Renungan Harian Alkitab, 10 September, 3 John 1, ” Follow what is good, ikuti hal yang baik “

3 John 1:11 (RKJNT) Beloved, do not follow that which is evil, but that which is good. He who does good is of God: but he who does evil has not seen God.

3 Yohanes 1:11 (TB) Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

Dunia menjadi semakin jahat menjelang akhir jaman, dan banyak orang malah meniru kejahatan, seharusnya jauhilah hal-hal yang jahat dan tirulah hal-hal yang baik.

Barangsiapa mengenal Tuhan dan tinggal dalam Tuhan, tidak akan berbuat kejahatan, justru berbuat hanya hal-hal yang baik.

Para pembaca terkasih, ingatlah Allah adalah terang dan didalam terang tidak ada kegelapan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 9 September, 2 John 1, ” Dealing with anti Christ, menghadapi anti Kristus”

2 John 1:9-10 (RKJNT) Whoever runs too far ahead, and does not abide in the teaching of Christ, does not have God. He who abides in the teaching of Christ has both the Father and the Son.
If anyone comes to you, and does not bring this teaching, do not receive him into your house, or give him any encouragement:

2 Yohanes 1:9-10 (TB) Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.
Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

Pada akhir jaman, orang – orang akan menyaksikan bangkitnya Anti Kristus, dan mereka mempunyai beberapa karakteristik : mereka tadinya berasal dari dalam gereja, mereka juga menyangkal Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia, mereka menyangkal ketuhanan Yesus ; termasuk perintah dan ajaran Yesus dikerdilkan menjadi hanya sebagai tatanan semangat moral dan di artikan menjadi sekedar memiliki Yesus sebagai figur keteladanan hidup saleh.

Bagaimana cara menghadapi orang – orang ini ? firman Tuhan memberikan petunjuk agar kita menjauhi dan jangan menerima mereka dirumah kita , jadilah tegas dan janganlah berusaha populis dan berteman dengan mereka, berhati – hatilah terhadap Roh anti Kristus ini.

Pembaca renungan terkasih, jalinlah persabahatan iman denga orang -orang beriman , ingatlah firman Tuhan yang mengajarkan kita untuk menjauhi persahabatan yang merusak iman dan tidak membangun.

Renungan Harian Alkitab, 8 September, 1 John 5, ” Loving God, mengasihi Tuhan”.

1 John 5:2-3 (RKJNT) By this we know that we love the children of God, when we love God, and keep his commandments.
For this is the love of God, that we keep his commandments: and his commandments are not burdensome.

1 Yohanes 5:2-3 (TB) Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya.
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.

Setiap orang Kristen dapat mengatakan ia mengasihi Tuhan, tapi apakah benar demikian ? apa bukti seseorang mengasihi Tuhan ?

Firman Tuhan dengan jelas menuliskan, bukti seseorang mengasihi Tuhan adalah ia menuruti perintah Tuhan, dan karena ia menuruti perintahnya dengan hati yang mencintai Tuhan, maka hal yang dilakukan dengan cinta akan menjadi ringan dan menyenangkan , bukan menjadi beban.

Para pembaca terkasih, apakah anda mengasihi Tuhan ? apakah anda melakukan perintah Tuhan dengan cinta ?

Renungan Harian Alkitab, 7 September, 1 John 4, ” No Fear in Love, tidak ketakutan dalam kasih ‘

1 John 4:18 (RKJNT) There is no fear in love; but perfect love casts out fear: because fear has to do with punishment. He who fears is not made perfect in love.

1 Yohanes 4:18-19 (TB) Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

ini adalah pewahyuan yang besar, didalam kasih yang sempurna, tidak ada ketakutan !.

Ayat ini diawali tentang pembahasan akan datangnya hari penghakiman bagi semua umat manusia di akhir jaman, dan menjelaskan jika kita menerima kasih Tuhan , dan mengasihi Tuhan, maka kita tidak usah takut dan kuatir, justru Yesus akan menjemput kita diawan awan di akhir jaman, dan kita tidak mengalami petaka besar diakhir jaman.

para pembaca ingatlah dalam kasih Tuhan tidak ada ketakutan !

Renungan Harian Alkitab, 6 September, 1 John 3 ,” Children of God, anak Allah “

1 John 3:1 (NKJV) Behold what manner of love the Father has bestowed on us, that we should be called children of God! Therefore the world does not know us, because it did not know Him.

1 Yohanes 3:1 (TB) Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Sungguh luar biasa, barangsiapa menerima penebusan darah Yesus, dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, ia diangkat menjadi anak Allah !

Kita , murid – murid Tuhan Yesus adalah anak – anak Allah, melalui Tuhan Yesus kita menjadi keluarga besar kerajaan Allah.

Oleh karena itu kita dibentuk karakternya oleh Tuhan selama kita dibumi agar kita memiliki karakter rohani layaknya sebagai anak – anak Allah.

Para pembaca renungan terkasih, Mari kita menyadari dan
Memberikan diri dengan sukareĺa untuk di pertobatkan dan dibaharui karakter kita, agar sungguh berperilaku sebagai anak – anak Allah.

Renungan Harian alkitab, 4 September, 1 John 1, “No Darkness, Tidak ada kegelapan”

1 John 1:6 (RKJNT) If we say that we have fellowship with him, yet walk in darkness, we lie, and do not practice the truth.

1 Yohanes 1:6 (TB) Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

Tuhan adalah terang dan didalam Dia tidak ada kegelapan, ini jelas, tegas, dan mudah dipahami.

jika ada seseorang yang mengaku anak Tuhan, murid Tuhan Yesus, tapi ia hidup dalam kegelapan, maka ia telah menipu dirinya sendiri, karena ia bukan anak terang.

jadi sebenarnya mudah cara membedakan anak terang atau bukan, lihatlah kehidupannya , apakah ia ada dalam kegelapan : terikat candu hobby, candu rokok, candu cerutu, mabuk, narkoba, apakah ia pembohong , pezinah, lihatlah hidupnya.

Para pembaca terkasih jika Tuhan sungguh telah masuk dihati seseorang maka terang itu akan menyinari hati orang itu, sehingga ia bertobat, dan memang ada proses untuk pertobatan, tapi perubahan pasti terjadi, karena terang akan menyinari kegelapan hati manusia.

Renungan Harian Alkitab, 3 September, 2 Peter 3, ” Last days scoffers, pencemooh di akhir jaman “

2 Peter 3:3-4 (NKJV) knowing this first: that scoffers will come in the last days, walking according to their own lusts,
and saying, “Where is the promise of His coming? For since the fathers fell asleep, all things continue as they were from the beginning of creation.”

2 Petrus 3:3 (TB) Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.

Di akhir jaman akan muncul kaum pencemooh Tuhan, mereka mengolok ngolok akan kapan datangnya akhir jaman, meledek dan menganggap tidak akan ada akhir jaman, manusia hidup bebaps hanya untuk mengumbar hawa nafsu semata.

Padahal Tuhan bersabar dan tidak mempercepat datangnya akhir jaman , karena memberi kesempatan manusia yang belum bertobat untuk menerima Keselamatan dan pertolongan Tuhan, seperti tertulis dalam pasal 3 sebagai berikut:

2 Petrus 3:8-9 (TB) Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Pembaca renungan terkasih, karena Tuhan mengasihi manusia maka Ia memberikan kesempatan dan tidak mempercepat kedatangan akhir jaman.