Daily Bible Devotion, 7 June, 1 Samuel 12 , ” God allowed israel to have a king, Tuhan mengizinkan Israel mempunyai raja”

1 Samuel 12:18-20 (NKJV) So Samuel called to the Lord, and the Lord sent thunder and rain that day; and all the people greatly feared the Lord and Samuel.
And all the people said to Samuel, “Pray for your servants to the Lord your God, that we may not die; for we have added to all our sins the evil of asking a king for ourselves.”
Then Samuel said to the people, “Do not fear. You have done all this wickedness; yet do not turn aside from following the Lord, but serve the Lord with all your heart.

1 Samuel 12:18-20 (TB) Lalu berserulah Samuel kepada TUHAN, maka TUHAN memberikan pada hari itu guruh dan hujan, sehingga sangat takutlah seluruh bangsa itu kepada TUHAN dan kepada Samuel.
Berkatalah seluruh bangsa itu kepada Samuel: “Berdoalah untuk hamba-hambamu ini kepada TUHAN, Allahmu, supaya jangan kami mati, sebab dengan meminta raja bagi kami, kami menambah dosa kami dengan kejahatan ini.”
Dan berkatalah Samuel kepada bangsa itu: “Jangan takut; memang kamu telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu.

Umat Israel menolak Tuhan memimpin langsung sebagai Raja, yang memberi arahan melalui nabi sebagai pembawa pesan.

Mereka menginginkan mempunyai Raja, dan Raja tersebut yang menghadapi para nabi secara langsung dan juga bertanggung jawab kepada Tuhan atas perilaku umat.

Ini bukanlah kehendak Tuhan yang sempurna, tetapi Tuhan bukanlah diktator yang otoriter, karena itu Tuhan membiarkan dan memberi izin hal ini terjadi.

Tetapi Tuhan sudah memberitahukan konsekuensi mempunyai raja, mereka akan menjadi pelayan dan mengabdi pada raja, jika Raja itu tidak beriman mereka akan membawa penderitaan , dan umat memilih konsekuensi ini.

Pembaca terkasih, inilah yang terjadi pada banyak kehidupan orang – orang kristen : mereka menolak kehendak Tuhan yang sempuna , menolak yang baik dan berkenan pada Tuhan, mereka mempunyai jalan sendiri ! karena Tuhan menghargai kehendak bebas Tuhan mengijinkan hal ini terjadi, tentu saja dengan juga mengirimkan para nabi, hamba Tuhan pembawa pesan Tuhan, agar anugerah Tuhan terus terhubung dengan mereka.

Tentu saja orang -orang yang menolak kehendak Tuhan yang sempurna tidak memasuki kehidupan berkelimpahan dan berkemenangan dalam jalan Tuhan, tapi sekali lagi Tuhan sangat menghargai kehendak bebas manusia dan mengizinkan manusia memilih pilihannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s