Renungan harian alkitab, 2 June, 1 Corinthians 5: ” Dealing with immorality inside the church, menyikapi tindakan immoralitas di gereja “

1 Corinthians 5:9-12 (RKJNT) I wrote to you in a letter not to keep company with the sexually immoral:
Not at all meaning the immoral of this world, or the covetous, or swindlers, or idolaters; for then you would have to go out of the world.
But now I write to you not to keep company with any man who is called a brother if he is sexually immoral, or covetous, or an idolater, or a slanderer, or a drunkard, or an swindler; with such a one do not even eat.
For what have I to do with judging those who are outside? are you not to judge those who are within?

1 Korintus 5:9-12 (TB) Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.
Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.
Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.
Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?

Rasul Paulus mengajarkan bagaimana cara menyikapi jika didalam jemaat ada jemaat yang murtad dan melakukan sexual immoralitas, sehubungan dilaporkannya tindakan bejat salah satu jemaat yang berzinah dengan istri ayahnya, Paulus menjelaskan untuk jangan bergaul, menjauhi, mengucilkan orang bejad moral ini.

Tetapi hal ini ( mengucilkan dan menjauhi ) hanya berlaku bagi orang yang sudah dibaptis dan menjadi anggota jemaat, yang melakukan dosa sexual immoralitas.

Pengaturan ini bukan ditujukan Bagi orang diluar jemaat, justru bagi mereka perlu diberitakan kabar injil dan terang Tuhan.

Para pembaca terkasih Tuhan tidak mentolerir dosa sexual immoralitas didalam gereja Tuhan, rumah Tuhan adalah tempat orang- orang yang sudah bertobat dan memilih hidup dalam kekudusan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s