memanggil Ishak dan berkata: “Sesungguhnya dia isterimu, masakan engkau berkata: Dia saudaraku?” Jawab Ishak kepadanya: “Karena pikirku: Jangan-jangan aku mati karena dia.”
Tetapi Abimelekh berkata: “Apakah juga yang telah kauperbuat ini terhadap kami? Mudah sekali terjadi, salah seorang dari bangsa ini tidur dengan isterimu, sehingga dengan demikian engkau mendatangkan kesalahan atas kami.”

Isaac membuat kesalahan yang sama dengan ayahnya, karena mempunyai isteri yang sangat cantik dan takut dibunuh orang lain yang nungkin akan menginginkan isterinya, maka ia berbohong mengaku Rebecah adalah saudaranya.

Isaac takut dan kurang iman, dan ini pelajaran berharga buat dia, kali ini raja Abimelech, orang yang sama yang pernah punya pengalaman buruk kena tulah karena kasus Abraham ( Abraham berbohong tidak mengakui Sarah sebagai isterinya ), menegur keras Isaac !

Para pembaca terkasih pertumbuhan iman membutuhkan proses, tidak dalam sesaat seseorang bisa mempunyai iman yang besar, proses yang berkualitas harus dihadapkan pada kasus nyata yang besar dalam kehidupan, Tuhan memproses Isaac dan juga Abraham sehingga akhirnya mereka mempunyai iman yang besar.

“kunci berhasil dalam proses imam adalah rendah hati, mau ditegur,mau dikoreksi, dan mau berubah !”

Renungan Harian Alkitab, 26 October, Genesis 23 (kejadian 23 ) , ” good character , karakter yang baik “

Genesis 23:11-13 (NKJV) “No, my lord, hear me: I give you the field and the cave that is in it; I give it to you in the presence of the sons of my people. I give it to you. Bury your dead!”
Then Abraham bowed himself down before the people of the land;
and he spoke to Ephron in the hearing of the people of the land, saying, “If you will give it, please hear me. I will give you money for the field; take it from me and I will bury my dead there.”

Kejadian 23:11-13 (TB) “Tidak, tuanku, dengarkanlah aku; ladang itu kuberikan kepadamu dan gua yang di sana pun kuberikan kepadamu; di depan mata orang-orang sebangsaku kuberikan itu kepadamu; kuburkanlah isterimu yang mati itu.”
Lalu sujudlah Abraham di depan penduduk negeri itu
serta berkata kepada Efron dengan didengar oleh mereka: “Sesungguhnya, jika engkau suka, dengarkanlah aku: aku membayar harga ladang itu; terimalah itu dari padaku, supaya aku dapat menguburkan isteriku yang mati itu di sana.”

Abraham adalah seseorang yang tadinya biasa saja, lalu Tuhan membuatnya menjadi sangat kaya raya.

Biasanya orang- orang yang mendadak kaya ( orang kaya baru ) seringnya bermental miskin. Meskipun kaya secara materi orang bermental miskin mempunyai ciri – ciri diantaranya :

a. suka hal – hal gratis. b. tamak. c.pelit. d.atau sebaliknya karena minder seringkali orang kaya baru bisa menjadi sangat boros membeli barang mewah untuk dirinya sendiri , tetapi tetap pelit bagi sesama.

Abraham tidak seperti itu, ia membayar persepuluhan kepada imam melkisedek, ia berbagi sumber air dengan suku lain, dan ia tidak mau tanah gratisan.

Karena itu Abraham berisikeras membayar tanah untuk kuburan isterinya, dan ia dihormati oleh suku dan bangsa lain, karena karakternya yang baik ini.