Renungan Harian Alkitab, 1 Oktober , Revelation 20 (wahyu 20), ” last judgement, penghakiman terahkir”

Revelation 20:7-10 (RKJNT) And when the thousand years have expired, Satan shall be released from his prison,
And shall go out to deceive the nations which are in the four quarters of the earth, Gog and Magog, to gather them together for battle: the number of them is like the sand of the sea.
And they marched across the breadth of the earth, and surrounded the camp of the saints, and the beloved city: and fire came down from God out of heaven, and devoured them.
And the devil, who deceived them, was cast into the lake of fire and sulphur, where the beast and the false prophet were, and they shall be tormented day and night forever and ever.

Wahyu 20:7-10 (TB) Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,
dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.
Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,
dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Dalam kitab wahyu pasal 19 dijelaskan para pengikut iblis ( penyembah berhala, anti Kristus dan nabi-nabi agama palsu ) ditangkap dan dilempar ke lautan api, tetapi iblis masih belum dimusnahkan.

dalam pasal 20 hal berikutnya yang terjadi adalah iblis ditangkap dan ditawan 1000 tahun lamanya, setelah itu iblis dilepaskan, dan akan mengumpulkan kembali manusia yang menolak Tuhan dan menjadi penyembah berhala.

Untuk terahkir kalinya iblis dan para pengikutnya melawan Tuhan , dan mereka kali ini dimusnahkan total !

Masa kerajaan 1000 tahun ( saat iblis ditawan ) berahkir dengan kehendak bebas manusia apakah mau menyembah iblis atau tetap mengikut Tuhan, dan pada ahkirnya mereka (iblis dan pengikutnya) akan di lempar ke lautan api kebinsaaan.

Renungan Harian Alkitab, 30 September, Revelation 19 ( wahyu 19), ” The Lake of Fire , lautan api “

Revelation 19:19-20 (RKJNT) And I saw the beast, and the kings of the earth, and their armies, gathered together to make war against him who sat upon the horse, and against his army.
And the beast was seized, and with him the false prophet who performed miraculous signs in his presence, with which he deceived those who had received the mark of the beast, and those who worshipped his image. They were both cast alive into the lake of fire that burns with sulphur.

Wahyu 19:19-20 (TB) Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Tibalah hari penuntasan kerajaan iblis, Tuhan Yesus sendiri turun menumpas kerajaan iblis dan manusia para pengikutnya !

Tuhan akan melemparkan mereka semua dalam lautan api penyiksaan kekal (kecuali iblis ditawan ) , semua pengikut kerajaan babel di lemparkan ke api abadi ini.

Para pembaca terkasih, di tempat lain , anak -anak Tuhan pada saat hari penumpasan ini , justru sedang berpesta kemenangan dalam perjamuan anak domba, inilah waktu perayaan mempelai Kristus yakni gereja Tuhan merayakan jamuan di surga, sorak- sorai kemenangan iman, berikut kutipannya;

Wahyu 19:7-9 (TB) Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

Renungan Harian Alkitab, 29 September, Revelation 18 (Wahyu 18),” one hour great doomsday, 1 jam kiamat besar “

Revelation 18:19-20 (RKJNT) And they cast dust upon their heads, and cried, weeping and mourning, saying, Alas, alas, the great city, by which all who had ships on the sea were made rich by her wealth! for in one hour she has been laid waste.
Rejoice over her, O heaven, and you saints and apostles and prophets; for God has judged her for what she did to you.

Wahyu 18:19-20 (TB) Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya: “Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa.
Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu.”

inilah yang akan terjadi, hanya dalam 1 jam saja hancur, para penguasa dan kota -kota besar pengikut kerajaan setan ( kota – kota besar dimana orang -orang yang didahinya ada tanda 666 ekslusif tinggal ). Semua kekayaan kemakmuran, dataran , hingga semua yang dilaut dihancurkan oleh malaikat Tuhan seketika.

Api dan ledakan didarat serta gelombang penghancuran dari laut dengan dahsyat akan menghancurkan sistem babel dan kota -kota besarnya dalam waktu 1jam.

Sedangkan anak – anak Allah yang setia , menolak tanda 666 didahi, dan memilih hidup kudus dalam kebenaran firman Tuhan , diluputkan dan sudah diangkat kesurga, sedang bersiap untuk perjamuan anak domba.

Renungan Harian Alkitab, 28 September,Revelation 17 (wahyu 17) ” the judgment day, hari penghakiman “

Revelation 17:1-2 (RKJNT) Then one of the seven angels who had the seven bowls, came and spoke to me, saying, Come here; I will show you the judgment of the great harlot who sits upon many waters.
With her the kings of the earth have committed acts of adultery, and the inhabitants of the earth have been made drunk with the wine of her adulteries.

Wahyu 17:1-2 (TB) Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: “Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.”

Kitab Wahyu pasal 17, mengungkapkan apa yang akan terjadi pada hari penghakiman, dan bagaimana pengaruhnya pada kota dan bangsa bangsa.

Iblis pada ahkir jaman memiliki pengikut para pemerintah dan penguasa di dunia, dan iblis juga menguasai tujuh gunung ( ini maksudnya adalah 7 area utama di market place, perekonomian dunia) , dan semuanya akan hancur berantakan dengan sekejap pada hari penghakiman.

Bagi anak – anak Allah sejati, tentu saja , hari penghakiman itu justru menjadi hari sorak sorai kemenangan total kerajaan Allah.

Bagaimana peristiwa hari penghakiman itu akan terjadi ? hal ini akan dibahas dalam pasal 18,19,20, yang kita akan baca bersama- sama setiap pasalnya, dan akan kita bahas dalam renungan harian beberapa hari kedepan.

Renungan Harian Alkitab, 27 September, Revelation 16 ( Wahyu 16), ” wrath of God, murka Allah “

Revelation 16:1 (RKJNT) And I heard a great voice out of the temple saying to the seven angels, Go and pour out the bowls of the wrath of God upon the earth.

Wahyu 16:1 (TB) Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: “Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi.”

Banyak orang -orang kristen yang tidak takut akan Tuhan, mereka pikir Tuhan tidak akan pernah menguhukum mereka, kewajiban Tuhan adalah harus mengampuni mereka terus menerus, sehingga mereka bebas hidup dalam dosa, hidup dalam kemunafikan.

Kebenarannya Tuhan bukanlah Allah yang dapat dipermainkan dan di lecehkan seenaknya, dan dimanipulasi oleh manusia, Tuhan memang mengampuni orang berdosa dan menerima manusia apa adanya, tetapi Tuhan adalah Tuhan yang tidak bisa dipermainkan.

Setelah ribuan tahun, manusia terus menerus semakin berdosa dan semakin jahat, baik orang – orang yang mengaku orang Kristen atau orang luar, mereka sama sama menghujat Allah dengan cara hidup dan tingkah laku mereka, bahkan para penghujat dan anti Kristus bangkit di akhir jaman, maka sampailah masa penghakiman, waktunya sudah habis.

Tuhan sudah terlalu bersabar, dan terlalu baik, bahkan Tuhan telah mengirimkan terlalu banyak orang- orang Kudus , dan sebagian dari mereka menjadi martir dianiaya umat manusia.

Tuhan adalah pribadi yang menjungjung tinggi keadilan, setiap penghujatan dan kejahatan telah mendapat tawaran pengampunan dosa, bahkan kehidupan kekal, dan manusia tetap saja manusia membuat keputusan menghujat Tuhan, karena itu keadilan Tuhan harus ditegakkan hari penghukuman besar tiba ( seperti dituliskan dalam pasal 16)

Pembaca terkasih perlu di ingat anti Kristus adalah orang -orang dari dalam gereja yang akhirnya memisahkan diri ( orang Kristen ) dan hidup dalam penyesatan, mereka adalah para aktivist penghujat Tuhan.

Tiba waktunya ketujuh cawan murka Allah ditumpahkan ( peristiwa details dapat di baca pada pasal 16 ayat 1 hingga 21 ) , sungguh malapetaka yang dahsyat di akhir jaman, penderitaan yang luar biasa akan terjadi pada orang orang yang belum menjadi anak – anak Allah sejati.

Renungan Harian Alkitab,26 September, Revelation 15 (Wahyu 15), ” seven last plague, tujuh malapetaka terakhir”

Revelation 15:1 (NKJV) Then I saw another sign in heaven, great and marvelous: seven angels having the seven last plagues, for in them the wrath of God is complete.

Wahyu 15:1 (TB) Dan aku melihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib: tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir, karena dengan itu berakhirlah murka Allah.

inilah tujuh malapetaka terahkir di akhir jaman, dan setelah ketujuh malaikat melepaskan ketujuh malapetaka di bumi, bangkitlah sorak sorai orang – orang kudus dengan nyanyian kemenangan , berikut ini adalah nyanyian kemenangan yang tertulis dalam pasal 15 ayat ke dua dan ketiga :

Wahyu 15:2-3 (TB) Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah.
Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: “Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!

Inilah nyanyian kemenangan kita semua, hari akhir jaman adalah hari – hari kemenangan total kerajaan Allah dan orang- orang kudus, ini hari yang kita nantikan.

Kita tidak usah kuatir akan malapetaka dahsyat akhir jaman , karena itu bukan ditujukan bagi kita anak – anak Allah, malapetaka maut ditujukan bagi iblis dan manusia pengikut kerajaan kegelapan.

Renungan Harian Alkitab, 25 september, Revelation 14 ( wahyu 14) ,” punishment time, waktu penghukuman “

Revelation 14:9-11 (RKJNT) And the third angel followed them, saying with a loud voice, If any man worships the beast and his image, and receives his mark on his forehead, or on his hand,
He shall also drink of the wine of the wrath of God, which is poured out at full strength into the cup of his anger; and he shall be tormented with fire and sulphur in the presence of the holy angels, and in the presence of the Lamb:
And the smoke of their torment ascends forever and ever: and they have no rest day or night, who worship the beast and his image, or who receive the mark of his name.

Wahyu 14:9-12 (TB) Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”

Setelah ribuan tahun , Tuhan mengutus hamba- hambanya, para nabi, bahkan Yesus sendiri datang untuk mengulurkan pertolongan, sebagian manusia menolak bahkan menghujat Tuhan dan dengan sengaja memilih menjadi penyembah berhala atau penghujat Tuhan.

Maka akhirnya tiba masa akhir jaman kiamat, tetapi bahkan beberapa kali di masa ini Tuhan terus memanggil umatnya bertobat, sebagian manusia yang menghujat Tuhan juga tidak mau ditolong malah makin menjadi jadi kejahatan mereka, tidak hanya itu mereka bahkan menyiksa dan membunuh orang -orang kudus.

Hari penghakiman akhir tiba, mereka dituai malaikat dan dilempar ke api neraka penyiksaan abadi. mereka telah memilih jalan kebinasaan kekal.