Renungan Harian Alkitab, 1 December, Amos 6; “false peace, rasa tenteram palsu”

Amos 6:1 (NKJV) Woe to you who are at ease in Zion, And trust in Mount Samaria, Notable persons in the chief nation, To whom the house of Israel comes!

Amos 6:1 (TB) “Celaka atas orang-orang yang merasa aman di Sion, atas orang-orang yang merasa tenteram di gunung Samaria, atas orang-orang terkemuka dari bangsa yang utama, orang-orang yang kepada mereka kaum Israel biasa datang!

Umat Israel dibawah kepemimpinan Raja Jeroboam seakan akan hidup tenteram, padahal ini bukan kenyatanya; mereka hidup dalam dosa penyembahan berhala, hidup dalam pelbagai kejahatan, ini rasa tentram yang palsu.

Raja membangun hubungan dengan kerajaan kerajaan lain, jadi untuk sementara tidak ada perang, tetapi kondisi moralitas dan keimanan bangsa ini semakin bobrok.

Para pembaca terkasih, umat Israel sepertinya hidup dalam kejahatan tetapi tenteram hidupnya, padahal ancaman bencana alam, petaka, hingga rencana penjajahan kerajaan lain sedang berjalan akan terjadi!

Didalam kejahatan, penyembahan berhala, pemberontakan tidak akan ada tenteram! Hati hati dengan rasa damai atau tenteram yang palsu.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 30 November, Amos 5;” seek Good and not evil, kejar kebaikan dan bukan kejahatan”

Amos 5:14 (NKJV) Seek good and not evil, That you may live; So the Lord God of hosts will be with you, As you have spoken.

Amos 5:14 (TB) Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan.

Amos 5:14 (TB) Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan.

Pesan Tuhan yang Nabi Amos sampaikan sangat jelas ; untuk mengejar kebaikan dan menjauhi kejahatan, inilah hukum menabur dan menuai dalam kehidupan.

Para pembaca terkasih menjauhlah dari lingkungan kejahatan, dari orang orang yang jahat , dan berbuatlah terus kebaikan dan bergaulah dalam lingkungan yang baik.

Renungan Harian Alkitab, 29 November, Amos 4;” false worship, penyembahan palsu”

Amos 4:4 (NKJV) “Come to Bethel and transgress, At Gilgal multiply transgression; Bring your sacrifices every morning, Your tithes every three days.

Amos 4:4 (TB) “Datanglah ke Betel dan lakukanlah perbuatan jahat, ke Gilgal dan perhebatlah perbuatan jahat! Bawalah korban sembelihanmu pada waktu pagi, dan persembahan persepuluhanmu pada hari yang ketiga!

Amos menyampaikan pesan Tuhan, agar umat Israel bertobat dari pencitraan agama, bertobat dari penyembahan palsu yang mereka lakukan!

Mereka beribadah, membawa persembahan tetapi hidup dalam dosa dan dalam kejahatan, ibadah dan penyembahan mereka palsu.

Para pembaca terkasih, sampai hari ini tingkah laku pencitraan agama, kristen agamawi masih terjadi;mereka pelayanan di gereja, beribadah di gereja setiap minggu tetapi hidup mereka tetap dalam dosa dan kejahatan.

Marilah kita menjadi murid Tuhan Yesus sejati yang hidup dalam kekudusan dan kebenaran firman Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 28 November, Amos 3;” always comunicate , selalu berkomunikasi “

Amos 3:7 (NKJV) Surely the Lord God does nothing, Unless He reveals His secret to His servants the prophets.

Amos 3:7 (TB) Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

Rencana dan keputusan Tuhan ketika dibuat akan selalu di informasikan kepada UmatNya, agar jelas dan dapat mengambil tindakan antisipasi atau dapat menyiapkan hati jika pelaksanaanya berjalan.

Tuhan mengerti pentingnya komunikasi dengan umatNya , dalam perjanjian lama , terus menerus Tuhan mengirim para Nabi untuk menyampaikan pesan Tuhan dan agar umat bersiap.

Amos menyampaikan peringatan, teguran, panggilan pertobatan kepada umat Israel, Tuhan berkomunikasi dengan umatNya.

Dalam perjanjian baru, hal ini masih berlangsung, Tuhan terus berkomunikasi melalui para pastor dengan fungsi rasul dan nabi, tertulis bahwa dasar dari gereja adalah rasul dan nabi;

Efesus 2:19-20 (TB) Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Gereja yang benar dibangun diatas fungsi kerasulan dan kenabian , akan terus berkomunikasi dengan Tuhan melalui pelayanan profetik di gereja,

Contohnya belakangan ini saya sebagai pastor gembala jemaat dengan karunia Rasul dan Nabi, menyampaikan beberapa pesan Tuhan akan apa yang akan terjadi kedepannya, salah satunya akan terjadi banjir besar di kota kami , dan umat diminta siap dan antisipasi, dan benar adanya beberapa minggu ini bergantian di beberapa area kami terjadi banjir besar bahkan hingga tinggi air setinggi leher manusia, dan arus yang keras menghanyutkan mobil di jalan raya terjadi.

Renungan Harian Alkitab, 27 November, Amos 2;”flaw of character, cacad karakter”

Amos 2:10-12 (NKJV) Also it was I who brought you up from the land of Egypt, And led you forty years through the wilderness, To possess the land of the Amorite.
I raised up some of your sons as prophets, And some of your young men as Nazirites. Is it not so, O you children of Israel?” Says the Lord.
“But you gave the Nazirites wine to drink, And commanded the prophets saying, ‘Do not prophesy!’

Amos 2:10-12 (TB) Padahal Akulah yang menuntun kamu keluar dari tanah Mesir dan memimpin kamu empat puluh tahun lamanya di padang gurun, supaya kamu menduduki negeri orang Amori;
Aku telah membangkitkan sebagian dari anak-anakmu menjadi nabi dan sebagian dari teruna-terunamu menjadi nazir. Bukankah betul-betul begitu, hai orang Israel?” demikianlah firman TUHAN.
“Tetapi kamu memberi orang nazir minum anggur dan memerintahkan kepada para nabi: Jangan kamu bernubuat!

Umat Israel tidak tau berterimakasih, tidak mau tunduk pada kepemimpinan Tuhan, melanggar perintah dan taurat, bahkan memusuhi para Nabi , ada apa dengan mereka?

Para pendahulu umat Israel, telah sekian lama mereka menjadi budak, dan karakter mereka terbentuk menjadi karakter budak, kaum pemberontak (rebelious). Mereka juga tegar tengkuk, sombong, anti teguran dan tidak mau bertobat.

Ketika para Nabi datang melayani justru mereka melarang mereka bernubuat, jika ada orang orang bernazir untuk hidup bagi Tuhan mereka malah membuat orang itu mabuk dan kehilangan kekudusan.

Para pembaca terkasih apakah kita adalah orang yang tidak bisa ditegur? Anti otoritas? Apakah kita hidup dalam kebenaran firman Tuhan?

Mari kita belajar dari kisah umat Israel, semua pemberontakan kepada Tuhan akan membawa pada kebinasaan .

Renungan Harian Alkitab, 26 November, Amos 1;”who is Prophet Amos, siapakah nabi Amos”

Amos 1:1 (NKJV) The words of Amos, who was among the sheepbreeders of Tekoa, which he saw concerning Israel in the days of Uzziah king of Judah, and in the days of Jeroboam the son of Joash, king of Israel, two years before the earthquake.

Amos 1:1 (TB) Perkataan yang dinyatakan kepada Amos, salah seorang peternak domba dari Tekoa, tentang Israel pada zaman Uzia, raja Yehuda, dan dalam zaman Yerobeam, anak Yoas, raja Israel, dua tahun sebelum gempa bumi.

Siapakah Nabi Amos?

Amos adalah seorang nabi yang dalam kesehariaanya ia juga seorang peternak domba.

Jawatan imam dalam perjanjian lama mengharuskan para imam menjadi full timer hamba Tuhan, mereka tidak mendapat tanah dan tidak diperbolehkan menjadi pengusaha atau peternak, mereka sudah dijamin penghidupannya melalui persepuluhan yang diberikan bagi kaum imam (kaum imam tidak mendapatkan tanah untuk dikelola karena di khususkan menjadi pelayan bait Allah )

Para imam dalam keseharian sangat sibuk pelayanan musik, pujian, menyiapkan ritual korban domba, hingga menggembalakan umat Israel.

Jawatan nabi berbeda, sebagian mereka karena sangat intens berdoa dan menyampaikan pesan Tuhan pada raja raja , mereka harus sangat tajam dalam nubuatan dan menjadi pertapa, ketika umat datang meminta pelayanan doa atau kesembuhan atau hal supranatural lain , para umat memberikan persembahan kepada nabi,

Adapun nabi yang bukan pertapa murni masih sambil bekaerja, atau beternak, Amos seorang peternak domba.

Para pembaca terkasih para nabi nabi pada perjanjian lama dipilih langsung oleh Tuhan, dan Tuhan memelihara hidup mereka, artinya jika Tuhan memanggil dan mengutus seseorang maka Tuhan akan mengirimkan dana, aset, dan sumber daya secara ajaib kepada orang itu untuk menyelesaikan tugasnya.

Di jaman ini, Tuhan mengutus kita semua hidup dalam misi amanat Agung, dimulai dari menjadi keluarga yang berbahagia dan berkemenangan dan karena itu Tuhan akan mengirimkan dana , aset dan sumber daya untuk kita menyelesaikan misi amanat Agung.

Renungan Harian Alkitab, Joel 3, 25 November ;” God is a shelter for His people, Tuhan adalah tempat perlindungan bagi umatNya”

Joel 3:16 (NKJV) The Lord also will roar from Zion, And utter His voice from Jerusalem; The heavens and earth will shake; But the Lord will be a shelter for His people, And the strength of the children of Israel.

Yoel 3:16 (TB) TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel.

Nabi Joel, menubuatkan akan apa yang akan terjadi pada akhir jaman; masa pencurahan Roh Kudus besar-besaran dan juga hari bencana besar di akhir jaman yang akan turun atas bangsa-bangsa yang jahat dan menolak pertolongan Tuhan.

Para pembaca terkasih, Tuhan menyampaikan pesan melalui nabi Joel dalam segala masa dan jaman Tuhan adalah tempat perlindungan bagi kita umat Tuhan, kapanpun masa dan waktunya , Tuhan akan selalu menjadi tempat perlindungan bagi kita.

Bagian kita adalah selalu berada di dalam Tuhan, tidak lari daripadanya, atau memberontak daripada Tuhan. Seringkali umat Tuhanlah yang keluar dari tempat perlindungan karena lari dari Tuhan.