Renungan Harian alkitab, 22 January, Mathew 7 ; sowing and reaping law, hukum tabur tuai.

Matthew 7:12 (NKJV) Therefore, whatever you want men to do to you, do also to them, for this is the Law and the Prophets.

Matius 7:12 (TB) “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Inilah hukum tabur tuai, Tuhan Yesus merangkumnya dalam pengajaran yang Ia ajarkan, terdapat dalam kitab Matius 7; 12.

Jika kita ingin mengalami hal yang baik maka kita juga harus hidup melakukan hal yang baik, jika kita ingin dihargai oleh orang lain, maka kita harus menghargai orang lain juga, apa yang kita tabur akan kita tuai.

Para pembaca terkasih , apakah anda dalam kehidupan keseharian melakukan atau menabur hal hal yang baik? Ingatlah hukum tabur tuai berlaku bagi semua orang, karena itu perlakukanlah orang lain dengan baik, dan anda akan juga mengalami hal hal yang baik.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 21 January, Matius 6; ” money and heart, uang dan hati”

Matthew 6:21 (NKJV) For where treasure is, there your heart will be also.

Matius 6:21 (TB) Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Suatu kebenaran akan hubungan harta dan hati; dimana harta kita berada disitu hati kita berada.

Karena itu Tuhan mengajarkan untuk menjadikan harta kita sebagai alat memperbesar kerajaan Allah dimuka bumi; sebagai alat untuk bersaksi, memberkati, dan membawa jiwa-jiwa menjadi murid Yesus, yang penuh Roh kudus.

Para pembaca terkasih, ketika kita mengalokasikan harta kita untuk kepentingan perluasan kerajaan Allah, hal menunjukkan hati kita memang ada bagi kerajaan Allah, sungguh firman Tuhan adalah kebenaran ; Matius 6:21 (TB) Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Uang dalam kerajaan Allah uang hanyalah alat untuk menyelesaikan amanat agung , yg bertujuan memperbesar kerajaan Allah.

Ketika seseorang berhala uang; kikir , tamak, cinta uang maka ia telah memilih menjadi hamba mammon dan meningalkan imannya pada Tuhan.

Dengan tegas, Tuhan meminta umat memilih antara mamon dan Tuhan, Matius 6:24 (TB) Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.

Renungan Harian Alkitab, 20 January; Matthew 5 ” again messages of repentances, lagi pesan tentang pertobatan”

Matthew 5:20 (NKJV) For I say to you, that unless your righteousness exceeds the righteousness of the scribes and Pharisees, you will by no means enter the kingdom of heaven.

Matius 5:20 (TB) Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Orang farisi dan ahli Taurat, adalah para pemuka agama, yang rajin beribadah, dan aktif melayani, tapi mereka tidak akan masuk kerajaan surga?

Mengapa demikian? Mereka belum bertobat sungguh sungguh, hidup mereka masih dalam dosa dan kemunafikan! Mereka hidup bersandiwara dan agama dijadikan aktualisasi sosial belaka.

Inilah pesan kotbah Yesus selama melayani di bumi; pesan pertobatan , dan kerajaan Allah.

Tanpa pertobatan seseorang tidak akan menjadi bagian dari kerajaaan Allah! Ini pasti!

Jika seseorang menerima Yesus sebagai Tuhan, maka pasti dia bertobat dari cara hidup dosa, karena Tuhan Yesus memerintahkan untuk umat bertobat!

Para pembaca sungguh tragedi , banyak umat kristen, bahkan pemimpin gereja yang tidak pernah bertobat! Karena mereka kaya, pandai bicara, dan pandai bersandiwara mereka popular dan dipilih masa untuk jadi pemimpin gereja!

Ada perbedaan menjadi anggota gereja dan menjadi anggota kerajaan Allah!

Seorang yang sudah bertobat dari dosa dan menjadikan Yesus Tuhan pasti menjadi warga kerajaan Allah.

Seorang yang belum bertobat bisa bersandiwara dan menjadi warga gereja, bahkan jika pandai bersandiwara ia bisa menjadi pemimpin gereja, tapi ia bukan warga kerajaan Allah.

Seorang yang menjadi warga kerajaan Allah, pasti menjadi warga gereja dan tertanam di gereja lokal, karena Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid tertanam di gereja lokal, menjadi bagian tubuh kristus.

Tetapi seorang anggota gereja belum tentu menjadi anggota kerajaan Allah.

Renungan Harian Alkitab, 19 january, Matthew 4;” Jesus vision, visi Yesus”

Matthew 4:17 (NKJV) From that time Jesus began to preach and to say, “Repent, for the kingdom of heaven is at hand.”

Matius 4:17 (TB) Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

apakah visi dari Tuhan Yesus datang kedunia? (Visi adalah tujuan akhir)

Pada awal pemberitaan injil Yesus langsung memberitakan visi pelayanannya; memberitakan kerajaan Allah, prosesnya dimulai dari Bertobat.

Inilah pesan utama injil;

1. Pertobatan

2.kerajaan Allah sudah datang melalui Yesus.

Para pembaca terkasih, pertobatan adalah awal dari proses menjadi anggota kerajaan Allah! Tanpa pertobatan tidak ada keselamatan, dan tidak ada transformasi menjadi anak-anak Allah.

Banyak orang kristen menipu diri sendiri, mereka menjadi jemaat gereja, bahkan menjadi pemimpin gereja tapi mereka tidak pernah bertobat dari cara hidup dosa!

Yesus sendiri bersabda “bertobatlah kerajaan Allah sudah datang”

Renungan Harian Alkitab, january 18 , Matthew 3; ” fruit of repentance, buah dari pertobatan”

Matthew 3:7-8 (NKJV) But when he saw many of the Pharisees and Sadducees coming to his baptism, he said to them, “Brood of vipers! Who warned you to flee from the wrath to come?
Therefore bear fruits worthy of repentance,

Matius 3:7-8 (TB) Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Dengan Keras dan tegas Nabi Yohanes pembaptist menegur para ahli taurat, dan pemimpin agama yahudi pada waktu itu, para pemimpin yang agamawi, dan para pengikut mereka ( kaum farisi, saduki) , bahkan ia mengatakan keturunan ular beludak!

Tentu saja Nabi Yohanes pembaptist punya alasan , karena tingkah laku karakter mereka sudah sangat parah, mereka ahli agama dan kitab suci, nampak sangat suci tetapi belum bertobat.

Para pembaca terkasih teguran Pesan Tuhan sangat jelas ; ” hasilkan buah yang seusai denga pertobatan!”, banyak orang kristen pelayanan di gereja, jabatan agama banyak dan sangat tinggi , tetapi belum bertobat dari cara hidup dosa ! Mereka menjadikan gereja sebagai panggung sandiwara, menjadikam gereja sebagai alat mencari jabatan ,kekuasaan dan popularitas !

Jika ada orang orang kristen agamawi ini, maka pesan Tuhan masih sama : hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan, hiduplah dalam kebenaran, bertobatlah hidup agamawi.

Renungan Harian Alkitab, 17 January, Matthew 2; “fullfilment prophecy messias Born in Betlehem, penggenapan nubuatan juru selamat lahir di Betlehem”

Matthew 2:5-6 (NKJV) So they said to him, “In Bethlehem of Judea, for thus it is written by the prophet:
‘But you, Bethlehem, in the land of Judah, Are not the least among the rulers of Judah; For out of you shall come a Ruler Who will shepherd My people Israel.’ “

Matius 2:5-6 (TB) Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”

Kedatangan Yesus sang messias (pembebas juruselamat) sudah dinubuatkan sejak jaman perjanjian lama, Yesus menjadi tujuan dan penggenapan perjanjian lama akan datangnya juruselamat.

Para raja, orang majus yang datang dari timur mempelajari kitab nabi-nabi dengan cermat, dan mereka mengetahui lokasi kelahiran raja sang pembebas; yakni di Betlehem! Mereka mempercayai nubuatan para nabi yg di tulis di perjanjian lama.

Para majus pun mendapatkan penglihatan ajaib yakni bintang di langit sebagai petunjuk jalan ke lokasi kandang dimana Yesus lahir, karena iman mereka pada kitab nubuatan para Nabi, mereka berjumpa bayi Tuhan Yesus.

Para pembaca terkasih, kitab nabi -nabi dalam perjanjian lama menyimpan banyak pewahyuan besar , dan nubuatan tentang hal hal yang akan datang, karena itu kita juga perlu membaca habis perjanjian lama, sama pentingnya dengan perjanjian baru.

Ikutilah renungan harian alkitab; blog cahyaadi.wordpress.com. kita akan sama sama menyelesaikan pembacaan alkitab dari kitab kejadian (genesis) hingga wahyu (revalation.)

Renungan Harian Alkitab, January 16, Matthew 1; “His name is Jesus, namaNya Jesus”

Matthew 1:20-21 (NKJV) But while he thought about these things, behold, an angel of the Lord appeared to him in a dream, saying, “Joseph, son of David, do not be afraid to take to you Mary your wife, for that which is conceived in her is of the Holy Spirit.
And she will bring forth a Son, and you shall call His name Jesus, for He will save His people from their sins.”

Matius 1:20-21 (TB) Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

Dengan sangat spesifik malaikat menyampaikan , nama bayi sang juruselamat itu adalah Yesus!

Dialah Yesus yang menyelamatkan umatNya dari dosa, Ia menebus dosa umat manusia dengan darah Tuhan Yesus, dirinya menjadi tebusan bagi manusia.

Yesus adalah Tuhan yang turun kedunia dalam rupa anak manusia, karena sangat mencintai manusia, Ia sendiri Turun kedunia menebus dosa manusia.

Para pembaca terkasih, jikalau mau menerima cinta juruselamat kita Yesus, maka kita akan sangat menghargai pengorbanannya, dan sebagai bukti kita menghargai Tuhan; Setelah ditebus dosanya maka kita bertobat dari cara hidup berdosa, dan menjadi pribadi yang mencintai Tuhan.

Karena mencintai Yesus,maka kita tidak mau melecehkan penebusan dan melukai hati Tuhan, tidak mau hidup lagi dalam dosa.