Renungan Harian Alkitab, 25 April, John 1 ” the word was God, Firman itu memang Tuhan”

John 1:1-3 (NKJV) In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.
He was in the beginning with God.
All things were made through Him, and without Him nothing was made that was made.

Yohanes 1:1-3 (TB) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Ingin berjumpa dengan Tuhan?.

Temuilah Tuhan setiap hari melalui firman Tuhan!

Awali hari dengan meditasi merenungkan Firman Tuhan, dan sebelum merenungkan firman, mintalah pertolongan Roh Kudus untuk mengurapi hati dan telinga agar dimampukan menerima firman Tuhan sebagai pewahyuan ilahi

Pada saat anda menerima firman sebagai pewahyuan, inilah perjumpaan sejati dengan Tuhan, dan setiap perjumpaan akan selalu mengubahkan hidup kita dan membawa kita pada kemuliaan Tuhan yang lebih besar.

Renungan Harian Alkitab, 24 March, Luke 24 ; slow of heart to believe, hati yang lamban untuk percaya”

Luke 24:25-27 (NKJV) Then He said to them, “O foolish ones, and slow of heart to believe in all that the prophets have spoken!
Ought not the Christ to have suffered these things and to enter into His glory?”
And beginning at Moses and all the Prophets, He expounded to them in all the Scriptures the things concerning Himself.

Lukas 24:25-27 (TB) Lalu Ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”
Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Ini sungguh mengejutkan, murid murid Yesus ternyata lamban hatinya untuk percaya! Yesus menegur mereka karena masalah pertumbuhan iman ini; hati yang lamban percaya.

Mereka sulit mempercayai hal supranatural yamg terjadi Yesus bangkit dari kematian, padahal selama masa pelayanan mereka bersama Yesus, mereka sudah melihat banyak orang mati di bangkitkan oleh Yesus.

Pada fase ini , murid- murid belum menerima kuasa pengurapan Roh Kudus yang turun seperti lidah api, pada hari pentakosta. Mereka masih bertumbuh imannya dengan kekuatan dan logika sendiri.

Hati yang lamban percaya, membutuhkan kuasa pengurapan Roh Kudus , setelah Roh kudus memenuhi hati murid- murid mereka menjadi penuh kuasa, dan iman mereka menjadi kokoh.

Para pembaca terkasih, jika anda mendengar kesaksian supranatural mukjizat Tuhan Yesus, atau pekerjaan kuasa Roh Kudus yang supranatural dan anda sulit percaya, artinya hati anda lamban percaya.

Berdoalah agar Roh kudus menolongmu dalam pertumbuhan iman, dan berdoalah dengam bahasa Roh setiap hari. Roh kudus akan berdoa bersama sama dengan engkau dan akan menolongmu.

Renungan Harian Alkitab, March 23, Luke 23, ” Truly God Grace, Sungguh Anugerah Tuhan”.

Luke 23:39-43 (NKJV) Then one of the criminals who were hanged blasphemed Him, saying, “If You are the Christ, save Yourself and us.”
But the other, answering, rebuked him, saying, “Do you not even fear God, seeing you are under the same condemnation?
And we indeed justly, for we receive the due reward of our deeds; but this Man has done nothing wrong.”
Then he said to Jesus, “Lord, remember me when You come into Your kingdom.”
And Jesus said to him, “Assuredly, I say to you, today you will be with Me in Paradise.”

Lukas 23:39-43 (TB) Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: “Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!”
Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: “Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.”
Lalu ia berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.”
Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Sungguh sangat beruntung, salah satu penjahat yang disalib bersama Yesus, Karena kerendahan hatinya dan juga penyesalan akan kejahatannya, ia memohoon kepada Yesus agar mengingat dia dalam kerajaan Allah.

Dan ternyata Yesus mengabulkannya, dan berfirman bahwa ia akan masuk ke dalam firdaus ( surga), ini peristiwa sangat langka, dan sangat ajaib, peniahat itu menerima pengampunan dosa dan pasti akan masuk surga, karena Tuhan Yesus menjaminnya.

Para pembaca terkasih, apa yang terjadi, apa penjelasan dari kasus istimewa ini? Penjelasanya adalah; hal ini terjadi sungguh karena anugerah Tuhan semata (only by God Grace), sungguh hanya karena anugerah Tuhan Yesus yang maha penyanyang dan , pengampun, dan penuh kasih.

Tindakan Yesus dilakukan karena kerendahan hati orang itu, yang menggerakkan belas kasihan Allah.

Renungan Harian Alkitab, 22 March,Luke 22,” Pray and temptation, Berdoa dan godaan”

Luke 22:39-41 (NKJV) Coming out, He went to the Mount of Olives, as He was accustomed, and His disciples also followed Him.
When He came to the place, He said to them, “Pray that you may not enter into temptation.”
And He was withdrawn from them about a stone’s throw, and He knelt down and prayed,

Lukas 22:39-41 (TB) Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: “Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.”
Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:

Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita : agar tidak jatuh dalam pencobaan maka kita harus bertekun dalam doa!

Apa hubungan doa dan pencobaan atau godaan?

Godaan menyerang aspek jiwa manusia : kehendak, pikiran dan perasaan.

Jiwa manusia yang lemah akan mudah mengikuti godaan, dan mengalami pengalihan fokus hati (distraction), bahkan sampai titik jatuh dalam dosa. ( dosa adalah keluar dari kehendak atau tujuan Ilahi, apapun bentuknya ) .

Hanya dengan berdoa pergumulan dalam jiwa, badai pikiran, perasaan, hati yang berkecamuk akibat tarikan kehendak daging yang berbenturan dengan keinginan Roh, semuanya reda, menjadi tenang.

Ketika kita berdoa dan masuk dalam hadirat Tuhan, memberikan kedamaian, semua kebisingan dan pergumulan jiwa terangkat dalam hadirat Tuhan, di gantikan ketenangan dan kedamaian.

jelaslah sudah mengapa Doa membuat kita menang dari godaan dan pencobaan.

Renungan Harian Alkitab, March 21, Luke 21, ” The coming of the son of Man, kedatangan Tuhan kembali”

Luke 21:25-28 (NKJV) “And there will be signs in the sun, in the moon, and in the stars; and on the earth distress of nations, with perplexity, the sea and the waves roaring;
men’s hearts failing them from fear and the expectation of those things which are coming on the earth, for the powers of heaven will be shaken.
Then they will see the Son of Man coming in a cloud with power and great glory.
Now when these things begin to happen, look up and lift up your heads, because your redemption draws near.”

Lukas 21:25-28 (TB) “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.”

Yesus Kristus akan datang kembali, Ia akan datang dalam awan kemuliaan dengan segala kekusaan dan kemuliaan-Nya, sebelum kedatangan Yesus akan muncul tanda -tanda pada;

1. Matahari

2. Bulan

3. Bintang-bintang

4.deru dan gelora laut extreme

5. Gempa bumi intens ( langit goncang)

Tetapi , Yesus menekankan kepada kita umatNya selalu berjaga jaga senantiasa, karena tepat hari, tanggal dan jam , tidak akan ada yang mengetahuinya.

Karena itu, setiap hari kita siap dengan hidup dalam kebenaran dan kekudusan senantiasa , berikut Ini adalah penjelasan dari Tuhan Yesus;

Lukas 21:34-36 (TB) “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Para pembaca terkasih, mari kita bersukacita karena suatu hari nanti, Yesus akan datang menjemput kita, meskipun kita tidak tau tanggal dan harinya, tapi kita telah diselamatkan untuk kekekalan, didalam hidup yang menjaga kekudusan dan taat pada firman Tuhan, kapanpun Yesus datang kita semua siap, haleluya.

Renungan Harian Alkitab, 20 March, Luke 20, “Resurrection of the dead, kebangkitan orang mati”

Luke 20:37-38 (NKJV) But even Moses showed in the burning bush passage that the dead are raised, when he called the Lord ‘the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob.’
For He is not the God of the dead but of the living, for all live to Him.”

Lukas 20:37-38 (TB) Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.
Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.”

Kebangkitan dari kematian sungguh nyata ada dan disediakan bagi orang percaya.

Segala pertanyaan tentang tampilan manusia setelah terjadinya kebangkitan orang mati, menjadi jelas dengan ayat dalam perikop ini, Lukas 10:27-39, berikut ringkasannya:

1.bagi anak anak Allah ( orang orang yang telah bertobat dan menjadikan Yesus Tuhan), setelah tubuh daging mereka dikubur mereka akan dibangkitkan dengan Tubuh kemuliaan.

2. Tampilan yang baru ini bukan dalam bentuk tubuh daging, tapi rupa yang setara dengan malaikat

3. anak anak Allah akan hidup kekal selamanya, karena Tuhan adalah Tuhan yang hidup atas orang-orang yang hidup.

Renungan Harian Alkitab, 19 March Luke 19 ” Not working on the talent, tidak mengerjakan talenta”

Luke 19:20-21 (NKJV) Then another came, saying, ‘Master, here is your mina, which I have kept put away in a handkerchief.
For I feared you, because you are an austere man. You collect what you did not deposit, and reap what you did not sow.’

Lukas 19:20-21 (TB) Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.

apa yang terjadi dengan hamba yang diberikan satu mina ( mina artinya sesuatu yang sangat berharga yakni talenta) dan malas mengerjakannya ?

Ia mengubur dan ketika ditegur tuannya malah membalas dengan penghakiman kepada Tuannya: ia menuduh tuannya telah memanfaatkan dirinya.

lalu apa yang dikatakan Tuhan kepada orang- orang yang malas mengerjakan talenta? Tuhan memarahi orang ini, dan mencabut semua kepercayaan yang telah diberikan, berikut kutipan ayatnya:

Lukas 19:22 (TB) Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.

Mina adalah gambaran suatu yang sangat berharga, ini adalah bakat dan talenta yang diberikan kepada manusia, oleh Tuhan.

Apakah anda sudah mengerjakan bakat dan talenta yang Tuhan berikan?

Apakah talenta anda sudah berbuah memberkati dunia, mempermuliakan Tuhan dengan menghasilkan buah terbaik?