Renungan Harian Alkitab, 2 Peter 2, 1 September, ” Charateristic false teacher, ciri – ciri guru Palsu sesat “

2 Peter 2:13-14 (RKJNT) And shall receive the reward of unrighteousness. They count it pleasure to carouse in the daytime. They are spots and blemishes, revelling in their own deceptions while they feast with you;
Having eyes full of adultery, who cannot cease from sin; enticing unstable souls: they have a heart trained in greed; cursed children:

2 Petrus 2:13-14 (TB) dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.
Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

Firman Tuhan dengan jelas memberitahukan akan banyak guru palsu bermunculan di akhir jaman, dan akan sangat jelas cara mengenali mereka, yakni dari buahnya.

Guru -guru palsu hidup tidak kudus, memuaskan hawa nafsu dosa :

1. Gaya hidup keseharian berfoya – foya : hedonisme, mengumbar prestige, suka pesta pora.

2. Mereka pezinah, cabul.

3. Gaya hidup dosa dan serakah.

4. Mereka menjerat orang – orang yang lemah hatinya dengan ” jubah” agama mereka.

Para pembaca terkasih cara membedakan hamba Tuhan sejati dan palsu yang menyesatkan tidaklah sulit, justru mudah.

seperti yang Yesus katakan, dari buahnyalah kita mengetahui apakah seseorang sungguh hamba Tuhan sejati atau palsu!.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 31 Agustus, 2 Peter 1, faith is the basic, dasarnya adalah iman”

2 Peter 1:5-7 (RKJNT) For this very reason, give all diligence to add to your faith virtue; and to virtue knowledge;
And to knowledge self-control; and to self-control perseverance; and to perseverance godliness;
And to godliness brotherly kindness; and to brotherly kindness love.

2 Petrus 1:5-7 (TB) Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara.

Kitab 2 Petrus 1, memberikan gambaran proses pertumbuhan rohani, dan proses itu dimulai dari memiliki iman.

Iman menjadi dasar proses pertumbuhan rohani , dan pada ujungnya adalah kasih kepada sesama sebagai hasil proses ini.

Tanpa ada iman terlebih dahulu akan sulit menjadi saleh dan mengasihi sesama. Tanpa iman yang bertambah dalam kebajikan dan proses pertumbuhan berikutnya, kasih sesama yang murni tidak akan terjadi, hanya kasih kedagingan yang memuaskan ego semata.

Pembaca renungan terkasih, iman hanya timbul melalui pendengaran akan firman Kristus, karena itu bertekunlah dalam meditasi firman Tuhan, dan bertumbuhlah melalui rhema firman Tuhan yang dikotbahkan para Rasul ( pastor yang disertai kuasa Roh Kudus), dan jadilah pelaku firman, karena iman adalah perbuatan.

Renungan Harian Alkitab, 30 August, 1 Peter 5, ” Be sober, be vigilant, jadilah sadar, bijak, dan Tetap waspada “

1 Peter 5:8-9 (RKJNT) Be sober, be vigilant; because your adversary the devil, like a roaring lion, walks about, seeking someone he may devour.
Resist him, steadfast in faith, knowing that the same experiences of suffering are required of your brethren who are throughout the world.

1 Petrus 5:8-9 (TB) Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Ada hal yang penting diketahui, yakni bahwa iblis seperti singa mencari mangsa sedang berusaha mencari murid – murid Tuhan Yesus yang lengah, hidup sembrono,dan tidak tegas menolak godaan dosa ! Waspadalah.

Petunjuk solusi yang diberikan oleh firman Tuhan adalah tetap menyadari hal ini dan waspada , tidak memandang remeh godaan yang di tawarkan , atau pelbagai muslihat iblis yang membuat kita kehilangan kekudusan dan jauh dari persekutuan dengan Tuhan.

Pembaca renungan terkasih, janganlah lengah, dan berkromponi dengan dosa dan hal- hal yang bertentangan dengan prinsip firman Tuhan, jadilah tegas dan waspada.

Renungan Harian Alkitab, 29 August, 1 Peter 4 ,”church ministry is team work, pelayanan gereja adalah team work”

1 Peter 4:10 (RKJNT) As every man has received a gift, so he should use it to serve one another, as befits good stewards of the manifold grace of God.

1 Petrus 4:10 (TB) Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

Setiap murid Yesus diberikan karunia untuk melayani, ada banyak jenisnya , berikut penjelasan lengkap dalam Roma bab 12:

Roma 12:6-8 (TB) Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar;
jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Tidak ada jemaat yang tidak mempunyai karunia, dan tidak ada orang yang memiliki semuanya, karena itu setiap anggota gereja perlu bekerjasama sebagai rekan kerja dalam pelayanan gereja, pelayanan gereja adalah team work !

Pembaca renungan terkasih ingatlah pelayanan gereja adalah team work, bukan seorang pendeta super yang melayani semua orang ! Tapi team work ! Karena itu jemaat harus rendah hati jika dilayani oleh jemaat lain yang telah diberi mandat resmi dari pendeta untuk melayani sesuai karunia orang itu. Ini adalah kehendak Tuhan agar semua jemaat dengan karunianya melayani satu dengan yang lain.

Renungan Harian Alkitab, 28 August, 1 Peter 3, ” Behaviour of the wives, perilaku istri “

1 Peter 3:1 (RKJNT) Likewise, you wives, be in subjection to your husbands; so that, if any do not obey the word, they may be won without a word by the behaviour of the wives;

1 Petrus 3:1 (TB) Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,

Kelakuan seorang isteri mempunyai dampak sangat besar terhadap suaminya, bahkan suami yang hidup dalam kegelapan dunia pun, bisa dimenangkan oleh isterinya.

Yang luar biasa seorang isteri yang sudah bertobat, meninggalkan cara hidup dosa, menerima pengampunan dosa, dipenuhi Roh kudus bisa memenangkan suaminya tanpa perkataan, tanpa istri cerewet dan memarahi, tanpa ceramah memaki suami untuk bertobat! Istri yang sudah lahir baru dapat memenangkan suaminya menjadi murid Tuhan Yesus melalui kelakuannya.

Luar biasa, karena itu para suami dan isteri jika anda sudah terlanjur menikahi pasangan yang bukan anak terang, masih ada harapan kuat : melalui kelakuanmu sebagai murid Yesus yang hidup kudus dan penuh iman, mereka bisa dimenangkan.

Bagi para single lebih baik mencegah daripada mengobati, karena itu ingat firman Tuhan,janganlah menikah dengan yang bukan anak terang.

Renungan Harian Alkitab, 28 August, 1 Peter 2, ” against all bad character, melawan semua karakter buruk “

1 Peter 2:1 (RKJNT) Therefore, laying aside all malice, and all guile, and hypocrisy, and envy, and all kinds of slander,

1 Petrus 2:1 (TB) Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

Setelah kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita telah menjadi anak- anak Allah, dan secara karater kita diproses diubahkan sebagai ciptaan baru, dan segala karakter yang buruk tidak lagi menjadi bagian dalam hidup kita.

Firman Tuhan, dalam 1 Petrus dua mengajarkan kita untuk membuang segala kejahatan dan tipu muslihat, segala kemunafikan dan kedengkian, dan fitnah.

Jikalau anda pengusaha, pekerja profesional ,atau pelajar mahasiswa,apapun status anda, ingatlah bahwa setelah kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat kita sedang diperbaharui karakternya dan semua karakter buruk manusia lama diproses diubahkan, hiduplah dalam kekudusan, kesalehan dan kemurnian iman.

Renungan Harian Alkitab, 26 August,1 Peter 1 : ” Purified your souls, memurnikan jiwamu “

1 Peter 1:22 (RKJNT) Since you have purified your souls by obeying the truth, so you have a sincere love of the brethren; love one another fervently from the heart.

1 Petrus 1:22 (TB) Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Bagaimana cara memurnikan jiwa ? Firman Tuhan dalam kitab 1 Petrus 1 menjelaskan cara memurnikan jiwa adalah dengan cara taat pada firman Tuhan.

Pembaca renungan terkasih ketaatan pada firman adalah cara pemurnian jiwa terjadi, setiap keinginan jiwa akan hal dosa, pemuasan ego di patahkan oleh hati dan perilaku yang dengan tekun taat pada firman. didalam ketekunan taat pada firman maka jiwa akan menjadi semakin murni.

Ketika jiwa kita menjadi murni oleh ketaatan pada firman , maka mata hati kita menjadi terang, roh kita dapat berjalan dalam pengurapan Roh Kudus yang lebih besar , dan sungguh hidup kita berjalan dalam kehendak Tuhan yang sempurna : diubahkan serupa Kristus dalam kesempurnaan iman dan karakter.