Renungan harian alkitab, Nehemiah 1, selasa:’prophet intercesor- syafaat nabi’

Nehemiah 1:5-7 (NKJV)  And I said: “I pray, Lord God of heaven, O great and awesome God, You who keep Your covenant and mercy with those who love You and observe Your commandments,

please let Your ear be attentive and Your eyes open, that You may hear the prayer of Your servant which I pray before You now, day and night, for the children of Israel Your servants, and confess the sins of the children of Israel which we have sinned against You. Both my father’s house and I have sinned.

We have acted very corruptly against You, and have not kept the commandments, the statutes, nor the ordinances which You commanded Your servant Moses.

Nabi nehemiah,  menaikan doa syafaat meminta anugerah dan kemurahan Tuhan turun atas bangsa Israel, Dan Tuhan sangat berkenan dan memakai nabi Nehemiah untuk membawa pemulihan kepada umat Israel.

Para pembaca terkasih doa syafaat sangatlah penting, belas kasihan, anugerah dan kuasa turun melalui doa syafaat. Doa syafaat nabi Nehemiah membuat ia dipakai menjadi pembawa kegerakan pemulihan bagi negri.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 20, rabu; ” believe to God ,percaya kepada Tuhan”

2 Chronicles 20:20-22 (NKJV)  So they rose early in the morning and went out into the Wilderness of Tekoa; and as they went out, Jehoshaphat stood and said, “Hear me, O Judah and you inhabitants of Jerusalem: Believe in the Lord your God, and you shall be established; believe His prophets, and you shall prosper.”

And when he had consulted with the people, he appointed those who should sing to the Lord, and who should praise the beauty of holiness, as they went out before the army and were saying: “Praise the Lord, For His mercy endures forever.”

Now when they began to sing and to praise, the Lord set ambushes against the people of Ammon, Moab, and Mount Seir, who had come against Judah; and they were defeated.

Raja Jehoshapat  mendeklarasikan kepada umat Israel agar mereka percaya kepada Tuhan dan mengikuti pesan Tuhan yang disampaikan nabi

Dengan iman, mereka percaya meskipun tidak melihat, mereka bertindak  berbaris dengan team pujian penyembahan dan tari tarian menghadapai barisan tentara musuh yang berjuta juta jumlahnya, jika tidak beriman maka mereka adalah orang gila!

Para pembaca terkasih, iman mereka kepada pesan Tuhan yang disampaikan nabi, membuat mereka mengalami mukjizat, tanpa berperang sedikit pun , mereka menang! Tuhan mengirimkan malaikat mengacaukan barisan tentara musuh

Sungguh melalui iman hal -hal kuasa Tuhan yang dinubuatkan nyata terjadi, sungguh barangsiapa percaya kepada Tuhan, tidak akan dikecewakan, dan pesan Tuhan pasti di genapi.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 16, sabtu ; ” must rely on God, harus mengandalkan Tuhan”

2 Chronicles 16:7 (NKJV)  And at that time Hanani the seer came to Asa king of Judah, and said to him: “Because you have relied on the king of Syria, and have not relied on the Lord your God, therefore the army of the king of Syria has escaped from your hand.

Dalam segala situasi , khussunya situasi sulit dan genting, kita orang beriman harus mengandalkan Tuhan terlebih dahulu, pertama tama datang dalam doa mencari wajah Tuhan, dan mempelajari nilai nilai dan prinsip alkitab.

Janganlah kita terjebak pola pikir dunia  yang tidak memprioritaskan nilai nilai firman Tuhan, dan tidak menjadikan prinsip firman Tuhan sebagai cara hidup dan mengambil keputusan.

Para pembaca terkasih,  Raja Asa, tidak mencari petunjuk Tuhan melalui doa, dan tidak bertanya kepada imam meminta nasihat, atau minta didoakan nabi, ia malah bergantung pada raja Syria, raja dari penyembah berhala!  Padahal Raja Syria bukanlah Tuhan !.

Jikalau kita ada dalam situasi yang sulit dan genting, prioritas utama adalah segera mencari wajah Tuhan, dalam doa dan pujian penyembahan, setelah itu mintalah nasihat apa petunjuk alkitab, tentang prinsip dan nilai- nilai kebenaranan yang berhubungan dengan  pergumulab itu, dan Tuhan akan membimbing dan menolong kita , karena Tuhan adalah maha Kuasa dan setia.

 

Renungan harian alkitab, 1 Chronicles 13, Rabu; ” Stand with the priest, berdiri dengan iman” 

2 Chronicles 13:9-11 (NKJV)  Have you not cast out the priests of the Lord, the sons of Aaron, and the Levites, and made for yourselves priests, like the peoples of other lands, so that whoever comes to consecrate himself with a young bull and seven rams may be a priest of things that are not gods?

But as for us, the Lord is our God, and we have not forsaken Him; and the priests who minister to the Lord are the sons of Aaron, and the Levites attend to their duties.

And they burn to the Lord every morning and every evening burnt sacrifices and sweet incense; they also set the showbread in order on the pure gold table, and the lampstand of gold with its lamps to burn every evening; for we keep the command of the Lord our God, but you have forsaken Him.

Perang saudara terjadi, Israel terbagi dua kubu, kepadakah siapakah Tuhan berpihak? di kubu siapakah Tuhan memberikan kuasa?

Para pembaca terkasih, Tuhan berpihak pada umat yang berdiri bersama imam Tuhan, Tuhan membela kerajaan Anak Salomo, raja Abijah; karena mereka berdiri bersama para imam- iman Tuhan, sedang kerajaan Jeroboam mengusir para imam- imam.

Renungan harian alkitab, 2 Chronicles 12, selasa:” humble themselves, mereka merendahkan diri”

2 Chronicles 12:6-7 (NKJV)  So the leaders of Israel and the king humbled themselves; and they said, “The Lord is righteous.”

Now when the Lord saw that they humbled themselves, the word of the Lord came to Shemaiah, saying, “They have humbled themselves; therefore I will not destroy them, but I will grant them some deliverance. My wrath shall not be poured out on Jerusalem by the hand of Shishak.

Sikap hati dalam merespon teguran Tuhan sangat penting, sikap hati yang benar akan menurunkan kemurahan hati Tuhan

Para pembaca terkasih, ketika umat  merendahkan diri mereka dan berpaling mencari Tuhan, turunlah kemurahan dan pengampunan Tuhan.

Milikilah sikap hati yang benar yakni rendah hati di hadapan Tuhan!

Renungan harian alkitab, 2 Taw 6, rabu; “annnointed- diurapi”

2 Chronicles 6:23, 42 (NKJV)  then hear from heaven, and act, and judge Your servants, bringing retribution on the wicked by bringing his way on his own head, and justifying the righteous by giving him according to his righteousness.

“O Lord God, do not turn away the face of Your Anointed; Remember the mercies of Your servant David.”

Arti Pengurapan adalah kuasa Tuhan dalam diri manusia , penyertaan kuasa Tuhan. Ketika Tuhan memilih, mengutus seseorang, Tuhan akan menaruhkan pengurapannya keatas hamba- Nya itu.

Salomo menyadari ini, ia menyadari sama seperti Tuhan telah menaruh pengurapan pada ayahnya David,  Tuhan juga menaruh pengurapan dalam diri Salomo.

Para pembaca terkasih, ketika seseorang mengasihi Tuhan, dan memberikan dirinya seutuhnya untuk dipakai Tuhan, maka mata Tuhan akan tertuju padanya, dan Tuhan akan memilih orang ini menjadi utusannya, pada saat itulah pengurapan turun, sayangnya tidak semua orang Kristen sungguh sungguh memberikan dirinya seutuhnya! 

Seringnya umat Kristen hanyalah orang orang opputunist yang hanya ingin sembuh, kaya, diberkati jalan jalan keliling dunia, dan semua keuntungan lainnya, mereka tidak sungguh sungguh ingin menyerahkan hidup kepada Tuhan: hanya ke gererja beribadah setiap minggu mereka membolos, perpuluhan dan persembahan  (tithe&offering) mereka tidak jujur! 

Tak heran sangat sedikit sekali orang Kristen berjalan dalam pengurapan Tuhan hidupnya..

Jadilah murid Yesus yang sungguh sungguh mengikut Tuhan, carilah wajah Tuhan dengan benar, jangan membolos ibadah raya, dan setiap pagi carilah wajah Tuhan berdoa.

Renungan harian alkitab, 2 Kings 5, kamis; ” test to a Gehazi, ujian bagi Gehazi”

2 Kings 5:14-16 (NKJV)  So he went down and dipped seven times in the Jordan, according to the saying of the man of God; and his flesh was restored like the flesh of a little child, and he was clean.

And he returned to the man of God, he and all his aides, and came and stood before him; and he said, “Indeed, now I know that there is no God in all the earth, except in Israel; now therefore, please take a gift from your servant.”

But he said, “As the Lord lives, before whom I stand, I will receive nothing.” And he urged him to take it, but he refused.

Biasanya umat datang membawa persembahan khusus kepada Nabi, sebagai persembahan dan rasa syukur kepada Tuhan.

Ketika seorang Nabi dengan rendah hati menerima persembahan, ia telah menjadi alat untuk umat menabur, karena umat membutuhkan nabi yang rendah hati untuk ditabur persembahan , sehingga umat juga bisa mendapatkan tuaian finansial.( menggenapi firman barang siapa menabur persembahan kepada nabi akan mendapat upah nabi dan berkat)

Dalam kasus lain, Nabi Elisha jika merasa tidak membutuhkan persembahan umat, ia tetap rendah hati menerimanya , tidak menolak dan memberikan kepada orang lain, contohnya persembahan sulung  roti di saat kelaparan, tetap diterima, lalu dibagikan kepada umat sehingga terjadi mukjizat pelipatgandaan roti, demikian kisah ini tertulis;

2 Kings 4:42-44 (NKJV)  Then a man came from Baal Shalisha, and brought the man of God bread of the firstfruits, twenty loaves of barley bread, and newly ripened grain in his knapsack. And he said, “Give it to the people, that they may eat.”

But his servant said, “What? Shall I set this before one hundred men?” He said again, “Give it to the people, that they may eat; for thus says the Lord: ‘They shall eat and have some left over.’ “

So he set it before them; and they ate and had some left over, according to the word of the Lord.

Tetapi aneh sekali, tiba tiba Nabi Elisha menolak persembahan khusus jendral Naaman? Seperti sombong? Ini bukan sikap yang benar, ada apa dengan kasus ini?.

Kasus ini dirancangkan Tuhan, untuk menguji hati  calon penerus jubah kenabian Elisha yakni muridnya Gehazi, ini adalah sebuah ujian hati bagi Gehazi, apakah ia layak menjadi nabi penerus urapan Elisha.

Jika dulu Elisha anak pengusaha pertanian yang kaya raya meninggalkan kekayaan dan bussinesnya seketika , guna mengikut nabi Elijah, ia lulus ujian materi….

Nabi Elisha bahkan secara profetik melihat tindakan pemberontakan  gehazi, dan ia bernubuat sebuah hukuman dan sekaligus memecat Gehazi sebagai muridnya.

2 Kings 5:27 (NKJV)  Therefore the leprosy of Naaman shall cling to you and your descendants forever.” And he went out from his presence leprous, as white as snow.

Berbeda dengan Gehazi, didalam mental miskin yang ia miliki, ia memilih mammon, harta dan kena kutuk kusta, karena memberontak otoritas. 

Renungan harian alkitab, 1 kings 3, senin , ” given what you have not asked, diberi hal yang bahkan tidak diminta”

1 Kings 3:10-13 (NKJV)  The speech pleased the Lord, that Solomon had asked this thing.

Then God said to him: “Because you have asked this thing, and have not asked long life for yourself, nor have asked riches for yourself, nor have asked the life of your enemies, but have asked for yourself understanding to discern justice,

behold, I have done according to your words; see, I have given you a wise and understanding heart, so that there has not been anyone like you before you, nor shall any like you arise after you.

And I have also given you what you have not asked: both riches and honor, so that there shall not be anyone like you among the kings all your days.

Ketika hati kita benar dan tidak meminta demi ambisi dan kepuasan diri, Tuhan akan memberikan segala sesuatu secara berkelimpahan, lebih dari yang kita minta.

Raja Salomo tidak meminta kekayaan atau kehormatan kejayaan, ia meminta hikmat agar bisa berfungsi maksimal sebagai pemimpin, tapi Tuhan memberikan semuanya! Ditambahkan kekayaan dan kejayaan baginya.

Banyak orang memohon berdoa, agar Tuhan memberkati mereka dengan kekayaan dan kejayaan, Tuhan tidak memberkati mereka, karena mereka hanya hidup bagi diri sendiri, self center life.

Salomo tidak egois, ia meminta karunia untuk ia melayani sebagai raja yang adil dan bijaksana.
Para pembaca terkasih, demikianlah rahasia karakter manusia,dan sikap Tuhan terhadap hati manusia, saya berdoa agar para pembaca menangkap pewahyuan ini.

Renungan harian alkitab, 1 Sam 23, senin, ” inquired to the Lord, menghadap bertanya kepada Tuhan”

1 Samuel 23:2, 4 (NKJV)  Therefore David inquired of the Lord, saying, “Shall I go and attack these Philistines?” And the Lord said to David, “Go and attack the Philistines, and save Keilah.”

Then David inquired of the Lord once again. And the Lord answered him and said, “Arise, go down to Keilah. For I will deliver the Philistines into your hand.”

Setiap ada pergumulan, David selalu menghadap Tuhan, dia mencari pimpinan Tuhan, dan setiap kali David menghadap, Tuhan memberikan petunjuk.

Tuhan sungguh memberikan petunjuk bagi  umat yang sungguh mau dipimpin.

Para pembaca yang sering terjadi adalah orang Kristen tidak datang minta petunjuk pada Tuhan, mereka membuat keputusan semau mereka, tidak mempedulikan firman Tuhan dan kehendak Tuhan, mereka hanya menjadikan Tuhan alat pencapai tujuan keinginan mereka.

Karena itulah manusia sulit mendengar pimpinan, suara Tuhan, karena mereka memang tidak ingin dipimpin Tuhan, mereka justru berusaha mengendalikan Tuhan dan mengancam akan mundur dari kekristenan , jiak Tuhan tidak menuruti kemauannnya.

Mari kita belajar dari david, ia rendah hati, mau dipimpin, dan bahkan selalu minta petunjuk Tuhan. 

Renungan harian alkitab, jumat 1 Sam 20, ” leaders without annointing-pemimpin tanpa urapan”

1 Samuel 20:1 (NKJV)  Then David fled from Naioth in Ramah, and went and said to Jonathan, “What have I done? What is my iniquity, and what is my sin before your father, that he seeks my life?”

Tadinya Raja Saul diurapi Tuhan, penuh urapan, disertai Tuhan dengan kuasa dari tempat maha tinggi, tapi Saul telah memilih menjadi populis dimata manusia, dan melawan ketetapan Tuhan dan memberontak pada pimpinan hamba Tuhan,

Tuhan dengan segera menemukan David, seorang remaja yang tulus hatinya, tidak populis, takut akan Tuhan, dan mencintai Tuhan tanpa ambisi kekuasaan. 

Pengurapan Tuhan berpindah dari Saul ke atas David, dan Saul tidak bisa menerima kenyataan pahit ini, bahwa dia sudah tidak diurapi dan pengurapan Tuhan sudah meninggalkannya.

Para pembaca terkasih, seorang pemimpin yang berjalan tanpa pengurapan Tuhan, tanpa takut akan Tuhan, akan membenarkan segala cara, termasuk cara cara jahat dan tidak jujur untuk mencapai tujuan. 

Baik pemimpin perusahaa, pemimpin organisasi agama, atau pemimpin dalam sebuah rumah tangga, tanpa takut akan Tuhan , hanyalah pemimpin yang digerakan keinginan daging semata, tanpa kuasa Allah.