Renungan Harian Alkitab, 7 September, Lamentation 4;”Leaders sin bring disaster, dosa para pemimpin membawa bencana”

Lamentations 4:13 (NKJV) Because of the sins of her prophets And the iniquities of her priests, Who shed in her midst The blood of the just.

Ratapan 4:13 (TB) Hal itu terjadi oleh sebab dosa nabi-nabinya dan kedurjanaan imam-imamnya yang di tengah-tengahnya mencurahkan darah orang yang tidak bersalah.

Ketika para pemimpin berdosa, mereka menyesatkan umat, ketika para pemimpin rohani ; imam dan nabi hidup dalam dosa, maka raja tidak ada yang menegur dan memimpin.

Ketika Raja hidup dalam dosa, maka ia akan memimpin rakyat melakukan dosa yang sama!

Ahkirnya seluruh umat Israel tersesat, mereka binasa! Karena para pemimpin rohani tidak berfungsi, dan pemimpin kerajaan tersesat.

Para pembaca terkasih, pemimpin yang hidup dalam dosa, akan membawa petaka dalam kepemimpinannya, janganlah menjadi pemimpin yang seperti ini, dan janganlah memilih pemimpin seperti ini!.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 1 September, Jeremiah 50; ” New season of Restoration for Israel, Musim yang baru, suatu musim pemulihan bagi Israel”

Jeremiah 50:19-20 (NKJV) But I will bring back Israel to his home, And he shall feed on Carmel and Bashan; His soul shall be satisfied on Mount Ephraim and Gilead.
In those days and in that time,” says the Lord, “The iniquity of Israel shall be sought, but there shall be none; And the sins of Judah, but they shall not be found; For I will pardon those whom.

Yeremia 50:19-20 (TB) Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, supaya ia makan rumput di atas Karmel dan di Basan, dan menjadi kenyang di atas pegunungan Efraim dan di Gilead.Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman TUHAN, orang akan mencari kesalahan Israel, tetapi tidak didapatnya, dan dosa Yehuda, tetapi tidak ada ditemukannya, sebab Aku akan mengampuni orang-orang yang Kubiarkan tinggal hidup.

Setelah umat Israel menabur banyak hal buruk; memberontak terhadap Tuhan, menyembah berhala dan hidup dalam dosa, mereka diberi peringatan oleh begitu banyak Nabi-nabi utusan Tuhan, dan mereka tidak pernah bertobat ahkirnya mereka menuai petaka, mereka menjadi budak dan tawanan kerajaan Babel.

Nabi Jeremiah menyampaikan rencana Tuhan akan pemulihan umat Israel, kisah umat Israel menabur dan menuai perilakunya, mereka ditawan menjadi budak adalah suatu musim menuai dari apa yamg mereka tabur, yang mendewasakan umat, dan setiap musim akan berahkir, dan berganti pada musim yang baru.

Akan tiba saatnya musim yang baru terjadi, musim dimana tuaian sudah habis dan menabur kembali, Tuhan sungguh baik, meskipun umat Israel umat pemberontak dan kurang ajar, Tuhan tetap merencakanan suatu musim yang baru akan terjadi yakni musim pemulihan dari Tuhan, ini adalah rencana yang luar biasa dari Tuhan.

Para pembaca yang terkasih, ada musim menabur dan ada musim menuai , dan ketika musim menuai itu berahkir, siklusnya adalah kita akan masuk pada musim yang baru, pastikan kita memulai musim yang baru dengan menabur hal -hal kebenaran, kekudusan, kemurnian, kesetiaan, menjadi hamba yang menabur talentanya untuk kerajaan Allah, dan di setiap musim menuai, kita akan menuai suatu kemenangan, kelimpaham dan promosi dari Tuhan, suatu musim mengalami kemuliaan Tuhan, kepada kemuliaam Tuhan yang lebih lagi.

Renungan Harian Alkitab, 26 August, Jeremiah 44, “I have sent to you all my prophets, aku telah mengirim para Nabi”

Jeremiah 44:4-5 (NKJV) However I have sent to you all My servants the prophets, rising early and sending them, saying, “Oh, do not do this abominable thing that I hate!”
But they did not listen or incline their ear to turn from their wickedness, to burn no incense to other gods.

Yeremia 44:4-5 (TB) Terus-menerus Aku telah mengutus kepadamu semua hamba-Ku, para nabi, dengan mengatakan: Janganlah hendaknya kamu melakukan kejijikan yang Aku benci ini!
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memperhatikan supaya berbalik dari kejahatan mereka dan tidak membakar korban lagi kepada allah lain.

Sungguh menjengkelkan tingkah laku umat Israel jaman Nabi Jeremiah, mereka tidak pernah mendengarkan pesan Tuhan, mereka semua tegar tengkuk dan pemberontak.

Sudah begitu banyak hamba Tuhan para nabi dikirim Tuhan, tetapi mereka menolak pesan Tuhan, menganiaya para Nabi, ini suatu pemberontakan terbuka, yang dilakukan berpuluh puluh tahun lamanya.

Para pembaca terkasih , apa yang ditabur seseorang akan dituai orang itu, umat Israel menabur pemberontakan dan mereka menuai kebinasaan.

Renungan Harian Alkitab, 1 Juli, Isiah 54, ” God protection, perlindungan Tuhan”

Isaiah 54:17 (NKJV) No weapon formed against you shall prosper, And every tongue which rises against you in judgment You shall condemn. This is the heritage of the servants of the Lord, And their righteousness is from Me,” Says the Lord.

Yesaya 54:17 (TB) Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan( setiap lidah yang menghakimi engkau ) akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba TUHAN dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman TUHAN.

Inilah firman Tuhan bagi semua pelayan dan hamba – hamba Tuhan, ketik mereka sungguh hidup dalam kebenaran, tinggal didalam anugerah Tuhan Yesus, maka tidak ada kuasa kuasa lain, atau serangan serangan musuh, bahkan kata-kata penghakiman yang dapat berdiri, semua serangan dan gangguan akan gagal, karena Tuhan menjamin hamba-hambaNya dan para pelayananNya.

Sungguh luar biasa jaminan Tuhan ,memang benar jika Tuhan dipihak kita siapa yang dapat melawan kuasa Tuhan yang menyertai.

Alkitab mencatat, bahkan dijaman bangsa Israel ditawan atau dalam penjajahan , para nabi sungguh disertai kuasa yang maha dahsyat; yeremia, yesaya, elisa, elia dan para hamba Tuhan lainnya sungguh mendemonstrasikan perlindungan Tuhan.

Para pembaca terkasih hiduplah dalam terang Tuhan, hiduplah dalam kekudusan dan kebenaran firman Tuhan , tinggallah didalam terang Tuhan, , karena terang akan selalu mengalahkan kegelapan. Janganlah keluar dari jalan kekudusan dan jalan kebenaran, karena perlindungan sempurna hanya didalam Tuhan Yesus saja.

Renungan Harian Alkitab, 6 Juni, Isiah 29;Not just word, bukan hanya perkataan.

Yesaya 29:13-14 (TB) Dan Tuhan berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,
maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi.”

Isaiah 29:13-14 (NKJV) Therefore the Lord said: “Inasmuch as these people draw near with their mouths And honor Me with their lips, But have removed their hearts far from Me, And their fear toward Me is taught by the commandment of men,
Therefore, behold, I will again do a marvelous work Among this people, A marvelous work and a wonder; For the wisdom of their wise men shall perish, And the understanding of their prudent men shall be hidden.”

Umat Israel pada jaman Nabi Yesaya , rajin beribadah dengan kata kata menaikan pujian pada Tuhan, tetapi sayangnya hanya dimulut saja, hatinya jauh dari kebenaran.

Mereka menjadi celaka karena sifat munafik mereka ini ,maka mereka merasa sudah beragama dan sudah pasti selamat.

Para pembaca terkasih, marilah kita menaikan pujian bukan hanya dengan kata-kata saja, tetapi dengan segenap hati hidup dalam kebenaran dan tidak mempunyai standarg ganda.

Renungan Harian Alkitab, 18 May, Isiah 10; “warning to leaders, peringatan kepada para pemimpin”

Isaiah 10:1 (NKJV) “Woe to those who decree unrighteous decrees, Who write misfortune, Which they have prescribed

Yesaya 10:1 (TB) Celakalah mereka yang menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil, dan mereka yang mengeluarkan keputusan-keputusan kelaliman.

Sejarah membuktikan bahwa semua pemimpin yang lalim pada ujungnya menuai petaka dan kebinasaan, sejarah mencatat para pemimpin lalim itu di adili oleh pemberontakan rakyatnya, atau penjajah asing , atau pengadilan internasional bagi para penjahat perang.

Ada masa dimana sepertinya tidak terjadi apa apa, para pemimpin lalim ini memerintah, tetapi ketika masa menuai tiba, mereka berujung pada kebinasaan.

Para pembaca terkasih, ketika rakyat atau umat yang tertindas oleh pemimpin yang lalim menaikan doa dan air mata mereka kepada Tuhan, Tuhan mendengar, dan akan tiba masa penghukuman bagi mereka jika tidak bertobat.

Kepemimpinan adalah amanat dan tanggung jawab! Inilah pesan Tuhan yang disampaikan oleh Nabi Yesaya.

Renungan Harian Alkitab, 8 April, Provebs 21; “lazy ,malas”

Proverbs 21:25 (NKJV) The desire of the lazy man kills him, For his hands refuse to labor.

Amsal 21:25 (TB) Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja.

Karakter malas bukanlah karakter dari murid Yesus sesungguhnya, orang-orang dunia menyukai kemalasan, tapi murid Tuhan Yesus adalah pribadi yang tidak malas.

Saya banyak menjumpai orang orang yang hidup dalam kemalasan; suami yang tidak mau bekerja. Istri yang malas memasak, malas bekerja, hingga pelajar yang malas belajar.

Para pembaca terkasih jadilah murid Yesus yang rajin.