Daily Bible Devotion, 14 September, Jeremiah 2 ( Yeremia 2), “Consequences of leaving God, konsekuensi meninggalkan Tuhan”

Jeremiah 2:17-18 (NET) You have brought all this on yourself, Israel, by deserting the Lord your God when he was leading you along the right path.
What good will it do you then to go down to Egypt to seek help from the Egyptians? What good will it do you to go over to Assyria to seek help from the Assyrians?

Yeremia 2:17-19 (TB) Bukankah engkau sendiri yang menimpakan ini ke atas dirimu, oleh karena engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu, ketika Ia menuntun engkau di jalan?
Dan sekarang, apakah untungmu untuk pergi ke Mesir, hendak meminum air sungai Nil? Dan apakah untungmu untuk pergi ke Asyur, hendak meminum air sungai Efrat?
Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku, demikianlah firman Tuhan ALLAH semesta alam.

Kehidupan ini adalah pilihan, kita bisa memilih hidup dijalan Tuhan ( jalan kebenaran ) atau memilih meninggalkan Tuhan, hidup dalam kegelapan dunia ( hidup dalam sistem babel dan diluar prinsip kerajaan Allah).

Setiap pilihan selalu ada konsekuensinya, ketika kita memilih meninggalkan Tuhan , artinya kita memilih jalan kuasa kegelapan dunia , karena hanya ada pilihan jalan Tuhan atau jalan kuasa kegelapan.

Nabi Jeremiah membawa pesan Tuhan yang memberitahukan kebenaran, segala kemalangan dan petaka yang di alami umat saat itu adalah konsekuensi akibat mereka memilih meninggalkan Tuhan, ini akibat mereka sendiri.

Seringkali umat Tuhan menyalahkan Tuhan atas hal buruk yang terjadi , padahal hal tersebut terjadi karena konsekuensi dari pilihan kehendak bebas umat itu sendiri.

Sadarilah dan jadilah bijak, segala yang kita putusan selalu ada konsekuensinya , karena pilihlah tetap setia di jalan Tuhan dan menghidupi prinsip kerajaan Allah.