Renungan Harian Alkitab,16 February, Mark 4; “Fear against faith, ketakutan lawan iman”

Mark 4:39-40 (NKJV) Then He arose and rebuked the wind, and said to the sea, “Peace, be still!” And the wind ceased and there was a great calm.
But He said to them, “Why are you so fearful? How is it that you have no faith?”

Markus 4:39-40 (TB) Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”

Dalam peristiwa ini, Yesus mengajarkan hal penting kepada murid-murid; dimana ada ketakutan artinya tidak ada iman, sebaliknya dimana ada iman maka tidak ada ketakutan.

Murid murid merasa sudah beriman, tetapi dalam peristiwa ini, dimana Yesus sebenarnya ada didalam perahu bersama mereka, (artinya selama ada Yesus maka tidak mungkin perahu itu tenggelam) ternyata mereka takut! Mereka terlalu terintimidasi masalah mereka.

Para pembaca terkasih, ketika mata kita, hati kita fokus kepada Yesus, maka iman akan menjadi kokoh. Para pembaca apapun pergumulan anda janganl kuatir dan takut akan masa depanmu, ada Tuhan Yesus dalam perahu kehidupan kita.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 15 February, Markus 3; “Blasphemy to Holy Spirit, menghujat Roh Kudus”

Mark 3:28-30 (NKJV) “Assuredly, I say to you, all sins will be forgiven the sons of men, and whatever blasphemies they may utter;
but he who blasphemes against the Holy Spirit never has forgiveness, but is subject to eternal condemnation”-–
because they said, “He has an unclean spirit.”

Markus 3:28-30 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”
Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.

Yesus menyembuhkan banyak orang sakit, ia mengusir setan, ribuan orang mengalami kelepasan dan kesembuhan, pelayanan Yesus sungguh penuh kuasa!

Para pemimpin agama Yahudi (ahli taurat dan orang farisi), merasa terancam, karena pelayanan mereka, tanpa ada kuasa Tuhan, mereka sangat takut kehilangan pengikut!

Umat Israel pun takjub dan percaya kepada ajaran Tuhan Yesus. Para pemimpin agama yahudi menjadi iri hati, dan berusaha menghancurkan pengaruh Yesus; mereka mengumumkan bahwa Yesus sesat! Dan kuasa pelayanan Roh Kudus yang Yesus lakukan adalah sihir, pekerjaan setan! Inilah hujat pekerjaan Roh Kudus.

Para pembaca terkasih dengan jelas Yesus mengatakan jika mereka menghakimi pelayanan kuasa Roh Kudus sebagai sesat dan pekerjaan iblis, maka inilah hujat Roh Kudus!

Di akhir jaman ini, banyak pemimpin agama kristen yang pelayanannya tidak ada penyertaan kuasa Allah, mereka menyerang dan menghakimi hamba Tuhan yang pelayanannya disertai bukti kuasa Roh Kudus, mereka mengumumkan pada umat bahwa mukjizat kesembuhan sudah tidak ada lagi, jika masih ada maka itu adalah sesat!

Berhati hatilah dan jangan mau ditipu, ingatlah Yesus telah memperingatkan agar jangan kita melakukan hujat pada Roh Kudus.

Renungan Harian Alkitab, 14 February, Markus 2, “ministry is always team work, pelayanan itu selalu bekerjasama dalam team”

Markus 2:2-4 (TB) Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.

Mark 2:2-4 (NKJV) Immediately many gathered together, so that there was no longer room to receive them, not even near the door. And He preached the word to them.
Then they came to Him, bringing a paralytic who was carried by four men.
And when they could not come near Him because of the crowd, they uncovered the roof where He was. So when they had broken through, they let down the bed on which the paralytic was lying.

Untuk melayani orang lumpuh agar mengalami kuasa Tuhan Yesus, dibutuhkan kerja sama team; team work! Ada teman-teman dari orang lumpuh ini yang memberitakan injil tentang Yesus sang messias, ada yang menyakinkan orang lumpuh agar mau ditandu dan melakukan perjalanan bertemu Yesus.

Ada juga teman -teman yang menggotong tandu, dan menjebol atap rumah agar dapat menurunkan orang sakit tadi.

Didalam rumah ada pemilik rumah yang menyediakan rumahnya sebagai tempat berkumpul orang banyak, dan ada Yesus dan kedua belas murid Yesus!

Para pembaca terkasih, pelayanan adalah team work! Semua murid Yesus terlibat melayani jiwa jiwa, dan didalam kesatuan hati , team work, ada kuasa Tuhan dan kemuliaan dinyatakan.

Renungan Harian Alkitab, 13 February, Mark 1; “baptism of holy spirit, baptisan Roh Kudus “

Mark 1:7-8 (NKJV) And he preached, saying, “There comes One after me who is mightier than I, whose sandal strap I am not worthy to stoop down and loose.
I indeed baptized you with water, but He will baptize you with the Holy Spirit.”

Markus 1:7-8 (TB) Inilah yang diberitakannya: “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.
Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”

Para pembaca terkasih, Nabi Yohanes pembaptist, memberitakan dua hal tentang Yesus;

1. Yesus kristus jauh lebih besar dari nabi , Ia adalah juru selamat yang akan datang.

2. Yesus sendiri akan memberikan baptisan Roh Kudus.

Nabi Yohanes juga menjelaskan baptisan air adalah berbeda dengan baptisan Roh Kudus, baptisan air dilayani hamba Tuhan, sedangkan baptisan Roh Kudus akan dilakukan Yesus sendiri.

Sudahkah anda dibaptist air? Atau sudahkah anda dibaptist Roh Kudus?

Renungan Harian Alkitab, 12 February, Mathew 28,”life mission, misi kehidupan “

Matthew 28:18-20 (NKJV) And Jesus came and spoke to them, saying, “All authority has been given to Me in heaven and on earth.
Go therefore and make disciples of all the nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit,
teaching them to observe all things that I have commanded you; and lo, I am with you always, even to the end of the age.” Amen.

Matius 28:18-20 (TB) Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku danbaptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Inilah misi hidup semua orang percaya, Menjadikan sebanyak mungkin orang-orang dari segala bangsa menjadi murid Tuhan Yesus.

Untuk misi amanat Agung ini, Tuhan Yesus mengutus Roh kudus, sehingga karunia-karunia Roh Kudus, kuasa Roh kudus menyertai kita dalam pelayanan pemuridan dan pemberitaan injil.

Misi hidup murid-murid Tuhan Yesus, bukanlah menjadi tamak, mencari uang sebanyak mungkin, atau mencari pasangan hidup dan sekedar menikah, sekedar membesarkan anak!, semua hal -hal ini , yang dicari orang-orang dunia, di dalam kerajaan Allah hanyalah penambahan yang pasti ditambahkan (Matius 6;30-33).

kekayaan, pasangan hidup, kebutuhan sandang, pangan, tempat tinggal adalah alat untuk menyelesaikan misi amanat Agung, dan pasti ditambahkan.

Para pembaca terkasih apakah anda sudah mengetahui bahwa misi kehidupan anda sebagai murid Yesus adalah menjadikan sebanyak mungkin orang-orang dari segala bangsa menjadi murid Tuhan Yesus (Misi Agung)

Jika anda sudah mengetahuinya, apakah anda sudah melakukannya? Berapa orang yang anda telah bersaksi kepada mereka tentang Tuhan Yesus dan kuasa Roh kudus?

Renungan Harian Alkitab, 11 February, Matthew 27;” after three days, setelah tiga hari”

Matthew 27:62-63 (NKJV) On the next day, which followed the Day of Preparation, the chief priests and Pharisees gathered together to Pilate,
saying, “Sir, we remember, while He was still alive, how that deceiver said, ‘After three days I will rise.’

Matius 27:62-63 (TB) Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
dan mereka berkata: “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.

Ternyata orang-orang yang membenci dan memusuhi Yesus, memperhatikan dan mengingat apa saja perkataan dan pengajaran Yesus ; mereka mengingat Yesus mengajarkan bahwa Ia akan bangkit pada hari ketiga!

Karena itu mereka meminta gubernur Pilatus mengirim tentara untuk menjaga kuburan Yesus.

Bagaimana dengan murid-murid Yesus? Apakah mereka juga mendengarkan ajaran Yesus dan mengingatnya?

Para pembaca terkasih, ini sungguh mengejutkan; ternyata murid-murid Yesus terkejut, ketika Yesus sungguh bangkit pada hari ketiga, mereka tidak mendengar sungguh-sungguh ! Mereka tidak mengingat pesan Yesus “pada hari ketiga ia akan bangkit”

Apakah kita sungguh-sungguh mendengar pengajaran Tuhan Yesus? Apakah kita sungguh mendengar apa yang Yesus katakan? Perhatikanlah cara kita mendengar.

Renungan Harian Alkitab, 10 February ; Matthew 26;” watch and pray, berjaga jaga dan berdoa”

Matthew 26:41 (NKJV) Watch and pray, lest you enter into temptation. The spirit indeed is willing, but the flesh is weak.”

Matius 26:41 (TB) Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Tuhan Yesus mengajarkan kita, bahwa sangatlah penting mempunyai hati yang berjaga jaga untuk jiwa selalu hidup menuruti pimpinan Roh dan tidak masuk menuju pencobaan.

Tuhan Yesus juga mengajarkan kepada kita untuk selain berjaga jaga untuk selalu berdoa senantiasa.

Para pembaca terkasih, selama kita masih berada dalam tubuh manusia di bumi, maka akan selalu ada dorongan kedagingan, oleh karena itu penting untuk selalu berjaga jaga dan berdoa senantiasa.

Berdoalah dan berjaga jaga jangan biarkan jiwamu lengah, tetapi pimpinlah jiwamu agar hidup dalam pimpinan Roh Kudus.