Renungan Harian Alkitab, 1 August, 2 Timothy 2, ” for noble purposes, untuk tujuan mulia “

2 Timothy 2:21 (RKJNT) Therefore, if a man purifies himself from the ignoble, he shall be a vessel for noble purposes, consecrated and useful to the master, prepared for every good work.

2 Timotius 2:21 (TB) Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Ada orang-orang yang Tuhan pilih untuk melayani dengan penyertaan kuasa Tuhan yang luar biasa, dan membawa kemuliaan Tuhan yang besar, ada juga yang hanya biasa- biasa saja.

Apa yang membedakan ?

Orang – orang yang dipilih Tuhan adalah orang yang hidupnya menyucikan dirinya dari hal – hal yang tidak berkenan kepada Tuhan, ia menguduskan dirinya untuk dipakai oleh Tuhan.

Ada kerinduan dan penyerahan diri bagi Tuhan, yang tercermin dari cara hidup yang Kudus dan berkenan ( hidup dalam ketaatan sepenuhnya pada prinsip firman Tuhan ).

Pembaca renungan terkasih, apakah anda rindu hidupmu di pakai Tuhan secara luar biasa?

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 31 July, 2 Timothy 1: ” Spirit of power and Love, Roh kuasa, kasih dan disiplin diri”

2 Timothy 1:7 (RKJNT) For God has not given us the spirit of fear; but of power, and of love, and of self-discipline.

2 Timotius 1:7 (TB) Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Pembaca renungan Terkasih, Tuhan tidak pernah memberikan kita Roh ketakutan, ia membangkitkan kita dengan Roh yang penuh kuasa ( power ), penuh cinta (kasih) dan self discipline.

Roh Kudus yang memenuhi kita akan menghasilkan buah buah roh ( Galatia 5:22-23), ada sembilan buah Roh yang di hasilkan, sembilan buah Roh ini lahir dari Roh kudus yang merupakan Roh yang penuh Kuasa, penuh cinta dan self disicpline.

apakah anda adalah pribadi yang berjalan dalam kuasa Tuhan? Berjalan dalam cinta ? Berjalan dalam self disiplin ?

Jika anda sudah dipenuhi Roh Kudus, maka anda akan dipimpin berjalan dalam ketiga hal ini.

Renungan Harian Alkitab, 30 July, 1 Timothy 6: ” Contentment , Rasa Cukup “

1 Timothy 6:6-7 (RKJNT) But godliness with contentment is great gain.
For we brought nothing into this world, and we can carry nothing out.

1 Timotius 6:6-7 (TB) Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.

Jika seseorang hidup dalam Roh : ia hidup dipimpin Firman Tuhan, dan bukan dipimpin nafsu kedagingan, maka ia pasti akan memiliki rasa cukup !

Umat yang beribadah dan memiliki rasa cukup, tau berterimakasih, akan mengalami kebahagiaan dan kemenangan lahir batin , hidupnya penuh dengan kedamaian, dan tidak terprovokasi tipu daya kekayaan dunia.

Pembaca renungan terkasih, bertumbuhlah dalam iman, bertekunlah dalam pengajaran iman para rasul, dan hiduplah didalam pimpinan Firman Tuhan, maka anda akan memiliki rasa cukup dan hidup dalam pengucapan syukur.

Renungan Harian Alkitab, 29 July, 1 Timothy 5, “keep yourself pure,jaga kemurnian dirimu”

1 Timothy 5:22 (NKJV) Do not lay hands on anyone hastily, nor share in other people’s sins; keep yourself pure.

1 Timotius 5:22 (TB) Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.

Kebenaran ini penting diaplikasikan dalam keseharian, untuk menjadi bijak dalam memilih persahabatan , tidak bersahabat dengan orang orang bergaya hidup pendosa, karena mereka membawa pengaruh buruk.

Da─║am pelayanan penumpangan tangan juga, di ingatkan agar bijak dalam mendoakan orang secara kontak fisik langsung , tidak semua orang dengan segera didoakan tumpang tangan.

Para pembaca terkasih, menjaga kemurnian diri berhubungan erat dengan menjaga pergaulan, tepatnya ring persahabatan.

Kita bisa berteman dengan semua orang, tapi dalam memilih persahabatan , anda harus menjadi bijak.

Renungan Harian Alkitab, 28 July, 1 Timothy 4 : ” Be example, menjadi teladan “

1 Timothy 4:12 (RKJNT) Let no man despise your youth; but be an example to the believers, in word, in conduct, in love, in faith, in purity.

1 Timotius 4:12 (TB) Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Inilah kehendak Tuhan kepada semua orang muda, untuk menjadi teladan bagi orang – orang percaya lainnya.

Menjadi teladan dalam tingkah laku, dalam kasih, dalam kesetiaan dalam kesucian.

Banyak tuntutan dari generasi muda agar mereka di hargai dan didengar suaranya , pendapatnya oleh generasi yang lebih tua, adapun keinginan lain yakni agar generasi remaja dan anak anak mendengarkan dan mau dipimpin generasi muda.

Kehidupan yang memberikan keteladanan akan mendapatkan respect, mengalirkan wibawa , sehingga generasi yang lebih tua dan generasi yang lebih muda dapat diberkati dan mendapat inspirasi dari anak – anak muda.

Renungan Harian Alkitab, 27 July, 1 Timothy 3, ” Not a recent convert , bukan baru bertobat “

1 Timothy 3:6-7 (RKJNT) Not a recent convert, lest being lifted up with pride he fall into the condemnation of the devil.
Moreover, he must have a good reputation among those who are outside; lest he fall into disgrace and the snare of the devil.

1 Timotius 3:6-7 (TB) Janganlah ia seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman Iblis.
Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis.

Inilah pedoman dalam kepemimpinan Kristen, orang tersebut bukan orang yang baru bertobat ! Agar mengetahui karakter kerohaniannya, maka harus melewati masa uji bertahun tahun lamanya terlebih dahulu.

Sistem management gereja masa kini menggunakan teknik market place leverage( Padahal seharusnya gereja berpusat pada firman Tuhan dan kuasa Roh Kudus, bukan teknik marketing dunia), dimana gereja menarik masa dengan pertunjukan laser, dan band entertainment, dan menjual kenyamanan dan kemewahan fasilitas, mengakibatkan pertumbuhan instant gereja terjadi dengan cepat.

Dampaknya, gereja kekurangan pemimpin, karena pembentukan karakter diperlukan waktu yang lama, akhirnya gereja sembarangan mengangkat petobat baru, bahkan orang yang belum bertobat menjadi pemimpin gereja.

Ini sangat berbahaya, dan menimbulkan kerusakan pada jemaat, penting kita mengetahui pedoman firman Tuhan akan pengangkatan pemimpin gereja, agar kita tidak menjadi korban tipu daya iblis, dan terhindar dari pengalaman pahit

Renungan Harian Alkitab, 26July, 1 Timothy 2 : ” Intercessor for leaders, berdoa syafaat bagi pemimpin “

1 Timothy 2:1-3 (RKJNT) Therefore I urge, first of all, that requests, prayers, intercessions, and giving of thanks, be made for all men;
For kings, and for all who are in authority; that we may lead quiet and peaceable lives in all godliness and reverence.
For this is good and acceptable in the sight of God our Saviour;

1 Timotius 2:1-3 (TB) Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,

Inilah kehendak Tuhan, agar kita dengan tekun menaikkan doa syafaat , berdoa bagi para pemimpin kita , baik pemimpin di gereja, pemimpin dalam perusahaan dan juga pemimpin negara.

Dalam doa syafaat kita bagi para pemimpin kita memberkati mereka, berdoa bagi hikmat Tuhan dan kebajikan menaungi mereka, juga bagi kesejahteraan mereka.

Para pembaca renungan terkasih, kegunaan dari berdoa syafaat bagi para pemimpin adalah agar melalui kepemimpinan mereka yang diberkati makat kita dapat hidup tenang tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan.