Renungan Harian Alkitab, 1 August, Jeremiah 19; ” faithfullness of Jeremiah, kesetiaan Jeremiah”

Jeremiah 19:14-15 (NKJV) Then Jeremiah came from Tophet, where the Lord had sent him to prophesy; and he stood in the court of the Lord’s house and said to all the people,
“Thus says the Lord of hosts, the God of Israel: ‘Behold, I will bring on this city and on all her towns all the doom that I have pronounced against it, because they have stiffened their necks that they might not hear My words.’ “

Yeremia 19:14-15 (TB) Ketika Yeremia pulang dari Tofet, ke mana TUHAN telah mengutusnya untuk bernubuat, berdirilah ia di pelataran rumah TUHAN dan berkata kepada segenap orang banyak:
“Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan ke atas kota ini dan ke atas segala kota sekitarnya seluruh malapetaka yang telah Kukatakan akan menimpa mereka, sebab mereka berkeras kepala dan tidak mendengarkan perkataan-perkataan-Ku.”

Ketika saya membaca kitab Jeremiah pasal 19, dan membayangkan bagaimana rasanya menjadi nabi Jeremiah pada saat itu, air mata berlinang dari mata saya…

Jeremiah menerima tugas yang sangat sulit, ia tidak hanya tidak disukai para pendengarnya, ia bahkan dikucilkan dan di aniaya karena menyampaikan pesan Tuhan.

Jeremiah berdiri di pelataran, dan didepan umat; ia dengan berani dan setia , menyampaikan pesan Tuhan, yakni teguran sangat keras dan nubuatan akan malapetaka yang akan terjadi, hal hal yang bukan hanya tidak disukai pendengar tapi membuat umat sangat marah!

Para pembaca terkasih, kitab Jeremiah berbicara tentang kesetiaan seorang pelayan Tuhan, dan cinta Jeremiah kepada Tuhan, pelayanan Jeremiah sungguh sangat tidak populis, sangat penuh konflik karena pesan Tuhan adalah teguran dan pertobatan, tapi Jeremiah taat dan setia sampai Akhir.

Saya berdoa agar kita semua bisa menjadi pelayan Tuhan, yang tidak populis dan setia pada Tuhan.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab , 31 July, Jeremiah 18 “hear the voice of God, dengarkan suara Tuhan”

Jeremiah 18:11-12 (NKJV) “Now therefore, speak to the men of Judah and to the inhabitants of Jerusalem, saying, ‘Thus says the Lord: “Behold, I am fashioning a disaster and devising a plan against you. Return now every one from his evil way, and make your ways and your doings good.” ‘ “
And they said, “That is hopeless! So we will walk according to our own plans, and we will every one obey the dictates of his evil heart.”

Yeremia 18:11-12 (TB) Sebab itu, katakanlah kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku ini sedang menyiapkan malapetaka terhadap kamu dan merancangkan rencana terhadap kamu. Baiklah kamu masing-masing bertobat dari tingkah langkahmu yang jahat, dan perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu!
Tetapi mereka berkata: Tidak ada gunanya! Sebab kami hendak berkelakuan mengikuti rencana kami sendiri dan masing-masing hendak bertindak mengikuti kedegilan hatinya yang jahat.”

Sungguh keadaan umat Israel jaman Nabi Jeremiah, masih terjadi jaman ini!

Orang-orang beragama Kristen hanya sebagai status sosial saja, mereka tidak peduli perintah Tuhan, tidak mau hidup kudus, dan memberontak terhadap pimpinan Tuhan, didalam hati umat Kristen suam-suam kuku mengatakan ” Sebab kami hendak berkelakuan mengikuti rencana kami sendiri dan masing-masing hendak bertindak mengikuti kedegilan hatinya yang jahat.”

Tuhan memberikan peringatan berkali-kali kepada umat Israel untuk bertobat dari pemberontakan mereka, Nabi Jeremiah memberikan pesan terahkir sebelum Tuhan membiarkan mereka menuai kehancuran.

Para pembaca terkasih, jika Tuhan berkali-kali telah menegur kita, jangan keraskan hati, bertobatlah dan kembali kepada Tuhan dan masuk dalam rencana Tuhan dan pimpinan Tuhan yang akan menjadikan hidupmu penuh kemuliaan.

Renungan Harian Alkitab, 30 July, Jeremiah 17; “God search the heart , Tuhan menyelidiki hati “

Jeremiah 17:9-10 (NKJV) “The heart is deceitful above all things, And desperately wicked; Who can know it?
I, the Lord, search the heart, I test the mind, Even to give every man according to his ways, According to the fruit of his doings.

Yeremia 17:9-10 (TB) Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

Manusia tidak bisa mengakali Tuhan, dan bersandiwara di hadapan Tuhan, Tuhan menyelidiki hati manusia, dan menguji batin.

Umat israel jaman nabi Jeremiah, bersandiwara agama di hadapan Tuhan; mereka memberikan kurban bakaran dan melakukan ritual agama tetapi hatinya memberontak dan menjauh dari Tuhan, karena itu Tuhan mengirimkan pesan peringatan keras melalui Nabi Jeremiah.

Para pembaca terkasih, Tuhan menyelidiki hati dan menguji batin kita, karena itu jangan pernah kita bermain sandiwara, pura -pura telah lahir baru dan menjadi murid Yesus, tapi kehidupan tidak pernah diubahkan menjadi ciptaan baru.

Jika memang masih proses jatuh bangun, maka jujurlah dan bertobatlah, minta pertolongan Roh Kudus, dan anugerah Tuhan akan menyertai.

Renungan Harian Alkitab, 29 July, Jeremiah 16;” because of evil heart , karena hati yang jahat”

Jeremiah 16:12-13 (NKJV) And you have done worse than your fathers, for behold, each one follows the dictates of his own evil heart, so that no one listens to Me.
Therefore I will cast you out of this land into a land that you do not know, neither you nor your fathers; and there you shall serve other gods day and night, where I will not show you favor.’

Yeremia 16:12-13 (TB) Dan kamu sendiri berlaku lebih jahat dari pada nenek moyangmu! Lihat, kamu masing-masing mengikuti kedegilan hatinya yang jahat dari pada mendengarkan kepada-Ku.
Maka Aku akan melemparkan kamu dari negeri ini ke negeri yang tidak dikenal oleh kamu ataupun oleh nenek moyangmu. Di sana kamu akan beribadah kepada allah lain siang malam, sebab Aku tidak akan menaruh kasihan lagi kepadamu.

Umat Israel pada jaman Nabi Jeremiah, berbuat jahat kepada Tuhan, mereka hatinya jahat, sehingga keluarlah perbuatan jahat kepada Tuhan.

Dengan sengaja umat memperlakukan hal hal yang jahat kepada Tuhan; memberontak, menganiaya nabi utusan Tuhan, dengan sengaja melakukan perzinahan rohani dengan dewa dewi berhala, hati mereka dipenuhi hal- hal jahat kepada Tuhan.

Tuhan bukanlah pribadi yang bisa dipermainkan oleh manusia, Karena itu Tuhan menarik berkat dan perlindungannya, inilah konsekuensi kehendak bebas umat yang jahat kepada Tuhan, dengan segera kutuk dan kebinasaan menimpa mereka.

Para pembaca terkasih, ketahuilah Tuhan tidak dapat dipermainkan manusia, janganlah kita berbuat jahat kepada Tuhan; dengan sengaja berdosa, menganiaya hamba Tuhan, memberontak pada firman Tuhan, menyembah dewa dewi berhala, ini semua kejahatan kepada Tuhan.

Renungan Harian Alkitab, 28 July, Jeremiah 15, “Reaping from rebellious character, menuai dari karakter pemberontak”

Jeremiah 15:1 (NKJV) Then the Lord said to me, “Even if Moses and Samuel stood before Me, My mind would not be favorable toward this people. Cast them out of My sight, and let them go forth.

Yeremia 15:1 (TB) TUHAN berfirman kepadaku: “Sekalipun Musa dan Samuel berdiri di hadapan-Ku, hati-Ku tidak akan berbalik kepada bangsa ini. Usirlah mereka dari hadapan-Ku, biarlah mereka pergi!

Setelah ratusan kali Tuhan memperingatkan umat Israel , mengirimkan begitu banyak nabi , dan mereka menganiaya para utusan Tuhan! Dan bahkan dengan terang -terangan memberontak dan menentang Tuhan, tibalah masa menuai! Menuai apa yang mereka tabur.

Mereka menabur pemberontakan , dan menuai kehancuran, hukum tabur tuai itu nyata! Tuhan telah mengulurkan tangannya , berusaha menolong mereka menolak, bahkan menganiaya para utusan Tuhan.

Ketika manusia menabur pemberontakan masa menuai tiba, dan manusia terus menerus mengeraskan hati maka tibalah hari kehancuran manusia itu, barangsiapa menabur pasti menuai.

Para pembaca terkasih, apakah anda memberontak pada Tuhan, apakah anda menolak dan menganiaya hamba Tuhan?

Jika ya sebelum waktu menuai tiba terimalah pertolongan Tuhan, terimalah pesan Tuhan dan bertobatlah, masih ada harapan, lakukanlah segera sebelum waktu menuai tiba.

Renungan Harian Alkitab, 27 July, Jeremiah 14; “knowing God’s Will, mengetahui kehendak Tuhan”

Jeremiah 14:10-11 (NKJV) Thus says the Lord to this people: “Thus they have loved to wander; They have not restrained their feet. Therefore the Lord does not accept them; He will remember their iniquity now, And punish their sins.”
Then the Lord said to me, “Do not pray for this people, for their good.

Yeremia 14:10-11 (TB) Beginilah firman TUHAN tentang bangsa ini: “Mereka sangat senang mengembara dan tidak menahan kakinya. Sebab itu TUHAN tidak berkenan kepada mereka; tetapi sekarang Ia mau mengingat kesalahan mereka dan mau menghukum dosa mereka.”
TUHAN berfirman kepadaku: “Janganlah engkau berdoa untuk kebaikan bangsa ini!

Ternyata sangatlah penting mengetahui kehendak Tuhan, Nabi Jeremiah diberitahu Tuhan untuk tidak berdoa bagi umat Israel, karena mereka sedang menuai akibat pemberontakan mereka.

Para pembaca terkasih kita sering berdoa meminta hal -hal yang bukan kehendak Tuhan, dan kita kecewa ketika tidak dikabulkan!

Sering terjadi orang-orang berdoa, terutama ketika mereka meminta bagi orang lain tetapi orang yang kita doakan belum tentu menginginkannya, dan Tuhan juga tidak menginginkannya.

Karena itu penting bagi kita mengetahui kehendak Tuhan, dengan belajar firman Tuhan, dan juga melalui petunjuk profetik yang disampaikan para hamba Tuhan sebagai pelengkap petunjuk.

Renungan Harian Alkitab, 26 July, Jeremiah 13 ” result of cling to God, hasil melekat pada Tuhan”

Jeremiah 13:11 (NKJV) For as the sash clings to the waist of a man, so I have caused the whole house of Israel and the whole house of Judah to cling to Me,’ says the Lord, ‘that they may become My people, for renown, for praise, and for glory; but they would not hear.’

Yeremia 13:11 (TB) Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda Kulekatkan kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Tetapi mereka itu tidak mau mendengar.”

Inilah hasil, atau buah dari seseorang melekat pada Tuhan, seperti apa yang Tuhan sampaikan dalam pasal 13 , ayat 11 ini;

1.Menjadi ternama.

2.Menjadi terpuji

3. Menjadi terhormat

Sungguh luar biasa, hasil dari seseorang yang hidupnya melekat pada Tuhan; hatinya dipenuhi firman Tuhan dan hidup melakukan firman Tuhan, segenap hati dan pikirannya tertuju pada Tuhan.

Para pembaca terkasih , menjadi terhormat,terpuji dan ternama adalah buah dari hati yang melekat pada Tuhan, dan bukan sebaliknya!

Banyak umat Kristen menjadi murid Yesus karena ingin menjadi ternama, diberkati, padahal itu adalah buah dari umat yang hatinya melekat pada Tuhan! Seharusnya kita menjadi murid Yesus karena kita menerima kasih Tuhan dan merespon kembali dengan melekat pada Tuhan , karena cinta.