Renungan Harian Alkitab, 1 Juli, Isiah 54, ” God protection, perlindungan Tuhan”

Isaiah 54:17 (NKJV) No weapon formed against you shall prosper, And every tongue which rises against you in judgment You shall condemn. This is the heritage of the servants of the Lord, And their righteousness is from Me,” Says the Lord.

Yesaya 54:17 (TB) Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan( setiap lidah yang menghakimi engkau ) akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba TUHAN dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman TUHAN.

Inilah firman Tuhan bagi semua pelayan dan hamba – hamba Tuhan, ketik mereka sungguh hidup dalam kebenaran, tinggal didalam anugerah Tuhan Yesus, maka tidak ada kuasa kuasa lain, atau serangan serangan musuh, bahkan kata-kata penghakiman yang dapat berdiri, semua serangan dan gangguan akan gagal, karena Tuhan menjamin hamba-hambaNya dan para pelayananNya.

Sungguh luar biasa jaminan Tuhan ,memang benar jika Tuhan dipihak kita siapa yang dapat melawan kuasa Tuhan yang menyertai.

Alkitab mencatat, bahkan dijaman bangsa Israel ditawan atau dalam penjajahan , para nabi sungguh disertai kuasa yang maha dahsyat; yeremia, yesaya, elisa, elia dan para hamba Tuhan lainnya sungguh mendemonstrasikan perlindungan Tuhan.

Para pembaca terkasih hiduplah dalam terang Tuhan, hiduplah dalam kekudusan dan kebenaran firman Tuhan , tinggallah didalam terang Tuhan, , karena terang akan selalu mengalahkan kegelapan. Janganlah keluar dari jalan kekudusan dan jalan kebenaran, karena perlindungan sempurna hanya didalam Tuhan Yesus saja.

Advertisements

Renungan Harian Alkitab, 30 June, Isiah 53″ the truth about Jesus stripes, kebenaran tentang darah Yesus”.

Isaiah 53:5 (NKJV) But He was wounded for our transgressions, He was bruised for our iniquities; The chastisement for our peace was upon Him, And by His stripes we are healed.

Yesaya 53:5 (TB) Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Suatu hari, saya dipanggil melayani mendoakan mukjizat seorang kakek yang mempunyai jabatan tertinggi di gereja tradisional, bahkan para pendeta di gereja itu adalah semua anak buah , bawahan dari kakek ini.

Kakek ini seorang awam, bukan pendeta, tetapi memegang jabatan pemimpin tertinggi gereja, dan hafal ayat alkitab. Saya datang atas permintaan anaknya yang memohon saya menolong dia berdoa buat ayahnya.

Ketika saya datang kakek ini, dengan pandangan sinis menanyakan apakah saya dari gereja karismatik pantekosta, saya menjawab iya, karena memang demikian kebenarannya, lalu sang kakek pemimpin gereja ini memberikan ceramah kepada saya tentang darah Yesus menyembuhkan, seakan akan dia sangat ahli dalam hal pelayanan mukjizat , padahal di gereja yang ia pimpin tidak ada satu mukjizat pernah terjadi sejak puluhan Tahun.

Doktrin gereja mereka mempercayai bahwa darah Yesus menyembuhkan itu adalah dulu! Jaman Yesus, dan sekarang sudah tidak ada lagi!, kesembuhan hanya melalui medis kedokteran saja, tidak ada mukjizat Tuhan Yesus lagi.

Diakhir ceramahnya, saya pamit untuk pulang, dan berdoa ala kadarnya, karena ia pun memotong doa saya.

Para pembaca terkasih, sekedar hafal ayat alkitab dikepala, memegang jabatan pemimpin di gereja, tidak akan mendatangkan iman! Justru membuat seorang menjadi sombong!, tidak ada yang lebih parah daripada kesombongan rohani!

Yang dibutuhkan seseorang untuk mengalami kuasa firman Tuhan, mengalami kenyataan bahwa ” oleh bilur bilur Tuhan Yesus kita semua telah disembuhkan”, dan mukjizat kesembuhan masih terjadi hari ini, Yesus itu Tuhan yang hidup dan dia tidak berubah, dia masih menyembuhkan.

Dalam pelayanan saya meilihat ribuan mukjizat kesembuhan terjadi, saya melihat, ada tipe orang-orang yang sulit menerima mukjizat kesembuhan; para pemimpin gereja yang sombong rohani , terutama orang awam yang diberi jabatan tinggi digerejanya, mereka hafal alkitab tetapi sombong rohani dan dengan keangkuhan mereka merasa sangat beriman dan sangat rohani.

Kerendahan hati adalah syarat mutlak kita menerima kuasa mukjjzat Tuhan Yesus.

Renungan Harian Alkitab, 29 June, Isiah 52:” Brings good news, Membawa kabar baik”

Isaiah 52:6-7 (NKJV) Therefore My people shall know My name; Therefore they shall know in that day That I am He who speaks: ‘Behold, it is I.’ “
How beautiful upon the mountains Are the feet of him who brings good news, Who proclaims peace, Who brings glad tidings of good things, Who proclaims salvation, Who says to Zion, “Your God reigns!”

Yesaya 52:6-7 (TB) Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku!
Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!”

Tuhan menyampaikan pesan kepada umat manusia, melalui nabi Isiah ( Yesaya), bahwa Tuhan berkehendak akan mengutus hamba-hambaNya, dan umatNya secara terus menerus kepada dunia agar mengenal Tuhan Allah yang hidup.

Betapa indahnya misi amanat agung, yang dimulai dengan membawa kabar keselamatan dan penebusan Tuhan, semua umat yang mau membawa kabar baik, adalah umat yang penuh kasih karunia dan anugerah Tuhan.

Para pembaca terkasih, kitalah umat Tuhan yang diutus membawa kabar injil, melalui kehidupan kita yang didalam Tuhan dan kebenaran firman Tuhan, dan melalui kata- kata kita memberitahukan kepada orang banyak, tentang Tuhan kita Yesus kristus adalah Tuhan yang hidup dan kuasa Roh kudus telah dicurahkan bagi kita semua, inilah kabar injil yang penuh kuasa dan membebaskan.

Renungan Harian Alkitab, 28 June, Isiah 51;” God the comforter, Tuhan sang penghibur”

Yesaya 51:12-13 (TB) Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput.

Isaiah 51:12 (NKJV) “I, even I, am He who comforts you. Who are you that you should be afraid Of a man who will die, And of the son of a man who will be made like grass?

Nabi Isiah menyampaikan pesan Tuhan, bahwa ialah sang penghibur dan penjaga umatnya, tidak perlu takut akan manusia, karena manusia bukan Tuhan.

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan dan tidak kekal, Tuhan berkuasa dan pegang kendali atas hidup manusia, Dialah penjaga, pembela dan penghibur umatNya.

Para pembaca terkasih, bangunlah hubungan pribadi dengan Tuhan, berdoalah, dan Tuhan dalam doa, dan firman Tuhan akan menghibur anda, memberikan damai sejahtera, sukacita dan perlindungan.

Renungan Harian Alkitab, June 27; Isiah 50; “God awakens me in the morning, Tuhan membangunkanku di pagi hari “

Isaiah 50:4 (NKJV) “The Lord God has given Me The tongue of the learned, That I should know how to speak A word in season to him who is weary. He awakens Me morning by morning, He awakens My ear To hear as the learned.

Yesaya 50:4 (TB) Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Inilah waktu emas nabi Yesaya, prime time dari kehidupan nabi adalah pagi hari! Di pagi hari Tuhan membangunkan dan mengajar nabi Yesaya dalam doa paginya.

Doa pagi adalah waktu istimewa bagi kita mendengar kepada Tuhan dan Tuhan mengajar kepada muridnya.

Para pembaca terkasih, mari kita meneladani nabi Yesaya; memprioritaskan mengawali hari dengan doa di pagi hari.

Renungan Harian Alkitab, 26 June, Isiah 49;” a calling since in the womb, panggilan sejak dalam kandungan”

Isaiah 49:1-2 (NKJV) “Listen, O coastlands, to Me, And take heed, you peoples from afar! The Lord has called Me from the womb; From the matrix of My mother He has made mention of My name.

Yesaya 49:1 (TB) Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.

Nabi Isiah sudah dipanggil Tuhan sejak dalam kandungan untuk menjadi nabi bagi bangsa -bangsa , Tuhan telah menetapkan panggilan seseorang sejak ia dalam kandungan.

Para pembaca terkasih, banyak orang bertanya , apakah panggilan hidup saya? Apakah jawaban hal ini?

Jawabannya, ada dua jenis panggilan , yang pertama adalah panggilan umum yang merupakan misi kehidupan semua murid Yesus yakni;

Menjadi seorang murid Yesus yang melalui hidupnya memberi keteladanan dan ia mengajak orang lain sebanyak mungkin menjadi murid Yesus, seperti dirinya.

Panggilan lainnya adalah panggilan spesifik untuk berkarya memberkati dunia melalui pelayanan pekerjaan, contoh yesaya menjadi hamba Tuhan dengan karunia nabi, Lukas seorang dokter yang beriman dan memberitakan injil dan kuasa Tuhan Yesus, Zacheus pegawai pajak yang sudah bertobat dan hidup benar melayani masyarakat, dan banyak pekerjaan pelayanan lainnya, sesuai bakat dan talenta.

Setiap orang sejak dalam kandungan memiliki panggilan dalam hidupnya.

Renungan Harian Alkitab, 25 june, Isiah 48; “Who teach you to profit, yang mengajari menghasilkan keuntungan””

Isaiah 48:17 (NKJV) Thus says the Lord, your Redeemer, The Holy One of Israel: “I am the Lord your God, Who teaches you to profit, Who leads you by the way you should go.

Yesaya 48:17 (TB) Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah(menghasilkan keuntungan), yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.

Inilah suatu kebenaran, fakta yang jarang dipahami murid-murid Yesus, yakni Tuhan ternyata mengajarkan kita untuk menghasilkan keuntungan.

Ya, Tuhan mau kita menghasilkan profit/ untung!

Rasul paulus bahkan menekankan bahwa keuntungan terbesar adalah hidup bagi Yesus berbuah dalam segala aspek yang dipercayakan dalam hidup kita.

Para pembaca terkasih, Tuhan mau kita mengalami profit agar terjadi surplus, kelebihan!

Tidak ada kelimpahan tanpa surplus, dan kelimpahan ini dalam segala hal; kerohanian, pekerjaan, kesehatan, rumah tangga, semuanya surplus untuk kita berbagi kelimpahan bagi orang lain, menjadi berkat dan keteladanan.