Renungan Harian Alkitab, 1 April, John 8: “Proof of disciple, bukti murid Yesus”

John 8:31-32 (NKJV) Then Jesus said to those Jews who believed Him, “If you abide in My word, you are My disciples indeed.
And you shall know the truth, and the truth shall make you free.”

Yohanes 8:31-32 (TB) Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Banyak orang mengatakan mereka adalah murid Tuhan Yesus, dan mereka menunjukkan bukti keanggotaan di sebuah gereja, atau suatu jabatan pelayanan yang mereka miliki sebagai bukti telah menjadi murid Yesus.

Sayangnya , hal – hal tadi bukanlah bukti otentik seorang adalah murid Yesus.

Bukti nyata seseorang adalah murid Yesus tertulis dalam ayat 31 dan 32 yakni manunggal dalam firman ( abide in my word)

1.Hidup melakukan firman Tuhan .

2. Taat sepenuhnya dan seluruhnya pada kebenaran firman Tuhan.

Penting di ingat bukan taat hanya kepada sebagian firman Tuhan yang menguntungkan orang tersebut, tapi taat pada seĺuruh kebenarae firman Tuhan.

Marilah kita merefleksikan diri kita, apakah kita sudah menunjukkan bukti otentik , bahwa kita adalah murid Yesus?

Renungan Harian Alkitab, 31 Maret, John 7 : ” Moving in the Holy Spirit, mengalir dalam kegerakan Roh Kudus”

John 7:37-39 (NKJV) On the last day, that great day of the feast, Jesus stood and cried out, saying, “If anyone thirsts, let him come to Me and drink.
He who believes in Me, as the Scripture has said, out of his heart will flow rivers of living water.”
But this He spoke concerning the Spirit, whom those believing in Him would receive; for the Holy Spirit was not yet given, because Jesus was not yet glorified.

Yohanes 7:37-39 (TB) Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”
Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

Tuhan Yesus menjelaskan, bahwa Ia akan mengutus Roh Kudus kepada kita murid-muridnya, dan dari dalam batin kita akan mengalir karunia- karunia Roh Kudus, ini adalah sebuah kebenaran yang luar biasa.

Roh Kudus, saat ini sudah turun atas gerejaNya, dan janji ini ditepati, karunia-karunia Roh kudus mengalir di dalam gereja Tuhan yang mempercayai kuasa Roh kudus.

Para pembaca terkasih, syarat sebuah gereja, atau seseorang mengalir dalam kegerakan Roh Kudus adalah mempercayai beriman kepada Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup yang menetapi janjinya, tertulis jelas dalam ayat ini :

Yohanes 7:38 (TB) Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

Barangsiapa percaya kepadaKu , demikian firman Tuhan.

Renungan Harian Alkitab,30 Maret, John 6:” Wrong motivation, motivasi yang salah “

John 6:26-27 (NKJV) Jesus answered them and said, “Most assuredly, I say to you, you seek Me, not because you saw the signs, but because you ate of the loaves and were filled.
Do not labor for the food which perishes, but for the food which endures to everlasting life, which the Son of Man will give you, because God the Father has set His seal on Him.”

Yohanes 6:26-27 (TB) Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

Para pembaca renungan harian terkasih, kita telah membaca dalam perikop ini : ribuan orang mengikut Yesus, tetapi ketika Yesus memberitahukan kebenaran tentang ada yang lebih penting dari mendapatkan makanan dan kebutuhan hidup lainnya, yakni pribadi Yesus sebagai mesias, orang banyak ini pergi meninggalkan Yesus!, ada apa sebenarnya?

Ribuan orang yang mengikut Yesus, melihat Yesus sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan mereka! kebutuhan pangan, kesehatan, pengusiran setan, keuangan, dan semua keuntungan dari mukjizat Yesus.

Mereka tidak melihat tanda dan mukjizat Yesus adalah akibat dari kehadiran Yesus sebagai Tuhan, mereka hanya mau kaya, makan gratis, sembuh dan melihat pertunjukkan mukjizat saja. Mereka tidak ingin bertobat, menjadikan Yesus Tuhan , dan tidak ingin hidup untuk kerajaan Allah.

Sampai hari ini, banyak orang ke gereja, beribadah hanya untuk kepentingan sosial, ingin kaya, sembuh, dapat jodoh, mereka tidak ingin bertobat dari dosa tertentu, tidak ingin menjadikan Yesus Tuhan dan hidup bagi kerajaan Allah.

Renungan Harian Alkitab, 29 March, John 5: ” do you want to be made well?, apakah kamu mau sembuh?”

John 5:5-6 (NKJV) Now a certain man was there who had an infirmity thirty-eight years.
When Jesus saw him lying there, and knew that he already had been in that condition a long time, He said to him, “Do you want to be made well?”

Yohanes 5:5-6 (TB) Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.
Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: “Maukah engkau sembuh?”

Yesus bertanya kepada orang yang sudah 38 tahun lamanya sakit lumpuh, apakah dia mau sembuh?

Jika kita tidak mencermati, dengan seksama, muncul pemikiran : pertanyaan macam apa ini? seharusnya kan pastinya orang sakit ingin sembuh?

Setelah mendoakan ribuan orang sakit, dan juga menyaksikan ribuan mukjizat terjadi oleh pekerjaan Roh Kudus didalam nama Yesus, saya sangat mengerti mengapa Yesus melakukan hal ini: menanyakan terlebih dahulu apakah orang itu mau sembuh.

Banyak sekali orang-orang yang datang ke ibadah kesembuhan mukjizat yang kami selanggarakan, tetapi mereka merasa sudah menerima keadaan : lumpuh, bisu, tuli, buta, sakit jantung, stroke, mereka tidak ada tekad kuat untuk disembuhkan, mereka datang karena sungkan, tidak enak menolak ajakan keluarga mereka, atau bahkan ada yang diangkut , di gotong keluarga mereka.

Tidak semua orang sakit mau sembuh, banyak yang datang karena dipaksa orang lain, sehingga mereka datang dengan skeptis dan prejudice.

Dibutuhkan kerendahan hati untuk sembuh.

Renungan Harian Alkitab, 28 Maret, John 4:” Believe before seeing, mempercayai sebelum iman “

John 4:49-50 (NKJV) The nobleman said to Him, “Sir, come down before my child dies!”
Jesus said to him, “Go your way; your son lives.” So the man believed the word that Jesus spoke to him, and he went his way.

Yohanes 4:49-50 (TB) Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.”
Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.

inilah gambaran iman, pegawai istana itu percaya sebelum melihat, hanya dengan mendengar Yesus berfirman ia percaya! dan Ia pulang mempercayai perkataan Tuhan Yesus.

Apa yang terjadi selanjutnya, berikut kutipan ayat berikutnya :

Yohanes 4:51-53 (TB) Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup.
Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Jawab mereka: “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.”
Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: “Anakmu hidup.” Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya.

inilah kisah nyata iman seorang Ayah yang mempercayai kuasa Tuhan Yesus, mempercayai perkataan Yesus yang adalah Tuhan!

inilah bukti Yesus adalah Tuhan, ia maha kuasa! hanya dengan berkata kata saja, firmanNya, penuh kuasa.

Renungan Harian Alkitab, 27 Maret, John 3: ” Kingdom of God on earth, kerajaan Allah dibumi”

John 3:11-12 (NKJV) Most assuredly, I say to you, We speak what We know and testify what We have seen, and you do not receive Our witness.
If I have told you earthly things and you do not believe, how will you believe if I tell you heavenly things?

Yohanes 3:11-12 (TB) Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?

Yesus menegur seorang pemimpin agama Yahudi bernama Nikodemus, Ia sulit mempercayai akan hal-hal kerajaan Allah yang sudah terjadi sejak di bumi.

Kerajaan Allah adalah hal supranatural yang sudah terjadi sejak dibumi, pengalaman kehidupan dalam Roh sudah dialami dibumi dimulai dengan lahir dalam Roh

Ketika seseorang bertobat dari manusia lama mereka, dan menjadikan Yesus Tuhan dan juruselamat, akibat mengundang Yesus ke dalam hati :maka Roh manusia itu akan lahir kembali, sebagai manusia baru didalam Roh.

Para pembaca terkasih, bukti seseorang sudah lahir baru adalah ia menunjukkan buah-buah pertobatan.

Renungan Harian Alkitab, 26 Maret, John 2, “Manifestasion of God Glory, manifestasi kemuliaan Tuhan”

John 2:11 (NKJV) This beginning of signs Jesus did in Cana of Galilee, and manifested His glory; and His disciples believed in Him.

Yohanes 2:11 (TB) Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Bagaimana cara Yesus menyatakan atau menunjukan kemuliaan Tuhan ? Ia melayani dengan mukjizat dan tanda ajaib, melakukan pekerjaan kuasa Tuhan.

Tuhan Yesus juga memerintahkan murid – muridnya untuk membawa kemuliaan Tuhan di bumi dengan melayani dengan kuasa mukjizat tanda ajaib Tuhan Yesus, dengan cara inilah kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Para pembaca terkasih, gereja lokal adalah prioritas pertama kemuliaan Tuhan dinyatakan, dari gereja yang penuh Roh Kudus barulah kuasa dan kemuliaan Tuhan menjangkau dunia.