Renungan Harian Alkitab, january 18 , Matthew 3; ” fruit of repentance, buah dari pertobatan”

Matthew 3:7-8 (NKJV) But when he saw many of the Pharisees and Sadducees coming to his baptism, he said to them, “Brood of vipers! Who warned you to flee from the wrath to come?
Therefore bear fruits worthy of repentance,

Matius 3:7-8 (TB) Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Dengan Keras dan tegas Nabi Yohanes pembaptist menegur para ahli taurat, dan pemimpin agama yahudi pada waktu itu, para pemimpin yang agamawi, dan para pengikut mereka ( kaum farisi, saduki) , bahkan ia mengatakan keturunan ular beludak!

Tentu saja Nabi Yohanes pembaptist punya alasan , karena tingkah laku karakter mereka sudah sangat parah, mereka ahli agama dan kitab suci, nampak sangat suci tetapi belum bertobat.

Para pembaca terkasih teguran Pesan Tuhan sangat jelas ; ” hasilkan buah yang seusai denga pertobatan!”, banyak orang kristen pelayanan di gereja, jabatan agama banyak dan sangat tinggi , tetapi belum bertobat dari cara hidup dosa ! Mereka menjadikan gereja sebagai panggung sandiwara, menjadikam gereja sebagai alat mencari jabatan ,kekuasaan dan popularitas !

Jika ada orang orang kristen agamawi ini, maka pesan Tuhan masih sama : hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan, hiduplah dalam kebenaran, bertobatlah hidup agamawi.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 7 January, Zechariah 11 ; Beauty & Bond, Kemurahan dan ikatan”

Zechariah 11:7 (NKJV) So I fed the flock for slaughter, in particular the poor of the flock. I took for myself two staffs: the one I called Beauty, and the other I called Bonds; and I fed the flock.

Zakharia 11:7 (TB) Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan “Kemurahan” dan yang lain kusebutkan “Ikatan”; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

Ilustrasi Gembala yang dimaksud adalah ditujukan kepada para pemimpin, baik dalam pemerintahan negara, atau pemimpin kerohanian di gereja.

Kepemimpinan dengan nilai kekristenan , berpegang pada dua hal utama, yakni kemurahan (memimpin dengan ;belas kasihan, cinta, kasih sayang, hal ini dirangkum dengan kata “beauty”). Dan yang kedua adalah ikatan; komitment, kesetiaan , dimana pemimpin tidak akan lari meninggalkan umat yang dipimpinnya.

Inilah pesan Tuhan yang disampaikan Nabi Zecharia, dan juga disampaikan bagi para pemimpin kristen dalam hal kepemimpinan yang melayani.

Para pembaca terkasih, menjadi pemimpin adalah amanat melayani, dan hal ini tidaklah mudah, karena itu marilah kita mendukung para pemimipin baik dalam kenegaraan, atau pemimpin rohani dengan doa , doakan mereka senantiasa, dan juga tunduklah dengan sukarela, agar mereka dapat memimpin dengan sukacita.

Renungan Harian Alkitab, 17 November, Hosea 9 ” became like the things that you worship, menjadi seperti apa yang kita sembah”

Hosea 9:10 (NKJV) “I found Israel Like grapes in the wilderness; I saw your fathers As the firstfruits on the fig tree in its first season. But they went to Baal Peor, And separated themselves to that shame; They became an abomination like the thing they loved.

Hosea 9:10 (TB) Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri mkepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu.

Israel menyembah dewa keaiban, kejijikan, karena itu ia menjadi umat yang aib dan hidup dalam kejijikan.

Jikalau seseorang mencintai, dan menyembah sesuatu, maka dia akan menjadi seperti yang mereka sembah! Ini adalah kebenaran!

Para pembaca terkasih, anda akan menjadi seperti yang anda sembah dan cintai, karena itu berhati hatilah memilih apa yang akan kita cintai dan sembah.

Jika anda menyembah Tuhan Yesus, pribadi yang kudus, suci, mulia maka anda akan menjadi seperti Yesus.

Renungan Harian Alkitab,2 November, Daniel 6;” The king glorify God, raja memuliakan Tuhan”

Daniel 6:26-28 (NKJV) I make a decree that in every dominion of my kingdom men must tremble and fear before the God of Daniel. For He is the living God, And steadfast forever; His kingdom is the one which shall not be destroyed, And His dominion shall endure to the end.
He delivers and rescues, And He works signs and wonders In heaven and on earth, Who has delivered Daniel from the power of the lions.
So this Daniel prospered in the reign of Darius and in the reign of Cyrus the Persian.

Daniel 6:26-28 (TB) (6-27) Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.
(6-28) Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa.”
(6-29) Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.

Karena iman Daniel kepada Tuhan, ia bersinar penuh kemenangan, dan buah dari kehidupan Daniel, ia sangat mempengaruhi bangsanya, bahkan raja pun sangat diberkati kehidupan Daniel.

Akibat kehidupan Daniel, Raja turut mempermuliakan Tuhan dan menyembah Tuhan.

Para pembaca terkasih, buah dari kehidupan dipenuhi Roh kudus adalah orang-orang yang mengenal mereka akan diberkati, mengenal Tuhan Allah yang hidup dan mempermuliakan Tuhan.

Marilah kita meneladani hidup daniel , manusia beriman yang tekun berdoa! Daniel setiap hari berdoa tiga kali dan hidup diatas imannya kepada Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 28 October, Daniel 1 ” favor from leader, perkenanan dari pemimpin”

Daniel 1:9 (NKJV) Now God had brought Daniel into the favor and goodwill of the chief of the eunuchs.

Daniel 1:9 (TB) Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu;

Ketika seseorang hidup benar dan dalam kekudusan, maka Tuhan akan menurunkan perkenanan kasih sayang kepada pemimpin orang itu agar ia menyukai bawahannya.

Hal ini dilakukan Tuhan , karena orang yang berkenan kepada Tuhan akan diberkati.

Meskipun Daniel tinggal melayani pemimpin yang tidak beriman, tetap saja pemimpin itu menyukai dan mengasihi Daniel, inilah perkenanan anugerah Tuhan.

Para pembaca terkasih, apakah anda bekerja dengan cara hidup yang menyenangkan hati Tuhan? Hidup dalam kebenaran dan kekudusan? Jika iya maka sama seperti Daniel, Tuhan akan memberikan anugerah berlimpah dan kamu akan berhasil dalam pekerjaanmu.

Renungan Harian Alkitab, 24 October, Ezekiel 45; “Leaders right and responsibilites, tugas dan tanggung jawab pemimpin “

Ezekiel 45:9 (NKJV) ‘Thus says the Lord God: “Enough, O princes of Israel! Remove violence and plundering, execute justice and righteousness, and stop dispossessing My people,” says the Lord God.

Yehezkiel 45:9 (TB) Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Kitab Ezekiel 45 menegaskan kembali hal prinsip kepemimpinan dalam kerajaan Allah, bahwa ada hak tetapi juga tanggung jawab pemimpin yang berlaku secara prinsip kepada semua level kepemimpinan ; raja , kepala pemerintahan, pemimpin perusahaan, hingga pemimpin rumah tangga.

Para pemimpin diberikan kejelasan hak penghargaan mereka, upah dan diutamakan kesejahteraanNya dalam prinsip kepemimpinan kerajaan Allah.

Hal ini di gariskan agar jelas ada bagian seorang pemimpin, dan diluar bagian yang ditetapkan adalah bukan milik pemimpin dan harus di kerjakan guna membawa kesejahteraan orang-orang yang dipimpin.

Setelah diberikan jaminan kesejahteraan dari Tuhan, para pemimpin harus menegakkan dua hal yakni ; kebenaran dan keadilan, jelas hak dan tanggung jawab pemimpin.

Para pembaca terkasih, jika anda adalah seorang yang ada dibawah kepemimpinan seseorang janganlah anda iri hati jika Tuhan memberkati pemimpinmu dengan berlimpah, jikalau anda seorang pemimpin ingatlah tanggung jawab anda adalah berat dan bukan main main !

Para pemimpin tegakanlah prinsip kebenaran firman Tuhan dan tegakanlah keadilan! Dan serahkanlah hal kesejahteraanmu pada tangan Tuhan yang mengutusmu.

Renungan Harian Alkitab, 7 September, Lamentation 4;”Leaders sin bring disaster, dosa para pemimpin membawa bencana”

Lamentations 4:13 (NKJV) Because of the sins of her prophets And the iniquities of her priests, Who shed in her midst The blood of the just.

Ratapan 4:13 (TB) Hal itu terjadi oleh sebab dosa nabi-nabinya dan kedurjanaan imam-imamnya yang di tengah-tengahnya mencurahkan darah orang yang tidak bersalah.

Ketika para pemimpin berdosa, mereka menyesatkan umat, ketika para pemimpin rohani ; imam dan nabi hidup dalam dosa, maka raja tidak ada yang menegur dan memimpin.

Ketika Raja hidup dalam dosa, maka ia akan memimpin rakyat melakukan dosa yang sama!

Ahkirnya seluruh umat Israel tersesat, mereka binasa! Karena para pemimpin rohani tidak berfungsi, dan pemimpin kerajaan tersesat.

Para pembaca terkasih, pemimpin yang hidup dalam dosa, akan membawa petaka dalam kepemimpinannya, janganlah menjadi pemimpin yang seperti ini, dan janganlah memilih pemimpin seperti ini!.