Renungan harian alkitab, Psalm 55, selasa; “cast on your burden to God, serahkan bebanmu ke tangan Tuhan”

.Psalms 55:22 (NKJV)  Cast your burden on the Lord, And He shall sustain you; He shall never permit the righteous to be moved.

Mazmur 55:22 (TB) (55-23) Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah. 

Ketika kita berbeban berat, rasanya ingin sharing, membagi beban kepada orang lain, hal ini dapat dikatakan baik, jika anda sharing kepada orang yang tepat, tapi jika anda salah bercerita kepada  orang yang tidak beriman atau lemah iman, maka dampaknya bisa fatal!

Anda semakin demoralisasi , bahkan bisa mendapat masukan yang salah, atau membuat orang yang diajak bicara stress malahan.

Para pembaca terkasih, tempat pertama dan utama untuk membuang beban, sharing pergumulan adalah Tuhan, di dalam doa , di hadirat Tuhan anda dapat membuang beban, sharing dari hati kehati, dan dampaknya sangat baik, bahkan luar biasa.

David menuliskan bahwa Tuhanlah tempat ia bersandar, menaruh beban dan ia mendapat kelegaan dan damai sejahtera.

Advertisements

Renungan harian alkitab, Job 11, minggu; ” big mouth, besar mulut”

Job 11:1-3 (NKJV)  Then Zophar the Naamathite answered and said:

“Should not the multitude of words be answered? And should a man full of talk be vindicated?

Should your empty talk make men hold their peace? And when you mock, should no one rebuke you?

Job ketika tertekan menjadi semakin banyak berbicara, ia ternyata pribadi yang menggurui dan besar mulut! Nampak dari panjangnya perdebatan Job, dan juga teguran dari sahabatnya.

Di saat depresi, untuk memulihkan diri diperlukan waktu menyendiri, menyembah Tuhan, meditasi firman Tuhan, jangan malah mengumbar kata kata kosong yang menggerutu dan menyalahkan Tuhan.

Para pembaca terkasih , orang yang besar mulut, suka menggurui orang lain, menunjukkan kurangnya hikmat Tuhan dalam hidupnya, dan kurangnya kerendahan hati,  jauh lebih baik bertindak menghasilkan buah dan dampak dan sedikit bicara, daripada besar mulut, ingatlah orang berhikmat tidak menggurui dan rendah hati.

Para pemimpin kristen, kita harus berhati hati agar tidak menjadi besar mulut dan mengoceh tentang visi, suara Tuhan dan hal hal supranatural, jauh lebih penting bertindak melepaskan kuasa Tuhan yang nyata melalui karunia: kesembuhan, tanda ajaib, hikmat, nubuatan yang menghasilkan kesaksian daripada sibuk berteori, mengkritik dan mengkaji tentang kuasa Tuhan, ada perbedaan besar antara besar mulut dan besar kuasa Allah.

Renungan harian alkitab, Esther 9, selasa; ” Esther & Mordechai Light for the nation, Esther Mordechai terang bagi bangsanya.

Esther 9:28-30 (NKJV) that these days should be remembered and kept throughout every generation, every family, every province, and every city, that these days of Purim should not fail to be observed among the Jews, and that the memory of them should not perish among their descendants. Then Queen Esther, the daughter of Abihail, with Mordecai the Jew, wrote with full authority to confirm this second letter about Purim. And Mordecai sent letters to all the Jews, to the one hundred and twenty-seven provinces of the kingdom of Ahasuerus, with words of peace and truth,

Esther dan Mordechai adalah orang -orang yang bersinar bagi bangsanya, mereka membawa keselamatan, dan perlindungan bago bangsanya.

Siapakah Mordechai? Siapakah Ester? Koneksi apa yang membuat mereka naik ke posisi yang sangat tinggi dan berdampak?

Para pembaca Mordechai dan Esther adalah orang beriman yang hidup dalam kebenaran, dan mereka tidak egois, mereka mau dipakai Tuhan membawa perubahan , karena itu Tuhan memakai mereka secara luar biasa, Tuhan menjadikan mereka terang bagi bangsanya.

Apakah kita adalah orang Kristen yang tidak hanya sibuk dengan diri sendiri? Dan memberi diri untuk pekerjaan Tuhan dinyatakan ?

Renungan harian alkitab, Esther 8, senin; “promotion from God, promosi dari Tuhan”

Esther 8:15-17 (NKJV)  So Mordecai went out from the presence of the king in royal apparel of blue and white, with a great crown of gold and a garment of fine linen and purple; and the city of Shushan rejoiced and was glad.

The Jews had light and gladness, joy and honor.

And in every province and city, wherever the king’s command and decree came, the Jews had joy and gladness, a feast and a holiday. Then many of the people of the land became Jews, because fear of the Jews fell upon them.

Mordechai yang taat kepada Tuhan dan hidup benar mendapatkan promosi dari Tuhan, dan promosi itu diberikan melalui raja.

Para pembaca terkasih, untuk menerima promosi dari Tuhan kuncinya adalah kerendahan hati:

1. Rendah hati menyadari bahwa diluar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa -apa,dan kita membutuhkan pernyertaan Tuhan yang supranatural dalam hidup kita.

2 . Rendah hati menyadari bahwa Tuhan memakai otoritas kita , pemimpin, dan orang -orang yg memegang otoritas ,untuk memberkati kita, karena itu kita tidak sombong dan tidak menghargai pemimpin kita.

Seringkali banyak orang tidak pernah mendapatkan promosi karena mereka adalah pemberontak otoritas di perusahaan, gereja, bahkan dalam rumah tangga, sungguh karakter yang baik itu menentukan dibutuhkan kerendahan hati untuk mendapatkan promosi dari Tuhan.

Renungan harian alkitab, Nehemiah 7, senin; ‘faithfull and fear of God , penuh iman dan takut akan Tuhan’

Nehemiah 7:1-2 (NKJV)  Then it was, when the wall was built and I had hung the doors, when the gatekeepers, the singers, and the Levites had been appointed,

that I gave the charge of Jerusalem to my brother Hanani, and Hananiah the leader of the citadel, for he was a faithful man and feared God more than many.

Qualifikasi menjadi pemimpin dan untuk menerima tanggung jawab besar adalah penuh imam dan takut akan Tuhan.

Nehemiah memahami ini, dan ia memilih para pemimpin yang penuh iman dan takut akan Tuhan’

Para pembaca terkasih orang -orang yang penuh iman, dan takut akan Tuhan akan mengambil alih kepemimpinan di kota -kota dan bangsa bangsa, mereka di urapi Tuhan dan diberkati Tuhan.

Ayo kita menjadi orang -orang yang takut akan Tuhan dan penuh iman, mulailah bergereja di gereja yang penuh iman, bertumbuh dalam iman, mulailah hidup benar sesuai firman Tuhan.

Renungan harian alkitab; Nehemiah 5, sabtu; ‘ leader bring justice, pemimpin memujudkan keadilan’

Nehemiah 5:11-13 (NKJV)  Restore now to them, even this day, their lands, their vineyards, their olive groves, and their houses, also a hundredth of the money and the grain, the new wine and the oil, that you have charged them.”

So they said, “We will restore it, and will require nothing from them; we will do as you say.” Then I called the priests, and required an oath from them that they would do according to this promise.

Then I shook out the fold of my garment and said, “So may God shake out each man from his house, and from his property, who does not perform this promise. Even thus may he be shaken out and emptied.” And all the assembly said, “Amen!” and praised the Lord. Then the people did according to this promise.

Nehemiah adalah contoh dari pemimpin yang beriman, ia membawa nilai keadilan kerajaan Allah ke muka bumi, dengan kewenangan ia mengatur agar keadilan ditegakkan.

Para pembaca terkasih mewujudkan keadilan adalah amanat bagi pemimpin. 

Apakah anda pemimpin pelayanan, perusahaan, pemimpin di kantor, atau pemimpin dalam rumah tangga asas keadilan menjadi nilai kerajaan Allah yang harus ditegakkan dalam kehidupan.

Keadilan yang dimaksud adalah mengandung  :  prinsip semua manusia berharga dimata Tuhan, dan prinsip kasih  sesama manusia ,  prinsip kehendak bebas,  yang menjadi pedoman dalam membuat keputusan.

Marilah kita mengerjakan amanat ini dengan baik untuk memuliakan Tuhan, dan memberkati sesama.

Renungan harian alkitab, kamis, Nehemiah 3; ‘execute by team work, mengerjakan dengan team work’ 

Nehemiah 3:1-4 (NKJV)  Then Eliashib the high priest rose up with his brethren the priests and built the Sheep Gate; they consecrated it and hung its doors. They built as far as the Tower of the Hundred, and consecrated it, then as far as the Tower of Hananel.

Next to Eliashib the men of Jericho built. And next to them Zaccur the son of Imri built.

Also the sons of Hassenaah built the Fish Gate; they laid its beams and hung its doors with its bolts and bars.

And next to them Meremoth the son of Urijah, the son of Koz, made repairs. Next to them Meshullam the son of Berechiah, the son of Meshezabel, made repairs. Next to them Zadok the son of Baana made repairs.

Setelah Nehemiah mendapatkan visi, Tuhan memberikan provision melalui raja, semua kebutuhan dana dan izin diberikan raja dengan murah hati, lalu apa bagian tindakan iman umat Israel?

Para pembaca terkasih inilah bagian penting dalam mewujudkan visi yakni; kesatun hati, team work dari umat. Umat bersatu hati bergotong royong bertindak membangun bersama sama, semua umat terlibat langsung mengerjakannya.

Tantangan terbesar adalah kesatuan hati, terlibat membangun secara team work.

Renungan harian alkitab, Rabu, Nehemiah 2; ‘favour of God through leader, kemurahan Tuhan melalui pemimpin’

Nehemiah 2:3-5 (NKJV)  and said to the king, “May the king live forever! Why should my face not be sad, when the city, the place of my fathers’ tombs, lies waste, and its gates are burned with fire?”

Then the king said to me, “What do you request?” So I prayed to the God of heaven.

And I said to the king, “If it pleases the king, and if your servant has found favor in your sight, I ask that you send me to Judah, to the city of my fathers’ tombs, that I may rebuild it.”

Bagaimana cara Tuhan menurunkan anugerah dan kemurahannya?

Melalui manusia ia menyalurkan berkat dan anugerahNya,  siapakah manusia yang dipakai menjadi saluran ini?

Nehemiah mengetahui akan kebenaran ini, karena mengetahui para pemimpin adalah saluran berkat, ia melayani pemimpin dengan segenap hati dan memberikan terbaik , sehingga ia pun menjadi kesayangan pemimpin.

Para pembaca terkasih, Tuhan memakai para pemimpin sebagai prioritas pertama untuk menyalurkan berkat dan anugerahNya, kemurahan Tuhan mengalir melalui pemimpin, inilah amanat bagi para pemimpin untuk menjadi saluran berkat Tuhan.

Renungan harian alkitab, Ezra 6,kamis ‘ they built and finish it -‘mereka membangun dan menyelesaikannya’

Ezra 6:14 (NKJV)  So the elders of the Jews built, and they prospered through the prophesying of Haggai the prophet and Zechariah the son of Iddo. And they built and finished it, according to the commandment of the God of Israel, and according to the command of Cyrus, Darius, and Artaxerxes king of Persia.

Banyak orang dengan kerja keras berhasil membangun sesuatu, hal ini cukup baik, karena perlu diakui banyak orang bahkan tidak pernah membangun apapun dalam hidup mereka:, apakah itu membangun keluarga, membangun karir yg cemerlang, membangun usaha , atau membangun kerajaan Allah dengan memuridkan.

Tetapi yang lebih penting apakah kita mampu menyelesikan apa yang kita bangun dengan baik dan Tuntas.

Para pembaca  terkasih para pemimpin umat Israel jaman Ezra sukses melakukannya karena mereka mau dipimpin oleh imam dan nabi, mereka berjalan dengan kerendahan hati dibawah pimpinan hamba Tuhan, sehingga mereka tidak salah melangkah dan sukses.

Mengikuti pimpinan Tuhan dengan setia adalah jaminan kita yang sedang membangun dalam kehidupan mampu menyelesaikannya.

Renungan harian alkitab, Ezra 5, Rabu,’provoked-provokasi’

Ezra 5:11-12 (NKJV)  And thus they returned us an answer, saying: “We are the servants of the God of heaven and earth, and we are rebuilding the temple that was built many years ago, which a great king of Israel built and completed.

But because our fathers provoked the God of heaven to wrath, He gave them into the hand of Nebuchadnezzar king of Babylon, the Chaldean, who destroyed this temple and carried the people away to Babylon.

Karena umat israel memprovokasi Tuhan dengan pemberontakan, penganiayaan terhadap para nabi dan penyembahan berhala, maka Tuhan mengangkat perlindungan atas Israel dan dengan segera Israel menjadi budak dan tawanan kerajaan lain.

Para pembaca terkasih memprovokasi Tuhan adalah kejahatan, ketika manusia melakukan provokasi pemberontakan maka ia telah memutuskan bersekutu dengan kerajaan kegelapan dan Tuhan akan menarik perlindungan atasnya.

Apakah kita telah memprovokasi Tuhan dengan pikiran dan tindakan?