Daily Bible Devotion, 12 October, Jeremiah 30 ( Yeremia 30)”Prophetic voice Written in a scrool, Pesan nubuatan dituliskan dalam kitab”

Jeremiah 30:1-3 (NET) The Lord spoke to Jeremiah.
“The Lord God of Israel says, ‘Write everything that I am about to tell you in a scroll.
For I, the Lord, affirm that the time will come when I will reverse the plight of my people, Israel and Judah,’ says the Lord. ‘I will bring them back to the land I gave their ancestors and they will take possession of it once again.’”

Yeremia 30:1-3 (TB) Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya:
“Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tuliskanlah segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu itu dalam suatu kitab.
Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda — firman TUHAN — dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.”

Tuhan memerintahkan Nabi Jeremiah untuk menuliskan semua nubuatan yang disampaikan nabi Jeremiah pada suatu gulungan kitab, karena ini lah maka kitab Jeremiah dapat kita baca dan menjadi berkat rohani bagi kita.

Kitab Jeremiah mengandung nilai – nilai kerajaan Allah, dan juga pembelajaran kehidupan yang sangat berharga, terutama bagi umat yang mengalami hal yang sama ( memberontak dan meninggalkan Tuhan dan ahkirnya mengalami petaka).

Kitab ini juga memberikan penjelasan sejarah mengapa kerajaan Israel yang sangat kuat, mahsyur dan kaya raya, bahkan menguasai dunia pada waktu raja Salomo, pada perjalanan waktu bisa menjadi kerajaan yang miskin, hancur, bahkan menjadi budak kembali.

Keangkuhan dan kesombongan manusia membuat umat Israel dengan kehendak bebasnya memilih meninggalkan Tuhan dan memilih jalan sendiri , jalan prinsip prinsip kehidupan dunia yang menyesatkan dan dikuasai kerajaan kegelapan.

Pembaca terkasih, dengan dicatat dan dibukukannya kitab – kitab para nabi, sesuai perintah Tuhan, maka umat Tuhan dapat mengambil pelajaran berharga dari kisah nyata umat Israel, dan dapat mengerti tentang kasih setia Tuhan pada umatNya yang luar biasa.