Renungan Harian Alkitab, 1 September, Jeremiah 50; ” New season of Restoration for Israel, Musim yang baru, suatu musim pemulihan bagi Israel”

Jeremiah 50:19-20 (NKJV) But I will bring back Israel to his home, And he shall feed on Carmel and Bashan; His soul shall be satisfied on Mount Ephraim and Gilead.
In those days and in that time,” says the Lord, “The iniquity of Israel shall be sought, but there shall be none; And the sins of Judah, but they shall not be found; For I will pardon those whom.

Yeremia 50:19-20 (TB) Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, supaya ia makan rumput di atas Karmel dan di Basan, dan menjadi kenyang di atas pegunungan Efraim dan di Gilead.Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman TUHAN, orang akan mencari kesalahan Israel, tetapi tidak didapatnya, dan dosa Yehuda, tetapi tidak ada ditemukannya, sebab Aku akan mengampuni orang-orang yang Kubiarkan tinggal hidup.

Setelah umat Israel menabur banyak hal buruk; memberontak terhadap Tuhan, menyembah berhala dan hidup dalam dosa, mereka diberi peringatan oleh begitu banyak Nabi-nabi utusan Tuhan, dan mereka tidak pernah bertobat ahkirnya mereka menuai petaka, mereka menjadi budak dan tawanan kerajaan Babel.

Nabi Jeremiah menyampaikan rencana Tuhan akan pemulihan umat Israel, kisah umat Israel menabur dan menuai perilakunya, mereka ditawan menjadi budak adalah suatu musim menuai dari apa yamg mereka tabur, yang mendewasakan umat, dan setiap musim akan berahkir, dan berganti pada musim yang baru.

Akan tiba saatnya musim yang baru terjadi, musim dimana tuaian sudah habis dan menabur kembali, Tuhan sungguh baik, meskipun umat Israel umat pemberontak dan kurang ajar, Tuhan tetap merencakanan suatu musim yang baru akan terjadi yakni musim pemulihan dari Tuhan, ini adalah rencana yang luar biasa dari Tuhan.

Para pembaca yang terkasih, ada musim menabur dan ada musim menuai , dan ketika musim menuai itu berahkir, siklusnya adalah kita akan masuk pada musim yang baru, pastikan kita memulai musim yang baru dengan menabur hal -hal kebenaran, kekudusan, kemurnian, kesetiaan, menjadi hamba yang menabur talentanya untuk kerajaan Allah, dan di setiap musim menuai, kita akan menuai suatu kemenangan, kelimpaham dan promosi dari Tuhan, suatu musim mengalami kemuliaan Tuhan, kepada kemuliaam Tuhan yang lebih lagi.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 31 August, Jeremiah 49, ” with God there always new season, bersama Tuhan selalu ada musim yang baru”

Jeremiah 49:38-39 (NKJV) I will set My throne in Elam, And will destroy from there the king and the princes,’ says the Lord.
‘But it shall come to pass in the latter days: I will bring back the captives of Elam,’ says the Lord.”

Yeremia 49:38-39 (TB) Aku akan menaruh takhta-Ku di Elam, dan Aku akan membinasakan dari sana raja dan pemuka-pemuka, demikianlah firman TUHAN.
Tetapi di kemudian hari Aku akan memulihkan keadaan Elam, demikianlah firman TUHAN.”

Inilah kebaikan Tuhan, selalu ada musim kehidupan yang baru, Tuhan memberi kesempatan manusia berubah dan mengalami musim kehidupan yang baru.

Para pembaca terkasih, setiap orang pasti mengalami hukum tabur tuai, apa yang ditabur orang itu, pasti dituainya!

Tetapi Tuhan sangat baik, ketika seseorang menabur pemberontakan dan hal jahat, dan hal yang diluar kebenaran, maka Tuhan akan berulang kali mengajak orang tersebut bertobat, dan mengirim pesan pertobatan dan pemulihan melalui hamba Tuhan, atau umat lainnya.

Jika orang itu mau bertobat, maka kemurahan Tuhan akan turun, dan ia diselamatkan dari tuaian petaka dari hasil benih yang mereka tabur, jadi tersedia kemurahan Tuhan bagi yang rendah hati dan mau ditolong.

Jika tidak mau bertobat mereka akan menuai apa yang mereka tabur, mereka menuai kebinasaan. Tetapi setelah musim menuai selesai dan mereka masih hidup, tersedia musim yang baru bagi mereka, dan mereka seharusnya kapok dan menabur hal yang benar.

Renungan Harian Alkitab, 30 August, Jeremiah 48; “the pride of Moab, kesombongan Moab”

Jeremiah 48:42-43 (NKJV) And Moab shall be destroyed as a people, Because he exalted himself against the Lord.
Fear and the pit and the snare shall be upon you, O inhabitant of Moab,” says the Lord.

Yeremia 48:42-43 (TB) Moab akan musnah sebagai bangsa, sebab ia membesarkan diri terhadap TUHAN.
Kejut dan pelubang dan jerat bagimu, hai penduduk Moab! demikianlah firman TUHAN.

Tuhan telah mengirimkan banyak nabi-nabi, untuk memperingatkan bangsa Moab, untuk bertobat, dan bangsa Moab malah semakin memberontak dan melawan pesan Tuhan.

Setelah sekian Tahun dengan tekun Tuhan selalu mengirimkan para nabi, untuk mempertobatkan Moab, dan tidak pernah di dengar , maka tibalah masa penuaian apa yang mereka tabur, mereka menabur pemberontakan, melawan Tuhan, penyembahan berhala, mereka menuai kebinasaan.

Para pembaca terkasih, bangsa Moab tiba waktunya menuai apa yang ia tabur, tapi Tuhan sangat baik, meskipun bangsa Moab telah berbuat jahat kepada Tuhan, didalam rancangan Tuhan ia akan memulihkan Moab, yakni setelah masa menuai mereka sudah berlalu, artinya Tuhan memberi permulaan yang baru setelah masa tuaian perilaku mereka.

Musim yang baru akan tiba Yeremia 48:47 (TB) Tetapi Aku akan memulihkan keadaan Moab di kemudian hari, demikianlah firman TUHAN.” Sampai di sinilah firman penghukuman atas Moab.

Renungan Harian Alkitab,29 August, Jeremiah 47; ” Jeremiah prophet of all nations, Yeremia Nabi bagi segala bangsa”

Jeremiah 47:1 (NKJV) The word of the Lord that came to Jeremiah the prophet against the Philistines, before Pharaoh attacked Gaza.

Yeremia 47:1 (TB) Firman TUHAN yang datang kepada nabi Yeremia mengenai orang Filistin, sebelum Firaun mengalahkan Gaza.

Nabi Jeremiah, setia pada tugas tugas kecil, ia setia pada perkara kecil, ia menguduskan dirinya dan memberikan hidupnya kepada Tuhan untuk menjadi hamba Nya.

Tuhan melihat kemurnian dan kesetiaan Jeremiah, ia setia pada perkara kecil, karena itu ia diangkat Tuhan menjadi Nabi atas bangsa-bangsa, ia dipromosikan dari nabi kecil bertumbuh menjadi nabi besar dengan cakupan pelayanan bangsa bangsa.

Para pembaca terkasih, setia pada perkara kecil adalah prinsip promosi dalam kerajaan Allah, karena itu jadilah setia pada perkara-perkara kecil yang dipercayakan Tuhan hari ini kepada kita.

Renungan Harian Alkitab, 28 August, Jeremiah 46; “Punishment for idolatory, hukuman bagi penyembah berhala”.

Yeremia 46:25 (TB) TUHAN semesta alam, Allah Israel, berfirman: “Sesungguhnya, Aku mendatangkan hukuman atas dewa Amon dari Tebe, atas Firaun beserta Mesir, dewa-dewanya dan raja-rajanya, yakni atas Firaun beserta orang-orang yang percaya kepadanya.

Jeremiah 46:25 (NKJV) The Lord of hosts, the God of Israel, says: “Behold, I will bring punishment on Amon of No, and Pharaoh and Egypt, with their gods and their kings–Pharaoh and those who trust in him.

Nabi Jeremiah menyampaikan pesan Tuhan, hukuman atas Mesir (Egypt) , mereka dan dewa-dewa mereka dihukum Tuhan, masa pertobatan sudah habis, dan semua pesan nubuatan Nabi yang disampaikan telah ditolak , mereka telah menolak bahkan menentang Tuhan.

Para pembaca terkasih, pesan yang disampaikan Jeremiah ini adalah peringatan terahkir sebelum mereka menuai perbuatan pemberontakan dan penyembahan berhala yang mereka lakukan.

Respon dari seseorang setelah menerima nubuatan sangatlah penting , apakah ia bertobat atau sebalinya semakin memberontak! Jika bertobat maka mereka tidak akan menuai kebinasaan, tetapi jika semakin memberontak maka akan menuai apa perbuatan mereka, karena barangsiapa menabur pasti menuai.

Renungan Harian Alkitab, 27 August, Jeremiah 45; “Reward for Baruch, hadiah untuk Baruk”

Jeremiah 45:5 (NKJV) And do you seek great things for yourself? Do not seek them; for behold, I will bring adversity on all flesh,” says the Lord. “But I will give your life to you as a prize in all places, wherever you go.”

Yeremia 45:5 (TB) Masakan engkau mencari hal-hal yang besar bagimu sendiri? Janganlah mencarinya! Sebab, sesungguhnya, Aku mendatangkan malapetaka atas segala makhluk, demikianlah firman TUHAN, tetapi kepadamu akan Kuberikan nyawamu sebagai jarahan di segala tempat ke mana engkau pergi.”

Baruch adalah juru tulis yang mencatat langsung dan membukukan nubuatan-nubuatan yang disampaikan oleh nabi Jeremiah.

Ia pun menanggung resiko, dan turut tidak sukai oleh raja Israel, karena dianggap berkomplot dengan Nabi Jeremiah terhadap Raja, sehubungan dengan nubuatan Nabi yang tidak menyenangkan hati Raja.

Para pembaca terkasih, Tuhan selalu memberikan upah dan penghargaan kepada semua orang yang melayaninya dan membayar harga untuk pelayanan, kalau pemimpin didunia saja memberikan upah dan penghargaan kepada pengikutnya yang setia, apalagi Tuhan disurga.

Barukh mendapatakan penghargaan yakni jaminan perlindungan nyawa dan keselematan, kemanapun ia pergi dan siapapun penguasa area tersebut , Tuhan menjamin keamanan Barukh, sungguh luar biasa hadiah dari Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 26 August, Jeremiah 44, “I have sent to you all my prophets, aku telah mengirim para Nabi”

Jeremiah 44:4-5 (NKJV) However I have sent to you all My servants the prophets, rising early and sending them, saying, “Oh, do not do this abominable thing that I hate!”
But they did not listen or incline their ear to turn from their wickedness, to burn no incense to other gods.

Yeremia 44:4-5 (TB) Terus-menerus Aku telah mengutus kepadamu semua hamba-Ku, para nabi, dengan mengatakan: Janganlah hendaknya kamu melakukan kejijikan yang Aku benci ini!
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memperhatikan supaya berbalik dari kejahatan mereka dan tidak membakar korban lagi kepada allah lain.

Sungguh menjengkelkan tingkah laku umat Israel jaman Nabi Jeremiah, mereka tidak pernah mendengarkan pesan Tuhan, mereka semua tegar tengkuk dan pemberontak.

Sudah begitu banyak hamba Tuhan para nabi dikirim Tuhan, tetapi mereka menolak pesan Tuhan, menganiaya para Nabi, ini suatu pemberontakan terbuka, yang dilakukan berpuluh puluh tahun lamanya.

Para pembaca terkasih , apa yang ditabur seseorang akan dituai orang itu, umat Israel menabur pemberontakan dan mereka menuai kebinasaan.