Renungan Harian Alkitab, 10 June, 1 Corinthians 13 : Faith, Hope, Love, Iman , pengharapan dan kasih “

1 Corinthians 13:13 (NKJV) And now abide faith, hope, love, these three; but the greatest of these is love.

1 Korintus 13:13 (TB) Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Inilah tiga hal yang terbesar dalam kehidupan : iman, pengharapan dan Kasih.Yang terbesar diantaranya adalah Kasih !

Kasih adalah pribadi Tuhan sendiri, Allah adalah Kasih.

Semua prinsip dalam kerajaan Allah didasari kasih !

Semua pada akhir jaman akan berahkir. Bahkan karunia Roh kudus juga akan berahkir pada waktu akhir segala sesuatu tiba, pengharapan juga di akhir segala sesuatu akan berahkir karena menjadi kenyataan, bahkan iman juga akan berahkir karena semua telah menjadi realita.

Para pembaca yang terkasih, hanya kasih yang abadi, dan selamanya, Cinta Tuhan kepada kita adalah abadi.

Marilah kita mencintai Tuhan, dan setia sampai akhir, Cinta adalah yang terbesar ( Love God & Love people )

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 27 April, Acts 13, ” Envy bring disaster, Iri hati membawa petaka “

Acts 13:43-45 (NKJV) Now when the congregation had broken up, many of the Jews and devout proselytes followed Paul and Barnabas, who, speaking to them, persuaded them to continue in the grace of God.
On the next Sabbath almost the whole city came together to hear the word of God.
But when the Jews saw the multitudes, they were filled with envy; and contradicting and blaspheming, they opposed the things spoken by Paul.

Kisah Para Rasul 13:43-45 (TB) Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.
Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.
Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.

Ketika Paulus berkotbah di synagoga ( tempat ibadah agama yahudi tradisional), ternyata banyak orang Yahudi yang merespon dan mulai percaya bahwa Yesus adalah Tuhan messias yang hidup dan kuasa Roh Kudus, dia ahkir ibadah mereka bahkan meminta Paulus hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, kembali lagi mengajar pada ibadah minggu depan.

Pada minggu berikutnya, ternyata hampir seluruh kota datang memenuhi tempat ibadah , mereka ingin mendengarkan Paulus berkotbah (hal ini jarang terjadi di kota ini), lalu apa yang terjadi? Para pemimpin agama yahudi tradisional yang pada mulanya tertarik dan mau menerima kabar injil dan kuasa Roh Kudus, tiba – tiba berbalik menyerang, dan mengumumkan ajaran yang dikotbahkan Paulus ada sesat, mereka bahkan menganiaya Paulus dan team pelayanannya.

Para pembaca renungan terkasih, para pemimpin agama tradisi , menjadi iri hati, karena begitu banyak orang merespon pelayanan Paulus, mereka iri dan merasadi terancam, bukannya mereka bertobat dan minta dimuridkan Paulus, mereka justru menganiaya dan mengusir Paulus, dan mencap sesat.

Sampai hari ini banyak gereja kristen tradisi yang tidak mengenal kuasa Roh Kudus, melakukan hal serupa dengan apa yang terjadi dalam kisah Rasul 13 ini, seharusnya setiap gereja dapat mengalami Kuasa Tuhan Yesus yang hidup dan Karunia Roh Kudus bekerja secara nyata , permasalahannya tetap sama : para pemimpin yang tidak rohani itu iri hati! Mereka harusnya minta dimuridkan hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, tetapi malah mencap sesat, persis dengan ayat yang kita baca hari ini.

Jika anda merindukan mengalami Tuhan Yesus yang hidup dan pekerjaan Roh Kudus yang nyata, carilah gereja yang sungguh -sungguh mengalir dalam kuasa Roh Kudus dan anda akan mengenal kebenaran tentang Tuhan yang hidup bukan ritual agama kosong belaka tanpa kuasa Allah.

Renungan Harian Alkitab, 13 April, John 20 : ” lack of faith, kurang iman “

John 20:29 (NKJV) Jesus said to him, “Thomas, because you have seen Me, you have believed. Blessed are those who have not seen and yet have believed.

Yohanes 20:29 (TB) Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang belum kita lihat

Artinya mempercayai yang belum kelihatan, adalah ciri iman! justru kalau melihat baru percaya itu bukan iman.

Thomas harus melihat dulu baru percaya, karena itu Yesus menegur Thomas.

Di jaman ini, karena pengaruh pola pikir empiris , bukti ilmiah, iman semakin langka, dan orang Kristen menjadi seperti Thomas.

karena dasar dari iman adalah firman Tuhan, mempercayai kebenaran dan janji firman Tuhan meskipun beĺum melihat adalah iman.

Bagaimana dengan ada? adakah iman yang bertumbuh dalam diri anda?

Renungan Harian Alkitab, 9 March, Luke 9 ” Healing ministry and preaching word of God are one, Pelayann kesembuhan dan kotbah firman Tuhan adalah satu “

Luke 9:10-11 (NKJV) And the apostles, when they had returned, told Him all that they had done. Then He took them and went aside privately into a deserted place belonging to the city called Bethsaida.
But when the multitudes knew it, they followed Him; and He received them and spoke to them about the kingdom of God, and healed those who had need of healing.

Lukas 9:10-11 (TB) Sekembalinya rasul-rasul itu menceriterakan kepada Yesus apa yang telah mereka kerjakan. Lalu Yesus membawa mereka dan menyingkir ke sebuah kota yang bernama Betsaida, sehingga hanya mereka saja bersama Dia.
Akan tetapi orang banyak mengetahuinya, lalu mengikuti Dia. Ia menerima mereka dan berkata-kata kepada mereka tentang Kerajaan Allah dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan.

Pelayanan mukjizat dan juga kesembuhan adalah tanda yang menyertai pemberitaan firman Tuhan! tidak berdiri sendiri.

Pengurapan kesembuhan mengalir dari pelayanan firman Tuhan. karena itu Tuhan Yesus selalu berkotbah tentang kerajaan Allah dan baru setelah itu melayani pelayanan mukjizat dan juga kesembuhan.

Orang- orang yang hanya ingin sembuh, tidak peduli dan tidak ingin mendengar kotbah, dan tidak ingin pengajaran firman Tuhan perlu disadarkan : urapan mukjizat dan kesembuhan tidak akan ada tanpa firman Tuhan.!

Saya banyak mendoakan mukjizat dan kesembuhan, dalam dua tahun terahkir lebih dari 2700 mukjizat kesembuhan telah disaksikan terjadi, dan saya tau dengan pasti firman Tuhanlah yang melepaskan kesembuhan, melalui pengurapan Roh kudus.

Seringkali ketika saya berkotbah , turun mukjizat dan kesembuhan, lalu menyampaikan pada umat, tanpa saya doakan tumpang tangan orang-orang disembuhkan, sungguh pemberitaan Firman Tuhan yang diberitakan hamba Tuhan yang beriman pada kuasa Roh kudus, melepaskan kuasa mukjizat.

jika seseorang hanya ingin sembuh saja, tidak mau bertumbuh iman melalui mendengarkan kotbah, maka ia tidak mengerti bahwa firman Tuhan adalah sumber kesembuhan , bahkan sumber kehidupan itu sendiri.

Renungan Harian Alkitab, january 18 , Matthew 3; ” fruit of repentance, buah dari pertobatan”

Matthew 3:7-8 (NKJV) But when he saw many of the Pharisees and Sadducees coming to his baptism, he said to them, “Brood of vipers! Who warned you to flee from the wrath to come?
Therefore bear fruits worthy of repentance,

Matius 3:7-8 (TB) Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Dengan Keras dan tegas Nabi Yohanes pembaptist menegur para ahli taurat, dan pemimpin agama yahudi pada waktu itu, para pemimpin yang agamawi, dan para pengikut mereka ( kaum farisi, saduki) , bahkan ia mengatakan keturunan ular beludak!

Tentu saja Nabi Yohanes pembaptist punya alasan , karena tingkah laku karakter mereka sudah sangat parah, mereka ahli agama dan kitab suci, nampak sangat suci tetapi belum bertobat.

Para pembaca terkasih teguran Pesan Tuhan sangat jelas ; ” hasilkan buah yang seusai denga pertobatan!”, banyak orang kristen pelayanan di gereja, jabatan agama banyak dan sangat tinggi , tetapi belum bertobat dari cara hidup dosa ! Mereka menjadikan gereja sebagai panggung sandiwara, menjadikam gereja sebagai alat mencari jabatan ,kekuasaan dan popularitas !

Jika ada orang orang kristen agamawi ini, maka pesan Tuhan masih sama : hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan, hiduplah dalam kebenaran, bertobatlah hidup agamawi.

Renungan Harian Alkitab, 7 January, Zechariah 11 ; Beauty & Bond, Kemurahan dan ikatan”

Zechariah 11:7 (NKJV) So I fed the flock for slaughter, in particular the poor of the flock. I took for myself two staffs: the one I called Beauty, and the other I called Bonds; and I fed the flock.

Zakharia 11:7 (TB) Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan “Kemurahan” dan yang lain kusebutkan “Ikatan”; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

Ilustrasi Gembala yang dimaksud adalah ditujukan kepada para pemimpin, baik dalam pemerintahan negara, atau pemimpin kerohanian di gereja.

Kepemimpinan dengan nilai kekristenan , berpegang pada dua hal utama, yakni kemurahan (memimpin dengan ;belas kasihan, cinta, kasih sayang, hal ini dirangkum dengan kata “beauty”). Dan yang kedua adalah ikatan; komitment, kesetiaan , dimana pemimpin tidak akan lari meninggalkan umat yang dipimpinnya.

Inilah pesan Tuhan yang disampaikan Nabi Zecharia, dan juga disampaikan bagi para pemimpin kristen dalam hal kepemimpinan yang melayani.

Para pembaca terkasih, menjadi pemimpin adalah amanat melayani, dan hal ini tidaklah mudah, karena itu marilah kita mendukung para pemimipin baik dalam kenegaraan, atau pemimpin rohani dengan doa , doakan mereka senantiasa, dan juga tunduklah dengan sukarela, agar mereka dapat memimpin dengan sukacita.

Renungan Harian Alkitab, 17 November, Hosea 9 ” became like the things that you worship, menjadi seperti apa yang kita sembah”

Hosea 9:10 (NKJV) “I found Israel Like grapes in the wilderness; I saw your fathers As the firstfruits on the fig tree in its first season. But they went to Baal Peor, And separated themselves to that shame; They became an abomination like the thing they loved.

Hosea 9:10 (TB) Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri mkepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu.

Israel menyembah dewa keaiban, kejijikan, karena itu ia menjadi umat yang aib dan hidup dalam kejijikan.

Jikalau seseorang mencintai, dan menyembah sesuatu, maka dia akan menjadi seperti yang mereka sembah! Ini adalah kebenaran!

Para pembaca terkasih, anda akan menjadi seperti yang anda sembah dan cintai, karena itu berhati hatilah memilih apa yang akan kita cintai dan sembah.

Jika anda menyembah Tuhan Yesus, pribadi yang kudus, suci, mulia maka anda akan menjadi seperti Yesus.