Renungan Harian Alkitab, 22 September, Ezekiel 13,”they want that lies, mereka menginginkan kebohongan itu”

Ezekiel 13:19 (NKJV) And will you profane Me among My people for handfuls of barley and for pieces of bread, killing people who should not die, and keeping people alive who should not live, by your lying to My people who listen to lies?”

Yehezkiel 13:19 (TB) Kamu melanggar kekudusan-Ku di tengah-tengah umat-Ku hanya demi beberapa genggam jelai dan beberapa potong roti, dengan membunuh orang-orang yang tidak patut mati, dan membiarkan hidup orang-orang yang tidak patut hidup, dalam hal kamu berbohong kepada umat-Ku yang sedia mendengar bohong.

Yehezkiel di tugaskan Tuhan untuk bernubuat kepada nabi-nabi palsu! ia memberikan peringatan akan hukuman yang akan terjadi pada nabi-nabi palsu.

Umat Israel sudah diberitahu oleh Tuhan , melalui nabi jeremia dan Ezekiel bahwa mereka telah mengikuti nabi-nabi palsu, dan umat diminta memilih mengikuti pesan nubuatan Tuhan melalui nubuatan nabi yang asli; Yeremia dan Yehezkiel, tetapi mereka justru memilih nabi-nabi palsu upahan mereka.

Nabi palsu adalah orang orang upahan dari umat, mereka disukai umat, dan mereka berbohong menyampaikan pesan pesan populis, tidak pernah menegur, tidak mempertobatkan umat.

Mengapa umat Israel memilih nabi- nabi palsu?

Karena mereka menginginkan pesan nubuatan palsu, mereka tidak ingin bertobat! Umat hanya ingin disenangkan hatinya, tidak ingin ditegur, tidak mau diberi petunjuk Tuhan, mereka pemberontak.

Nabi palsu memberikan apa yang mereka mau , dan menyenangkan hati mereka.

Para pembaca di akhir jaman gembala jemaat/pastor yang berkarunia kenabian akan dengan lantang menyampaikan pesan nubuatan yang mempertobatkan umat, pesan yang menegur umat yang suam suam kuku, dan menguduskan umat.

Sedangkan gembala jemaat/ pastor yang populis, tidak menyampaikan pesan pertobatan, mereka sibuk dengan doktrin kosong tanpa bukti kuasa Tuhan, atau sibuk meng-entertain, menyajikan hiburan musik, artis, dan selebrity dunia, umat disenangkan dengan pelbagai hiburan dan program yang menyibukan diri, tetapi tidak ada pertobatan dan bukti kuasa Tuhan yang nyata di gereja mereka.

Dan sayangnya apa yang terjadi jaman ini sama dengan jaman Nabi Ezekiel, mayoritas umat memilih gereja yang populis dan memberikan hiburan tanpa kuasa Tuhan yang nyata, kebanyakan umat menghindari pastor dengan karunia kenabian karena tidak mau ketahuan dosa dosa mereka dan tidak mau ditegur untuk bertobat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s